NovelToon NovelToon
Ketulusan Cinta Salwa

Ketulusan Cinta Salwa

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Konflik Rumah Tangga-Pernikahan Angst / Penyesalan Suami / Pengkhianatan / Tamat
Popularitas:28.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nita.P

Lanjutan dari novel GADIS MISTERIUS

"Apakah kau mencintaiku?" tanya Satya pada Salwa

"Aku akan mencintai suamiku dengan sepenuh hatiku dan aku mencintai suamiku karna Allah" kata Salwa tersenyum

Satya diam dengan segala penyesalan nya. Satya benar benar menyesal telah menyia nyia kan wanita sebaik Salwa. Betapa bodohnya Dia selama ini memilih Bella yang bahkan tidak mencintai nya dengan tulus dan malah menyia nyiakan Salwa yang mencintai nya dengan tulus.


Kisah rumah tangga yang banyak penghiatan di dalam nya. Kesabaran dan ketulusan seoarang istri akan membuat nya sadar. Inilah kisah Satya dan Salwa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 23

"Bagaimana keadaan adik saya dok?" tanya Salwa ketika dokter keluar dari ruangan Syaida

"Syaida harus segera dioperasi ulang. Gumpalan darah di otak nya kembali banyak. Benturan yang sangat keras membuat kepalanya pendarahan yang hebat. Jadi operasi yang dulu sudah kami nyatakan gagal. Segeralah ambil keputusan Salwa sebelum terlambat" jelas Dokter

"Baik dokter saya akan fikirkan dulu" kata Salwa lemah

"Lakukan lah yang terbaik dokter" kata Satya yang tiba tiba muncul

Satya sudah tidak tahan lagi melihat Salwa hanya bisa menangis. Satya merasa sangat tidak kuat jika harus berdiam diri tanpa melakukan apapun.

Salwa dan dokter pun terkejut melihat kedatangan Satya yang tiba tiba. Salwa langsung menunduk takut saat melihat Satya berjalan mendekat pada mereka.

"Saya yang akan membayar semua biaya operasi nya" kata Satya dingin dan tegas

"Ba..Baik Tuan" kata Dokter gugup melihat tatapan Satya yang dingin

"Kalau begitu saya permisi dulu" pamit dokter

"Apa saya boleh melihat Syaida dokter" kata Salwa

"Silahkan" kata Dokter tersenyum lalu pergi

Salwa pun berjalan melewati Satya dengan kepala masih menunduk takut. Salwa masuk ke dalam ruangan Syaida. Salwa bingung harus berbicara apa pada Satya. Dia masih takut menatap Satya. Salwa duduk di kursi samping ranjang pasien. Salwa mencium kening Syaida dan mengenggam tangan nya.

"Syaida sayang kamu harus bertahan demi kaka. Jangan tinggalkan kaka dhe. Kamu taukan kaka gak punya siapa siapa lagi. Bertahan lah, hargailah pengorbanan kaka selama ini dhe." Salwa sudah tidak bisa menahan air matanya lagi

"Jika kamu pergi nanti siapa yang akan merawat anak kaka jika kaka juga harus pergi"

Entah kenapa Salwa berkata seperti itu. Kata itu keluar dengan sendiri dari mulut nya. Salwa terisak mengingat semua kisah hidupnya. Salwa hanya bisa berharap ada suatu keajaiban suatu saat nanti kepada dirinya.

Tanpa Salwa sadari Satya telah berada di belakang nya dan mendengarkan semua keluh kesahnya. Satya merasa hatinya tersayat mendengar ucapan Salwa dan tangis Salwa yang terdengar sangat menyakitkan.

Salwa menghapus air matanya dan berdiri lalu berbalik ke belakang. Salwa langsung tersentak kaget melihat Satya berdiri menyandar di dinding dengan wajah datar.

"Maafkan saya Tuan" kata Salwa menunduk takut

Entah kenapa Salwa hanya bisa meminta maaf pada Satya. Mungkin karna Salwa merasa kembali menyusahkan Satya yang sudah mau membayar operasi adiknya lagi.

Satya memejamkan mata saat mendengar Salwa memanggil nya Tuan dan Salwa yang menunduk takut kepadanya.

'Sekejam itukah gue? Sampe istri gue aja begitu takut sama gue. Dasar berengsek lo Satya' Satya memaki dirinya sendiri di dalam hati

Satya berjalan mendekat ke arah Salwa yang terus mundur karna takut melihat Satya mendekati nya. Satya menarik tubuh Salwa ke dalam pelukan nya. Satya mendekap tubuh Salwa yang semakin kurus itu dengan erat.

Salwa hanya diam mematung dipelukan Satya. Beberapa detik kemudian tangis Salwa pun pecah begitu saja. Salwa merasa dada nya sesak. Entah kenapa Salwa merasa sakit ketika Satya memeluk nya. Semua bayangan perlakuan Satya kepadanya kembali hadir di fikiran nya membuat tangis Salwa semakin menjadi.

Satya mengelus punggung Salwa yang bergetar hebat. Satya membiarkan Salwa menangis di pelukan nya. Satya tidak memikirkan lagi kemejanya yang sudah basah oleh air mata Salwa.

Satya melepas pelukan nya lalu memegang wajah Salwa dengan kedua tangan nya. Satya menghapus air mata Salwa yang terus mengalir.

"Maafkan aku Salwa"kata Satya lirih

Salwa hanya diam mendengar ucapan Satya itu. Salwa terlalu sakit dan sudah terlanjur terluka. Salwa bukan lah malaikat yang punya segudang kesabaran. Salwa hanya manusia biasa, Dia juga bisa marah dan kecewa.

"Aku mohon Salwa. Maafkan lah aku" Satya mengatupkan kedua tangan nya di depan dada

"Aku tahu aku salah sangat salah bahkan. Tapi aku mohon maafkan aku. Kita mulai dari awal lagi" kata Satya kini air matanya sudah menetes

"Saya tidak tahu kenapa kamu tiba tiba meminta maaf kepada saya. Saya kan sudah bilang jika kamu tahu kebenaran nya saya minta kamu tidak perlu mencari saya" kata Salwa parau

"Saya bukanlah malaikat yang dengan sugudang kesabaran. Saya juga manusia biasa yang bisa kecewa." Salwa menarik nafas nya dalam lalu menghembuskan dengan kasar

"Luka yang kamu berikan terlalu dalam untuk bisa diobati dengan kata maaf. Bukan saya egois, tapi saya sudah terlalu sakit. Jadi saya minta kamu bisa pergi dari sini. Soal uang yang kamu pinjamkan pada saya akan segera saya kembalikan"

"Sekali lagi terimakasih atas bantuan kamu untuk membiayai operasi adik saya. Permisi. Assalamualaikum " Salwa langsung pergi dari ruangan itu dengan sejuta luka dan kekecewaan

Satya hanya diam mematung mendengar setiap kata yang Salwa ucapkan. Sakit itulah yang Satya rasakan. Dia berpikir Salwa akan memaafkan nya dengan mudah. Tapi Satya juga sadar luka yang Dia berikan pada Salwa itu terlalu dalam sehingga Salwa pasti sangat sulit untuk menyembuhkan nya.

Salwa memegang dadanya yang sangat sesak. Salwa tidak menyangka mulutnya akan berkata seperti itu. Tapi itulah yang Salwa rasakan. Salwa tidak mau jatuh ke dalam lubang yang sama.

Maaf kalau up nya lama. Gak tau kenapa di riview nya lama gak kaya biasanya.

1
Megandaru
anabell
Armando Mando
Biasa
Armando Mando
Buruk
Megandaru
pasti bayi anabel
Megandaru
dasar bang saatt dulu aja luu siksa dia sekarang bucin nya kebangetan
Megandaru
set ternyata lu ganteng juga bang saatttt
Megandaru
dasar bang saattt luu udah dapet istri cantiknya ky gitu masih aja di kecewain
andalan servindo
Luar biasa
ANNTIE
satya sialan kampret
Ciprut Imut
menarik sekali ceritanya
MakBarudakh
bagus ceritanya
Marhaban ya Nur17
Bella emaknya seno
Marhaban ya Nur17
jd nya dear dear dor
Marhaban ya Nur17
masa g ada maid nya
Marhaban ya Nur17
nama syaida 🤔 jd ke ingat nama gedung menara yg ada di ibu kota
Fastabiqul Khairat
Bella mamanya Seno yg Donor mata u/ calon mantunya
Fastabiqul Khairat
sad story 😭😭😭
Vivi Bidadari
anak sarang tawaon sam sandi kah ini
Vivi Bidadari
Si sarang tawon mulai beraksi tapi sayang krn bodoh dikira salwa selingkuh padahal itu bpk nya...

Kamu pasti dibohongi lgi sama bpk mu tdk sakit Salwa entah utk apa uang itu mendingan utk biaya berobat adik dan dirimu
Vivi Bidadari
Sombong banget kamu Satya ujung" penyesalan yg kamu dapatkan nih, jgn bilang kamu bawa Bela ke apartemen mu utk menyakiti Salwa 😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!