Dunia Modern
Lingfei seorang pro gamer no.1 didunia
meninggal dikhianati oleh sahabatnya sendiri.
Namun sebelum meninggal rohnya dipanggil
oleh seorang dewa.
Dan dia di beri sebuah sistem untuk menemaninya di dunia yang kejam dimana yang kuat berkuasa dan yang lemah ditindas atau disebut juga dunia kultivator.
Apakah Linfei dan sistemnya bisa merubah tatanan kehidupan yang kejam jadi kehidupan aman dan damai tanpa memandang status?
Yuk baca! novel pertama gw oke!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tama Wrworf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chap 23. Membantu Klan Yuan !!
Klan yuan saat ini sibuk membersihkan reruntuhan reruntuhan karena penyerangan kemaren membuat sebagian klan yuan runtuh.
Di aula rapat para tetua dan patriack berkumpul untuk membahas tentang penyerangan kemaren dan membangun kembali bangunan yang runtuh.
" Patriack saya benar benar penasaran kenapa tuan muda sampai sekuat itu, dan itu membuat saya ketakutan olehnya " ucap tetua pertama atau yang lebih dikenal tetua zi dia saat ini berada di ranah raja ringkat 7.
" benar patriack, aku juga merasakan hal yang sama seperti tatua zi, tapi patriack saya benar benar heran, tuan muda dinyatakan meninggal satu bulan yang lalu dan tuan muda sama sekali tidak bisa berkultivasi, tapi tuan muda mempunyai kekuatan setara dengan ranah penguasa patriack, itu benar benar tidak masuk akal patriack " ucap tetua ketiga atau yang lebih dikenal tetua yi dia saat ini berada di ranah raja tingkat 6.
Ucapan tetua yi juga dirasakan oleh para tetua lain, mereka semua merasakan hal aneh akan itu, namun apalah daya memang itulah kenyataannya.
" aku juga sempat terkejut saat mendengar lingfei membunuh singa berkepala dua tingkat raja " ucap patriack yuan wei mengingat ucapan pengawalnya.
ucapan patriack yuan wei sukses membuat para tetua ternganga tak percaya.
" patriack jangan berbohong pada kami, bagaimana mungkin aku saja yang melawan monster tingkat giok hijau harus berpikir dua kali sedangkan tadi yang patriack bilang monster tingkat raja, itu tidak masuk akal " ucap tetua yi tak percaya dan diangguki oleh tetua lainnya.
Sedangkan patriack sendiri mengambil nafas panjang seolah sudah tau kalau ucapannya tak dipercayai oleh para tetua, memang untuk para tetua itu tak akan percaya bahkan patriack yuan wei yang berada di ranah kaisar pun akan mati melawan monster tingkat raja, sedangkan kasusnya berbeda dengan lingfei dia sudah ditakdirkan akan merubah takdir yang sudah jutaan tahun terus terjadi.
Lalu patriack yuan wei menceritakan semua yang dia tahu mengenai lingfei saat berada di hutam kematian.
namun ucapan patriack yuan wei masih ada yang tidak percaya akan hal itu.
" Aku masih tidak mempercayai sepenuhnya akan hal itu, lebih baik kita panggil saja tuan muda untuk menceritakan akan semua hal itu " ucap tetua keempat atau yang lebih dikenal tetua hong dia saat ini berada di ranah raja tingkat 4.
" Benar patriack, lebih baik panggil saja tuan muda kesini untuk menjelaskannya " ucap tetua kelima atau yang lebih di kenalnya tetua gu dia saat ini berada di ranah raja tingkat 5.
para tetua lain hanya mengangguk mendengar ucapan tetua hong dan tetua gu.
" Baiklah kalau begitu, pengawal cepat suruh tuan muda untuk kesini " perintah tegas patriack yuan wei.
" Baik patriack " ucap pengawal membungkuk, lalu pergi meninggalkan aula rapat.
#
Sedangkan di kamar lingfei, lingfei yang sudah mandi memakai pakaian biru langit itu membuat dirinya terlihat sangat tampan.
" Hari di keluarga ini ngapain yah " ucap lingfei bingung.
" huh...lebih baik aku tinggal bantu aja keluar ga ini menjadi lebih kuat dari sebelumnya " tambah lingfei tersenyum tipis.
" Rara tukarkan 10.000 poin tukar ke koin emas, lalu beli pill pengumpul energi tingkat 4, pill penyembuh tingkat 4, pill kultivasi tingkat 4 masing masing 100.000 pill " ucap lingfei semangat.
" satu lagi beli 4 cincin penyimpanan tingkat tinggi dan masukkan masing masing pill beserta koin emasnya " tambah lingfei.
[ Berhasil menukar 10.000 poin tukar menjadi 1.000.000.000.000 koin emas, Membeli pill pengumpul energi 4, pill penyembuh 4, pill kultivasi 4 yang masing masing 100.000, 4 cincin penyimpanan tingkat tinggi, total harga menjadi 534.462.400 poin tukar, poin tukar dikurangi, sisa poin tukar anda 1.000.000.000 ]
[ Barang tuan dikirim ke inventory ]
[ Selamat! karena tuan bertransaksi besar untuk pertama kalinya anda mendapatkan 1.000.000.000.000 poin tukar ]
lingfei ternganga terkejut saat mendengar dia mendapatkan 1 triliun poin tukar hanya bertransaksi besar besaran.
" huh....ini bukan pertama kalinya aku terkejut karena sistem " ucap lingfei senang.
" Lebih baik aku temui ayah saja sekarang " ucap lingfei, lalu melangkah keluar kamar.
saat membuka kamar tiba tiba kepala lingfei dijitak oleh pengawal dan itu membuat dia kesal.
" Kenapa kau memukulku " ucap lingfei kesal.
" Ma...maaf tuan muda maaf " ucap pengawal ketakutan sambil bersujud mohon ampun.
" aish sudahlah tak usah dipikirkan, ah ya ada apa kau kemari? " tanya lingfei.
" Anda dipanggin oleh patriack tuan muda " jawab pengawal yang masih takut.
" Kalau begitu dimana ayah sekarang " ucap lingfei.
" patriack sekarang berada di aula rapat tuan muda " balas pengawal itu.
" Baiklah tunjukan jalannya " ucap lingfei datar.
" Baik tuan muda " Lalu mereka meninggalkan kamar lingfei menuju ke aula rapat.
Di aula rapat patriack dan para tetua sedang mengobrol asik, terdengar suara yang familiar bagi mereka.
" Ayah ada apa kenapa ayah memanggilku " ucap lingfei penasaran.
" Ahhh....ternyata kau sudah datang nak " ucap patriack yuan wei tersenyum.
" Iya ayah " balas lingfei juga tersenyum.
" Ahhh......itu ayah penasaran kenapa tiba tiba kau sangat kuat, sedangkan kau tidak bisa berkultivasi sama sekali " ucap patriack yuan wei penasaran yang diangguki oleh para tetua.
sedangkan lingfei mengambil nafas kasar dia sudah menduga akan pertanyaan itu pasalnya kekuatan yang saat ini miliki sangat patut dipertanyakan.
" sebenarnya aku dijadikan seorang murid oleh seseorang yang berada di ranah Monarch awal " ucap lingfei berbohong.
lalu dia menceritakan semua yang terjadi dari dia dicegat oleh pemburu bayaran lalu dia diselamatkan oleh kakek tua dan dia dijadikan murid hingga dia bisa berkultivasi saat ini, tentu jasa itu semua kebohongan karena dia tidak mau sistem yang berada di tubuhnya terdengar oleh oranglain meski itu orang tuanya sendiri.
" Aku tidak percaya kalau masih ada ranah yang lebih tinggi dari ranah saint " ucap tetua zi yang sepenuhnya tak memercayai semua perkataan lingfei.
" Awalnya aku juga tidak percaya akan hal itu, namun itulah kenyataannya " ucap lingfei.
" Tak usah terlalu dipikirkan fei'er toh yang penting kamu selamat dan yang paling penting kamu sudah bisa berkultivasi seperti orang lain dan hebatnya kau lebih kuat dari pada yang kami bayangkan " ucap patriack yuan wei tersenyum bahagia, lalu dia memeluk lingfei erat.
" Hemm...iya ayah " ucap lingfei terharu diperlakukan oleh ayahnya, lalu dia membalas pelukan ayahnya.
setelah acara pelukan itu, lingfei mengambil cincin penyimpanan di inventory yang baru dia beli tadi dan menyerahkan ke ayahnya.
" Ini ayah, untuk membangun kembali bangunan yang hancur kemaren, dan disini juga ada beberapa pill untuk meningkatkan kekuatan klan ayah " ucap lingfei menyerahkan 4 cincin penyimpanan yang baru dia beli.
" Kalau begitu ayah terima, terima kasih fei'er " ucap patriack yuan wei bahagia, lalu memeluk kembali lingfei dengan erat.
" Sama sama ayah " ucap lingfei sambil melepas pelukan ayahnya.
" kalau begitu fei'er pergi menemui ibu dulu ayah " ucap lingfei lembut.
" Baiklah " ucap patriack yuan wei tersenyum lembut.
lalu lingfei pergi meninggalkan aula rapat menemui ibunya yang masih merasakan rasa rindu akan ibunya.
sedangkan patriack yuan wei melihat lingfei pergi hanya tersenyum senyum sendiri, lalu dia dihampiri oleh para tetua.
" patriack boca lihat isi dari cincin itu " ucap tetua hong.
yuan wei sendiri cukup penasaran isi dari cincin yang dia pegang apa lagi ada 4 cincin yang dia pegang.
lalu dia mengalirkan sedikit Qi kearah cincin itu, lalu dia melihat isi dari cincin pertama, yang petama lihat adalah tumpukan koin emas menggunung dan itu membuat yuan wei tersedak ludahnya sendiri karena saking terkejutnya.
lalu dia mengambil cincin kedua dan kembali mengalirkan Qi nya, dia kembali terkejut saat melihat isi cincin itu, dia melihat pulihan ribu pill penambah energi tingkat 4 dan dia kembali tersedak ludahnya sendiri.
setelah melihat isi cincin kedua dia melihat cincin ketiga, dia mempersiapkan untuk tidak terkejut kembali, lalu dia mengalirkan Qi nya, walaupun dia sudah mempersiapkan untuk tidak terkejut namun dia tidak bisa menahan keterkejutan itu, dia kembali melihat ribuan pill penyembuh tingkat empat di cincin ketiga.
setelah melihat isi cincin ketiga dia langsung melihat isi cincin keempat supaya keterkejutannya itu tidak membuatnya mati hanya melihat ribuan pill, lalu dia melihat isi dari cincin keempat, dia sudah tisak bisa menahan keterkejutannya sampai sampai dia tertunduk lemas tak berdaya hanya melihat isi semua keempat cincin itu, para tetua melihat patriack tertunduk lemas langsung melontarkan puluhan pertanyaan.
yuan wei yang tidak bisa menjawab semua pertanyaan itu dua langsung memberikan keempat cincin itu ke para tetua.
para tetua langsung mengambil cincin itu, lalu mereka semua melihat isi semua keempat cincin itu, dan itu membuat para tetua mengalami keadaan seperti yuan wei tertunduk lemas tak berdaya.
"I....ini koin emas yang menggunung, puluhan ribu pill tingkat empat, seberapa kaya tuan muda, dia yang tadinya hanya bocah lemah yang terus di injak oleh anggota klan yuan yang lain, tapi dia memberikan harta sebanyak ini untuk membantu klan yuan, seberapa malu kita yang merendahkan tuan muda lingfei " ucap tetua keenam atau yang lebih dikenal tatua li tertunduk malu mengingat dia pernah merendahkan liingfei habis habisan, begitupun juga dengan tetua lainnya yang juga tertunduk malu.
sekarang pandangan mereka berubah yang tadinya merendah sekarang kagum penuh hormat kepada lingfei.
sedangkan patriack melihat para tetua dengan tatapan hormat kepada lingfei tersenyum bahagia.
" ayah bangga kepadamu nak, walaupun kau terus diinjat tapi kau masih memperdulikan orang lain, semoga kau jadi panutan bagi generasi selanjutnya, ayah sungguh bangga mempunyai anak seperti kamu " batin yuan wei menangis bahagia.
dia sudah tidak memperdulika kalau dia menangis di depan para tetua dia hanya peduli terhadap anaknya yang membuat bangga yang bahkan orang lain pun tidak bisa melakukannya.
.
.
.
.
.
Hallo !!
maaf yah author baru up soalnya tugas berterbangan terus, satu tugas selesai ada tugas lain, apalagi author masih kelas 3 yang memang tugas lebih banyak dari kelas 1 dan 2 dan jadwal ulangan yang nantinya padet.
so author minta maaf kalo author baru bisa up pasti temen temen kecewa bukan.
sekali lagi author maaf sebesar besarnya.
tapi author bakal usahain paling tidak satu chap lah supaya tidak bikin kalian temen temen kecewa.
so author cuma nyampein itu aja, jangan lupa like, komen, dan shere.
see you !!
Next→