NovelToon NovelToon
BOUND BY BLOOD, LOCKED BY LOVE

BOUND BY BLOOD, LOCKED BY LOVE

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Aliansi Pernikahan
Popularitas:941
Nilai: 5
Nama Author: indri novianti

Siap, ini deskripsi singkat yang diambil dari naskah yang kamu kirim (lebih sesuai dengan konflik, karakter, dan tensinya):

Dalam sebuah perjanjian yang tak bisa dihindari, Talia harus menerima takdirnya untuk menikah dengan Etnan—pria dingin, penuh kuasa, dan menyimpan banyak sisi yang tak terduga.

Di balik hubungan yang terlihat formal, terselip ketegangan, kecemburuan, dan rahasia yang perlahan terungkap. Kehadiran Sophia yang obsesif, serta perasaan tersembunyi dari orang-orang di sekitar mereka, membuat hubungan itu semakin rumit.

Namun di antara sindiran, sentuhan yang tak diinginkan, dan emosi yang saling ditahan—perlahan tumbuh sesuatu yang lebih dalam dari sekadar kewajiban.

Cinta yang seharusnya tidak ada… justru mulai mengikat mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon indri novianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23 : MENEMBUS BATAS KAMAR UTAMA

Bekapan di Keheningan Malam

Ethan Noah Taylor menarik wajahnya perlahan setelah kecupan lembut di kening Talia terlepas. Ia menatap lekat paras damai istrinya selama beberapa saat, mendengarkan deru napas halus Talia yang teratur. Dinginnya angin malam yang sesekali berembus menembus celah ventilasi membuat tubuh mungil Talia sedikit meringkuk, mencari kehangatan di atas sofa beludru tersebut.

Melihat hal itu, Ethan tidak bisa lagi membohongi nuraninya. Janji tentang pisah kamar yang ia agungkan semalam seketika runtuh total, berganti dengan insting posesif seorang suami yang menolak melihat wanitanya kedinginan.

Ethan menyelipkan lengan kanannya ke bawah tengkuk Talia, menopang kepala gadis itu dengan hati-hati agar tidak terbangun. Sementara itu, lengan kirinya menyusup ke bawah lekuk lutut Talia. Dengan satu gerakan yang halus namun bertenaga, Ethan mengangkat tubuh mungil Talia ke dalam dekapannya.

Sret.

Talia melenguh kecil dalam tidurnya, merasa posisinya berpindah. Alih-alih terbangun, insting tubuhnya justru menuntun Talia untuk bergerak merapat ke arah dada bidang Ethan, mencari sumber kehangatan yang baru saja merengkuhnya. Wajah polosnya terkubur nyaman di ceruk leher Ethan, sementara jemari lentiknya tanpa sadar mencengkeram kemeja hitam pria itu.

Ethan menahan napasnya seketika. Jantungnya bertalu liar di dalam rongga dada saat mencium aroma vanila yang manis dari rambut Talia dari jarak sedekat ini. Kulit mulus Talia yang bersentuhan dengan lehernya mengirimkan sengatan gairah yang kembali menguji sisa-sisa kewarasannya. Namun, kali ini Ethan mengendalikannya. Ia mengunci dekapannya dengan erat, seolah sedang membawa barang paling berharga di dunia, lalu melangkah lebar menaiki anak tangga menuju lantai atas.

Langkah kaki Ethan terasa mantap menembus koridor lantai atas yang sunyi, hingga akhirnya ia mendorong pintu kamar utama yang semalam ia tetapkan sebagai wilayah khusus Talia. Kamar itu tampak rapi dan beraroma harum, dengan ranjang berukuran king size yang diselimuti seprai beludru abu-abu gelap.

Ethan berjalan mendekati ranjang, lalu dengan gerakan yang teramat lembut dan protektif, ia merebahkan tubuh Talia di atas kasur yang empuk. Ia memastikan kepala istrinya bertumpu sempurna di atas bantal, lalu menarik selimut tebal hingga sebatas dada Talia, membungkus tubuh gadis itu agar tetap hangat sepanjang malam.

Pria Taylor itu berdiri tegak di tepi ranjang, menatap Talia yang kini kembali terlelap dengan tenang di bawah perlindungan selimut. Tugasnya harusnya sudah selesai di sini. Ia harusnya berbalik, keluar dari kamar ini, dan kembali ke kamar dinginnya di lantai bawah untuk menjaga jarak yang sudah mereka sepakati.

Namun, kakinya seolah terpaku pada lantai beton kamar tersebut. Mata kelam Ethan terus mengunci wajah Talia. Ego dan keangkuhannya sebagai seorang pria yang menolak dijodohkan kini telah kalah telak oleh rasa kepemilikan yang mendalam di balik dadanya.

Ethan melonggarkan jam tangan arlojinya, meletakkannya di atas nakas di samping tempat tidur. Ia lalu duduk di tepi ranjang yang kosong, menatap punggung Talia yang kini berbaring membelakanginya.

"Kau memenangkan putaran pertama kali ini, Natalia."Bisik Ethan teramat rendah, sebuah pengakuan kalah yang hambar namun tulus.

Pria itu perlahan merebahkan tubuh kekarnya di samping Talia, ikut menyusup ke dalam selimut tebal yang sama. Ethan memiringkan tubuhnya, menatap punggung istrinya dari jarak dekat sebelum akhirnya melingkarkan lengan kekarnya secara perlahan di pinggang ramping Talia, menarik tubuh mungil itu mundur hingga punggung Talia menempel pasrah pada dada bidangnya. Di malam kedua pernikahan mereka, di bawah atap mansion yang sunyi, Ethan secara sukarela mengunci dirinya di dalam duniaku yang kini telah menyatu sepenuhnya dengan dunia Talia.

1
Amila FM,IG:amilaeditslife
seruuu, recommended kalau yang suka cerita pasangan powerful
Amila FM,IG:amilaeditslife
tolong itu si Ethan jgn plin plan, nggak usah kebanyakan ngeles dan sandiwara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!