NovelToon NovelToon
MENCINTAI "OM" ASISTEN

MENCINTAI "OM" ASISTEN

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:91.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lady_Viola

"Apa salahnya mencintai Om Asisten?"

Brenda, gadis muda berusia 18th, berprofesi sebagai model majalah pria dewasa jatuh cinta pada Han, asisten sang papa yang biasa di sapa "Om".

Pucuk dicinta ulam pun tiba, papa Brenda menjodohkan putri semata wayangnya pada Han. Namun berbeda dengan sang suami, mama Brenda tidak menyetujui perjodohan tersebut.

Yuk kita ikuti kisahnya ❤

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lady_Viola, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MENCINTAI OM ASISTEN 23

MENCINTAI OM ASISTEN 23

Bab 23 Kak Wety bunuh diri?

Di tarik paksa masuk ke sebuah ruangan, Wety terus meronta minta lepas.

“Wet, apa apaan sih? Terus aja dikit dikit ngaku hamil di depan orang?”

“Yah kamu nya sih Mas, enak enakan ciuman sama Brenda, anak ABG. Apa selama ini kamu kurang puas sama aku?”

“Wet, gue laki laki normal. Siapa yang gak on liat Brenda? Mendingan elu itu gugurin kandungan segera. Sebelum bentuk tubuh elu berubah semakin parah. Gue takut elu gak laku lagi di pasaran.” Tanpa merasa bersalah Tio mengeluarkan kata kata yang begitu keji.

“Mas, jangan gila kamu, aku gak mau. Aku takut Mas. Itu kan dosa. Aku juga bisa ikutan mati Mas.”

“Wety Wety, elu yang gila. Makanya gue bilang elu, jangan pernah lupa minum pil kb, ini kan salah elu juga. Sekarang hamil jadi bikin repot gue.”

“Mas, dari awal aku udah bilang, aku bener bener cinta sama kamu Mas, makanya aku gak bisa nolak kamu.”

“Ya tapi pakai logika dong Wet, karir gue abis dong kalau harus married sekarang.”

“Ya Mas, maafin aku.”

Tio mulai melancarkan aksinya lagi, membuai Wety hingga larut dalam pemanasan hingga Wety tak kuasa menolak perlakuan manis seorang Tio.

“Sayang, kamu mau yah minum ini.” Tio mengeluarkan botol kecil dari saku celananya.

“Apa itu Mas.”Wety memperhatikan botol kecil yang diberikan Tio.

“Ini gue dapet dari tante Nesya. Tante Nesya itu dokter kandungan.”

“Ini untuk gugurin kandungan aku?”

“Iya, please Wet. Masa elu rela sih karir kita sama sama habis sampai disini gara gara harus urusin anak doang?”

Berpikir sejenak, mengingat tugas dan tanggung jawab nya pada keluarga, ibu dan tiga adiknya yang masih sekolah, Wety pun menyanggupi permintaan Tio.

Ia setuju untuk menggugurkan kandungannya.

Tio mengambilkan gelas minum dan menuang beberapa pil kemudian memberikannya pada Wety.

“Mas, ini gak kebanyakan? Satu dulu aja ya aku minumnya?” Wety menolak ketika membaca aturan minum yang menempel pada botol namun Tio menyodorkan dengan jumlah berbeda.

“Sayang, tenang dong, kan tante Nesya itu dokter kandungan. Obat ini aman. Ayo minum.”

Setelah minum obat itu, Wety dianjurkan untuk beristirahat oleh Tio. Meninggalkan Wety berbaring di sofa, Tio ijin oergi sebentar untuk mengecek pekerjaan lain.

Beberapa saat kemudian, Wety merasa ulu hati nya seperti di peras peras, pun dengan ngilu di perut bagian bawah. Wanita itu merasa tidak nyaman dan membuka mata nya. Merasa tak wajar, Ia kemudian baru sadar bahwa tangannya terikat di kursi, Ia tidur dalam posisi duduk di kursi, bukan lagi tidur di sofa seperti awalnya.

Mulutnya juga di bungkam dengan lakban hitam. Wety menangis dalam diam nya. Merasa sakit semakin menjadi. Tio keterlaluan membiarkan dirinya harus menahan sakit tanpa menemani. Wety menangis menahan gejolak yang semakin mengiris di bagian perut bawahnya.

Semakin lama semakin tak kuat menahan rasa sakitnya, Ia pun melemah. Butiran keringat membasahi seluruh wajahnya. Wety hanya sanggup berdoa semoga dirinya masih bisa selamat.

Merasa ada cairan yang keluar dari inti tubuhnya, Wety kemudian diam sejenak, melihat ke arah bawah kaki nya, bahwa sudah banyak cairan kental dan darah segar membasahi lantai ruangan itu.

Brenda mengatur nafas nya yang memburu dan jantungnya yang berdebar tak karuan mendapat perlakuan yang membuat dirinya mabuk kepayang.

Adzan magrib berkumandang, namun Brenda belum ingin pulang ke rumah, masih enggan meninggalkan kantor agency, Ia menyusuri koridor, memastikan semua ruangan sudah kosong, kemudian bertemu dengan Mas Yudi sang photographer, Brenda mencium ada bau aneh sekitar tempatnya.

“Mas Yudi, cium bau aneh gak sih?”

“Bau apa? Kamu kali belum mandi?” Yudi berkelakar.

“Mas, aku serius, ada kunci ruangan ini gak?”

Yudi yang memang memiliki kunci cadangan setiap ruangan, akhirnya membuka ruangan yang di curigai Brenda tersebut. Benar saja begitu ruangan terbuka, seorang wanita dalam keadaan pingsan terkapar di lantai yang penuh dengan darah segar. Aroma darah kental nya begitu menusuk di indera penciuman.

1
💜𝖙𝖆𝖗𝖎ʸᵘˡ
Seru ka othorrr... Lnjut lgi
💜𝖙𝖆𝖗𝖎ʸᵘˡ
Masih menyimak thorrr... Trnyta awalny jua pak yanto hanya petani biasa & bisa jdi sukses sperti crita slnjutny👍👍👍👍
Swarti Ningsih
next
💜𝖙𝖆𝖗𝖎ʸᵘˡ
Baru mampir thorrr... Niggal jejak dulu
Sanders
lanjut suka
❤️⃟Wᵃf Nesia
hem
Ikik Danielle
semoga om bahagia slalu
Rahmalia Maricar
mampir
🕌 M⃟ars™Melia ᵐᴵʷ🍭🌺⃟⃝࿐🕌🖤
mampir thor
@🦊⃫⃟Kareͩnᷡnᷜ⨀⃝⃟⃞☯ᵖˡଓε⋆⃟𝖋ᶻ🍇
up
🍫​​ꨄ​᭄⃟™αℓмєтα⦅🏚€ᵐᵃᵏ⦆ ༆ᶠ²ᶜ🌠
aku mampir dan semangat selalu untuk terus berkarya
Ikik Danielle
on han pergi jauh aja brenda tak dewasa
[💝¹³_ALi💫¹⁶JaFar²⁰*💝
hadir
[💝¹³_ALi💫¹⁶JaFar²⁰*💝
like
[💝¹³_ALi💫¹⁶JaFar²⁰*💝
semangat semangat semangat
Bubu🌹
Yuk Thor saling dukung udah ku fav+boom like semangat up nya ntar aku mampir lagi(◍•ᴗ•◍)
Rahmalia Maricar
mampir thor
‎ ‎ ‎ ‎L ᴇ 🅥 ɪ ɴ ᴄ ᴇ ɴ ᴢ ᴏ࿐
mampir
Reza Anggara
antara cinta dan keluarga 😭😭😭
Ikik Danielle
biar om asisten aja yg pegang bisnis thor pasti maju jaya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!