NovelToon NovelToon
Antara Benci Dan Cinta

Antara Benci Dan Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Balas Dendam / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:160k
Nilai: 5
Nama Author: Sadar T'mora

Warning! Khusus dewasa.

☕☕☕

Nuraini Safaruddin 19 tahun tidak menyangka, suami yang menikahinya adalah seorang pria loyo yang tidak bisa memenuhi nafkah batin istrinya.

Meskipun dirinya dianggap menjadi penyebab kedua orang tua suaminya itu meninggal, perempuan yang sehari-hari dipanggil Anik itu setuju dirinya dijadikan alat shock terapi membantu pria itu kembali normal.

Menjalani nikah kontrak dengan Agung Mahendra 27 tahun, di dalam kehidupan rumah tangga mereka yang masih seumur jagung, hadir wanita yang mirip dengan seseorang dari masa lalu suaminya itu yang dirasa mampu membuatnya menjadi pria sejati.

Akankah Agung akan berpaling dari istrinya?

Akankah Anik pasrah dengan nasibnya ataukah akan berjuang merebut cinta suaminya?

Selamat mengikuti, like dan vote sebanyak-banyaknya ya, thanks.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sadar T'mora, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 25

Agung panik melihat Anik pingsan bukan karena pria itu mengkhawatirkan perempuannya, karena sudah biasa bagi dirinya melihat Anik pingsan.

Yang lebih dikhawatirkannya adalah dirinya sendiri, Agung takut acara mencicil hutang nafkah batinnya malam ini terancam batal.

"Aku lapar nasi kenapa kamu isi angin, memangnya ban kempes." Anik berkata sinis.

Niat banget alasan nafas buatan, dimana ada nafas buatan pake ngelu mat sampai berliur-liur...

"Oh, maaf! Syukurlah cuma lapar, cepat pakai baju kalau begitu. Aku sudah memesan makanan untukmu, tinggal panggil saja."

Agung bergegas turun dari kasur, mengambil seragam pasien rumah sakit baru untuk Anik dengan telaten membantunya berpakaian. Memoles sedikit parfumnya ke tubuh perempuannya itu, kemudian Agung memakai pakaiannya sendiri dengan cepat langsung rapi.

Kegantengan yang tidak perlu diragukan lagi, kalau bersikap manis begini kan enak.

Dalam hatinya sedikit heran melihat perubahan sikap Agung padanya, tapi Anik membiarkan saja dan tidak lupa bersyukur. Bagi Anik pria yang berstatus suaminya ini, semua hal ada timbal baliknya. Saat dia memberi pastikan kamu siap membayar jika suatu saat dia menangihnya.

"Kenapa kamu memberiku liontin baru, hutang lama belum terbayar kamu tambah lagi dengan hutang yang baru," ujar Anik menyentuh liontin barunya lebih cantik dan sepertinya lebih mahal juga.

"Itu hadiah gratis dariku. Dipakai terus jangan pernah dilepas kalau tidak mau kuhitung utang dengan bunga tiga ratus persen."

Cih!

Anik mencebik seiring dengan suara ketukan.

Tok tok tok.

"Pak Mahendra, Koki datang membawa makanan." Suara Santi dari luar mengetuk pintu.

"Silahkan masuk," perintah Agung.

Koki masuk setelah Santi membuka pintunya disusul Doni si asisten setia.

"Kamu temani Nyonya!" Agung berkata kepada si Polisi wanita lalu mengajak asistennya keluar dari ruangan tanpa permisi pada Anik.

Anik menatap kepergian Agung, selau ada yang terlewat yaitu meminta ponselnya dan herannya Agung juga seperti tidak berminat mau menyerahkan hapenya itu. Tinggallah ia dan Santi bersama Koki. "Chef kembali saja tidak usah ditunggui," ujar Santi pada Koki, karena sudah ada dirinya yang melayani Nyonya.

Risih banget ngeliatnya berdiri seperti orang bodoh, kasihan mana tampan lagi mirip Bintang drama Korea Kim seon ho.

Batin Santi gak tahan memandang Koki pengen photo bareng cowok mirip artis tapi malu.

Koki merasa bukan begitu peraturannya, dia diharuskan menunggu komentar dari pasien saat makan untuk mendapatkan nilai dari masakannya.

Raut Koki yang keberatan disuruh keluar menarik perhatian Anik. "Apakah anda orang Korea?" tanyanya melihat menu masakan dari negri gingseng itu semua, yang dipesan Agung.

"Iya benar Nona," jawab Koki malu-malu dengan sedikit logat bahasa negara I yang kaku.

Anik meneliti menu, ada Kimbap, Bibimbap, Tteokbokki, Samgyetang tidak ketinggalan Kimchi sangat menggugah seleranya kemudian ada pangsit kukusnya juga.

"Jangan khawatir ini semua makanan kegemaranku, saya akan memberi penilaian yang bagus beserta tip seikhlasnya. Tapi anda sangat tampan lebih cocok jadi artis."

Anik memuji sambil memberi sedikit sedekah senyum pada Koki, Koki merasa lega balas tersenyum kelihatan lesung pipi.

Owu...

"Ya Allah mirip banget, saya seperti melihat Kim seon ho di depan saya." Ekspresi kagum Anik berkata pada Santi.

Kirain gua doang yang ngefans.

Batin Santi mengangguk setuju pada Anik akan tetapi tetap jaga imej gak mau kelihatan norak.

"Haha," Koki tertawa renyah.

"Anda bisa saja Nona tapi terimakasih atas pujiannya, selamat menikmati kalau begitu," ucapnya menunduk hormat pada Anik, masih belum mau beranjak.

Kalau ada hape kan boleh ngajak photo bareng.

Dalam hati Anik membiarkan saja koki berdiri di tempatnya, lumayan penambahan nafsu makan. "Santi makanlah bersamaku," ajak Anik pada penjaganya.

"Saya sudah mendapatkan makan siang saya Nyonya." Santi menolak halus.

"Aku memerintah kamu makan!" Anik berkata tegas memaksa Santi duduk di depannya.

"Baiklah." Santi paling tidak mau membantah kalau diajak makan, pamali menolak rejeki kata orang dulu dulu. Maka ia menerima saja mangkok pemberian Anik mengisi seadanya.

"Sedikit sekali," ujar Anik menambah makanan ke mangkok Santi

"Terima kasih," ucap Santi segan sekali rasanya sekaligus senang Nyonya Muda baik hati.

Semoga hidup kedepannya lebih bahagia ya Nyonya.

Makan siang yang telat hampir jam 16.00wib petang Waktu Jkt, gimana gak kelaparan batin Anik menyantap lahap makanannya. Agung memesan banyak menu untuk orang sehat sehingga rasanya dijamin tidak hambar seperti jatah makanan orang sakit.

"Wow enak," ucap Anik mengacungkan jempolnya pada Koki.

"Gamsahabnida, terima kasih Nona," ucapnya kembali tersenyum kelihatan lesung pipi lagi, Koki menelan liurnya melihat Anik makan dengan lahap hatinya senang.

"Owu, salanghaeyo." Anik meleleh, menyatukan jempol dan telunjuknya membentuk love.

"Hehe," kembali koki tersenyum manis menambah selera makan.

"Santi gunakan ponselmu, cepat! Aku mau photo bereng Chef Seon ho." Anik.

"Ha!"

Mau gak mau polisi wanita itu berdiri.

*

Agung bersama Doni lagi ngopi di kantin Rumah sakit yang mewahnya ngalahin resto hotel berbintang.

Barusan dia menikmati kopinya sambil mendengarkan Anik memuji Koki tampan melalui air bad di telinganya, seketika hatinya jadi panas terbakar emosi.

"Mas," panggil asistennya.

"Apa!" Agung kaget, menjawab ketus memandang pada Doni.

Astaghfirullah, apa salah saya ya Allah.

Dalam hati Doni lebih kaget lagi, kenapa si Mas tiba-tiba marah. Padahal barusan saat perjalanan ke kantin mukanya ceria.

"Hum, katakan ada apa?" Akhirnya Agung berkata wajar sebagaimana biasanya.

"Pesanan sarung dicky baru diantar seperempat bagian, pihak distributor kehabisan stok disetiap variannya. Mereka berjanji dalam minggu ini semua jenis rasa pasti sudah tersedia," lapor Doni pasang tampang serius melihat raut Agung kenapa jadi tegang.

Malam pertama tinggal menunggu jam malam tiba, kok mukanya bete. Lagian ada-ada saja si bos mesan Kon dom sampai satu kontainer. Bingung juga aing mau nyimpan dimana..

Batin Doni menahan senyuman. "Saya bawa 24 kotak dari berbagai model dan varian rasa yang paling tipis seperti yang Mas pesan," lanjut Doni.

Melihat Agung cuma manggut-manggut.

Kalau belum ikhlas, mau saya gantiin Mas nyicil hutangnya.

Kata Doni hanya berani dalam hati.

"Hah!" Agung menahan geram.

Aih, marah pada siapa sih?

Dalam hati Doni melihat Agung. "Kamar sudah siap dengan hiasan eksklusif ikebana dari negara J," lanjut Doni melaporkan hasil kerjanya.

"Apa sebaiknya aku membiarkan Adel jadi Direktur utama?" Tanya Agung gak nyambung dengan pokok bahasannya.

Mendengar itu Doni tambah terkejut, dua kali dia hampir copot jantung dibuat Agung hanya dalam beberapa saat.

"Mas, jangan gegabah! Tolong ditinjau ulang deh," bantah Doni tidak setuju dengan keputusan majikannya.

"Sekalian mau memancing si pemegang saham publik, penasaran apakah dia yang membantu Adel melakukan pembunuhan," geram Agung mengetat rahang.

"Tapi gak harus membiarkan Adel jadi Dirut juga kali, Mas." Doni menggeleng.

"Dia mendekati Adel bukan cuma mau orangnya, aku yakin perusahaan lah yang jadi incarannya."

"Walaupun begitu, tolong Mas jangan mempertaruhkan perusahaan please." Mohon Doni benar-benar tidak setuju dengan usulan Agung.

Hah!

"Aku semakin tidak sabar ingin melobangi perempuan itu!"

Brak!

Agung menggebrak meja di depannya.

Glug glug glug.

Memutar bola mata malas Doni meneguk kopinya.

***tbc.

Like, komen and share 👍

1
Yani Cuhayanih
Aku benar2 serius baca eeeh cuma separuh doang masuknya tamat lagi .sepertiny si Dicky perlu di sunat lagi.....hah.....gk bener niiih.....
Yani Cuhayanih
Dicky malu maluin luuh di atas tampangnya kereen abiis fi bawah nyalinya cuma jago kandang doang aaaah masalah dech......
Almora: Terima kasih, 🙏
total 1 replies
Yani Cuhayanih
Kk aku mampir ya dan langsung esmosi aku benci padamu Aguuuuuuuung bisa2 nya orang cerdas kayak kamu menyalahkan anik atas kematian orang tuanya.pdhal kelakuan Agung berenggggseeeeek........hah
Almora: Thanks, 🙏
total 1 replies
Ni aa
ini beneran udah tamat Thor
Almora: Terima kasih ya,....🙏
total 1 replies
SOO🍒
sadar loe gung klo situ suaminya anik 😂😂, untung gak mencak2 liat anik ma Budi ngobrol
Budi Olin2114
ga enak bgt , muter2 g jelas & endingnya g mutu bgt
Almora: Makasih ya udah ngikutin,..🙏
total 1 replies
Budi Olin2114
makin gjelas
Rosalina Lilla
bagus jalan cerita tidak jenuh membacanya
Almora: terimakasih, 🙏
total 1 replies
Putri Aisyah
Bengkalis😯😯😯😲😲😲🙄
Almora: Terimakasih, 🙏
total 1 replies
Intan Gendut
Makin kesini makin kesana ceritanya. 🤦🏼‍♀️ j
Intan Gendut
Masih belum mengerti😩
🌸 andariya❤️💚
akhirnya mereka bersatu😍
🌸 andariya❤️💚: sama² kak..tetap semangat ya 💪😘
total 2 replies
🌸 andariya❤️💚
d tunggu karya selanjutnya ya kak😘
🌸 andariya❤️💚
kok Uda tamat saja kak💪🥰
🌸 andariya❤️💚
haredang haredang panas panas 🔥🔥🔥
🌸 andariya❤️💚
oh..akhirnya jebol juga gawangnya Anik🤭😘😘😘😘
Siti Kamsiah
ini beneran sdh end kah Thor ,kok cepat banget berasa nggak rela gitu masih mau lagi Thor😁😁😁
Almora: Trimakasih, 🙏
total 1 replies
Gia
ahkhirnyaaaaaa tembus separoh hahahaha,aku yang seneng gak jadi diganti Ama si ulet kekek.usahaa terus Gung ajari tu dikcy Ama yang halaal aja lagian Anik kan cantik.
Almora: Terimakasih, 🙏💕
total 1 replies
🌸 andariya❤️💚
apa akan terjadi MP antara agung dengan Anik...

atau agung dgn Lia

ayo kak😅😅😅😅😅
🌸 andariya❤️💚
lanjutkan thor...bikin pinisirin 😀🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!