jodoh dan takdir Hanya tuhan yang .tahu
kisah seorang gadis yang ditinggal seseorang yang selalu dia sebut dalam doanya. pasca dihari pernikahannya.
dan terpaksa menikah dengan seorang pria dingin yang sama sekali tak memiliki rasa dengannya. .
sedangkan dalam prinsipnya Menikah hanya satu kali untuk seumur hidupnya.
akan kah dia bertahan didalam pernikahan yang terkesan terpaksa ini. .
meskipun berkali kali dia harus menahan sakit dan perih. .
Bagaimana dengan kisah ceritanya. .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon arikaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 24
Pagi Ini Qiyas dan Aisyah sudah siap siap untuk kerumah utama.
sebelumnya Aisyah sudah meminta ijin untuk tidak masuk kerja Hari ini pada Rika HRDnya.
setalah mendapat ijin Qiyas dan Aisyah masuk kedalam mobil dan langsung pergi kerumah mamanya.
sepanjang perjalanan tak ada obrolan diantara mereka Qiyas tetap fokus menyetir mobilnya sesekali melirik Aisyah diam diam.
namun Aisyah hanya mengalihkan pandangannya dengan menatap jendela mobil.
Satu jam kemudian Akhirnya mereka sampai rumah Mama rahma, rahma begitu senang dan menyambut anak dan menantu kesayangannya datang. .
"*Assalamualaikum ma. " ucap Qiyas dan Aisyah bersamaan. .
"walaikum salam. ." Ayo msuk ucap mama rahma*
"bagaimana kabar kamu Aisyah. ." tanya Rahma sambil mengajak Aisyah ngobrol diruang tengah.
sedangkan Qiyas jangan tanya dia kemena setelah mendapat pesan singkat dari sesesorang.
" Alhamdulilah baik mam, kalau mama sama papah keadaanya sehat sehat saja kan mah. ."? tanya aisyah
"iya sayang kami sekeluarga sehat semua, mama seneng deh bisa ketemu dan ngobrol sama kamu, kangen tau . ."! ujar rahma.
aisyah tersenyum dan tertunduk malu
" Maaf ya mah, aisyah sama mas Qiyas belum sempat berkunjung kerumah. ."
" iya mama ngerti kok sayang, dengar dengar kamu sekarang bekerja nak, kenapa. nak? apa kalian berdua baik baik saja. ."? tanya Rahma dengan mimik wajah khawatir, karena rahma tau betul bagaimana sikap putranya.
belum sempat Aisyah menjawab pertanya mama mertuanya tiba tiba Adik tiri Rahma datang. ya wanita paruh baya itu Adalah Dewita. anak tiri papanya rahmawati.
"Ohhh jadi kamu sekarang bekerja, , bekerja diperusahaan mana, Emm Apa Uang bulanan dari Qiyas selama ini gak cukup buat menuhin kebutuhan kamu. ." Sindir dewita dengan kata kata pedas
" Huhhh dasar gadis MATRE. ."!!! Seru dewita lagi dengan tatapan sinis kearah Aisyah.
seketika itu juga dada Aisyah terasa sesak mendapat rentetan pertanyaan dan makian dari tante iparnya tersebut.
Rahmawati yang tak terima mendengar dewita menghina menantunya membuatnya geram. .
" Tutup mulutmu Wita. . jaga bicaramu. ."! sentak rahma tatapan tak terima. .
"Rahma rahma, kamu tuh seharusnya mikir, gadis sok polos itu sedang berusaha menipumu. ."!!! ujar Dewita tak mau kalah
" Aku Bukan PENIPU. seperti Anda dan putri anda."!!! Kata Aisyah dengan bibir bergetar dan sorot mata tajam memandang kebencian kearah dewita.
entah mendapat keberanian dari mana Aisyah berani berucap seperti itu.
mendengar kata kata yang keluar dari kata Aisyah membuat darah Dewita mendidih dan geram. sedang rahmawati masih kaget dan tertegun mendengar kata kata dari menantu dan saudara tirinya, seolah ingin bertanya apa yang sedang terjadi diantara mereka.
" Gadis sialan ingin sekali ku sumpal mulutnya dan cakar wajahnya yang jelek itu. ." umpat dewita dalam hati.
"Heh bilang Apa kau barusan, jangan asal tuduh. orang sembarangan. ."!! bentak dewita berapi api. .
Aisyah yang pada awalnya sudah mulai geram dengan ulah putri dewita itu karena terlibat scandal perselingkuhan dengan suaminya menjadi lebih geram lagi ketika melihat tante dari suaminya itu memiliki hubungan khusus dengan papa mertuanya dan menikung mama mertuanya serta merencanakan rencana jahat untuk keluarga mertuanya.
namun mengingat kondisi mama mertuanya memiliki riwayat penyakit jantung dia tak ingin mengambil resiko. dia harus sabar sampek mendapatkan bukti bukti yang kuat atas kejahatan mereka berdua.
Aisyah mendekat kearah dewita meninggalkan mama mertuanya yang masih diam mematung akan aksinya.
" Saya bukan Penipu. dan saya tau siapa sebenarnya yang jadi penipu dirumah ini
sadarlah tante perbuatan tante dan anak tante sangat dibenci Allah tak takutkah tante mendapat Murka Allah, tante dan anak tante boleh melukai perasaan saya, tapi saya tak rela jika tante melukai perasaan Mama rahma mama mertua saya. ."!! Bisik Aisyah di dekat daun telinga Dewita dan tersenyum membuat daraah Dewita semakin mendidik.
Lalu Aisyah berbalik dan menggandeng tangan mertuanya dengan lembut dan mengalihkan pembicaraan. supaya mama mertuanya tak memikirkan kata katanya tadi yang hampir saja keceplosan.
" Mah, mama istirahat dulu ya 2 jam lagi kan acaranya akan segera mulai, aku antar mama kekamar ya. ." ucap Aisyah dengan lembut dan menggandeng lengan mertuanya yang masih bingung akan semua ini.
Lalu Aisyah mengajak Rahma untuk pergi kekamarnya meninggalkan dewita dengan penuh kekesalan.
" Kurang ajar berani beraninya gadis bodoh itu mengacam saya, ingin sekali ku cakar itu wajahnya sialan. ." Umpat Dewita dengan kesal lalu dia kembali kekamarnya kembali. .
setelah sampai di kamar Aisyah menuntun mama mertuanya untuk rebahan dikasurnya
Aisyah tau mama mertuanya sedang shock dan masih memikirkan perkataan menantunya tadi.
" udah mama istirahat dulu, gak usah banyak fikiran, mama tidur siang dulu ya nanti aisyah bangunin. ." ucap Aisyah lembut
saat Aisyah mau beranjak pergi tiba tiba rahma mencekal lengan aisyah.
aisyah pun berhenti dari langkahnya. .
" sayang bisa kamu ceritakan maksud bicara kamu tadi sama tante wita. ."?? tanya rahma dengan curiga.
aisyah tersenyum dan untuk pertama kalinya dia harus terpaksa berbohong demi kesehatan mama mertuanya.
"Tadi Aisyah reflek ma, aisyah kesal karena tante dewita menuduh Aisyah seperti itu, maafkan Aisyah ya mah sudah berlaku kurang ajar sama tante wita. ." ucap Aisyah dengan rasa bersalah. .
Rahma tersenyum dan membelai kepala aisyah yang tertutup jilbab.
" mama mengerti sayang, mama yang harusnya minta maaf untuk kata kata adik mama yang sudah nyakitin kamu. ."
"sudahlah ma, aisyah sudah memaafkan, sekarang mama istirahat ya dan jangan terlalu capek. ." ucap aisyah dengan lembut.
setelah itu aisyah keluar dari kamar mama mertuanya dan berniat mencari Qiyas suaminya. .
karena dia mau minta antar Qiyas buat beli jamuan tambahan untuk acara nanti sore.
Langkahnya terhenti saat melihat sebuah kamar yang sedikit terbuka dan ternyata itu kamar Qiyas.
perlahan Aisyah membuka kamar itu dan masuk kedalam. matanya begitu terbelalak melihat pemandangan didepannya.
dadanya terasa sesak hingga cairan benik ditelaga sudut matanya keluar seketika.
dia melihat sang suami sedang menindik seorang wanita lain diatas ranjang kingsize milik suaminya dengan telanjang suamiya telanjang dada dan si wanita sudah tak memakai pakaian atasannya. .
" Astagfirullahaladzim. ." pekik Aisyah sambil mengatup mulutnya dengan kedua telapak tangannya
sontak membuat Qiyas dan rania kelabakan Qiyas segera berdiri dan memakai kemajanya kembali, sedang Rania langsung memungut pakaian ya kembali dan menutupi tubuh atasnya yang sudah tak memakai baju dengan selimut. .
Qiyas berjalan dengan tergesa gesa menghampiri Aisyah yang sedang mematung.
"Aisyah Apa yang kamu lakukan disini. ."??? bentak Qiyas sambil mencengkram kedua bahu Aisyah.
Aisyah langsung menepis tangan Qiyas dari bahu kanan kirinya.
"Jangan sentuh aku mas, .'"!!! sentak Aisyah dengan Air mata yang terus jatuh di kedua sudut pipinya
Qiyas tersenyum kecut.
" Upss Sori, lagian ngapain Lo kesini main nyelonong masuk kamar Orang. ."!! bentak Qiyas tak kalah emosi. .
" Aku ISTRIMU mas. ."????? teriak Aisyah diantara isak tangisnya. .
" What. .???? Apa kamu bilang Istri. ??? gak salah dengar gue , sejak kapan gue ngakuin Lo jadi istri gue hah. ."?????
" Mass-------
suara Aisyah melemah mendengar kata kata suaminya yang sangat menyakitkan itu. .
" Elo Inget ya Lo sendiri kan yang bilang kalau diantara kita gak boleh ada saling ikut campur urusan pribadi masing masing jadi Lo jangan banyak protes. ."!!!! sentak Qiyas. .
" itu bukan kemauanku mas, itu kemauan kamu. ."!!!! bantah aisyah
" Terserah Lo mau ngomong Apa, yang jelas seorang istri itu gak akan pernah berani bantah perintah suami dan akan menuruti semua titah suami, gak kayak kamu. ."!!!! bentak Qiyas. .
" Jahat kamu mas jahat. ."!!!!!
Aisyah berlari keluar dari kamar Qiyas dengan isakan tangisnya. .
Qiyas mengusap wajahnya dengan kasar dia begitu sangat frustasi. entah kenapa hatinya sangat sesak melihat wanita yang menjadi istrinya itu menangis. .
" B*ngs*t. .!! sialan. .Argh. ."!!!!!! umpat Qiyas dia menendang pintu kamarnya dan mengacak acak rambutnya.
rania sudah memakai bajunya kembali dan merapikan baju dan penampilannya dia mendekati kearah Qiyas yang sudah tertunduk lemas.
" Qiyas sayang kamu gak apa apa kan. ." seru rania sambil menyentuh pundak Qiyas
lalu Qiyas dengan kasar menepis tangan rania.
" Qiyas kamu kenapa sih, kamu kok jadi marah sama aku, seharusnya kamu itu marag sama wanita sialan itu. ."!??? ucap rania tak terima. .
" Pergi. . .!!!"
"Qiyas. ."??? seru rania dengan terkejut.
" Pergi kataku bilang pergi. ."!!!!!! bentak Qiyas.
Lalu rania segera keluar dari kamar Qiyas lalu Qiyas segera menutup pintunya dengan sangat kencang.
Brakkkkkkkkk. .!!!!!
Sementara itu didepan halaman rumah keluarga manaf dua buah mobil berhenti di depan rumah tersebut.
terlihat seorang kakek kakek tua dan juga pria paruh baya keluar dari salah satu mobil mewah berwarna Hitam itu.
dan satu lagi seorang pria berpostur tinggi dan tampan itu juga keluar dari sebuah mobil lamborgini. .
mereka bertiga masuk kedalam rumah kediaman rudi manaf. .yang terdapat hiasan hiasan pernak pernik menempel dirumah tersebut karena 2 jam lagi acara akan dimulai.
" Sepertinya dirumah ini akan ada hajatan kek. ." ucap irsyad. .
" yasudah ayo kita masuk. . "!! ucap kakek darma dan diikuti oleh ajudan dan cucunya itu.
belum sempat masuk kedalam rumah dan masih dibatas ambang pintu.
tiba tiba Irsyad dikejutkan oleh seorang gadis berhijab yang tengah berlari dengan menabrak tubuhnya. .
" Brukkkkkkk. "
dengan sigap Irsyad menahan tubuh gadis tersebut supaya tak jatuh kelantai.
mata mereka saliing bertemu, terpancar kerinduan yang amat mendalam dari sorot mata sendu milik irsyad. sedangkan mata gadis itu terlihat sangat kosong dan terkejut. .
" *Aisyahhhhhhhh. ." kata Irsyad dengan lirih dengan menatap lekat lekat mata Aisyah yang tengah membengkang dengan buliran airmata
" mas Irsyad... ."!!!!!!! ucap aisyah dengan lirih dan terkejut melihat kehadiran sosok pria yang tega meninggalkan dirinya dihari pernikahannya tanpa satu alasan yang jelas. .
.
.
.
bersambung. .
kira kira apa yang selanjutnya terjadi ya gaes setelah kepulangan dan kembalinya Irsyad. .???
apa kira kira reaksi keluarga rudi manaff. ? .
apakah aisyah akan membenci Irsyad. ."????
.
.
.
jangan lupa like dan komenya ya gaes kalau kalian suka.
happy reading..
😀😀*
g di baca aq penasaran.
Ga jadi tahajudnya dong