Apa anda serius?...... AKU BENAR BENAR HANYA INGIN MENJADI PENULIS NOVEL, Mengapa sistem ini Memaksaku untuk Menjadi Aktor ?........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rohid Firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Reading 1
Cahaya pagi yang hangat membasuh kota Sacramento, membangunkan kehidupan di dalamnya. Di sebuah apartemen sederhana, James menyesap kopi sambil membaca berita hiburan di ponselnya. Matanya tertuju pada sebuah artikel yang berjudul "The Hollow Echoes: Film Thriller Terbaru yang Siap Mengguncang Hollywood".
[Sacramedia: Sutradara Brendan dengan penulis david tengah dalam proses reading dalam karya terbaru mereka "The Hollow Echoes" akankah ini mendapatkan hasil tinggi?]
[Hollywood Hot: Studio MCU menggarap film terakhir dari frenchise mereka , Bertajuk "DOOM"]
banyak sekali artikel tentang film , penyanyi dan berbagai isu yang berlaku bahkan pemilihan presiden amerika yang akan segera digelar.
Artikel itu membahas tentang film yang akan ia bintangi, menyoroti sutradara Mark Johnson, seorang sineas yang cukup dikenal di kalangan film indie, namun belum pernah mencicipi kesuksesan box office. Penulis artikel itu menyebut "The Hollow Echoes" sebagai sebuah film thriller psikologis yang menjanjikan, dengan plot twist yang mengejutkan dan karakter-karakter yang kompleks.
"Semoga saja film ini sukses," gumam James,
Ia meletakkan ponselnya dan bersiap untuk bekerja. Hari ini adalah hari kedua ia kembali bekerja di Redwood Cafe setelah menghabiskan beberapa hari di rumah keluarga Arthur. Ia merasa sedikit lelah, namun juga bersemangat untuk kembali ke rutinitas normalnya.
ini adalah rekor pertamanya dimana dia menghabiskan 1 jam di ponsel , dengan rekor sebelumnya 40 menit.
"pagi nyonya rose" james dengan tas selempang menyapa wanita yang tengah duduk di resepsionis.
"oh pagi juga sayang, hati hati saat kerja ya, jika kamu lelah bilang saja sayang" dengan suara yang melengking.
cuacanya sangat cerah hari ini
Sesampainya di Redwood Cafe, suasana pagi yang riuh menyambutnya. Aroma kopi yang baru diseduh bercampur dengan wangi pastry yang manis, menciptakan simfoni aroma yang menggoda selera. Para pelanggan berdatangan, mengisi meja-meja kayu dengan canda tawa dan obrolan hangat.
James mengenakan celemeknya dan segera mulai bekerja, melayani para pelanggan dengan senyum ramah dan sikap profesional. Ia terampil menyiapkan berbagai jenis kopi, menyajikan makanan, dan membersihkan meja. Ia menikmati pekerjaannya dan interaksinya dengan para pelanggan.
Tiba-tiba, suara familiar menarik perhatiannya.
james yang sedang mengobrol dengan para pelanggan yang sering datang Menoleh .
"James?"
James mendongak dan terkejut melihat Chloe, sepupu Arthur, berdiri di depan meja kasir. Gadis itu mengenakan sweater pink pastel dan celana jeans biru muda, terlihat ceria dan menawan.
"Chloe? Apa yang kau lakukan di sini?" tanya James dengan heran.
"A-Aku sedang hang out dengan temanku," jawab Chloe sambil menunjuk seorang gadis lain yang sedang duduk di salah satu meja. "Kami ingin mencoba kopi di kafe ini. Aku tidak tahu kau bekerja di sini."
"Ya, aku bekerja di sini sejak beberapa bulan lalu," jelas James.
"Wah, kebetulan sekali," Chloe tersenyum lebar. "Boleh aku pesan kopi latte, James?"
"Tentu saja," jawab James, lalu menyiapkan pesanan Chloe.
Chloe dan temannya kemudian duduk di meja dekat jendela, mengobrol dan sesekali melirik ke arah James. James yang sedang sibuk melayani pelanggan lain Tidak peduli dengan hal tersebut karena tidak penting,menurutnya hanya satu hal yang membuat james gugup , Yakni mengobrol dengan ayahnya.
Lily, yang sedang membersihkan meja di dekat situ, memperhatikan interaksi antara James dan Chloe dengan tatapan tajam. Ia merasakan sesuatu yang tidak mengenakkan di hatinya. Ia tidak suka melihat James terlalu dekat dengan gadis lain.
"Siapa gadis itu?" tanya Lily pada salah satu rekan kerjanya dengan nada curiga.
"Aku tidak tahu sayang, tapi dari pengalamanku dan dilihat dari matanya melirik james , dia macan yang lapar" chef dari kafe ini pada lily.
"apa apaan dia melihatnya begitu?" Lily mengerutkan keningnya. "Kenapa dia ada di sini?", dia merasa tidak fokus dalam mengurusi kasir , chef yang merupakan rekan kerja paling lama di cafe ini hanya tertawa .
"kau lihat sayang, ucapanku hari itu benar, jika kau tidak tertarik pada lelaki beri kode atau berkata langsung " .menggodanya
Lily tidak percaya dengan jawaban itu. Ia yakin ada sesuatu di antara James dan Chloe. Ia merasakan rasa cemburu yang membara di dadanya.
'aku tidak tahu kenapa, tapi seperti ada yang menatapku dari kedua arah '
-----
Dua hari kemudian hari ini adalah hari dimana reading dilakukan james datang dengan taksi, James berada di Las Vegas untuk menghadiri pembacaan naskah film "The Hollow Echoes". Ia tiba di kantor EC Entertainment lebih awal dari yang dijadwalkan. Ia masuk ke ruangan yang telah disediakan dan terkejut melihat banyak orang sudah berada di sana.
'aku salah berfikir aku yang pertama'
Ia mengenali beberapa wajah dari daftar pemeran yang dikirim oleh Jack. Ada beberapa aktor dan aktris terkenal yang pernah ia lihat di film atau serial TV. Mereka duduk di kursi yang telah disediakan, membaca naskah atau mengobrol dengan rekan mereka.
tentu james yang masuk menjadi perhatian beberapa orang
James merasa sedikit gugup berada di tengah-tengah orang-orang penting itu. Ia hanya seorang aktor pendatang baru yang belum memiliki banyak pengalaman.
Ia mencari tempat duduk yang kosong dan duduk di sana.
james benar kebingungan, namun terlihat santai dan tetap bersikap keren , sutradara yang berada disana akhirnya sadar. "o oh james astaga, Duduk duduk di kursi dekat cage" sutradara terdengar sangat excited sekali dengan kehadiran james.
membuat beberapa pemeran penasaran.
Meja mereka Kotak.
james duduk di sebelah aktor yang terkenal di hollywood karena aktingnya yang luar biasa , dan bisa dibilang dapat dilihat berbeda di setiap film . itu adalah Nicola cage , seorang aktor senior yang memang dikenal sering bermain di film film kecil dann film dengan naskah yang tidak bagus.
aktingnya sangat terkenal namun dia terus menerima peran dari film kecil dengan bayaran yang tidak menentu , ini karena hutang nya yang banyak, karena sering membeli barang mewah .
"Hallo kawan , waw lihat kau . kau terlihat sangat luar biasa , siapa namamu anak muda" cage yang ramah pada james , dia memang orang yang suka bersosialisasi.
"ah hallo juga Tuan cage , astaga ini suatu kehormatan saya melihat beberapa film anda pak" james dengan santai dan senang berkenalan dengan cage , dia bahkan tidak tertekan dan gugup , aktor lain melihat james dengan mata penasaran dan beberapa sinis , karena mereka sudah mendapatkan info siapa saja yang akan ada di film ini, yang mana salah satunya james.
seorang pria tanpa agensi tanpa pengalaman di film,extras serial tv , mendapatkan peran karakter sampingan sekaligus penjahat utama di film ini.
sutradara melihat james dan cage yang berkenalan dan mengobrol dengan santai .
'lihat anak ini, dia bisa setenang itu dihadapan cage yang dikenal "one take nic", haha ini semakin menarik , dan aku semakin tertarik dengan pria ini'.
melihat james dari dekat, seorang aktor muda tampan menatap james dengan sinis, karena dia tidak terima karakter yang dia inginkan bahkan berlatih akting untuk nya , malah didapatkan oleh peria di depannya yang bahkan tidak memiliki nama di industri.
itu wajar saja , karena beberapa orang bahkan mengorbankan banyak hal untuk akting , termasuk pria muda itu , sepertinya dia lebih muda dari james.
tentu saja melihat itu .
'oh sial apa apaan dengan tatapan menekan ini, sial aku sangat benci tekanan , apa yang harus kulakukan?..'
kemudian dia tersenyum menjawab tatapan intimidasi dan sinis Pria muda itu , yang membuatnya terkejut dan mengerutkan keningnya . james kira itu hal yang baik untuk dilakukan , sebagai hal pertama yang harus dilakukan untuk perkenalan awal.
tapi sepertinya salah.
'oh lihat bajingan ini , haha dia menantang Nick , ini menarik sekali, sikap dan gaya bicaranya mengingatkanku pada pria 1000 wajah itu' cage yang memperhatikan mereka.
"Baik ,terima kasih telah hadir dalam reading pertama dalam film "The hollow Echoes" perkenalkan saya phil sezrezesa panggil saja Phil, saya sutratara dan director film ini, di kanan saya ada PD Joe, dan kiri saya ada penulis dari film ini David , dia terlihat tenang , namun sepertinya masih kesal dengan pemilihan james .
sepertinya Joe berhasil menghandle situasi David, walaupun dia masih tidak terima , namun karena james adalah permintaan sutradara langsung yang direkomendasikan ke jack hingga joe . dia hanya ingin melihat di reading kali ini kesalahan dari james.
"baik saya sudah memperkenalkan masing masing orang dan tugasnya , jadi mari kita mulai sesi Readingnya"
saya baru baca dan kosa katanya masih agak berantakan,ayo Thor smngt untuk memperbaiki tulisannya