NovelToon NovelToon
Cinta Wanita Pedang

Cinta Wanita Pedang

Status: tamat
Genre:Cinta Istana/Kuno / Fantasi / Transmigrasi / Tamat
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bagaimana jadinya, hidup kembali sebagai wanita ahli pedang di zaman kuno?

Sudah pastinya begitu tidak menyenangkan, Anya seorang dokter Bedah yang meninggal karena di khianati oleh seorang sahabat nya.

Ia bereinkarnasi menjadi wanita ahli pedang di zaman Kerajaan China kuno. Bagaimana kisah nya?


Baca kisahnya... Di

— Cinta Wanita Pedang —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 pengangkatan

Di dalam aula yang agung, asap dupa cendana mengepul tipis, menyebarkan aroma harum yang menenangkan. Ratusan menteri, jenderal, dan bangsawan berlutut dengan kepala tertunduk dalam keheningan penuh hormat.Di ujung ruangan, di atas tangga pualam putih,

kaisar Yan berdiri dengan jubah kebesaran hitam bersulam benang emas. Di hadapannya, berlutut sang putera mahkota dengan Anya mengenakan jubah upacara berwarna biru tua. Kaisar Yan melangkah maju, tangannya memegang sebuah mahkota yang terbuat dari emas murni dan dihiasi batu giok putih terbaik dari pegunungan utara.

Kaisar Yan Suaranya berat, menggema di seluruh ruangan "Angkat kepalamu, putraku."Sang Putera mahkota mengangkat wajahnya. Matanya memancarkan ketegasan dan tekad yang membara. Ia menatap sang ayah dengan penuh penghormatan.

Yan Qian Berbicara dengan suara lantang dan mantap " Ayahanda, titahmu adalah sumpah bagi kehidupanku. Kerajaan Yan adalah jiwaku."

Raja Yan tersenyum tipis, sebuah kebanggaan terpancar dari sorot matanya. Ia membungkuk perlahan dan dengan kedua tangannya, ia mengangkat mahkota itu dan menyematkannya dengan lembut ke atas kepala putranya.

Kaisar Yan "Hari ini, di hadapan langit dan bumi, serta para leluhur Dinasti Yan, aku mengangkatmu sebagai Puteramakota. Mahkota ini bukan sekadar lambang kekuasaan, melainkan beban dan tanggung jawab atas kesejahteraan rakyat kita. Jadilah pelindung bagi yang lemah, dan pedang yang tajam bagi musuh-musuh kerajaan."

Raja Yan kemudian meraih sebuah segel kerajaan berbentuk harimau yang terbuat dari perunggu dan menyerahkannya kepada sang pangeran. Sang pangeran menerimanya dengan kedua tangan, sikap tubuhnya menunjukkan kesiapan memikul takdir.

"Saya bersumpah dengan nyawa saya, akan menjaga setiap jengkal tanah Yan, mengabdi pada rakyat, dan menjunjung tinggi kehormatan leluhur. Demi kemakmuran dinasti kita!"

Menteri upacara melangkah maju, membentangkan gulungan titah kerajaan.

"Puteramakota telah resmi diangkat! Panjang umur Raja! Panjang umur Puteramakota!" kata menteri dengan suara lantang

Seluruh isi aula serentak bersujud dan bersorak, suara mereka bergemuruh memenuhi ruangan.

"Panjang umur Raja! Panjang umur Puteramakota!"

Sang Putera mahkota berdiri tegak, menghadap ke arah rakyat dan para pejabatnya. Di luar istana, genderang perang dan lonceng istana berbunyi bersahutan, menandai era baru bagi Dinasti Yan.

" Sambut lah Raja Dinasti Yan yang baru dengan Ratu Dinasti Yan!, hanturkan sembah kalian! " Perintah Menteri

" Panjang umur Raja Yan Qian, Panjang umur Ratu Sari Mayang Lii sembah kepada yang mulia Raja dan yang mulia Ratu "

Sembahan itu menggema di aula, Yan Qian menatap mereka dengan tatapan tegas di matanya ia harus membuat kerajaan itu makmur dan sejahtera seperti yang di pimpin Kaisar sebelum nya

" Pegang kata-kata mu, Lelaki harus berpegang dengan kata-kata nya. Ayahanda titipkan kerajaan ini kepada Ananda " Kata Yan Zhouza

" Baik Ayahanda, ananda bersumpah memegang kata-kata Ananda hingga ajal menjemput Ananda! " Sahut Yan Qian dengan nada lantang matanya di penuhi tekad yang membara

Yan Zhouza menganggukkan kepalanya, matanya menyorot Anya yang begitu cantik dengan jubah emas tahtanya sudah naik karena lelaki yang dinikahi nya.

" Ayahanda dan Ibunda menanti keturunan dari kalian, secepatnya kalian memberi kami keturunan " Kata Yan Zhouza penuh harap

" Kami akan secepatnya Ayahanda "

" Ayahanda dan Ibunda menunggu "

***

Selepas acara pengangkatan yang melelahkan, Anya membaringkan tubuhnya yang hanya tersisa baju tidur itu ke ranjang tubuhnya seperti di remuk-remuk ia lebih memilih membedah manusia daripada harus berdiri di samping sang suami di lihat beberapa juta orang

Dia seperti manekin di toko baju, sungguh-sungguh melelahkan tetiba pintu kamar terbuka lebar ia melirik ke sang suami yang masuk ke dalam kamarnya

" Bukan kah suami istri tidak boleh menyatu?, kenapa kau disini? " Tanya Anya

"Aku ingin membuka segel, istriku yang sangat mempesona " Sahut Yan Qian tanpa ragu ia menarik dengan cepat ikat jubah nya membuat Anya mendelik, pakaian nya sudah hilang entah kemana yang tersisa hanya kain yang menutupi bawahnya.

Lelaki itu mendekat-mendekat ke arah Anya gadis itu hanya mampu menelan ludah pahit

" Mari kita lakukan! " Ajak Anya ia menarik tali pakaiannya, menyisakan dalamnya saja keduanya langsung mengambil peran mereka

Yan Qian mengalungkan Lengannya di leher Anya, bibirnya bermain cantik di bibir Anya ia menyesapnya rakus lalu berpindah ke dua bukit yang menggiurkan.

Permainan berlanjut hingga desahan dan pekikan yang memabukkan keluar dari mulut keduanya, napas Yan Qian terengah-engah sudah tiga kali dirinya mencetak gol ia menarik tubuhnya lalu menjamah kembali sang istri yang sudah agak tepar

" Aku mencintau mu! " Bisiknya lembut bagaikan sebuah lagu tidur yang menghangatkan malam-malam Anya

" 𝘈𝘬𝘶 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘨𝘢𝘥𝘪𝘴 𝘭𝘢𝘨𝘪! " Batin Anya

1
Memey
Bagus ceritanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!