rama adalah seorang anak yang hidup damai dan penuh dengan cinta dari papih & kakaknya meski pun mereka bukan keluarga aslinya tapi mereka saat menyanggi rama.
sampai pada saat itu tiba dia harus mengalami kejadian mengerikan dalam hidupnya.
kejadian yang membuka rahasia keluarganya dan mengubah semua kehidupan.
ia pun mengetahui semua tentang kehidupannya sebelum ini dan siapa orangnya selama ini ia panggil papih.
kehidupan yang tadi damai menjadi tidak damai.
penuh dengan kekacawan dan kesedihan.
terlebih keyataan itu membuat. persahabatan dengan kedua teman baiknya hancur.
dan lebih menyakitkan hatinya mereka pun bersekol dengan orang tua mereka untuk mencelakan rama dan mengabil alih tatah kerajaan serta membalaskan dendam pada manusia biasa.
ia pun sempat ragu pada kemampuannya.
rasa kesepian pun sempat melada nya.
terlebih lagi sikap papih nya membuat ia makin tenggelam dalam kesepian.
tapi berkat teman baru nya dan day nya ia hahirnya membulatkan tekatnya.
tapi tak hanya itu perjalanan rama
itu masih saat panjang dan penuh dengan hal-hal mengerikan di depan jalannya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rama jam-pis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
V. YAKIN PADA DIRI SENDIRI V.IV
Setelah selesai makan ia dan andika berlatih di halaman belakang rumah .
" Ah kau ini kurang kosen ram " kata andika saat melatih rama .
" Aku capek " kata rama .
" Em ya udah istirahat " andika melihat jam tangan nya .
" Uh udah hampir jam enam kau belum bisa ram " kata andika dan itu membuat rama kelihatan sedih.
" Ah semua penyihir pernah mengalami nya tapi inggat lah tokat mu adalah teman sejati mu " kata andika
Setalah beberapa menit beristirahat mereka mulai lagi.
" Kau lihat dia melatih rama tampa henti,entar kalau rama sakit gimana " kata rian pada lyla.
" Ah itu tak mukin,apa kau sedang cemburu ? "Kata lyla.
" Tidak " kata rian sedikit marah
Dan selagi mereka berbicara hahirnya rama bisa mengedalikan kekuatannya.
" Oh lihat ia berhasil "kata lyla
" Aku bisa " kata rama sambil berjingkat-jingkat sampai ia kehilangan ke seimbangan dan membuat andika harus menakap nya agar ia tak jatuh rian yang melihat ke jadian itu merasa saat kesal Dan menuculkan muka sirigalanya.
" Hati-hati ram " kata andika
" Ya,maaf. "
" Tak apa ini sudah waktunya aku pun harus pulang dulu baru ke kelas "kata andika ketika melihat jam.
Lalu mereka pun pergi ke dunia sihir.
Kini ia berada di ruang latihan kemaren bersama master mex di belakang nya dan kali ini ia berhasil mengedalikan kekuatan nya.
Dia menebakan benda itu dengan sekali ayunan tokat nya dan mengerakannya ke sana kemari.
" Sekarang kau arah kan tongkat mu ke arah tabung itu " kata master mex sambil menujuk tabung besar yang berada di situ.
Rama pun melakukan nya dan di situ muncul sebuah kertas bertulisan angka-angka dan master mex melihat angka itu.
" 950,em kau melebihi ayah mu dan sama persi dengan nenekmu tapi tidak melebihi kakek mu yang sampai 1000 dan kakak-kakak mu pun tak sampai 900, em untuk ukuran wanita kau hebat " kata master mex .
" Terima kasih master "
" Kau tau kalau master gerry dan anak nya pun sama denggan mu " kata nya lagi.
Itu membuat rama terkejut baru ia ketahui dari mulut master mex kalau kakak nya juga pernah belajar sihir .
" Jadi apa aku bisa bergabung dengan mereka master " kata rama tak sabar inggi bergabung dan belajar sihir .
" Tentu nak " kata master menyuruh dia keluar dari runggan .
" Rama " kata nya saat rama memengan gagang pintu .
" Jadi penyihir kuat dan buat dunia sihir melupakan perbendaannya dengan manusia " kata lanjut nya
" Baik master,memang itu yang akan ku lakukan karena day menikahi seorang manasia yang berati ibu ku bukan penyihir dan aku menyanggi mum dan day ku sekali pun aku tak terlalu lama merasakan kasih sayang itu tapi setuhan mereka melekat di sini " kata rama menunjuk dada nya
Dan ia pergi bergabung dengan mereka.
Kini ia berada di rungan itu.
" Gimana " kata rian rama membalas dengan senyuman membuat rian mengerti .
" Hai lyla " kata rian
" Aku mengerti sini rama " kata lyla dan rama duduk di satu meja dengan lyla .
Tak lama master datang .
" Oh kau sudah bisa mengedalikan ke kuatan mu tuan putri " katanya pada rama saat melihat Ia Ada di kelas
" Sudah " kata rama membuat orang-orang di situ menengok padanya.
" itu dadeknya kak bintang,cantik ya, ah ya manis sekali itu yang mereka kata saling berbisik dengan teman semeja mereka "
" Mana ketas mu tuan putri,kau tau aku punya rasa penasaran pribadi tentang kekuatan mu "
" Ini "kata rama meberikan ketas yang keluar dari tabung tadi
" 950 " guma master itu
" Wah hebat ya,hebat " kata mereka semua merasa kagum dengan rama.
" Kau memecakan rekor anak geren biru,untuk ukuran Perempuan kau hebat " kata master itu .
" Maaf tuan putri boleh kah kami mengertahui nama mu biar kami bisa memanggil mu " kata salah seorang yang berani .
" Ya kami memang sudah tau kalau nama mu putri sania tapi aku rasa tadi lyla tak memangimu begitu " kata anak yang lain.
" Tentu tuan putri silakan perkenakan diri mu "
" Ya nama ku sania rama putri valen " katanya .
" Aku tebiasa di pangil rama,dan jika kalian mau tak masalah kalau hanya memangil namaku saja agar tak ada jarak di antara kita " kata rama melanjutkan.
" Dan jika kalian canggung dengan nama itu bagiku tak masalah kalau ada yang memanggil ku dengan nama sania " katanya lagi.
" Ok baik lah tuan putri nama ku abel,kau boleh duduk sekarang " kata master abel.
" Nah kali ini kita akan naik sapu jadi yang punya sapu bawa sapu nya kalau tak ada sekolah menyediakan beberapa sapu di perpustakan silakan pinjam ke situ " lanjut nya setelah rama duduk master abel
" Baik " kata mereka serentak
jangan lupa like nanti kufeedback
semangat terosss
Sedihnya.. 😢
mampir juga di karyaku ya..
Pendekar Sabuk Pedang