NovelToon NovelToon
Cinta Gadis Biasa "Alya"

Cinta Gadis Biasa "Alya"

Status: tamat
Genre:Pengantin Pengganti / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Teen School/College / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:397.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: ayuwidia

Belum Direvisi 🙏🙏🙏

Selain menceritakan kisah cinta seorang gadis biasa "Alya"... Novel ini berlatar belakang spot-spot wisata di Yogyakarta.

🍁🍁🍁

Alya seorang gadis yang sangat polos dan disayangi oleh semua sahabatnya. Namun dalam hal berpacaran dia memiliki prinsip yang kuat.

Prinsip Alya yang demikian membawanya pada kisah cinta yang penuh liku dan ujian.

Mungkinkah seorang gadis biasa "Alya" akan memperoleh kebahagiaan dari cinta sejati yang ia harapkan? Yuk ikuti kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ayuwidia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bertemu Ibu

"Sayang... Hari ini kamu liburkan..?" Tanya Angga ketika kami duduk di teras rumahku.

"Iya Ngga.."

"Kita jalan2 yukk..!!"

"Jalan2 ke mana..?"

"Ke Malioboro, atau kita mantai aja Al.."

"Ehmm.., aku nggak mau.."

"Maunya ke mana?"

"Ke rumahmu, sudah lama aku tidak bertemu ibumu Ngga.."

"Tapiiii..." Angga mengernyitkan keningnya, ia tampak berpikir.

"Tapi kenapa? Tidak boleh ya aku bertemu beliau..?"

"Boleh sich... Mmm.., baiklah.."

"Oke, aku pake baju ini aja ya...? Bentar aku ambil tas dan pamit ibuku dulu.." Aku beranjak dari duduk, dan berjalan ke kamar, mengambil tas. Di ruang tamu, aku lihat ibu sedang duduk melihat TV bersama Hana dan Asti.

"Ibu.., Alya pamit nggih.., mau ke rumah Angga sebentar.." Ucapku sambil mencium tangan beliau.

"Hati-hati ya ndhuk..!! Jaga diri baik2 ya Al..!!"

Pesan ibu sambil mengusap rambutku.

"Iya bu..., Alya akan jaga diri baik2.. Assalammu'allaikum.."

"Wa'allaikumsalam..."

Aku berjalan mendekati Angga, dan mengajaknya untuk segera berangkat.

*******************

Angga mengajakku berboncengan dengan motor maticnya. Seperti biasa, aku selalu menaruh tas di depan tempat duduk, untuk memberi sekat. Aku selalu melakukannya ketika berboncengan dengan pria. Maaf.., itulah kebiasaan seorang Alya, yang mungkin bisa dianggap aneh...

Angga melajukan motornya dengan kencang, sesekali dia memintaku untuk berpegangan padanya, namun kebiasaanku yang aneh ini.., selalu menolaknya. Akhirnya Angga mengalah dan melajukan motornya dengan kecepatan sedang.

Tidak sampai satu jam, kami sampai di rumah Angga. Rumah yang dulu pernah beberapa kali aku kunjungi.

"Ayok Al.., masuk ke dalam..!!"

"Iya Ngga.." Jawabku sambil berjalan mengikutinya.

Kami sampai di ruang keluarga, tampak seorang ibu paruh baya sedang menonton TV.

"Ibu..., dicari Alya.." Ucap Angga pada ibu itu. Beliau lalu menoleh ke arah kami..., tampak matanya berkaca-kaca melihatku. Tanpa aku sadari, ibu Angga berlari ke arahku.., beliau memeluk erat tubuh ini.

"Nak Alya... Benar ini kamu Nak??"

"Iya bu, ini Alya..." Kubalas pelukkan beliau, ada rasa haru yang menyelimuti pertemuan kami.

Tubuh beliau tampak kurus, wajahnya seolah memendam duka yang teramat dalam..

"Bu..., jangan cerita macam2 pada Alya ya..!!" Ucap Angga setengah berbisik.

"Al.., aku tinggal sebentar ya...?"

"Mau kemana Ngga?"

"Beli camilan Al, kamu mau nitip apa..?"

"Nggak nitip apa2 Ngga.."

"Okey, sebentar ya Al.."

"Heem.."

Angga berjalan keluar ruangan, tinggal aku dan ibunya berada di ruang keluarga.

"Yuk nak, duduklah..!!"

"Iya bu.. Bagaimana kabar ibu..??"

"Sangat tidak baik Al.., huhhhuhu.."

Beliau menjawab dengan disertai tangisan yang menyayat. Aku memeluk ibu Angga, mencoba untuk menenangkannya.

"Bu.., ceritakan pada Alya, apa yang sebenarnya terjadi selama ini..!!"

"Tapi pasti Angga akan marah Nak.., hhuhu..."

"Bu.., jangan takut pada Angga, In shaa Allah Alya akan berusaha membantu meringankan beban ibu.."

"Baiklah Nak.., ibu akan menceritakannya padamu Al.. Sebenarnya empat tahun yang lalu, Angga sudah menikah dengan Ratna. Mereka dikarunia seorang anak yang cantik, Salsa namanya. Anak mereka kini berumur empat setengah tahun, karena sebelum menikah.., Ratna hamil dulu. Dua tahun ini, Ratna pergi ke Bandung, rumah kedua orang tuanya. Ratna pergi karena tidak tahan melihat kelakuan Angga yang sering pulang malam dan membawa perempuan lain ke rumah..."

"Lalu bagaimana anak mereka bu..??"

"Salsa ibu rawat Nak, gadis kecil itu sedang bermain ke rumah tetangga..."

"Kasihan Salsa ya bu.." Tak terasa air mataku pun menetes, mendengar kisah Angga, dan keluarga kecilnya yang tidak bahagia. Aku memantapkan hati untuk membantu beliau (ibu Angga), agar Angga dan Ratna bersatu, karena kasihan dengan nasib Salsa, buah hati mereka.

"Bu, Alya akan berusaha membujuk Angga untuk membawa Ratna kembali ke rumah ini.., demi Salsa..."

"Tapi Nak.., bagaimana kalau Angga murka?"

"Ibu tenang saja.. Angga tidak akan murka, Alya akan berbicara dengan hati2..."

"Iya Al.. Ibu percaya padamu Nak.., trimakasih Al.." Ucap beliau sambil mencium keningku. Aku merasakan kehangatan kasih sayang dari ibu yang malang ini.

"Uti..." Terdengar suara gadis kecil dari luar rumah. Ia berlari menuju ke ruang keluarga, mencari utinya.

"Uti..., tadi Salsa diejek teman2..., hiks...hiks.. Kata mereka Salsa sudah tidak punya ibu.." Gadis kecil itu menangis mendekap tubuh utinya.

Aku menghampiri si gadis, dan membelai rambutnya. Mungkin ia terkejut, kemudian mata polosnya menatapku.... Aku pun tersenyum ke arahnya..

"Tante siapa..?"

"Tante, teman ayahnya Salsa.. Jangan bersedih..!! Sebentar lagi ibumu akan kembali ke rumah ini.."

"Benarkah.., tan..tante..??"

"Iya Sayang, tante akan bilang ke ayah, supaya dengan segera menjemput ibu..."

"Trimakasih tante.."

"Iya sayang.., sini peluk tante..!!" Salsa memelukku dengan sangat erat...

"Yuks kita tunggu ayah sambil nonton TV..!!"

"Okey tante.."

"Salsa suka film apa..?"

"Marsha..te.."

"Siap anak cantik, duduk yang manis di samping uti ya..!!"

"Baik..te..."

Aku kembali merasa ada sayatan di hati ini. Tapi aku harus tetap tegar, dan yakin rencana Allah adalah yang terbaik. Ach.., mungkinkah ini jawaban dariNya.. Menuntunku agar tidak lagi memilih cinta yang salah...

1
Sri Lestari
membacanya sambil menangis..
bagus bnget critanya..../Good/
Firman Firman
lnjut
Firman Firman
Alhamdulillah 🤲 gitu dong al
Firman Firman
duh knp jadi wanita lembek amat, cinta itu mng butuh pengorbanan tpi jika kita melepas orang yg kita sayang dengn orng yg GK BNR rasa bersalah dn sakit hati itu akn mnjadi duri yang berkepanjangan
Firman Firman
lanjut
Firman Firman
artis FTV ya thour🤗
Firman Firman
jujur aja Alya kalau Sinta mngacam kmu bilang tu ma angga
Firman Firman
lnjut seru nie kayaknya cerita nya
Firman Firman
lnjut
Alanna Th
aq sdh 2 x k psntai parangtritis; bgt luas, bisa ddatangi dari arah brlainan
Alanna Th
aq stuju kirana dg abimana djdhkn, khan cocok dosen bristrikn dktr
Alanna Th
yg tewas dlm kcelakaan adalh sopir yg mnyopiri mbl abimana. tbh abimana trlempar keluar oleh ledakan mblnya, dtolong pnddk stmpt stlh keadaan sepi
Alanna Th
haah!?? abimanakh, thor? nyawanya slmt, tp wjhny dpenuhi luka bkr n sengaja tak bicara agar alya tdk mngenalinya?? miris skali, thor
Alanna Th
aq jg curiga bhw abi msh hidup. deuh, ada" aza; bikin hatiq ilfill aza akh
Alanna Th
iyaaa, seterah author aza mo dbw k mn ini cerita. aq ikutin deh
Alanna Th
aaaaa, kapan swamiq gendong aq spt wkt mp?
Alanna Th
waah, mirip bunga tulipny negeri belanda, y thor
Alanna Th
thor, ceritamu tdk bnyk brhalu; mirip dg kjadian nyata. tq author. aq lnjt baca ya
Alanna Th
aq semula malah brharap alya jadi jdhnya dimas. yaa, spt d dunia nyata; impian kita gk selalu jadi nyata, jdhqpun jauuuh dari prkiraan. aq dpt jdh jauh dr kmpng hlmn, shg sdh tdk prnh lg brtemu teman" sekampng. dulu blm ada hp, jadi aq gk punya nmr mrk
Alanna Th
waaa, salak. trmsk slh satu favoritq. nie blm mkn apa", pagi" aq sdh mkn salak pondoh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!