New Account IG= min_09maret
Yunita gadis yang tak pernah di pandang oleh pria dingin dan tampan bernama Regan,Ia sudah lama menyukai pria itu bahkan sudah sering menyatakan perasaannya namun selalu di tolak bahkan dengan kata kata kasar,hingga membuat nya menyerah dan memilih menjauh lalu mereka kembali bertemu,bagaimana kisah selanjutnya? Baca Yuk🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon NisaJm, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 25
Budayakan like setelah baca ya,Author juga menerima kritikan dan saran, Happy reading 😘
Di tempat lain kini Tuan Albert,Ryan dan Regan tengah berbincang sengaja Tuan Albert membawa mereka untuk berbicara tentang pekerjaan agar mereka tak bertanya tentang Darrel,jika hanya berbicara dengan Ryan mungkin akan baik baik saja,namun di sana juga ada Regan yang tak pernah suka basa basi
Sia sia usaha Tuan Albert untuk menutupi keberadaan Darrel di keluarga nya,karena Regan yang sedari tadi diam mendengar kan ucapan nya kini langsung bersuara.
“Jadi Darrel adalah Putra Sindy?” entah memang dia tak peduli dengan perasaan orang atau memang dia tak merasa jika ucapan nya bisa saja menyinggung perasaan orang lain,Regan bertanya dengan terus terang tanpa basa basi setelah muak mendengar perbincangan Tuan Albert yang seolah olah tak membiarkan mereka berbicara tentang Darrel
Tuan Albert pasrah,karena tak ada yang bisa ia tutupi lagi, mungkin ia memang harus berterus terang jika Sindy di luar negeri melahirkan seorang anak yang bahkan ia sendiri tak tau siapa ayah dari cucu nya,selama ini ia berpikir Sindy melakukan nya dengan bule di sana namun jika melihat wajah Darrel tak ada yang terlihat seperti bule
Tuan Albert mendunduk tak kuasa menahan tangis nya,malu? tentu saja keluarga nya termasuk keluarga terpandang di negara ini, dan anak rekan bisnis nya mengetahui aib yang di sebab kan oleh Putri nya
bukan nya dia membenci Darrel,hanya saja karena Darrel lahir tanpa ayah lah yang membuat Tuan Albert takut jika nanti nya cucu nya mendapat gunjingan dari masyarakat,jika saja dulu Sindy mengaku siapa ayah dari bayi nya maka Darrel tidak akan terlahir tanpa seorang ayah
“Ya. Sindy melahirkan seorang putra saat di negara B.” ucap Tuan Albert menggigit bibir bawah nya,Tak ada lagi yang bisa ia tutupi,kini ia hanya berharap jika anak dari rekan bisnis nya itu tak membuka mulut tentang Darrel pada orang lain
“Siapa ayah dari anak Sindy?” bukan Regan yang bertanya tapi Ryan,ia ingin memastikan sekali lagi jika putra Sindy benar benar anak nya,tak hanya suara nya bahkan hati nya juga bergetar mempertanyakan hal tersebut
Tuan Albert menggeleng pelan. “Dia lahir tanpa seorang ayah.” lagi Isak tangis tuan Albert tak dapat di tahan,sungguh malang sekali cucu nya yang lahir tanpa seorang ayah,padahal selama ini ia berharap akan melihat Putri nya menikah dengan pria yang benar benar memiliki attitude yang baik dan berasal dari keluarga terpandang pula
mengingat jika Sindy adalah anak perempuan satu satu nya yang selama ini sangat ia jaga dengan baik,bahkan ia akan sangat murka jika kakak Sindy berlaku kasar pada Sindy
melihat itu ada rasa sakit di hati Ryan,merasa bersalah karena tak mempertanggung jawabkan sesuatu yang ia perbuat pada Sindy
Andai dulu ia berterus terang pada keluarga nya jika dia memiliki hubungan dengan Sindy,maka tidak akan terjadi perjodohan antara dia dan Melly yang membuat Sindy salah paham
“Apa Sindy tak pernah memberitahu siapa ayah dari anak nya?” Regan kembali bersuara,kesal juga karena kakak nya tiba tiba ikut nimbrung dalam pembicaraan nya dengan tuan Albert,padahal tadi ia tak memiliki keberanian untuk bertanya terus terang pada tuan Albert
Lagi tuan Albert Menggeleng,hal yang paling memalukan menurutnya karena ia tak tahu siapa ayah dari cucu nya. “Dasar laki laki badjingan!” umpat Regan merasa marah memikirkan pria yang telah menghamili Sindy namun tak bertanggung jawab atas perbuatan nya
“Apa katamu?!” Pekik Ryan yang membuat Tuan Albert dan Regan menatap bingung pada Ryan,Regan pun mengerutkan kening nya merasa aneh pada respon kakak nya yang seolah olah di umpat oleh Regan
“Loh kok ngamuk?” Protes Regan, bagaimana tidak? Ia hanya mengumpat pada Pria yang menghamili Sindy yang ia sendiri tak tahu siapa,lagi pula pria itu tidak ada disana lalu kenapa kakak nya malah protes?
“Mulut mu itu kurang didikan!” Lama rasanya ia tak memarahi adik nya yang selalu bicara tanpa memikirkan perasaan orang lain yang tersinggung pada ucapan nya
“Lalu? apa mulut mu kelebihan didikan?” Seperti biasa Regan tak akan mengalah jika kakak nya mengomentari ucapan nya karena ia merasa tak mengatakan hal yang salah
“Mana attitude mu?”
“Ada,sedang ku simpan,dan akan ku pergunakan saat berbicara dengan orang yang tepat!” enteng sekali jawaban nya namun jika di pikir pikir tidak ada yang salah dengan jawaban Regan,dan hal itu membuat Ryan tak berkutik
memang selama ini Regan berbicara dengan lancang apalagi pada orang yang tak memiliki sopan santun menurut nya,namun berbeda jika pada orang yang tua renta,maka ia akan menjadi sangat sopan berbeda dengan Regan biasanya
“Dan kenapa kau marah? apa kau tahu siapa ayah dari anak Sindy?” ia tak lupa dengan reaksi kakak nya yang marah ketika ia mengumpat pria itu seolah olah ia mengenal pria yang menghamili Sindy
Mendengar itu tuan Albert pun terkejut,kini ia menatap Regan yang kini terlihat gugup mendapat pertanyaan dari Regan. “Nak Ryan apa benar kau tahu atau mengenal pria yang yang menghamili Putri ku?!” lagi ia mendapat pertanyaan yang sama dari orang yang berbeda,namun kini pertanyaan dari Tuan Albert penuh penekanan,ada rasa marah di raut wajah nya
“Sial! kenapa aku harus bereaksi tadi!” umpat Ryan dalam hati nya
bukan ia tak mau mengaku hanya saja ia berpikir panjang,apa mungkin setelah ia mengaku, keluarga Albert akan mengizinkan nya untuk bertemu dengan putra nya? mengingat Jika sekarang ia saja baru pertama kali bertemu dan belum berinteraksi dengan Anak itu
Dan juga saat Sindy hamil ia tak bertanggung jawab bahkan tak tau tentang kehamilan Sindy, walaupun hal itu bukan sepenuh salah nya tetap saja ia akan di salah kan dalam hal ini
Namun bagaimana pun ia harus tetap bertanggung jawab bukan? apalagi Sindy selama ini sudah merawat Putra mereka sendirian tanpa di dampingi oleh seorang suami
persetan dengan hal yang akan terjadi nanti! sebagai laki laki aku harus tetap jujur dan bertanggung jawab bukan?! Pikir Ryan
Ryan menghela nafas pelan,lagi ia menatap Regan dan Tuan Albert yang kini tengah menatap nya menunggu jawaban atas pertanyaan mereka tadi, perasaan gugup kini menyelimuti hati nya,entah kenapa berat sekali rasanya untuk mengeluarkan suara
“Aku..” Mendengar ucapan Ryan yang begitu lambat membuat Regan dan tuan Albert kehabisan kesabaran
“Astaga apa kau tidak bisa bicara dengan baik?!” kesal Regan melihat Ryan yang begitu lambat berbicara
“Sebenar nya aku..”
“Danil!”
...Terima kasih sudah membaca karya ku sampaii bab ini, semoga readers suka,dan jangan lupa untuk memberi kritikan dan saran nya jika ada kesalahan atau ketidakpuasan di ceritaku🥰🙏...
...Author juga minta tolong kasi rate nya ⭐⭐⭐⭐⭐ ya sesuai penilaian Readers,terima kasih🥰🙏...
apakah masalalu regan??