Instagram : @imeldona
SEASON 2 : Tentang Kasih Sayang dan Perjuangan Orangtua untuk mengungkap kebenaran anaknya, juga berlatar belakang kisah cinta Remaja.
SEASON 1 :Kisah Cinta pertama.
Saling mencintai namun karena pertentangan orangtua, mereka saling dipisahkan.
Hingga Kemudian Mereka dipertemukan kembali, tapi mereka sudah tidak dapat bersama karena Sefia sudah menjadi istri pria lain.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Imelda Agustine, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Liontin
Pasti Kelean udah kangen sama Pebinor ya, Khan?? ha ha ha.
****
Untukmu, semua hati yang pernah mencintai dan dicintai. Yang pernah di khianati sampai tak ingin hidup lagi. Baca kisah ini dengan hati hati.
****
Di sisi lain, terlihat dua sejoli tengah bergelut diatas ranjang kamar hotel.
"Kamu memang hebat, Sayang." puji pria tersebut.
"Kamu juga mas, selalu bikin aku puas."
"Besok malam lah lagi kamu nemenin mas tidur."
"Aduh! Lia gak bisa mas. Lia sibuk."
"Sibuk apa karena Si Angga, itu? Kamu nakal ya. Bisa-bisanya ganggu suami orang."
"Ya, apa bedanya sama mas. Mas kan juga suami orang."
"Kalau mas bedalah sayang, mas kan selalu ada buat kamu dan mas juga bisa ngasih semua yang mas punya buat kamu."
"Ah, mas bisa aja deh." sahut Lia sebelum pria itu kembali menggrayangi tubuhnya.
****
"Yuk ikut aku!" pinta Dedi pada Sefia yang tengah sibuk mengarsipkan surat keluar dan masuk.
"Kemana?" tanya Sefia.
"Pergi untuk menemui Client." sahut Dedi sengenanya.
Sefia bingung, pasalnya hari ini Bosnya tidak mempunya jadwal untuk meeting ataupun bertemu dengan client didalam maupun diluar kantor.
"Ah, sebentar." Sefia membuka buku catatannya guna melihat jadwal hari ini.
"Sudahlah, ikut saja! Jangan menolak, ini perintah atasanmu!" ucap Dedi sembari merebut buka cacatan Sefia dan melemparkannya diatas meja.
"Ah, iya. Baiklah." Sefia mau tak mau harus mengikuti keinginan bosnya.
Sefia pun mengikuti langkah bosnya dan masuk kedalam mobil bersamanya.
Dedi menggerakkan jemarinya untuk disatukan dengan jemari Sefia lalu ia kecup dan ia letakkan di dadanya.
"Kita mau kemana?" tanya Sefia.
"Aku akan membawamu ke suatu tempat, semoga kau suka." sahut Dedi sembari menggesekkan hidungnya ke hidung Sefia, dan jemarinya yang kosong untuk menangkup pipi Sefia serta mengelusnya.
"Tapi... tapi bukankah kita akan menemui client mu?" tanya Sefia dengan pipi merah merona.
"Tadinya sih begitu, tapi setelah kamu berniat menolak ajakanku. Aku jadi berpikiran lain." sahut Dedi dengan mimik wajah pura-pura malas, sementara satu jemari Sefia ia masih menggenggamnya didada.
"Ah, bukan begitu maksudku. Aku hanya takut teledor akan jadwal atasanku, sebagai sekretaris pribadimu kan aku harus bisa mengatur segala jadwal untukmu."
Dedi kemudian menoleh dan tersenyum. "Aku berbohong padamu." ucapnya sebelum kembali melumat bibir manis Sefia.
"Jangan disini, malu! Kalau supirmu lihat bagaimana?" bisik Sefia sembari memukul dadanya pelan.
"Apa kamu liat kita?" tanya Dedi pada supir pribadinya.
"Tidak pak, saya hanya fokus menyetir saja." jawab supir.
Kemudian Dedi kembali menoleh dan menatap Sefia. "Kamu denger sendiri kan sekarang? Dia gak ngeliat kita."
"Iya, tapi kan aku malu."
"Kenapa harus malu, aku kan milikmu. Kamu bisa memintanya dimana saja." bisik Dedi menggoda.
"Dedi... Ah." Sefia memalingkan wajahnya merasa malu karena ia merasa pipinya sudah merah merona.
Dedi lalu memegangi dagu siap agar menatapnya. "Kenapa pipimu sangat merah? Kamu malu sama aku?" ucap Dedi sebelum mengecup kening Sefia.
"A... aku.." Sefia semakin merasa gugup dan malu, dan Dedi tersenyum sumringah karenanya.
"Karena inilah kamu selalu menggoda mataku."
Dedi kembali menekan tengkuk leher Sefia dan kembali menyatukan bibirnya agar saling terpaut.
Kini tibalah mereka pada sebuah restoran kelas atas yang memang sudah dipesan. khusus oleh Dedi.
Sedangkan disisi lain terlihat Lia sedang bersama teman prianya keluar dari sebuah hotel dan tak sengaja melihat Sefia turun dari dalam mobil dan bergandeng tangan dengan seorang pria.
"Loh, itukan Sefia istrinya mas Angga. Dia perempuan jalang ternyata, berani-beraninya bersama pria lain." gumam Lia sembari menatap Sefia kesal.
Ketika Sefia memasuki gedung restoran, Lia ingin mengejarnya tapi dengan sigap teman prianya menariknya.
"Kamu mau kemana?" tanya pria tersebut.
"Aku ada urusan penting mas, sebentar aja. Boleh ya?" pinta Lia memohon tapi pria itu tak menanggapinya.
"Enggak, kamu harus ikut mas sekarang!"
"Tapi mas?!"
Belum sempat Lia mengejar Sefia, Lia sudah ditarik terlebih dahulu masuk kedalam mobil.
****
Meja dan hiasan serba putih serta di iringi oleh alunan musik klasik.
Dedi merangkul Sefia, menarik kursi agar Sefia dapat duduk disana dan ia sendiri duduk didepannya agar berhadapan langsung dengan Sefia.
Sefia pun terkagum, karena baru kali ini dia diperlakukan menjadi wanita spesial seperti ini.
"Kamu menyiapkan semua ini?" tanya Sefia masih dengan pandangan takjub pada sekitar.
Dedi mengangguk. "Apa kamu suka?"
"Iya, aku benar-benar suka."
"Bisa gak kamu tutup mata?!" pinta Dedi.
"Hah, untuk apa?"
"Tutuplah sebentar saja!" pinta Dedi kembali.
"Ah, iya. Baiklah!"
Sefia pun menutup matanya.
Dedi kemudian beranjak dari tempat duduknya, menghampiri Sefia lalu mengeluarkan sebuah perhiasan panjang berwarna putih serta terdapat liontin berlian didalamnya. Ia kemudian mengalungkannya pada leher jenjang milik Sefia sembari mengecup lehernya sekilas.
"Buka matamu!" ucap Dedi memerintah.
Sefia yang sudah merasakan ada sesuatu yang melingkar dilehernya, ia langsung membuka matanya saat Dedi menyuruhnya.
"Ya ampun, Dedi! Cantik banget, ini kan mahal." ucap Sefia takjub sekaligus senang.
"Kalung yang cantik, pantas untuk seseorang yang cantik. Lagian itu bukan seberapa kok, jadi kamu tidak usah merasa terbebani. Aku bisa memberikannya lebih untukmu, jika kamu mau."
"Tidak Ded, aku tidak menginginkan apa-apa kecuali hanya cinta dan perhatian yang tulus, dan itu aku sudah mendapatkannya darimu."
Ia kemudian menggapai jemari Sefia lalu mengecupnya. "Aku mencintaimu, Fia."
"Aku juga mencintaimu, Ded!"
tapi, apakah kita bisa bersama.
****
CRAZY UP BESOK YA!! DITUNGGU KESERUANNYA :*
aga & Yuna jg donk Thor.. lg seru2 nya..