Dark romance !!
Cewek polos lugu x gangster kejam bengis !!
Tidak untuk anak-anak, ada adegan spicy !!
Latar belakang luar negeri, dengan nilai moral berbeda yang Indonesia.
Rosalie Ivy Dhelpine, seorang wanita cantik yatim piatu yang tidak memiliki keluarga, dan hidup dalam kemiskinan. Suatu malam dia di usir dan di cerai oleh suaminya, setelah melahirkan anak untuk Keluarga Cornelius.
Rosalie terpaksa pergi tanpa sepeser uang, tanpa rumah dan hanya sendirian. Di tengah udara malam yang dingin, seseorang tiba-tiba mendatanginya, dan menodongkan pistol ke arah kepalanya.
“Jadi ibu susu dan perawat untuk anakku, atau mati disini ?!” Ancam lelaki itu dan membawa paksa Rosalie ke rumahnya karena menolak perintahnya.
Anehnya, Aurelion, putra sang pria kejam itu justru menyukai Rosalie, dan menerima wanita itu. Bahkan Aurelion cocok dengan ASI yang diberikan Rosalie, hingga membentuk hubungan tak kasat mata antara Rosalie dan Aurelion.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agnes Fetrika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
27. Tamu dari masa lalu ??
Author minta maaf, karena hari ini hanya bisa update satu kali 🙏🙏
Perut Author sakit, hehehehe dan lemes 🥲🥲 karena ini haid hari yang pertama, jadi mohon maaf ya buat para reader 🥲🥲🙏🙏
Kalau besok, Author usahain bakalan update dua kali untuk kalian 😊😊
Itu saja dari Author, happy reading 😉😉
Saat makan siang, Jude mengajak Rosalie ke sebuah restoran yang cukup populer di London, di sana Jude memesankan beberapa makanan yang paling populer dan enak di restoran tersebut.
Rosalie duduk memangku Aurelion dengan posisi duduk tapi kepalanya bersandar pada tubuh Rosalie. Aurelion tampak meraih sebuah tissue dan dimainkan dengan tangannya, Rosalie memandang gemas, dan Jude tersenyum geli melihat putranya.
“Benar-benar lucu dan menggemaskan.” Ujar Rosalie dengan nada senang, kedua tangannya menahan Aurelion agar tidak terjatuh, karena tubuh putranya masih belum sepenuhnya kuat untuk duduk sendiri.
Disisi lain, Alendo dan bodyguard lainnya juga di berikan kesempatan untuk makan siang di meja sebelah, mereka di berikan kebebasan untuk memesan makanan apa saja. Alendo sempat melirik ke arah atasannya, tepatnya ke arah Aurelion. Alendo tersenyum tipis, seakan ikut merasakan kebahagiaan dari atasannya.
Kembali pada meja Jude dan Rosalie, saat kedua pasangan itu fokus pada Aurelion, tiba-tiba seorang perempuan cantik mendatangi mereka.
“Apakah kau.. Carter... ?? Carter Cath ??”
Pertanyaan itu membuat Jude dan Rosalie mengangkat kepala, dan melihat seorang model dari London yang terlihat cantik, tapi usianya sepertinya sudah tidak muda. Perempuan itu, Harlina menatap ke arah Jude dengan tatapan penasaran dan curiga.
Jude mengingat sosok wanita di depannya, dia salah satu selingkuhannya di masa lalu. Tapi hubungan mereka hanya sebentar, karena Harlina harus kembali ke London, dan saat itu Jude / Carter memutuskan hubungan dengannya.
“Maaf, anda salah paham. Nama saya adalah Jude, bukan Carter.” Ujar Jude dengan nada tenang, membuat Harlina membulatkan matanya.
Apakah dia salah orang ?? Tapi wajah Jude benar-benar sangat mirip dengan Carter ?? Hanya saja, Jude versi tua dari Carter. Ya maklum saja, mereka sudah putus beberapa tahun yang lalu.
“Oh begitu.. Maaf, aku salah orang.” Ujar Harlina dengan lirih, lalu kemudian berbalik dari sana dan pergi menjauh. Tapi tetap saja, Harlina menaruh kecurigaan besar pada sosok bernama Jude itu.
Setelah Harlina pergi, barulah Rosalie menoleh ke arah Jude.
“Apakah dia.. Mantan istrimu ??”
Jude menggelengkan kepalanya, “Bukan, dia adalah.. Mantan kekasihku, salah satu selingkuhanku dulu.” Ujar Jude, membuat Rosalie terdiam.
Ternyata selingkuhannya cantik-cantik dan bahkan model yang cukup terkenal ya.. Batin Rosalie dengan nada sedih dan minder.
“Begitu ya.. Aku pikir dia mantan istrimu, karena dia terlihat cantik.” Lirih Rosalie, membuat Jude terdiam sejenak, lalu tersenyum kecil.
“Tidak secantik kamu.” Ujar Jude, membuat Rosalie tertegun, dia bisa melihat senyuman manis Jude kepadanya, membuat pipinya memerah malu.
“Ja.. Jangan berkata seperti itu..” Ujar Rosalie dengan malu-malu, dan memalingkan wajahnya, Jude terkekeh pelan. Dia kemudian merangkul Rosalie dari samping, lalu melanjutkan perkataannya.
“Jangan merasa minder, hanya karena penampilan fisik mereka. Nyatanya saat bersama mereka dulu, aku hanya bermain-main saja. Tapi denganmu, ada yang berbeda.” Ujar Jude dengan nada pelan dan tersenyum kecil, sementara Rosalie menoleh ke arah lelaki itu.
“Aku tidak pernah berniat bermain-main, Rosalie.. Aku serius denganmu, dan aku tidak akan pernah menduakanmu.” Ujar Jude menoleh ke arah Rosalie, mata biru sapphire itu menunjukkan keseriusan dan ketegasan, membuat Rosalie merasa malu dan salah tingkah.
Tanpa sadar, pemandangan itu di lihat dari kejauhan oleh seseorang, ya dia adalah Harlina. Meskipun tidak bisa mendengarkan perkataan mereka, tapi wanita itu masih merasa curiga dengan sosok bernama Jude itu.
“Mama.. ??”
Harlina menoleh, melihat putranya yang berusia 10 tahun, bernama Harret. Harlina tersenyum ke arah putranya.
“Ada apa, sayang ??”
Harret terdiam sejenak, matanya memancarkan perasaan sedih, “Apa aku memiliki seorang papa ?? Jika punya, kenapa dia tidak pernah datang ??”
Harlina hanya terdiam, perasaannya merasa sakit, karena nyatanya sosok lelaki yang membuatnya hamil adalah Carter Cath. Setelah dirinya kembali ke London dan hubungannya dengan Carter terputus, Harlina baru mengetahui jika dia hamil. Terbukti, mata Harret menuruni warna mata Carter, yaitu biru sapphire juga.
Karena itu, dia langsung mendatangi Jude yang duduk bersama dengan Rosalie, karena melihat warna mata Jude yang sangat mirip dengan warna mata Carter.
Harlina yang pada waktu itu, berniat kembali ke Amerika Serikat untuk meminta pertanggungjawaban dari Carter, justru mendengar berita buruk mengenai penipuan, KDRT, dan juga dugaan bisnis ilegal dari Carter. Jadilah Harlina memutuskan mundur dan tidak mau lagi berhubungan dengan Carter.
Tapi, dirinya mengalami kesulitan untuk memberikan sosok papa pengganti untuk Harret, karena setiap laki-laki yang menjalin hubungan dengannya, tidak pernah mau menerima Harret. Jadi Harlina memutuskan untuk merawat putranya, seorang diri.
“Papa.. Dia.. Dia pergi bekerja di luar negeri yang jauh dari kita.”
“Lalu kenapa dia tidak pernah mau pulang ?? Apakah dia tidak senang dengan Harret ??” Ujar anak berusia 10 tahun itu dengan sedih, membuat Harlina menutup matanya.
Dirinya tidak tahu harus berkata apa, jika mengatakan papanya meninggal, maka Harret pasti minta untuk mendatangi pemakamannya. Jadi dia memberikan alasan konyol yaitu papanya sedang pergi bekerja di luar negeri, yang lokasinya jauh.
“Harret.. Di makan dulu ya, kita akan membicarakan ini lagi.” Ujar Harlina sembari tersenyum kecil, Harret terlihat kecewa tapi dia tidak ingin melihat mamanya bersedih, jadi dia hanya menganggukkan kepalanya.
“Baik mama, maafkan Harret.”
“Tidak apa.” Ujar Harlina mengelus rambut putranya dengan lembut.
Harlina kemudian menoleh lagi ke arah Jude yang letak mejanya memang sedikit jauh darinya, tapi dia masih bisa melihat wajah Jude dengan jelas. Lelaki itu menyuapi perempuan dia sebelahnya, dan juga terlihat sangat bahagia.
Aku harus mencari tahu, apakah dia Carter atau bukan.. batin Harlina di dalam hatinya. Jika memang dia Carter, maka dia juga harus tahu kalau Harlina hamil dan melahirkan putranya.
Di meja lain.
Jude terlihat senang, saat Rosalie kembali tersenyum dan tertawa. Dia juga menatap Aurelion dengan tatapan yang bangga, saat putranya itu terlihat senang dan beberapa kali mengeluarkan suaranya.
“Aa.. aaa... Wah..” Aurelion menunjukkan hasil tissue yang dia robek kepada Jude dengan tersenyum bangga, seakan menunjukkan hasil karyanya.
“Wah.. Hebatnya anak papa, sudah bisa merobek tissue.” Ujar Jude memberikan pujian kecil, yang membuat Aurelion tertawa senang di sana.
Keluarga kecil yang begitu bahagia, dan sempurna. Tapi di balik kesempurnaan itu, terlihat sepasang mata yang memandang mereka dengan sedih, yaitu Harret.
Tanpa sengaja, bocah berusia 10 tahun itu melihat ke arah pasangan Jude dan Rosalie, juga dengan Aurelion, sang bayi mungil yang terlihat bahagia. Harret tanpa sadar mengeluarkan air mata, sedih, dan perih di hatinya. Sosok papa, yang dia inginkan tidak pernah pulang atau setidaknya menemuinya.
Tapi di seberang sana, bahkan sosok bayi mungil bisa terlihat bahagia dengan lelaki yang dipanggil papa di sebelahnya.
Kenapa hidup itu tidak adil.. lirih Harret di dalam hatinya.
🩷🩵🩷🩵🩷🩵🩷
Waduhh, ternyata Harlina sang mantan kekasih dulu, juga punya anak sama si Jude/Carter 🥲🥲 padahal mereka mau nikah, kok ada-ada saja ya 😔😔
Semoga Harlina dan Harret tidak menjadi batu sandungan buat pasangan kita 🙂🙂
tapi kasian juga harret hidup tanpa ayah, jdi gimana nih thor, 😔
anak jude tumbuh sehat karena dipenuhi semua kebutuhan ny lagian rosaline juga bahagia tinggal dsana