NovelToon NovelToon
The CEO'S Proposal

The CEO'S Proposal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / One Night Stand / Tamat
Popularitas:22.7M
Nilai: 5
Nama Author: Winda keenandra

Bagaimana jadinya jika seorang laki-laki dan perempuan yang tidak saling mengenal terjebak pada situasi yang mengharuskan mereka menikah?

Zivanya Anindita
Gadis berusia 19 tahun harus tinggal di kota besar seorang diri untuk menempuh pendidikan di bangku kuliah. Dia harus bekerja part time untuk menambah penghasilannya.

Kenzo Julian Abram
Seorang pengusaha yang sangat dingin. Dia hanya memikirkan pekerjaan dan tidak memikirkan pernikahan hingga kedua orang tuanya memberikan ultimatum

Ikuti kisah Kenzo dan Vanya yang harus menikah karena kesalahpahaman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Winda keenandra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Masa Lalu

Di sepanjang perjalanan Reyhan dan Vanya hanya diam saja. Reyhan fokus dengan kemudinya, sementara Vanya tengah memandang keluar jendela mobil. Karena sudah terlalu lama hening, Vanya merasa risih sendiri. Dia menoleh menatap Reyhan yang sedang fokus menyetir.

"Eehhhmm boleh tanya?" tanya Vanya ragu-ragu.

Reyhan menoleh menatap Vanya sebentar sebelum menjawab. "Boleh nona, silahkan," jawab Reyhan.

"Sudah berapa lama kamu mengenal keluarga Abram?" Tanya Vanya. Reyhan terdiam sebentar sebelum menjawab.

"Saya sudah bekerja di keluarga ini semenjak masih kuliah, Nona. Jadi sudah sekitar dua belas tahun," jawab Reyhan.

"Selama itu kamu selalu bekerja dengan mas Ken?" Tanya Vanya lagi.

"Tidak Nona. Awal saya bekerja di perusahaan Abram saya bekerja dengan tuan Mike selama hampir lima tahun. Baru setelah itu saya bekerja dengan tuan Kenzo," 

"Eeeehhmm. Berarti sudah cukup lama ya," gumam Vanya yang masih dapat di dengar oleh Reyhan.

"Lalu, apa aku boleh tahu alasan mas Ken kenapa menyewa perempuan untuk menjadi pasangannya waktu itu. Apa dia tidak punya pacar?" Tanya Vanya.

Reyhan menoleh sekilas menatap Vanya sebelum menjawab. "Menurut nona?" Tanya Reyhan balik.

Vanya mendengus kesal. Bukannya menjawab pertanyaannya, Reyhan malah balik bertanya.

Reyhan menyadari calon istri majikannya ini tengah kesal. Buru-buru dia menjawab pertanyaan Vanya. "Tuan Ken selama ini tidak pernah punya kekasih, Nona. Jangankan kekasih atau pacar, dekat dengan perempuan pun tidak pernah sama sekali," jawab Reyhan.

Vanya langsung menoleh menatap Reyhan. "Benarkah?" Tanya Vanya. Sedangkan Reyhan pun mengangguk mengiyakan.

"Bagaimana mungkin tidak punya pacar. Wajahnya kan lumayan tampan, posturnya juga bagus, tajir pula," kata Vanya. "Atau jangan-jangan dia itu…" Vanya sengaja menggantung perkataannya.

Reyhan yang paham maksud Vanya segera menjawab. "Tidak Nona, tuan Ken bukan orang seperti itu. Tuan Ken normal kok. Hanya saja, ada hal yang menyebabkan dia menjaga jarak dengan para wanita," kata Reyhan.

"Apa maksudnya itu?" Vanya bertanya bingung. Jika Kenzo menjaga jarak dengan para wanita, mengapa dia nekat akan melangsungkan pernikahan dengannya, batin Vanya.

Reyhan terlihat bingung. Dia tidak ingin salah ngomong yang akan berakibat pada pekerjaannya nanti, mengingat sifat Kenzo yang sangat keras. Vanya yang menyadari gelagatnya Reyhan langsung paham. Dia berusaha untuk membujuk Reyhan.

"Tenang saja Rey, aku akan tutup mulut. Aku juga berhak tahu kan, sebentar lagi aku akan menikah dengan mas Ken," kata Vanya berusaha menenangkannya. 

Reyhan terlihat menimbang sesuatu sebelum akhirnya mengangguk. "Baiklah, akan aku ceritakan sedikit masa lalu tuan Kenzo," jawab Reyhan

Vanya pun mengangguk mengiyakan. Dia bersiap mendengarkan penjelasan Reyhan.

"Aku bekerja di perusahaan Abram sejak berusia sembilan belas tahun. Saat itu, tuan Kenzo masih duduk di bangku SMA. Tuan Mike sering memintaku untuk menjemput tuan Ken. Dari sana, kami sering banyak bercerita. Dulu, tuan Ken tidak sekaku dan sedingin sekarang. Tuan Ken muda sangat hangat dan humoris. Namun, hal itu berubah ketika tuan Ken menyukai seorang perempuan. Celina, nama gadis itu. Dia sangat cantik tentu saja. Dia banyak disukai oleh anak laki-laki di sekolah itu. Bahkan, dari sekolah lain juga. Tuan Ken sangat tergila-gila padanya,"

"Saat itu, tuan Ken bersekolah di sekolah negeri biasa. Tuan Ken memang menyembunyikan statusnya sebagai putra pertama keluarga Abram. Tuan Ken ke sekolah juga hanya mengendarai sepeda motor matic yang lumayan banyak dipakai oleh siswa sekolah menengah atas saat itu. Sama sekali tidak menunjukkan siapa jati dirinya,"

"Saat itu, empat hari setelah kelulusan sekolah, kebetulan tuan Ken sedang mengambil foto keluarga pesanan nyonya Tari. Tuan Ken bertemu dengan Celina ketika tengah berhenti di minimarket. Tuan Ken berniat mengutarakan perasaannya pada gadis itu,"

"Di depan minimarket itu, Celina menolak mentah-mentah perasaan tuan Ken. Dia bahkan bilang jika tuan Ken tidak pantas untuknya. Celina juga mengatakan dia tidak akan mau berpacaran dengan orang biasa seperti tuan Ken. Celina juga berkata dirinya mau berteman dengan tuan Ken karena terpaksa. Celina mengincar Leon Adinata sahabat tuan Ken yang memang berasal dari keluarga cukup terpandang. Sejak saat itu, hati tuan ken seolah tertutup untuk perempuan. Tuan Ken membatasi interaksi dengan perempuan," jelas Reyhan panjang lebar.

Vanya hanya melongo mendengar penjelasan Reyhan. Dia tidak menyangka jika Kenzo pernah sakit hati di tolak oleh perempuan hanya karena perempuan itu mengira dia orang biasa.

"Jadi, si Celina ini tidak tahu siapa mas Ken sebenarnya?" Tanya Vanya memastikan.

"Benar, Nona. Sejak saat itu, tuan Kenzo benar-benar bekerja keras. Penolakan Celina saat itu, seolah menjadi cambuk bagi tuan Ken untuk bisa berdiri di atas kakinya sendiri. Tuan Ken bahkan menolak untuk meneruskan perusahaan tuan Mike. Tuan Ken membangun perusahaannya sendiri, benar-benar dari nol, lepas dari nama besar Abram Corp," jawab Reyhan.

Vanya mengangguk mengerti. Itu mungkin yang menjadi alasan bagi Kenzo untuk mempertahankan perusahaan yang telah dibangunnya dengan susah payah.

"Lalu, apa Celina tahu tentang keberhasilan mas Ken sekarang?" Tanya Vanya.

"Dia…"

.

.

.

.

.

.

\=\=\=\=\=

Masih mau lanjut lagi kah?

Mohon dukungannya ya, biar author ndak merasa sendirian 😬🤗

Jangan lupa like, comment dan vote

thank you 🤗

1
Dinatha
makan pisang ya Banya?🤣🤣🫣😁
Dinatha
ya ealah...
Nama terkenal doang Kenzo dan Rey..
aslinya sih Buambangg 🤣🤣🤣
Dinatha
25 tahun? 🤣🤣🤣
temanmu hanya sebatas untuk menyenangkan hatimu saja..
dalam hati mereka bilang 52 tahun 😁😁🫣
Ani Haryani
kata mendengus kesal sering banget
Rossa Simangusong
kenapa??? kenapa harus dia yg jadi asisten Kenzo??? 😭😭😭
Febri Ana
ha ha lanjuutt thor
Febri Ana
ha ha lanjuuttt
Febri Ana
ha ha bingung deh vanya
Pujianto Ajha
Luar biasa
Yuri shina
Yuri shina
“”””
queen_umi252
kecil banget burung emprit.. 😁😁
Febri Ana
aduh fida lucu dan gesrek aku jadi gemes
Nia Juniawati
bagus sekali ceritanya
Annysa Idris Sanga
untung Kenzo TDK gengsian👍👍
Fadillah Ahmad
Alasan: karena masih ada taypo di beberapa bab,dan menyulitkan saya untuk membaca nya. Terima kasih.
Dess
😆😆siap siap Cakar cakaran nih
ika
pokoknya ini novel bener" bagus 😘😘🥰🥰
ANDI RAHMAN
ok
Endang thin
othor ini sekolahnua dmn ya??? kok bisa dpt buanyaaakkkk istilah2 yg absyur koyo begono thor???🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️🤦‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!