NovelToon NovelToon
Alisha

Alisha

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / Romansa-Teen school / Tamat
Popularitas:62.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Yuliana Farida

Ini hanyalah kisah romansa remaja yang dialami Alisha, remaja SMA ketika ia dekat dengan seorang anak laki laki yang berbeda dengan dirinya. Keseharian berjualan kaki lima tak surut untuk Alisha dalam mendekati Dika yang diam diam menyimpan kesempurnaan dalam hidupnya.


"Aku menyukainya.. tidak mau menahu akan pandangan orang orang disekitar akan dirinya, karena hanya aku yang mengetahui segalanya mengenai dia, Dika Arya."

Alisha Puteri,



"Sejak kapan kamu menjadi sosok puitis?"


Dika Arya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuliana Farida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cedera

Dika terlihat masih meringis meskipun dalam keadaan tidurnya. Keringat dingin terus mengucur membasahi dahi dan telapak tangannya.

Dokter telah memeriksa keadaan bahu Dika, dan ternyata otot bahu kirinya terjepit dan Dislokasi bahu sehingga Dika merasakan sakit yang amat sangat. Dika telah meminum obat pereda sakit yang dianjurkan Dokter dengan sedikit dosis obat tidur untuk mengistirahatkan tubuhnya yang sakit. Dan untuk pemeriksaan lebih lanjut, diharuskan Dika untuk melakukan CT Scan untuk memastikan lebih tepat cedera itu.

Kini, hanya Alisha yang sedang menemani Dika. Ia tak mau beranjak sekalipun dari sana. Meskipun sedang tidak sadar, Alisha yakin bahwa rasa sakit yang Dika terima masih ia rasakan. Dan Alisha ingin terus berada di samping Dika jika ia terbangun dan membutuhkan sesuatu.

Terlihat, Alisha menidurkan kepalanya di ranjang sembari mengelus pelan tangan kanan Dika. Sesekali ia menyeka air mata yang kian deras keluar dari matanya. Mulutnya ia bekap dengan sebelah tangan, tak mau mengganggu waktu istirahat Dika.

'Kenapa Alex jahat sekali?' pikir Alisha yang masih tidak mengerti dan tidak tahu kenapa dengan pandangan dan tindakan kebencian selalu Alex lontarkan kepada Dika. Alisha ingin mengetahui segalanya, ia ingin mencari jalan keluar masalahnya. Ia tak mau Dika terus menerus dijahili bahkan dilukai oleh Alex lagi. Ia juga sedikit kesal kepada Dika yang selalu mengelak ketika Alisha menagih janjinya untuk bercerita, membuat Alisha merasa bodoh sendiri karena tidak mengetahui apapun akar dari permasalahan tersebut.

Pikiran Alisha berkecamuk memikirkan hal itu, membuat ia tak sadar jika sedari tadi sudah ada yang memperhatikannya dalam diam.

Alisha pun tersentak ketika genggaman tangannya dibalas oleh sapuan lembut di permukaan atas tangannya. Ia mendongak dan melihat ke arah Dika yang juga sedang melihatnya dengan tatapan sayu.

Alisha bangun dari tidurannya dan mengelap sisa air mata yang sebentar lagi akan mengering. Ia menunduk tak mau memperlihatkan mata sembabnya yang disebabkan oleh seseorang yang sedang berbaring lemah itu.

"Lish." ucap Dika serak menghilangkan keheningan yang sejak tadi tercipta.

Alisha mengangkat kepalanya perlahan untuk memandang Dika.

"Kenapa Dik?" tnya Alisha lirih, sisa dari tangisan tadi yang masih menyisakan isakan kecil saat Alisha berbicara.

"Minum." jawab Dika yang merasa kekeringan di tenggorokannya.

Alisha pun bergerak cepat membuka tutup botol dan mendekatkan botol yang telah di beri sedotan itu kearah Dika. Alisha menggunakan tangan kanannya untuk memegang botol. Sementara tangan kirinya, ia gunakan untuk mengangkat sedikit kepala Dika dan menahannya agar ia tidak tersedak ketika minum.

Setelah dirasa cukup, Dika melepaskan sedotan itu dan mengerang lirih saat bahunya terkena sedikit gerakan yang tak sengaja saat ia akan kembali berbaring.

Alisha meringis melihat Dika yang masih kesakitan tidak tahu harus berbuat apa. Ia tadi sudah menelepon ayahnya untuk menjemput dan mengantarkan Dika ke rumahnya, dan juga memberitahu pada ayah Dika tentang keadaan Dika sekarang.

Dua menit kemudian, Ayah Alisha datang ditemani Pak Raka untuk menunjukkan dimana Alisha dan Dika berada.

Ayah Alisha memandang iba ke arah Dika yang sedang meringis kesakitan. Ia pun menghampiri Dika dan segera membantu Dika untuk bangun dari tidurnya dengan pelan.

"Masih bisa jalan kan Dik?" tanya Ayah Alisha setelah Dika berhasil duduk. Dika mengangguk pelan dan kembali dibantu oleh Ayah Alisha untuk berdiri.

Dika berjalan keluar UKS di tuntun oleh Ayah Alisha, menahan sebisa mungkin agar bahu kirinya tidak mengeluarkan gerakan sedikitpun. Sedangkan Alisha membereskan terlebih dahulu sisa makanan di UKS dan membawa tas Dika bersama tasnya yang tadi sempat Dina antar ke UKS. Kemudian Alisha berjalan menyusul di belakang, mengabaikan tatapan mengiba dari para murid yang dilaluinya.

Mereka sampai di depan rumah Dika yang di sambut khawatir oleh sang ayah karena melihat anak satu satunya itu terluka.

Kemudian Ayah Dika menuntun Dika memasuki kamar dan membaringkannya perlahan. Ayah Alisha sendiri, ikut masuk untuk mengondisikan Dika. Sementara Alisha, ia berdiri mematung di ambang pintu kamar, ragu untuk masuk ke dalam.

"Lish, kenapa diam disana? Simpan tas Dika di meja saja." seru Ayah Alisha yang melihat putrinya masih menenteng tas milik Dika di ambang pintu seolah tak ingin masuk.

"Kamarku gak akan ternodai Lish." ucap Dika terkekeh yang diselingi ringisan saat merasakan sengatan kecil di bahunya.

Alisha mengerucutkan bibirnya ketika mendengar perkataan Dika yang mengetahui maksud dari sikap Alisha.

Ayah Alisha tertawa setelah mencerna perkataan Dika. Ia jadi teringat ketika Dika yang ingin masuk ke dalam kamar Alisha di cegah oleh pemiliknya karena kamarnya yang suci tidak ingin tercemari oleh kehadiran laki-laki asing yang bukan haknya.

"Ternyata anak Ayah penurut ya." Lanjut Ayah Alisha ketika ia juga teringat akan cerita isterinya yang pernah mendoktrin Alisha agar jangan membawa laki laki asing selain keluarganya untuk masuk ke dalam kamarnya.

Alisha memberengut sambil menyimpan tas Dika di meja belajar. Kemudian ia duduk di samping Dika yang tengah berbaring, masih dengan kekehan kecilnya.

Merasa tidak mengetahui apapun, Ayah Dika menyela pembicaraan dengan menawari Dika untuk diperiksa di Rumah Sakit.

"Dik, kita periksa saja ke Rumah Sakit ya? Ayah takut cederanya berkepanjangan."

"Besok aja yah. Dika lelah jika sekarang ke Rumah Sakit. Tadi juga Dokter sekolah sudah periksa dan memberikan obat pereda."

"Alish ikut." seru Alisha kepada Ayah Dika dengan binar harapan lebih agar ia bisa di ajak dalam pemeriksaan nanti.

"Baiklah, besok jam sepuluh kita periksa." putus Ayah Dika yang membuat Alisha senang.

"Tapi besok penutupan acara Lish. Kamu sekolah aja." Dika mencoba mengingatkan Alisha.

"Gak papa, gak diabsen juga kok." jawab Alisha dengan mudah seolah tidak khawarir jika melewatkan acara hiburan di sekolah yang jarang diadakan.

"Ck, siapa tahu kamu menang lomba." ucapan Dika tak dihiraukan Alisha. Ia kekeuh ingin ikut meskipun ia memenangkan lomba itu. Ia tak peduli.

"Kalau begitu, saya bisa mengantar pakai mobil agar Dika tidak terlalu kesusahan di perjalanan jika menaiki motor atau angkutan umum." Ayah Alisha memberi penawaran yang langsung dianggukki oleh Alisha. Setelah menimbang risiko yang terjadi, Ayah Dika menganggukkan kepala setuju.

"Baiklah, terima kasih pak." ucap Ayah Dika tulus. Kemudian Ayah Dika mengajak Ayah Alisha keluar untuk meminum teh sambil berbincang.

"Dika." seru Alisha dengan nada manjanya.

"Hm." Dika yang sedang memejamkan mata bergumam membalas seruan Alisha.

"Sakit?" tanya Alisha sambil menunjuk bahu kiri Dika dari tempatnya duduk.

"Heem." Dika masih menutupkan matanya dan bergumam meng-iya kan pertanyaan Alisha.

"Dika, kenapa si Alex bisa segitunya sama kamu?" tanya Alisha berusaha mencari informasi yang bisa didapatnya. Rasa keingintahuannya semakin menjadi saat ini.

Dalam sekejap, Dika telah membuka matanya dan menatap Alisha datar.

"Enggak tahu." jawab Dika jujur. Karena ia juga tidak tahu kenapa Alex tiba tiba melakukan kekerasan terhadapnya. Karena biasanya Alex hanya melontarkan kalimat sinis dan bencinya dari pada tindakan kekerasan.

"Ish, yang bener jawabnya." protes Alisha yang tak puas dengan jawaban Dika.

"Bener Lish."

"Terus kenapa Alex gak suka banget sama kamu? Jawab! Kamu udah janji dari pas ujian kemarin." Alisha merengek benar benar ingin mengetahui suatu hal tersebut, meskipun hanya dua kata saja.

"Dia saudaraku." terang Dika yang mengabulkan harapan Alisha untuk mendapatkan dua kata yang Alisha inginkan

1
lee_you
haaiii... masih ada yang Dateng ke lapak ini?? semoga aja ada yak😆.. meskipun cerita ini udah tamat.. aku kangen banget sama Dika dan mampir kesini lagi setelah sekian lama😭😭😭 kepikir buat revisi semua bab karena aku akui novel ini masih banyak kekurangan.. mulai dari alur yang berantakan, bahasa kepenulisan yang masih banyak salah.. dan banyak lagi😭😭 aku pikir mau rombak cerita ini sepenuhnya agar lebih baik lagi dan layak baca🥰🥰 thanks banget buat yang udah baca cerita ini sampai habis.. apalagi sama komentar" yang inovatif, suportif, dan kocak".. semoga cerita ini begitu berkesan yaa:)
🍒⃞⃟🦅₳яяσω σƒ яσмαη¢є
Baca ulang deh, kangen banget sama Dika
🍒⃞⃟🦅₳яяσω σƒ яσмαη¢є: Wah MaasyaaAllah.. Kembali berjumpa kita ya. Semangat terus dalam berkarya ya Yul
total 2 replies
🍒⃞⃟🦅₳яяσω σƒ яσмαη¢є
Ehh baru sempat buka cerita ini lagi, dulu aku baca pakai akun yang satunya, btw update selanjutnya pindah lapak ya yul..?
Aduh gak bisa ikutan aku😭
Doaku, semoga dikau sukses di lapak sebelah ya..!

Ini aku admin gc mu, aku udh gak menerima member karna gc sekarang pada sepi, takut cuma nampung doang sedang kita disana sering bertukar poin. Member disana asli sudah terpercaya dan memanfaatkan gc sebijak mungkin.
🍒⃞⃟🦅₳яяσω σƒ яσмαη¢є: Akhir² ini aku jarang on, aplikasi error terus. Gc pada hilang.
total 2 replies
Joko Jokoo
evan n dina jg seru kyk ny. buat crita evan yg ditinggl kekasih ny. trus nmuin cewk bru gitu.
Joko Jokoo: oche 👍
total 2 replies
Joko Jokoo
crita alex n kina, mau buat di mna thor??
lee_you: di dreame juga.. nunggu rampung dika sama alish dulu haha
total 1 replies
Nenk Fadila
inovel ada ga thor ?
lee_you: ada kak
total 1 replies
Joko Jokoo
kangen dika n alish
lee_you: sabaaarr😭😆
total 1 replies
Joko Jokoo
kpan lnjut lgi??
lee_you: tunggu beberapa hari lagi yaa
total 1 replies
Kiki•Put(ভ_ ভ)
haahhh... 🙀
begitu berat... tapi gak apa lahh,
Semangat terus kak Yul😁😆😆
lee_you: siapp😆❤
total 1 replies
RO_che
semaangat thor.. edisi jilid 2 yaa thorr... 🥰🥰🥰🥰🥰 pindah t4 kah thor??
lee_you: iyaa.. terima kasihh😁
total 1 replies
Flamboyan Dari Timur
suka bnget nget
Flamboyan Dari Timur
suka bnget..... jgn cpat tmat donk
lee_you: nantikan Dr.D ya☺💕
total 1 replies
Joko Jokoo
dika dri naik sepeda, smpe naik mobil. saling setia dn saling mendukung dlm meniti karir masing2.
lee_you: uwuu banget kak😁
total 1 replies
Joko Jokoo
ini lnjut di nt atw dream thor.

jangn buat konflik yg berat2 dong. msa crita ny di pisah kn melulu. 😣😣

ap lgi klw ad smpe ad konflik lupa ingatn dn gk ingt dgn pasangn ny.
Joko Jokoo: 👍👍👍👍👍👍👍
total 4 replies
Akifa
sukaaaa
lee_you: makasihh❤
total 1 replies
melfida
suka bangetttttt.....
lee_you: bener?? uuhh makasihh😘
total 1 replies
RO_che
masih puanjangg kan thoor ceritaanya..🥰🥰
RO_che: okeh siap thorr.. 🥰🥰
total 2 replies
RO_che
jgn buru2 dunk thor..
RO_che: ceritanyaa.. jgn c4 ending thor
total 4 replies
Joko Jokoo
dika, nyebeliiiiinnnn

tpi kmu suka kn liiiiisssshhh
lee_you: sukaaa😝
total 1 replies
icha.sunflower
yang novelnya welcome to wania disana ta thor. Dr. D nya belum ada
lee_you: iya.. Dr. D belum bikin, nanti nyusul☺
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!