NovelToon NovelToon
Handsome Boss

Handsome Boss

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / CEO
Popularitas:211.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Da Mara

Yohans mempercayakan perusahaanya yang ada di Indonesia dan Hotel Nuansa kepada Putra semata wayangnya.

Setelah Lulus perguruan tinggi dan bekerja di perusahaan Ayahnya di Amerika, kini Yohans meminta Alex mengelola perusahaannya dan Hotel Nuansa milik Ibunya yang berada di Indonesia.


Bagaimanakah kisahnya ?

Simak terus ya guys ,,, Semoga Suka dan terhibur. 😊😊🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Da Mara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25.

***

Agnes perlahan membuka matanya, Dia merasakan sebuah tangan dengan hangat memeluknya dari belakang. Agnes memutar tubuhnya menghadap laki laki yang memeluknya itu. Terlihat Alex masih tertidur pulas , wajahnya sangat polos saat tertidur seperti ini.

Agnes tersenyum sambil mengusap wajah Suaminya .

" Emh." gumam Alex dengan mata masih terpejam. Tangannya menggenggam tangan Agnes yang berada di wajahnya.

" Kau sudah bangun sayang." kata Agnes lirih.

" Ehem." jawab Alex perlahan membuka matanya, di tatapnya wajah cantik Agnes yang berada di hadapannya. Mereka saling bertatapan dengan senyuman manis menghiasi bibir Mereka.

Alex yang gemas segera mengecup bibir Agnes dengan lembut.

" Honey, kenapa Kau selalu membuatKu lapar." kata Alex sambil memeluk gemas Agnes.

" Ah, apakah Kau lapar? Aku akan segera membuatkan makanan untukmu Sayang." ucap Agnes hendak beranjak dari ranjangnya.

Alex terkekeh mendengar jawaban Agnes dan menarik Agnes di bawah pelukannya.

" Aku lapar ingin memakanmu Honey." bisik Alex sambil menggigit telinga Agnes pelan.

" emh, Sayang Kau membuatku geli." kata Agnes merangkulkan tangannya di leher Alex .

Alex mendekatkan wajahnya dan melumat bibir Agnes dengan lembut, tangannya menyusup di balik drees Agnes mengusap usap paha Agnes yang hangat. Alex membenamkannya dan memainkan dengan lembut dan penuh kasih sayang, saat sedang mamadu kasih dengan Istri tercintanya Alex merasa terganggu karena tiba tiba terdengar suara pintu kamarnya di ketuk seseorang.

Tok tok tok tok...

" Siapa ?" tanya Alex menghentikan gerakannya.

" Tuan Muda, Tuan Besar menunggu Anda keluar untuk makan malam." kata Pelayan wanita dari balik pintu kamarnya.

" Pergilah, sampaikan pada Tuan Aku akan menyusul nanti." kata Alex dari dalam kamarnya lalu melanjutkan permainannya bersama Agnes. Tapi tidak ada jawaban dari pelayan itu, Alex berfikir mungkin saja pelayan itu sudah pergi.

" Ah... Sayang, Sebaiknya kita segera keluar." Kata Agnes.

" Tidak " jawab Alex dengan senyuman menggodanya lalu **** kembali bibir Istrinya itu. Dia mempercepat gerakannya sehingga membuat Agnes tak henti hentinya mendesah , tangannya *** punggung Alex dengan kuat menahan rasa aneh yang telah Suaminya berikan padanya.

Entah berapa lama mereka bermain main , Agnes hanya merasa lemas setelah mengikuti permainan Suaminya itu. Alex tersenyum melihat Agnes yang masih terkulai lemas di atas ranjang besarnya.

" Honey, mandilah agar tubuhmu segar." kata Alex sambil memakai pakaiannya, Tubuhnya terasa lebih baik setelah beristirahat dan mandi.

" Emh, Baiklah. Aku akan segera mandi." Kata Agnes sambil menyelimuti tubuhnya dengan selimut.

" Jika Kamu lelah, tetaplah di kamar, nanti Aku bawakan makan malam untukmu Honey." kata Alex pada Agnes.

" Aku tidak lelah, Aku akan mandi dan tunggu Aku di bawah Okey." ucap Agnes tersenyum manja pada Suaminya.

Alex tersenyum lalu melangkah menuju pintu dan membuka pintu kamarnya , Dia terkejut saat melihat pelayan wanita berdiri di depan kamarnya.

" Kenapa Kamu di sini?" tanya Alex segera menutup pintu kamarnya. Dia merasa tidak senang dengan sikap pelayan ini.

" Maaf , saya menunggu Tuan Muda keluar." Kata pelayan wanita itu sambil melirik ke arah dalam kamar, terlihat Agnes yang menutupi tubuhnya dengan selimut sedang melangkah ke kamar mandi.

" Bukankah tadi Aku sudah memintamu pergi." ucap Alex dingin.

" Ma maaf Tuan muda, saya tidak mendengarnya." ucap pelayan itu gugup.

" Hais." dengus Alex kesal lalu melangkah menuju meja makan. Di lihatnya Yohans dan Ica sedang menikmati makan malam , Yohans dengan telaten mengupaskan udang untuk Cucunya . Mereka terlihat sangat akrab , Yohans juga sangat menyayangi Ica sudah seperti darah dagingnya sendiri.

" Kenapa kamu?" tanya Yohans yang melihat raut wajah Alex yang tidak senang.

" Tidak apa apa, hanya sedikit kesal dengan pelayan wanita itu." jawab Alex mengusap kepala Ica lalu duduk di sebelah Yohans.

" Ada apa dengan pelayan?" tanya Yohans heran.

" satu jam Dia berdiri di depan pintu kamarku sejak Papi menyuruhnya memanggilku. Aku tidak suka sikapnya seperti itu." kata Alex kesal sambil melirik pelayan wanita itu yang berdiri di dekat meja makan sambil menundukan kepalanya.

" Aku tahu Kau lelah , Aku tidak meminta pelayan memanggilmu." kata Yohans heran.

" Maria." Panggil Yohans pada pelayannya.

Maria melangkah dengan cepat menghampiri Tuannya.

" Beri tahu Anakmu, jangan bersikap sesuka hati, bersikaplah yang baik. Jika kalian masih mau bekerja di sini." Kata Yohans keras pada Maria.

" Baik Tuan . Maaf." ucap Maria lalu melangkah pergi sambil menarik tangan Anaknya.

Maria merasa geram dengan Anaknya . Dengan kasar Dia menarik Anaknya masuk ke dalam kamarnya.

" Monica , apa yang Kau lakukan. Itu tidak sopan Kau tahu." bentak Maria pada Anaknya.

" Tuan Muda terlihat makin tampan Bu." kata Monica tersenyum senyum sendiri mengabaikan kemarahan Ibunya.

" Apa yang Kau bicarakan Monica. Sudah, sebaiknya Kau jangan berulah lagi. Kesal Aku bicara padamu." kata Maria sebal pada Anaknya lalu pergi meninggalkannya sendiri di kamarnya.

Monica hanya terdiam dan melihat kepergian Ibunya. " Ibu tidak akan pernah mengerti dengan perasaanKu. Sekian lama Aku mengidamkan Tuan muda , Aku hanya ingin Dia memperhatikanKu sedikit saja." gumam Monica dalam hatinya.

Seusai makan malam, semua berkumpul di ruang keluarga. Mereka berbincang dan bercanda satu sama lain, Yohans sangat bahagia dengan kehadiran Anak dan Cucunya, karena adanya mereka di sini membuat suasana rumah menjadi ramai dan hangat.

Dari kejauhan Monica memandang kebahagiaan keluarga itu, jantungnya berdebar di kala melihat Alex yang tertawa lebar ketika bercanda dengan Ica.

" Monica , apa yang Kau lakukan. Cepat antar cemilan dan minuman untuk Majikan kita." Kata Maria yang tiba tiba berada di belakang Monica.

" Ah, baiklah." kata Monica yang dengan cepat menyanggupi perintah Ibunya.

Monica melangkah menuju ruang keluarga, di lihatnya Alex yang sedang berbincang dengan Yohans membuat Dia tersenyum senyum sendiri, tapi tiba tiba hatinya sakit saat melihat Alex merangkulkan tangannya di pinggang Agnes dengan mesranya, tatapannya penuh cinta dan kasih sayang pada Agnes membuat Monica merasa membenci Nyonya mudanya itu. Apa lagi jika Dia mengingat saat Agnes yang melangkah ke kamar mandi dengan selimut menutupi tubuhnya, itu membuatnya makin benci pada Wanita itu.

Monica meletakan cemilan di meja dan menyajikan minuman untuk majikannya, tapi Dia dengan sengaja menumpahkan Teh panas di paha Agnes membuat Agnes sedikit terluka akibat tersiram Teh panas.

" Ah..." teriak Agnes.

" Ma maaf Nyonya, saya tidak sengaja." ucap Monica berpura pura panik.

" Kau ini bagaimana." teriak Alex mendorong Monica menjauh dari Istrinya. Lalu memapah Agnes menuju kamar untuk mengoles salep pada lukanya.

" Maaf Tuan muda saya tidak sengaja." ucap Monica yang hendak membantu memapah Agnes.

" Pergi!" kata Alex dingin membuat hati Monica sakit. Lalu melangkah pergi menuju kamarnya dan menangis.

" Monica , apa yang Kau lakukan? Kau menyakiti Nyonya muda." kata Maria lalu duduk di sebelah Anaknya.

" Mengapa Tuan muda sedikitpun tidak melihatKu Ibu. Bukankah Ibu tahu sejak kecil Aku selalu menyukainya. Sebanyak apapun perhatian yang Aku berikan itu semua tidak terlihat olehnya." kata Monica dengan isak tangis.

" Monica, dengarkan baik baik. Kehidupan kita dan Mereka itu berbeda. Mereka bagaikan Raja dan kita hanyalah rakyat biasa. Sadar dirilah Monica." kata Maria menasehati Anaknya.

" Ibu tidak akan mengerti dengan perasaanKu." ucap Monica keras kepala.

" Ibu mengerti, tapi Tuan Alex sudah memiliki Istri sebaiknya Kau jangan mengganggunya." kata Maria kesal Anaknya yang keras kepala.

.

.

Alex dengan telaten mengoleskan salep ke paha Agnes yang merah karena tersiram air panas.

" Pelayan wanita itu sungguh keterlaluan, kenapa Papi tidak menyuruhnya pergi saja." umpat Alex dengan kesal.

" Sayang, Dia tidak sengaja. Jangan berkata seperti itu." kata Agnes mengusap bahu Suaminya.

" tidak Honey, Dia itu sengaja, Aku bisa melihatnya." jawab Alex .

" untuk apa Dia menyakitiku?" ucap Agnes heran.

" Entahlah, sejak dulu Aku kurang suka dengan anak Maria." jawab Alex duduk di sebelah Istrinya.

" Ya sudah , sebaiknya kita beristirahat , bukankah besok Kau akan mengajaku jalan jalan." kata Agnes tersenyum manja pada Suaminya.

" Baiklah. Kau istirahatlah dulu Honey, Aku masih ada persoalan dengan Papi." kata Alex sambil mencium kening Agnes.

Agnes hanya tersenyum dan menganggukan kepalanya.

Alex melangkah keluar dari kamarnya, Dia masih merasa kesal dengan apa yang dilakukan Monica. Dia sengaja tidak menceritakan kejadian sore tadi pada Agnes, tentang Monica yang berdiri di depan pintu kamarnya saat Alex dan Agnes bercinta. Jika Agnes tahu Dia pasti akan merasa sangat malu. Alex tidak habis fikir, apa maksud dari sikap Monica itu.

( Selamat Membaca 😊 )

1
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Flasback lagi aku thorrr bacany biar ingat critany😁😁😁 up ny jgan lama" napa thorrr
kK
alurnya lho thor bikin puyeng aja?
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Ku tggu up mu slnjutny thorrrr
Da Mara
kembangkan
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Kok critany gac ad lnjutany lgi thorrr...
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Berthan lah yarry... Sbntar lgi kau akn sgera kmpul dgan ank & istri mu...
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Skian lama tiara gac hamil"... Jgan" tiara yg bermasalah... Sukurin loe tiara😃😃😃😃😃
᪙ͤæ⃝᷍𝖒ᵗᵃʳⁱ♡⃝𝕬𝖋🦄❁︎⃞⃟ʂᶬ⃝𝔣🌺
Yea ampyun thorrr... Nyesek bget dech aq bcanya di part ini😭😭😭😭😭
Syumin Chin
semangat
Aiu Habibah
kasian nasib agnes kok sama dg alecia
jd korban
Endri Yani
visual.
Riri Andini
walah.. Alicia meninggalnya di Miami ya??
kog g masuk CSI ya kasusnya??🤭😂😂
Muhammad Ari
keren thor, ijin promo ya, jgn lupa mampir di novel dg judul "sudden kiss" 😇😇😇
Niedasur
lanjut thor,,,ko ga ada lanjutannya,,
Lenni Simatupang
selalu seru
Lenni Simatupang
seru
Lenni Simatupang
kog gsk ada visual ya thor
Lenni Simatupang
seru
Lenni Simatupang
knapa ceritanya gantung thor...
pless. up dong
Lenni Simatupang
selalu suka
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!