NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Si BabySitter Cantik

Cinta Untuk Si BabySitter Cantik

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:681.8k
Nilai: 5
Nama Author: nafisa

Menjadi Ibu susu anak dari sepupu mantan suami!! sanggupkah Aeril bertahan menjadi ibu susu dari pria dingin dan kejam, apa lagi majikannya adalah sepupu dari mantan suami, dan itu membuat kenangan pahit hadir kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nafisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kesalahan Aeril

Aeril termenung di sisi tempat Naira tertidur, perkataan Abi benar-benar menyakiti hatinya. Seharusnya dia melarang keras Aeril untuk pergi bersama Gilang, bukan malah mengijinkannya pergi tapi saat pulang di tuduh yang tidak-tidak.

Aeril mendesah panjang lalu menatap Naira yang tertidur begitu nyenyak wajahnya begitu cantik, wajah yang sebagian besar menurun dari Abi, dari mata, hidung, bibir, hampir seluruhnya mirip dengan Abi.

"Naira, kalau suatu saat tante pergi kamu jangan sedih ya sayang. Tante harap kamu mengerti kalau tante pergi itu semua demi kebaikan kita. Lagi pula sekarang Naira sudah besar dan pasti sudah bisa tanpa Tante Aeril." Aeril mengusap tangan Naira dengan wajah sendu. Apakah ia bisa menjalani hari-hari tanpa melihat Naira? Sedangkan Naira sudah mengisi penuh hati Aeril yang kosong. Jika Aeril pergi maka hatinya akan kembali kosong, tapi jika tidak pergi bukan tidak mungkin Abi terus menyakiti hatinya.

Tengah malam Abi membuka kamar Naira untuk memeriksanya. Aeril tengah tertidur pulas dengan memegang tangan Naira. Pemandangan yang membuat Abi mengangkat kedua sudut bibirnya.

Abi sangat menyenyal karena telah berkata yang tidak-tidak kepada Aeril siang tadi, Abi tak tahu apa yang sebenarnya terjadi dengan dirinya, tapi yang jelas yang ia tahu hatinya merasa kesal jika Aeril dekat dengan Gilang. Perasaan yang seharus tak boleh ia rasakan mengingat ia sangat mencintai Delia.

Paginya seperti biasa Aeril bangun pagi-pagi untuk beres-beres di kamar Naira sebelum Naira bangun, sebisa mungkin Aeril kerjakan semua yang bisa ia kerjakan dan pada saat Naira bangun semuanya sudah selesai.

Aeril membawa semua pakaian kotor ke bawah untuk segera di cuci, tapi saat sampai di bawah Bu Diyah memintanya membawa pakaian Abi yang telah di setrika untuk di bawa ke kamarnya, awalnya Aeril ingin menolak tapi merasa tak enak kepada Bu Diyah, akhirnya dengan terpaksa Aeril membawanya ke kamar Abi.

Kebetulan kamar sepi dan itu membuat Aeril sedikit lega, lalu ia susun baju-baju yang dia bawa tadi di dalam lemari Abi sesuai intruksi Bu Diyah.

Setelah ia rasa semuanya sudah rapi, Aeril pun mentup pintu lemari Abi dan bermaksud untuk keluar. Baru saja akan berbalik tiba-tiba pintu kamar mandi terbuka dan itu membuat Aeril tersentak kaget dan tak sengaja menyenggol vas bunga kristal kesayangan Delia.

PRANG!!!!!

Vas itu jatuh ke lantai dan hancur. Abi yang melihat benda kesayangan istrinya hancur tiba-tiba sangat marah dan berteriak.

"AERIL!!!" Teriakan Abi membuat Aeril bergetar. Mengapa selalu saja ada masalah yang menimpanya.

"Maafkan saya Pak, saya nggak sengaja sungguh," ucap Aeril dengan terbata-bata karena ketakutan juga merasa bersalah karena tak hati-hati.

"Kamu ngapain di kamar saya? Kenapa setiap saya mencoba memaafkan kamu kamu selalu saja membuat masalah. Apa kamu belum puas hampir membunuh anak saya dan sekarang kamu menghancurkan benda kesayangan istri saya!"

"Maaf Pak saya nggak sengaja, sungguh. Saya akan menggantinya Pak, Bapak potong saja gaji saya sampai bisa mengganti vas itu." Sekuat tenaga Aeril menahan air matanya agar tak jatuh karena mendengar kemarahan Abi.

"Apa kamu akan pergi ke London untuk membelinya, hah? Kalau pun kamu bisa kamu nggak akan bisa mengembalikan kenangan yang pernah ada pada barang itu," hardik Abi.

"Ma,,,maaf Pak." Hanya itu yang bisa Aeril katakan dengan berurai air mata. Aeril begitu sedih mengapa tuhan selalu saja mengujinya seolah tak membiarkan Aeril hidup bahagia.

"ABI!!" Bentak Bu Sukma.

Bu Sukma datang karena rindu dengan cucunya dan tak sengaja melihat kejadian ini.

"Di mana hati nurani kamu Bi, Vas itu cuma benda mati dan kamu memarahi Aeril cuma karena benda mati." Bu Sukma begitu kesal sampai dadanya naik turun.

Bukan tanpa sebab Bu Sukma membela Aeril. Aeril wanita baik dan penyabar dan dia begitu menyayangi Naira dengan tulus, itulah alasan Bu Sukma menyayangi Aeril.

Abi seketika diam mendengar kemarahan Bu Sukma yang sudah ia anggap seperti Ibunya sendiri.

"Maafkan saya Bu, sungguh saya nggak sengaja," ucap Aeril sembari menghadap Bu Sukma.

"Iyya Nak Ibu tahu, kembalilah ke kamar Naira jangan di ambil hati perkataan Abi." Bu Sukma mengusap punggung Aeril pelan. Tanpa banyak bicara lagi Aeril pun segera keluar dari kamar Abi.

Setelah kepergian Aeril Bu Sukma menatap Abi tajam.

"Kamu kenapa sih Bi selalu saja kasar sama Aeril? Dia itu wanita Bi, harusnya kamu bersikap lembut terhadap Aeril."

"Tapi dia memecahkan benda kesayangan Delia Ma."

"Tapi kan dia nggak sengaja Bi."

"Dia itu memang lalai Ma, selalu saja ceroboh dan Abi nggak suka."

"Ya sudah kalau kamu nggak suka pecat aja, kenapa masih di pertahanin?" Ucapan Bu Sukma berhasil menohok hati Abi. Meskipun dia selalu bersikap kasar kepada Aeril tapi dia tidak pernah berfikir untuk memecatnya karena Naira sangat membutuhkannya.

"Kenapa diam? Kamu masih membutuhkannya kan? Kalau kamu masih membutuhkannya berhentilah bersikap kasar." Abi hanya diam mendengar perkataan Ibu mertuanya yang memang benar adanya.

Bu Sukma meninggalkan Abi yang masih mematung di tempatnya.

"Aeril kamu nggak apa-apa Nak?" Bu Sukma menghampiri Aeril yang tengah memakaikan baju Naira yang baru saja selesai mandi. Aeril buru-buru menyeka air matanya yang sedari tadi tak mau berhenti berhamburan.

"Saya nggak apa-apa Bu," jawab Aeril singkat.

"Kamu yang sabar ya Nak. Ibu juga nggak tau kenapa Abi sering bersikap kasar sama kamu. Setahu Ibu Abi itu penyabar dan ramah pada semua orang, meskipun dengan wanita dia memang menjaga jarak tapi dia selalu bersikap sopan. Mungkin karena efek di tinggal Delia jadi seperti itu, kamu yang sabar ya Nak." Bu Sukma mencoba menghibur Aeril agar tak terlalu memikirkan kata-kata Abi dan berfikir untuk pergi dari rumah.

"Saya memang salah Bu wajar kalau Pak Abi marah, saya nggak apa-apa kok."

"Kamu wanita baik Nak, seandainya Abi mendapatkan Ibu untuk Naira seperti kamu pasti Ibu sangat bahagia karena Naira akan mendapatkan Ibu yang sangat baik dan Ibu tidak akan merasa khawatir lagi dengan Naira."

"Ibu berlebihan, saya tidak sebaik yang Ibu fikirkan. Suami saya tidak akan meninggalkan saya jika saya baik," ucap Aeril tapi matanya tak menatap Bu Sukma.

"Cuma lelaki bodoh yang menyia-nyiakan wanita sebaik kamu Nak. Seandainya Ibu punya anak laki-laki sudah pasti Ibu akan menikahkannya dengan kamu," seloroh Bu Sukma, Aeril hanya tersenyum samar menanggapi perkataan Bu Sukma.

"Baik saja tak cukup Bu, materi dan status sosial juga harus menunjang jika ingin mempertahankan seorang suami." Aeril kembali mengingat masa lalu yang sudah berusaha ia kubur dalam-dalam.

Masa lalu yang membuat Aeril trauma jika suatu saat harus kembali menikah. Bahkan Aeril tak pernah berfikir untuk menikah kembali karena takut akan mengalami hal yang sama seperti pernikahannya dulu.

*

*

*

*

Nggak dapet ide, bingung mau nulis apa, jadi harap maklum klo amburadul.🙏🙏🙏😊😊

1
Raisya Almira
Abi lama-lama mulutnya kayak si Sari,pedes amat ngomongnya...Pergi aja Aeril biar tau rasa tuh c Abi..😒
Raisya Almira
pasang CCTV Boss,jangan ngomel yg akan berakhir dengan penyesalan nantinya...tuh si Sari makin lama makin seenaknya saja...😡
Raisya Almira
Abi kurang tegas orang nya 😒
Caca 🌻
udah tamat aja kak
Caca 🌻
Luar biasa
amelianhaliza
emang dirumah orang kaya gk punya cctv ya.. apa kayanya kaya boongan
amelianhaliza
ya allah othor selera humornya yee, apel groak😂😂
amelianhaliza
seruuuu sukaaa, untung muncul ini novel di beranda
ωα⏤͟͟͞R∂αн🦐
padahal q selalu menunggu upnya
arthiagucia: mampir yu ke novel ku,"aku masih mencintaimu by arthiagucia"❤️
total 1 replies
ωα⏤͟͟͞R∂αн🦐
blm up lagi
.NURALIfA SURDA
kok belum lanjuuuuuut lagi sudah lamani
arthiagucia: kk mampir yuk ke novel ku "Aku masih mencintaimu by arthiagucia"
❤️
total 1 replies
🍓🍓🍓
rasakno🤣
🍓🍓🍓
abi modus🤣
🍓🍓🍓
babu setres bayi di kasih obat tidur🤣
🍓🍓🍓
udah riel kmu kan di situ kerja ketika sudah gk dipercaya gak di hargai pergi aja daripada tekanan batin masih bnyk majikan yg gak buta mata hati percaya dech krn aq juga pernah jd babu krj 2 org gini yg slalu di fitnah di negara org pula😆
🍓🍓🍓
hhhhh sari kerja opo yo kan naira wis di urus airen pa jd babu berlagak boz gitu🤣
🍓🍓🍓
hhhhhh naira hajar terus bapakmu😆
🍓🍓🍓
mertua dan suami kek gini halal di racun gak sih😆
Malika
lope lope juga untukmu thorr..
arthiagucia: salam kenal, saya pendatang baru mampir yuk ke novel ku " Aku masih mencintaimu by arthiagucia 🌹🌹
total 1 replies
𝓭𝓪𝓪𝓱𝓱𝓱
blm up ya
arthiagucia: hi salam kenal, saya pendatang baru.
mampir yuk ke novel ku "aku masih mencintaimu by arthiagucia ❤️
makasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!