NovelToon NovelToon
Princess Alesya And The Possessive Daddy

Princess Alesya And The Possessive Daddy

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintapertama / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:153.6k
Nilai: 5
Nama Author: Ist

Suara tangisan bayi menyita perhatian seorang pemuda yang sedang duduk di taman. kakinya melangkah mendekati sumber suara. Ia meraih bayi mungil itu dan menggendongnya dengan penuh kelembutan. "Alesya." gumamnya membaca ukiran kalung berlian di leher bayi cantik itu.

Bayi kecil itu kini sudah tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik dengan Alex sebagai orang tua tunggalnya. Rasa sayang pada anaknya telah berubah menjadi cinta pada seorang wanita. Alex berusaha menepis namun tidak bisa. Pria itu ingin memiliki Alesya. Menjadikan gadis itu sebagai ratu di hatinya.

Mampukah Alex mempertahankan Alesya untuk tetap di sisinya di tengah pencarian keluarga kandung gadis itu?
Bisakah Alex membuat gadis itu menerima perasaannya?
Ikuti terus cerita menarik ini.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ist, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jakcpot

Alex menemani istrinya berkunjung ke rumah sang mertua. Pria itu memasuki rumah sembari menggenggam tangan Al dengan erat. "Capek?" Tanya Alex dan Al menggeleng. "Sayang. Kenapa capek capek datang? Mami sama Papi kan bisa kesana kalau kamu kangen." Wanita itu berjalan cepat diikuti suami dan putranya. Ketiganya memeluk Al dengan hangat begitu sampai di depan wanita yang tengah hamil itu. "Nggak Mi. Emang mau kesini aja. Masa tiap hari Mami yang kesana." Jawabnya sambil tersenyum.

Suasana ruang keluarga begitu hangat. Mereka mengobrol dan mengamati foto USG kandungan Al yang kini sudah berusia tiga bulan. "Belum tau jenis kelaminnya ya?" Tanya Alvin. "Belum. Rencananya sih enggak. Biar jadi rahasia aja." Jawab Alesya. "Kenapa begitu? Nanti kalau beli keperluan bayinya gimana kalau nggak tau jenis kelaminnya?" Pemuda itu tampak heran. "Ya kita nanti beli yang warnanya netral aja kak. Jadi bisa di pakai cewek atau cowok." Jawab Al membuat kakaknya mengangguk paham. "Nanti kalau belanja sama Mami ya." Wanita itu begitu antusias dengan kehamilan putrinya. "Iya Mi." Al tersenyum. "Jangan kecapean. Kamu harus jaga kondisi kamu. Wanita hamil itu mudah capek." Papi memberikan pesan pada putrinya. "Iya Pi." Alesya mengangguk.

"Lagi di rumah mertua." Jawab Alex lewat ponselnya. Pria itu naik ke atas ranjang lalu memeluk istrinya yang sedang bersandar. "Kenapa?" Tanyanya. Alex mengangguk kemudian mematikan panggilan. Ia menaruh ponselnya di atas nakas kemudian kembali ke posisi semula. "Kita nggak nginep disini kan sayang?" Tanya Alex. Alesya menggeleng. "Kita kan sudah menginap kemarin. Hari ini kita pulang. Tapi nanti agak sorean." Jawab Al. "Kita tidur dulu yuk. Kamu pasti capek kan daritadi belum istirahat." Alex mulai membaringkan tubuh istirnya perlahan. Pria itu kemudian memeluk tubuh Al dengan hangat sembari mengelus punggung istrinya lembut.

"Nginep disini saja ya." Bujuk Mami berat melepaskan putrinya ketika akan pulang. "Iya Sayang. Nginep disini aja." Alvi dan Papinya ikut menyahuti. "Lain kali saja. Kemarin kemarin kan sudah. Lagipula besok bukan hari libur. Nanti kalau libur Al menginap." Jawabnya sambil membalas pelukan mereka. "Sudah. Al pulang dulu ya. Nanti keburu sore." Keduanya memasuki mobil setelah berpamitan. "Hati hati bawa mobilnya Lex." Pesan papi pada menantunya karena pria itu tidak memakai supir. "Iya Pi. Kami pulang dulu." Males menutup kaca mobilnya perlahan.

"Mas. Mampir dulu ya. Beli dimsum." Ucap Al saat mereka dalam perjalanan pulang. "Kamu mau dimsum?" Tanya Alex dan istrinya mengangguk dengan semangat. "Boleh ya?" Pinta wanita itu sembari memeluk lengan suaminya. "Iya. Di depan ada. Kita beli disana." Alex tersenyum menatap istrinya. Sebisa mungkin Ia akan menuruti semua keinginan Al selama tidak membahayakan kesehatan wanita itu. Kebahagiaan sang istri adalah prioritas utama dalam hidupnya.

Alex menggandeng tangan istrinya memasuki restoran. Pria itu semakin mengeratkan tautan jemarinya ketika melihat semua orang menatap istrinya dengan lekat. Paras Al yang cantik tentu saja menyita perhatian mereka. Wajah yang khas wanita Eropa membuat wanita itu menjadi daya tari tersendiri dimanapun berada. "Duduk dulu. Masih disiapkan. Lama nanti nunggunya kalau sambil berdiri. Kamu bisa capek." Tutur Alex menuntun sang istri untuk duduk. "Ini jam berapa Mas?" Tanya Al. "Sudah jam 5." Jawab Alex sembari melihat jam tangan yang melingkar di lengan kirinya. "Masih terang aja. Padahal sudah sore banget." Gumam Al membuat Alex tersenyum.

"Mandi dulu Sayang." Tutur Alex ketika sampai di rumah. "Makan dulu tidak boleh ya?" Tanya Al. "Kotor habis dari luar. Bersih bersih. Mandi dulu. Nanti baru makan." Katanya sambil merangkul pinggang sang istri untuk segera di bawa masuk ke kamar.

Keduanya sedang berendam di dalam bathup. Alex menyabuni punggung istrinya dengan lembut. "Badan kamu kurus lagi." Kata Alex Karana istirnya sulit makan beberapa hari ini. "Masa? perasaan sama saja." Jawab Al. "He'em. Badan kamu kurus lagi. Kamu rewel makannya." Pria itu memeluk tubuh istrinya. Menciumi punggung mulus sang istri dan semakin naik ke leher. "Geli Mas." Keluh Al. "Mas." Ia berdesis saat dengan sengaja Alex menggesekkan juniornya. "Aku menginginkanmu Sayang." Kata Alex begitu berat menahan sesuatu. "Memangnya boleh? Aku kan sedang hamil." Al berusaha menjauhkan tubuhnya dari sang suami. "Boleh. Asalkan pelan. Aku sudah menahannya sangat lama. Jika pun kamu kasih pasti hanya boleh pegang saja." pria itu mulai memelas.

Alex tersenyum menyuapi istrinya. Hari ini pria itu mendapatkan jackpot besar. Ia sangat puas meskipun kurang namun Ia juga memikirkan kondisi Al. Tak mau membuat Sang istri kelelahan karena ulahnya. "Enak banget ya?" Tanya Alex mengecup gemas bibir Al yang tak berhenti mengunyah. "Enak." Jawabnya singkat sambil meneruskan makan.

1
Qaisaa Nazarudin
Sebagai ibu Al juga harus bersikap Tegas,Jangan terlalu memanja kan anak2,Manjain boleh tapi ada batasannya,Askar juga salah di sini,udah keterlaluan banget, Hujung2 bunda kan yg kena,are you happy Askar?
Qaisaa Nazarudin
Beruntung banget Al dapat suami seperti Alex,Udah sayang,perhatian lagi,Selalu di RATU kan..🥰🥰
RINAWATI AZZA
masak alesha umur 17thn ud lulus kuliah
RINAWATI AZZA
kok Alex jd Sam?
typo Thor...
Widaandriani27@gmail.com Gmail.com
bagusss
Nanik Lestari
Cowok sama cewek ya beda, Alex juga oneng bikin doank tidak bisa mendidik. Jangan Salahkan anak seenaknya
Patimah Atim
lanjut thoor semangat up Nya..
langitsenja
masuk dalam daftar novel favoritku 💕💕💕
langitsenja
ya ampun Ale sempurna banget jadi wanita, suabarnyaaa lemah lembutnya
langitsenja
ya ampun Lex SIM nya cuma buat isian dompet Ale 🤣🤣🤣😂
langitsenja
Alex tuh posesif akut tapi menggemaskan gimana donk🤣😂
langitsenja
mlendung 😂🤣
langitsenja
saingan berat Alex anaknya sendiri 🤣😂
langitsenja
karakter Alesya bener2 waww padahal masih belia tapi bisa segalanya padahal dulunya dimanja banget sama Alex tapi gak mengubahnya jadi anak manja yang gak bisa apa2
langitsenja
wkwkwkkk cucian dech Daddy
langitsenja
Daddy posesif akuttt 😂🤣
langitsenja
wkwwkkkk bengekkk
langitsenja
karakter Ale mengagumkan, Daddy juga gak kalah mengagumkan wlopun tua tapi HATS 🤣🤭💕💕💕
langitsenja
Ale masih belia tapi bisa segalanya bisa masak bisa ngurus suami padahal dulunya dimanja banget sama Alex tapi anaknya gak manja malah bisa semuanya, salut sama karakter Ale 💕💕💕
langitsenja
ya ampun Lex kamu paket komplit 🤣😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!