NovelToon NovelToon
Jovian & Maura

Jovian & Maura

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Cintapertama / CEO / Pengantin Pengganti / Pengganti / Tamat
Popularitas:221.6k
Nilai: 5
Nama Author: Faijha.asr

Kisah cinta Maura dan Jovian yang begitu romantis, tapi di balik itu semua ada sesuatu yang Jovian sembunyikan dari sang istri.

"Kenapa kamu gak jujur sama aku?" tanya Maura pada pria yang sudah sah menjadi suaminya.

"Maaf sayang, aku takut kamu salah faham tentang gadis itu" ucap Jovian dengan raut wajah bersalah.

"Bawa aku bertemu dia sekarang" ucap Maura, yang hanya di angguki oleh Jovian.

Akankah Maura memarahi gadis yang sudah di tolong oleh suaminya itu?

Penasaran sama kisahnya langsung baca yuk...👉

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Faijha.asr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kondisi Gadis Itu

Jovian, Gilang dan seorang pria puti yang di pastikan adalah seorang dokter saat ini sedang mengobrol di ruang tengah apartemen itu, dokter yang bernama Miler itu baru saja selesai memeriksa keadaan gadis itu.

"Bagaimana keadaan gadis itu dok" tanya Jovian.

"Keadaan pasian sangat memungkinkan, ia mengalami sedikit gangguan jiwa kemungkinan karena trauma" ucap dokter Miler.

Jovian melihat Gilang, lalu Jo kembali bertanya pada dokter Miler.

"Tapi bisa sembuh kan dok" tanya Jovian.

"Bisa kok, pak Jovian tenang aja saya akan membantu kesembuhan pasien" ucap dokter Miler sambil tersenyum.

"Terima kasih dok, kami mengharapkan yang terbaik dari dokter" ucap Jovian.

"Itu pasti pak Jo" ucap dokter Miler.

Ketiga pria itu mengobrol dengan akrab di ruangan itu, sampai jam sudah menunjukan pukul dua siang.

Dokter Miler pun pamit pada Jovian dan Gilang, karena ia harus segera balik ke rumah sakit jam 4 sore nanti ia ada pasian.

Sepeninggalan dokter Miler, Jovian dan Gilang juga pamit pada bi Yati karena mereka harus segera balik ke kantor masi ada kerjaan yang harus di selesai in,.

Jovian dan Gilang berpisah di parkiran apartemen itu, karena keduanya harus mengendarai mobil masing-masing, Gilang ke kantor Hadinata sedangkan Jovian ke kantor Wiratmaja.

Tiba di lobby kantor Wiratmaja, Jovian turun dari dalam mobil lalu melangkah masuk ke dalam lift khusus CEO.

"Astaga aku lupa nelpon Maura nanyain kalau udah makan apa belum" ucap Jovian seorang diri di dalam lift.

Jovian mengambil ponselnya dari saku jas nya, benar saja ada 5 panggilan tak terjawab dari sang istri, dengan cepat Jovian langsung menelpon balik sang istri.

"Hallo sayang, maaf aku tidak dapat mengangkat telpon mu hp aku lagi mode diam" ucap Jovian.

"Gak papa sayang, aku hanya ingin mengingatkan kamu untuk makan siang" ucap Maura dari seberang sana.

"Iya istriku, suamimu ini sudah makan siang kok, kalau istri aku udah makan siang belum" tanya Jovian.

"Iya sudah kok, aku makan siang sama si kembar dan mami si kembar, mereka baru aja pulang" ucap Ambar.

"Iya sayang, kamu baik-baik ya, selesai kerjaan aku, aku janji langsung pulang oke" ucap Jovian.

"Iya sayang, kamu lanjut kerja lagi aja ya" ucap Maura.

"Iya sayang, dadah istri ku" ucap Jovian, tidak lupa mencium sang istri dari jarak jauh.

Membuat Maura tersenyum-senyum sendiri di seberang telpon mendengar kelakuan bucin sang suami.

Jovian masuk ke dalam ruangannya setelah sambungan telpon dengan sang istri terputus, Jo duduk di kursi kebesarannya dan menatap bingkai foto pernikahan ia dan sang istri.

"Maaf aku sayang karena aku belum bisa jujur sama kamu" ucap Jovian mengusap wajah sang istri yang sedang tersenyum manis di balik bingkai foto.

Puasa memandangi wajah sang istri, Jovian kembali melanjutkan pekerjaan nya agar ia bisa segera pulang, karena ia sudah sangat merindukan istri tercintanya.

☘☘☘☘

Di sisi lain Raffa baru saja tiba di kantor Wijaya, kedatangan Raffa ke kantor sang sahabat adalah ingin bertemu sohibnya saja.

Ting...

Pintu lift terbuka, Raffa keluar masi dengan mengenakan kacamata hitam yang mengandung di hidung mancung miliknya.

"Hay Vin" sapa Raffa pada sekertaris sahabatnya itu.

"Pak Raffa" sapa Kevin balik.

"Brian ada di dalam kan" tanya Raffa.

"Ada pak sam..." ucapan Kevin terhenti karena Raffa langsung masuk begitu saja ke ruangan sang sahabat.

Cllekk...

Raffa hampir saja melihat sang sahabat mencium sang pacar kalau ia tidak bersuara dengan cepat.

"Ada orang di sini woi" ucap Raffa yang masi berdiri di ambang pintu.

Ck, kedua pasangan yang sedang duduk di sofa melihat ke arah pintu, tepatnya sang pria yang berdecak kesal karena ulah sang sahabat.

"Ketuk pintu dulu kek kalau masuk" ucap Brian.

"Sorry men, habis gue gak tau kalau loh lagi sama pacar" ucap Raffa berjalan ke arah sofa dan duduk tampa rasa bersalah.

"Memangnya Kevin gak bilang apa" ucap Brian masi dengan wajah kesalnya.

Raffa hanya mengangkat kedua bahunya tanda tak tau, lalu ia melihat Sheila yang sedang menunduk malu karena hampir kedapatan orang kalau Brian akan menciumnya.

Brian yang melihat sang sahabat sedang memandang sang gadis pun spontan langsung melempar bantal sofa ke arah Raffa.

"Gak usah liat-liat calon istri gue" ucap Brian.

"Ck, Baru pacar juga, gue bilangin om Leo ya" ancam Raffa sambil tersenyum puas.

"Sialan loh, nanti bisa-bisa gue gak dapat restu" ucap Brian.

Raffa tertawa puas melihat wajah kesal sang sahabat, tujuannya Raffa ke sini adalah ingin mengobrol dengan sohibnya itu eh gak taunya sang sohib lagi pacaran di kantor.

"Tio mana" tanya Raffa.

"Di ruangannya lagi bikin laporan" ucap Brian.

"Laporan apa, laporan sama om Leo ya" ucap Raffa lagi.

"Sialan loh" ucap Brian lagi-lagi melempar bantal sofa kali ini ke tangkap oleh Raffa.

"Sel kayaknya pacar kamu marah, karena aku datang mengacaukan semuanya" ucap Raffa.

Karena masi merasa malu Sheila hanya diam saja membiarkan kedua pria itu mengobrol, tak lama kemudian Tio masuk membawa map coklat di tangannya.

"Bos udah selesai" ucap Tio.

"Taro aja di meja, nih loh ladenin dulu si pengacau gue mau ke ruangan loh bentar sama pacar gue" ucap Brian membuat Raffa tersenyum puas melihat wajah kesal sang sohib.

"Anak gadis orang jangan di apa-apain" ucap Raffa sambil tertawa.

"Diam aja loh jomblo juga" ucap Brian mengajak sang gadis keluar dari ruangannya meninggalkan Tio dan Raffa di sana.

"Kak kita mau ke mana" tanya Sheila setelah mereka tiba di luar.

"Kita ke kantin sayang, temani aku makan lagi" ucap Brian, tadi ia hanya bercanda pada Raffa kalau ingin mengajak Sheila ke ruangan Tio.

"Kaka lapar lagi ya" tanya Sheila.

"Iya, tadi kaka cuma makan dikit" ucap Brian.

Kedua pasangan kekasih itu berjalan ke kantin setelah tiba di lantai di mana kantin berada, sementara itu di dalam ruangan Brian, terlihat dua pria tampan sedang asik mengobrol.

Dari obrolan pekerjaan sampai hal pribadi, karena sudah sahabatan sejak kecil tidak membuat mereka saling berbagi cerita.

Next....

***Hay guys, jangan lupa Like, Komen sama Vote ya...

Terimakasih🙏🙏🙏***

1
Muhammad Ardi Maulana
maaf kak cara penulisan Jawab salam nya salah harusnya "Wa'alaikumus-salam" harusnya begini ya❤❤
yunia puspitasari
baik
A R
jd inget wkt brian marvel raffa diculik 🤣
Aisyah Putri Angel
jgn2 itu Laura teman kecil sewaktu tk dulu temannya Brian
Sulis Chubby EXO-L 🇮🇩🇰🇷
yey happy ending ada lanjuttan nya GX ka
Pera S
🥰🥰🥰🥰🥰
Lisa
Wah udh tamat nih..mksih y Kak utk ceritanya yg bagus 🙏😊
Sulis Chubby EXO-L 🇮🇩🇰🇷
lanjut lagi
Pera S
next thor 🥰🥰🥰🥰
Rita Ismayanti
lnjuuut kak lanjutannya jgn kelamaan.🥰🥰🥰
Riieaa Anggraini
kak up nya kok jarang sih
Katminten
lnjut kok pndek bnget
Sulis Chubby EXO-L 🇮🇩🇰🇷
lanjut lagi ka
Katminten
lnjut
Pera S
double up thorrr 🥰🙏🙏🙏
Herlina Dian
semangat thor, lanjuttt.
Rita Ismayanti
lnjuuut kak, semangat untuk kakak.
Sulis Chubby EXO-L 🇮🇩🇰🇷
duh di kembar gemoi lnjutt lagi 😍
Katminten
lnjut
Herlina Dian
lanjuttt.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!