NovelToon NovelToon
Sistem Kuas Dan Kanvas

Sistem Kuas Dan Kanvas

Status: tamat
Genre:Sistem / Crazy Rich/Konglomerat / Kaya Raya / Bullying di Tempat Kerja / Tamat
Popularitas:79.5k
Nilai: 5
Nama Author: Putri Nilam Sari

Kehidupan Hero perlahan berubah saat ia menemukan seperangkat alat lukis di jalan. Dengan melakukan dan menyelesaikan misi yang diberikan berbagai hadiah yang besar datang dan menghiasi hidupnya. Hingga pria yang sering diejek oleh orang-orang itu perlahan bangkit dari menjadi pria kaya dan berhasil mewujudkan impiannya. Penasaran bagaimana ia melakukan misi dan apa saja hadiahnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Putri Nilam Sari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sinar Itu

Suasana seketika menjadi panas ditengah kerumunan di ruangan full AC itu. Baik Hero atau Lucas saling berpandangan satu sama lain dengan Jill yang berada ditengah-tengah. "Baik, kita mulai saja. Karena kali ini permainan sedikit berbeda, seperti yang dapat dilihat dua pria tampan yang berada di sisi saya ini akan melakukan permainan menebak bersamaan dan pemenangnya akan mendapatkan hadiah yang besar tentunya dengan ?" Jill sedikit bingung karena pemandu itu melihat dirinya.

"Apa?" Tanya Jill membuat pemandu itu terkekeh.

"Nona cantik tidak ingin memberikan sesuatu? Supaya kedua pemuda tampan ini menjadi lebih bersemangat. Dukungan dari seorang Nona cantik tentu menjadi lebih bernilai." Jill tampak berpikir sejenak, tentunya ia ingin Hero memenangkan permainan ini.

"Baik, siapapun yang menang maka ia akan mendapatkan satu hari menghabiskan waktu bersamaku!" Sontak saja membuat Lucas tersenyum menyeringai mendengar hal itu.

"Sudah, dengar wahai kedua pemuda tampan, siapapun yang menang akan mendapat seharian penuh bersama Nona cantik ini. Jadi langsung saja, kita mulai permainannya. Silakan putar rodanya!" Dan tak lama putaran roda yang berisi hadiah dibaliknya itu tengah berputar. Jill mendekat ke arah Hero tanpa disadari Lucas atau yang lain karena mereka sibuk dengan putaran roda hadiah.

"Dengar Tuan pelukis, aku akan melakukan sesuatu dan aku harap kau mengikutinya. Karena kalau tidak, maka aku bisa saja bersama dengan pria menyebalkan itu dan aku jamin Daddy ku tidak akan suka dan akan langsung mengejar mu, sebab kau sudah membiarkan Putri kesayangannya ini pergi dengan orang asing!" Hero menatap lekat wajah cantik itu dan tersenyum kecil.

"Kau ingin membantu seperti apa tuan putri?" Tanya Hero dengan pelan.

"Seperti ini!" Hero membiarkan suara merdu itu menghiasi telinganya dan setelah itu permainan dimulai.

"Baik! Sekarang dipersilahkan kepada kedua tuan tampan ini memilih tiga angka yang ada di sana!" Hero menatap angka-angka di roda itu sedangkan Lucas melangkahkan kakinya maju sedikit dan dengan pedenya ialah menyebutkan angka nya.

"12, 10 dan 6!" Ujar Lucas membuat paragraf tamu bersorak dan mereka Sekarang menyoraki Hero untuk deh memilih.

"Angka ......"

"Ayo, tidak perlu lama. Seorang pria sejati tidak mungkin bertindak atau memutuskan sesuatu terlalu lama." Lucas seolah terus memprovokasi dirinya.

"Angka 8, 2 dan 4!" Jawab Lucas dan pemandu langsung mengeluarkan candaan khasnya yang menambah suasananya permainan semakin seru.

"Baik, apa sudah yakin? Karena ada angka cantik yang lainnya. Tidak tertarik?" Tawar pemandu itu kepada Hero dan Lucas.

"Tidak!" Jawab keduanya serempak.

"Nona, menurut Nona bagaimana? Dari kedua pilihan ini siapa yang menebak dengan benar?" Tanyanya pada Jill.

"Aku akan langsung melihatnya saja, tidak perlu menebak." Jawab Jill dengan anggun.

"Jawaban yang memukau."

"Tanpa perlu berlama-lama lagi, langsung saja kita buka!" Pemandu itu menerima kode pada wanita cantik yang bertugas membuka angka dan saat angka pilihan Lucas terbuka ketiganya ia mendapatkan sekotak mutiara, uang dan juga pistol berlapis bahan yang mahal. Senyum angkuh Lucas semakin menjadi dan Hero sedikit cemas, tapi ia kembali meyakinkan bahwa pilihannya adalah benar.

"Baik, sekarang pilihan Tuan ini." Pemandu memberikan kode dan sang wanita cantik itu perlahan membuka dua angka pilihan Hero adalah boom yang artinya tidak ada apa-apa dan hal itu menjadi bahan olokan dari tamu serta Lucas yang semakin di atas awan.

"Pecundang!" Ujar Lucas ditambah tawa ledekan dari Papanya. Hero menatap Jill dengan tatapan bertanya membentuk pilihan yang ia berikan, seolah kecewa Gero memalingkan wajahnya dari sosok cantik itu yang membuat Jill termangu.

"Pilihan ketiga ini adalah penentuan. Tiga, dua, sa-------tu!" Semua orang terdiam dengan gambar yang keluar. Cukup lama suasana hening, akhirnya ada suara yang menggema dengan penuh semangat.

"Itu golden globe!" Ujar pria bertubuh kekar yang membuat tamu lain bertanya-tanya.

"Apa itu? Dan apa istimewanya?" Tanya Lucas.

"Ini adalah lambang hadiah diatas hadiah besar lainnya atau disebut grand prize! Simbol ini hanya kami letakkan satu diantara 25 roda dengan berbagai angka. Dan siapapun yang mendapatkan ini, ia akan mendapatkan hadiah primadona yang tersembunyi diantara kumpulan hadiah ini!" Pemandu itu berjalan ke arah kumpulan hadiah yang terletak di kotak kaca itu.

"Menurut tuan dan nyonya sekalian, bisa tebak yang mana hadiahnya?" Tanya sang pemandu yang membuat tangan serta suara menghiasi ruangan itu kembali.

"Semua tebakan salah, hadiah utamanya adalah ...... Ini!" Semua mata tertuju pada barang yang ditunjuk itu.

Pedang Bao Teng abad ke-18 - USD 7,7 juta atau Rp 108 miliar

Pedang Bao Teng dibuat pada Dinasti Qing dan mewakili estetika periode ini. Pisau ini terbuat dari baja yang dihiasi dengan emas, perak dan tembaga. Bao Teng berarti ‘Melonjak Berharga’, pisau ini berbentuk S dan memiliki pegangan dengan giok putih seperti daun.

"Dan sekarang, pedang ini akan menjadi milik Tuan ini. Pasti diantara Tuan dan nyonya sekalian bertanya apa yang membuat hadiah ini spesial selain bahan untuk pembuatannya tapi juga karena bentuk serta historis pedang ini."

Hero menerima pedang itu dengan senyuman merekahnya dan tentu tak luput dari pandangan Lucas yang sudah terbakar ditambah malu karena kekalahan ini. Sentuhan di pundak Lucas membuat ia terdiam menahan amarah. "Tenang nak, kita urus nanti. Jaga image kita!" Ujar ayahnya.

"Dia hebat bukan? Sepertinya Putri kita tidak salah memilih suamiku." Ujar Jessi pada suaminya.

"Penilaian ku masih berlanjut Jessi, ingat itu." Balas Matthew pada istrinya.

Di luar tepatnya di dalam mobil mewah itu. Hero duduk dengan perasaan bimbang, sungguh ia ingin meminta maaf pada seorang gadis karena itu sekarang ia sungguh bingung dengan Jill di sebelahnya.

"Kalau tidak ada yang ingin dibicarakan, aku pulang saja!" Ujar Jill kesal hampir setengah jam ia didiamkan oleh Hero.

"Maaf." Hanya itu yang keluar dari mulut Hero membuat Jill terdiam di tempatnya.

"Aku minta maaf, atas kejadian di dalam. Aku hanya merasa kecewa karena dua pilihan yang salah dan ....."

"Baiklah, tidak apa. Pelajarannya adalah?"

"Jangga menilai terlalu cepat." Balas Hero membuat Jill tersenyum manis.

"Suasana hatimu cepat berubah. Aku tidak mengerti dengan wanita." Ujar Hero membuat Jill terkekeh.

"Kalau kau ingin mengerti, maka putuskan untuk bersama satu wanita untuk seumur hidup mu maka dengan itu kau aku paham." Jawab Jill.

"Kita pulang?" Tawar Hero setelah meletakkan pedang berharganya di belakang.

"Tentu, dan aku tidak menyangka hadiah yang kau inginkan tadi adalah hadiah utamanya." Ujar Jill seraya menatap pedang itu.

"Dan aku tak menyangka juga seorang tuan putri ini membantu seorang pelukis dengan cara seperti itu." Balas Hero mengingat bagaimana cara Jill membantunya di tengah pemilihan angka, jika melakukan berbagai gerakan jari atau tangannya membentuk angka dihiasi gerakan yang menggetarkan siapapun melihatnya.

"Kau tergoda?" Tanya Jill.

"Menurutmu?" Tanya Hero balik.

"Aku tidak suka pertanyaan ku dijawab dengan pertanyaan." Balas Jill.

"Hentikan percakapan ini, kalau kau tetap ingin aman." Hero melepaskan tuxedo nya dari memberikan pada Jill untuk menutupi paha mulus itu.

"Aku tau jawabannya." Balas Jill dengan kekehan.

"Kita pulang, aku tidak mau Daddy mu melakukan sesuatu padaku." Dan mendengar ucapan itu kekehan Jill semakin menjadi.

Saat sedang asyik dalam perjalanan, Hero melihat ke arah pedangnya yang tiba-tiba bersinar persis seperti kuas dan kanvasnya.

'Itu?'

"Ada apa Hero?" Tanya Jill membuat Hero kembali menatap ke depan dan berpaling dari kaca spion nya.

"Tidak ada, kau tidur saja jika mengantuk. Aku akan membangunkan mu jika sudah sampai " Jill hanya mengangguk dan tak lama memejamkan matanya sedangkan pikiran Hero terbagi saat ini.

Bersambung ......

Jangan lupa like komen dan favorit serta hadiahnya ya terimakasih banyak.

1
Didi Wahyudi
Lumayan
yuce
itu sijil punya niat jahat deh kayaknya pengen ambil bagu mulianya.. mencutigakan deh cweknya. mc jangan terlalu percaya deh sama orang yv batu dikenal ntar ditipu.
Kang ozy
pembunuh ortunya jill gmn kok gak da kepastian gtu...
Hiu Kali
setujuuuh ..langsung habis kontrak scene nya ortu Jill.. orang tua udik begitu perlu di kelarin segera biaar tdk mengganggu roda jalannya cerita thor... yoo semangaatt
Hiu Kali
waaaah ...lelah boleh, nyerah jangan thor...
Hiu Kali
orang tuwa kok kolot banged.. udik banged pemikiranyaah.. pasti kelahiran diatas tahun kemerdekaan ituuh... beda dg ortu milenial...
🌃⃝⃟•ᵖSASURI♏🗿
semangat up ya terus dan jangan lupa jaga kesehatan ya om
Ftm
buat Lim dan Daddy nya hancur kalo bisa hancur gedek bgt sama yg kek gitu
Hakim Taib
x pham lngsung
Hakim Taib
thor jgn jauh sngat skip, ttibe dlm hotel
Ftm
buat pernikahan Jill gagal Thor kalo bisa
SDull
smangat truss ya thor
SDull
bagus karya mu thor,smangat truss ya
Hiu Kali
tunjukkan thor.. siyapaah MC sebenarnyaaah.. biyaaar nyeseel ituuu orang tuwanyaaah...
SDull
smangat truss thor
SDull
thor crazy up plisss
Hakim Taib
jln cerita dh best cume lmbat je, klau bleh up lbih skit thor👍👍👍
Hakim Taib
up lgi thor
SDull
smangat truss ya thir
Ftm
biar kn aja dulu Thor biar papa ya Jill tau kalo laki laki yg di anggap gak baik buat anaknya ,lah yg terbaik Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!