NovelToon NovelToon
Teluh Kiriman Tetangga

Teluh Kiriman Tetangga

Status: tamat
Genre:Horor / Dendam Kesumat / Tamat
Popularitas:63.4k
Nilai: 5
Nama Author: ummiqu

"Mulutmu harimaumu"

Demikian lah peribahasa sederhana yang seringkali kita dengar. Dijadikan pengingat agar kita berhati-hati dalam bertutur kata.

Sayangnya itu tak berlaku untuk seseorang di luar sana. Dengan ringan lisannya berucap tanpa peduli imbas negatif yang ditimbulkan.

Malam-malam penuh kegelisahan dan ketakutan pun mulai datang menyapa. Ditambah sosok tak kasat mata yang datang dengan membawa rasa sakit tak berujung, membuat siapa pun targetnya akan terkunci dan tak bisa lari kemana pun.

Ternyata serangan serupa tak hanya tertuju pada mereka yang tak pandai menjaga lisannya. Bahkan seseorang yang berusaha menjaga lisannya pun tak luput menjadi target mereka yang mendengki.

Dan hanya cara khusus yang bisa mendamaikan mereka yang 'tertahan'. Akan kah mereka bersedia pergi?.

Simak ceritanya ya. Terima kasih ... 🙏🏻😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummiqu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24. Khodam Suami Padmi

Melihat para pelaku menjerit membuat ustadz Firman kesal. Dia pun naik ke atas pendopo lalu menghardik mereka dengan lantang.

"Berhenti menjerit. Kalian seperti anak kecil yang kehilangan mainan. Apa kalian lupa bagaimana kalian tertawa saat membuat orang lain menderita?!" tanya ustadz Firman.

Ucapan sang ustadz sontak membuat jeritan para pelaku lenyap seketika. Mereka nampak berusaha menahan jeritan dengan cara menutup mulut masing-masing. Yang tersisa hanya suasana hening mencekam disertai nafas yang memburu tak beraturan.

Hal serupa juga terjadi pada Burhan dan Narti. Keduanya sontak berhenti menangis. Meski masih menutupi wajah dengan telapak tangan, keduanya tampak menunggu instruksi ustadz Firman selanjutnya.

Melihat semua pelaku berusaha menahan diri, ustadz Firman pun menghela nafas kasar. Kelelahan nampak membayang di wajahnya. Dia tak menyangka para pelaku yang sebelumnya berani main-main dengan ilmu hitam, kini justru terlihat seperti kerupuk terkena air.

"Sekarang kalian duduk. Lanjutkan berzikir dan jangan coba-coba untuk lari. Semua ada aturannya. Kalian patuh, kalian selamat. Jika kalian melanggar, tanggung sendiri akibatnya," kata ustadz Firman kemudian.

Para pelaku nampak gentar mendengar ucapan ustadz Firman. Tanpa aba-aba mereka segera duduk. Sedikit berdesakan tapi mereka tak peduli. Sesaat kemudian lantunan zikir kembali terdengar memenuhi area pendopo.

Danu dan Rama yang menyaksikan semuanya hanya bisa menggerutu dalam hati. Mereka kesal melihat sikap para pelaku yang 'cengeng' dan membuat waktu yang ada terbuang percuma.

Khawatir ustadz Firman kembali kesal karena ulah para pelaku, Danu segera mendekati pria sepuh itu.

"Maaf Ustadz, bisa kita mulai sekarang?. Waktunya hampir terlewat," bisik Danu mengingatkan.

"Tentu Mas Danu. Kita mulai sekarang. Kamu dan Rama tetap di posisi ya," pinta ustadz Firman sambil mendudukkan diri di pendopo.

"Siap Ustadz," sahut Danu cepat.

Setelah memastikan para pelaku benar-benar fokus berzikir, ustadz Firman mendekati pocong Ginah dan berusaha berkomunikasi dengannya. Di tempatnya Sastro nampak mengamati dengan perasaan tak menentu.

"Saya mengundangmu secara khusus untuk mempertemukanmu dengan mereka. Saya tau, ada kesalahpahaman yang perlu diluruskan diantara kalian. Mereka sudah mengakui kesalahan mereka dan minta maaf pada suamimu. Mereka berharap kamu mau mengampuni mereka dan berhenti mengejar mereka," kata ustadz Firman dengan suara nyaris berbisik.

Pocong Ginah tetap mematung tanpa berkedip. Ustadz Firman yang mengerti mengapa pocong Ginah belum merespon ucapannya tadi nampak tersenyum. Setelah berdehem, dia melanjutkan ucapannya.

"Baik lah, saya akan jujur. Mereka takut kamu menyakiti mereka seperti yang kamu lakukan kepada Padmi dan Oji. Mereka ... " ucapan ustadz Firman terputus karena tiba-tiba pocong Ginah melakukan gerakan yang tak biasa.

Jika dalam situasi biasa mungkin apa yang dilakukan pocong Ginah akan terlihat lucu dan membuat ustadz Firman tertawa, tapi tidak kali ini. Ustadz Firman tahu, gerakan itu adalah isyarat bahwa pocong Ginah tak setuju dengan ucapannya tadi.

"Iya iya. Tolong berhenti bergerak, saya pusing ngeliatnya," pinta ustadz Firman sambil memijit pelipisnya.

Ajaib. Pocong Ginah nampak menghentikan aksinya lalu menatap ustadz Firman dengan lekat.

"Jadi kamu ga melakukan apa pun sama Padmi dan Oji. Kalo bukan kamu, terus siapa?" tanya ustadz Firman kemudian.

Karena sebelumnya dilarang bergerak, maka pocong Ginah pun menggeram untuk merespon pertanyaan ustadz Firman.

Ustadz Firman nampak menghela nafas kasar. Dia menoleh kearah Sastro dan memberi isyarat agar pria itu mendekat kearahnya.

Sastro mengangguk lalu bergegas mendekati ustadz Firman.

"Apa ada yang bisa saya bantu Ustadz?" tanya Sastro.

"Iya Pak Sastro. Tolong kamu sentuh istrimu itu. Saya kesulitan membaca apa yang ingin dia ceritakan," pinta ustadz Firman.

Sastro terkejut mendengar permintaan sang ustadz.

"Tapi bukannya Ustadz nyuruh saya menjauh tadi?" tanya Sastro mengingatkan.

"Iya. Tapi sekarang saya butuh bantuan Pak Sastro. Saya harap bisa dapat informasi lebih banyak nanti," sahut ustadz Firman gusar.

Sastro mengangguk lalu bergerak mendekati pocong Ginah. Berdiri berhadapan sambil menatap wujud lain wanita yang menemaninya puluhan tahun itu membuat Sastro hampir menangis. Kedua matanya nampak berkaca-kaca, nafasnya pun terasa memburu.

Setelah berhasil mengendalikan diri, Sastro mengulurkan tangannya kearah punggung tangan pocong Ginah yang bersedekap itu.

Melihat keraguan di mata Sastro membuat ustadz Firman iba. Dia segera mencekal pergelangan tangan Sastro lalu mengarahkannya hingga benar-benar menyentuh pocong Ginah.

Rasa dingin menyapa telapak tangan Sastro saat menyentuh permukaan kulit pocong Ginah yang terhalang kain kafan itu. Dan kali ini Sastro tak lagi kuasa menahan tangis.

Meski menahan iba karena melihat Sastro menangis, tapi ustadz Firman akhirnya berhasil mendapatkan informasi yang dia cari.

Ternyata selama ini yang menghantui Padmi dan Oji bukan hanya arwah Ginah tapi juga sesuatu yang lain. Dari penglihatan ustadz Firman diketahui bahwa sesuatu yang lain itu adalah khodam penjaga yang ada di rumah Padmi.

Khodam itu milik suami Padmi yang sedang merantau keluar negeri. Pria itu sengaja meletakkan khodam itu di rumah untuk menjaga Padmi dan kedua anak mereka. Suami Padmi khawatir Padmi akan mendua saat dia jauh dari rumah. Ternyata kekhawatirannya terbukti. Padmi mendua bahkan melakukan hubungan terlarang dengan pria lain.

Keberadaan khodam itu tak diketahui oleh Padmi. Saat Padmi dan Oji bercinta di rumah sebagai imbalan Oji melakukan apa yang Padmi suruh, khodam itu menyaksikan semuanya.

Kemudian khodam itu memberitahu suami Padmi tentang apa yang terjadi. Tentu saja itu membuat suami Padmi murka. Dia meminta sang khodam membalaskan sakit hatinya kepada Padmi dan Oji.

Tanpa diketahui banyak orang, ternyata khodam peliharaan suami Padmi telah melakukan banyak teror pada Padmi dan Oji jauh sebelum keduanya meninggal dunia. Belakangan dia juga menyerupai Ginah, sesuatu yang memang ditakuti oleh Padmi dan Oji.

Setelah mendapat perintah untuk menyudahi teror, khodam itu pun mengakhiri hidup Padmi dan Oji dengan cara yang tragis.

Ustadz Firman membuka matanya perlahan lalu menghela nafas panjang usai mengetahui apa yang sebenarnya terjadi pada Padmi dan Oji.

Kini ustadz Firman mengerti mengapa suami Padmi tak pernah kembali meski sudah dikabari Padmi meninggal dunia. Jangankan menziarahi makam Padmi, suaminya bahkan tak peduli dengan kedua anak mereka yang kini ada dalam pemeliharaan Sartika.

"Sudah cukup Pak Sastro. Terima kasih ...," kata ustadz Firman sambil menepuk bahu Sastro.

Sayangnya Sastro tak merespon ucapan ustadz Firman. Pria itu justru jatuh terduduk dengan kepala menunduk dan wajah bersimbah air mata. Tangannya yang tadi digunakan untuk menyentuh pocong Ginah tampak kaku seolah sulit digerakkan. Semua orang tahu, Sastro masih belum rela melepas kepergian istrinya itu.

Rama dan Danu yang siaga sejak tadi segera bertindak. Mereka segera menggotong Sastro dan membawanya menjauh dari pendopo.

Ustadz Firman nampak tersenyum melihat kesigapan Rama dan Danu. Dia bersyukur kedua pemuda itu berada di sana karena bisa membantu meringankan bebannya.

\=\=\=\=\=

1
falea sezi
uda end kah
any Sulistiani: iya. mampir jg ke karya aq yg lain yuk.. mksh supportnya kak 🙏😊
total 1 replies
falea sezi
🤣 songong kayak bapak nya harusnya di buat mati aja ini bajingan😒
any Sulistiani: he he ... jadi ikutan kesel ya kak😆
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
nahh itu dia mkne jgan sok dlu kan keblik s dri mkne klo gmg di rem
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
ngeri nya ya klo bersekutu dgn iblis bukan menjajikan mlh menjerumuskan iya
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
ya dibawa pwrgi sm mahkluk itu tooo
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
kapok mu kapan
mkne pikir dulu sblm bertindak
guntar Nugraha
Bintang Yang Bicara Ok BossQu ⭐⭐⭐⭐⭐👍🙏🙏
guntar Nugraha
Lanjutkan Thor...👍👍🙏...
Siti Yatmi
kerennnnn....mantappplpp
any Sulistiani: Alhamdulillah ... mksh supportnya kak 🙏😘
total 1 replies
Siti Yatmi
cerita yg bagus...saya suka banget. terimakasih yah Thor....semoga makin bersinar dengan karya 2 nya....semangat....
any Sulistiani: Alhamdulillah, aamiin yaa Robbal'alamiin...
mksh doanya KK 🙏😘
total 1 replies
Nurr Tika
akhirnya laras hidup bahagia
any Sulistiani: Alhamdulillah. mksh supportnya KK 🙏😘
total 1 replies
Yeni Yeni
yah.... udah end... aja😄
any Sulistiani: iya kak. in syaa Allah ke judul lain ya kak. Mksh 🙏😘
total 1 replies
Nurr Tika
akhirnya laras bebas
any Sulistiani: iya kak 😊
total 1 replies
Yeni Yeni
selesai juga kasusnya☺
any Sulistiani: iya kak 😊
total 2 replies
Nurr Tika
apakah narsih di bawa ke alam gaib dan iblis itu ga akan incar laras
any Sulistiani: lanjut dlu ya kak, mksh 🙏😊
total 2 replies
Nurr Tika
mga ja laras selamat
any Sulistiani: aamiin ... 🙏
total 1 replies
Nurr Tika
kasian kinar di jadikan tumbal oleh ibunya
Yulay Yuli
ceritanya seru tapi up nya lama
Yeni Yeni: betul otor lagi cari ilham
total 1 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
aduh kasihan juga ya
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈 : hmguantuk pol wis lah komen e ssk wae
total 2 replies
💜⃞⃟𝓛 🆈🅰🆈🆄🅺 🅰🅻+🅰🆈
wehh jd gmb skrg ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!