NovelToon NovelToon
Dahsyatnya SHOLAWAT

Dahsyatnya SHOLAWAT

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Modern / Tamat
Popularitas:417.8k
Nilai: 5
Nama Author: Humairah_bidadarisurga

" KARENA MANUSIA SELALU MENGINGINKAN YANG TERBAIK TAPI LUPA MENJADI BAIK DAN BERBUAT BAIK"


Mengisahkan Perjalanan hijrah seorang gadis bernama Gendis.

Masa lalu yang penuh dosa pun membuat Gendis mengalami trauma.

Iqbal seorang pria yang baik namun salah pergaulan menjadikan Iqbal sebagai pribadi yang keras, playboy dan liar.

Mereka dipertemukan pada saat mereka sama sama tidak baik dan bertobat untuk berhijrah.

Perjuangan menuju Jannah yang selalu diimpikan pun harus dilalui dengan kisah yang Tragis, Miris dan Derai Air Mata.

Berhijrah itu mudah tapi untuk Istiqomah itu sulit.

GENDIS.... IQBAL .... JADIKAN SEMUA KISAHMU MENJADI PELAJARAN YANG BERHARGA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Humairah_bidadarisurga, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TANGISAN TULUS IQBAL

SELAMAT MEMBACA

💚💚💚💚💚

Iqbal mengantarkan Gendis kembali ke kontrakannya. Acara kencan yang hangat dan romantis berakhir sebuah kekecewaan, penyesalan dan tangisan.

Entah kesalahan dan dosa besar apa lagi yang telah diperbuat Gendis hingga hal seperti ini harus terjadi kepadanya. Aku seperti wanita rendah yang mengemis cinta.

"Gendis, maafkan aku, aku selalu membuat kamu kecewa, aku sudah jujur Gendis, dan hal ini yang paling berat untuk aku ungkapkan sejak awal pertemuan kita." ucap Iqbal penuh penyesalan.

"Kamu pergi Iqbal, pulang dan jangan temui aku lagi. Sudah cukup hubungan kita sampai disini, aku tidak mau mengganggu rumah tanggamu lagi." ucap Gendis dengan tangisannya, suaranya pelan dan serak karena lelah menangis. Hatinya sakit, kecewa dan hancur.

"Gendis, aku tidak akan pergi sebelum kamu memaafkanku. Aku mencintaimu Gendis. Aku merahasiakan ini karena aku mencintaimu, aku gak mau lagi kehilangan kamu seperti aku kehilangan anak kita. Itu suatu kesalahan besar dan aku benar benar menyesalinya. Aku memang Ba**ngan, brengsek dan pembohong. Tapi aku tulus mencintaimu. Aku rela berbuat apa saja untuk mendapatkan maaf darimu Gendis, tapi jangan kamu suruh aku pergi dari sini dan meninggalkanmu sendiri. Aku tidak sanggup jauh dari kamu. Keseriusanku ingin menikahimu bukankah itu bukti Gendis. Kalau aku hanya main main, mungkin sudah lama juga aku meninggalkanmu. Tapi... aku bagaikan terhipnotis, aku terlalu mencintaimu. Aku adalah Iqbal yang suka mempermainkan perasaan wanita, tapi aku sekarang terjebak pada satu hati wanita dan itu kamu Gendis. Kamu tahu Gendis, mungkin yang lebih cantik dari kamu banyak, yang lebih seksi dari kamu banyak, yang lebih bisa memuaskan nafsu ku pun banyak, aku mudah untuk memilih dan meninggalkan mereka sesuka hatiku, tapi bukan itu yang aku mau, aku hanya ingin bersamamu Gendis, saat ini, besok, lusa bahkan sampai akhir hidupku. Kamu berbeda Gendis, tidak seperti wanita yang pernah aku kenal sebelumnya. Kamu itu baik, sopan, tulus, tidak matre, tidak ganjen dan aku suka sangat suka. Denganmu aku bisa merubah diriku pelan pelan menjadi baik, menjadi orang yang lebih berguna untuk sesama, menjauhi aktivitas haramku walaupun belum sepenuhnya tapi aku berusaha demi kamu Gendis. Dengan mengenalkanmu kepada semua saudara ku dan teman temanku itu juga bukti bahwa aku ingin serius dengan wanita yaitu kamu Gendis. Apa yang harus aku jelaskan lagi? agar kamu bisa menerimaku lagi. Bukankah kita memulai dari awal seperti yang kamu minta?" ucap Iqbal dengan mata berkaca-kaca dan Iqbal pun menangis terbawa suasana hatinya yang tidak menentu. Rasanya sakit melihat Gendis menangis kejer seperti itu. Ingin memeluknya tapi keadaan tidak memungkinkan, Gendis pasti akan marah besar.

"Pergilah Iqbal, aku ingin sendiri dulu menenangkan hati dan pikiranku yang kacau ini. Aku tidak bisa berpikir jernih Iqbal. Aku begitu memujamu, mencintaimu, menyayangimu setulus hatiku tapi ternyata kamu suami orang. Aku cuma seperti wanita mura**n yang mengemis cinta dan tidur denganmu. Aku salah apa Iqbal, katakan AKU SALAH APA???? Kenapa kamu tega membohongiku dengan statusmu ini. Kenapa Iqbal? Aku sudah rusak Iqbal, aku sudah hina, aku berdosa besar. Walaupun diluar aku begitu dihormati karena jabatanku, tapi tidak untuk jalan hidupku ini. Tujuan hidupku seakan mati, separuh jiwaku yang diharapkan pun menjadi sosok asing bagiku. Hidupku sudah hancur berkeping keping , sudah rapuh, sudah pecah yang tak mungkin tersambung lagi. Hatiku teriris perih, kecewa teramat dalam Iqbal. Aku sudah hancur sehancur hancurnya." ucap Gendis dengan tatapan kosong.

Gendis mulai kehilangan akal sehatnya, dia tidak bisa menguasai nafsu kecewanya. Kadang bunuh diri menjadi salah satu tujuannya. Tapi gendis juga tidak mau mati konyol. Gendis sebenarnya lebih memikirkan perasaan istri Iqbal yang akan dicerai, bagaimana rasanya seorang istri ditalak suami, kesalahan apa sampai seorang suami menalaknya, padahal keturunan pun mereka punya.

Seakan tahu yang menjadi kegelisahan Gendis, Iqbal pun menceritakan masalah keluarganya.

"Kamu tahu Gendis, aku menikah dengan istriku tujuh tahun yang lalu, waktu itu Indah masih kelas 1 SMA. Dan kita sudah pacaran tiga tahun, waktu Indah SMP dan aku SMA. Kita menikah karena Indah sudah hamil empat bulan. Dan aku diminta pertanggung jawabannya. Aku suka dengan Indah tapi aku gak cinta. Dia hanya sebagai pelampias nafsu ku aja, mengisi kalau aku sedang kosong. Aku tidak pernah berfikir jauh kalau Indah sampai hamil. Dan itu terjadi dan terbukti Indah hamil. Orang tuanya sangat matre, menuntut ini, itu kalau tidak diberi mengancam. Aku bosan hidup Indah diatur oleh ibu mertuaku. Dan kita sering berantem, aku sering pulang ke rumah bunda. Aku jadi malas pulang ke rumah mertuaku. Disaat aku minta Indah pindah ke rumah bunda, Indah menolak. Seharusnya istri itu menurut dengan suaminya, tapi Indah lebih menurut ibunya. Aku menceritakan masalah rumah tanggaku pada bunda. Dan bunda menyerahkan semua keputusan padaku. Awalnya aku ragu, aku mencoba sekali lagi siapa tahu bisa diperbaiki tapi kenyataanya tidak sama sekali. Aku malah makin yakin dengan keputusanku untuk bercerai. Untuk urusan anak, kita bisa mengurusnya bersama. Apalagi aku bertemu kamu, yang membuatku benar benar jatuh hati. Kamu paham? Berumah tangga itu masalahnya komplek Gendis, kalau prinsip dan tujuan hidup sudah tidak sejalan, maka rumah tangga pun akan hancur. Maka itu berumah tangga itu harus ada komunikasi dan kejujuran walaupun itu menyakitkan. Tuh aku sudah jujur." ucap Iqbal pelan dan sedikit sambil mencairkan suasana yang tegang agar lebih melunak.

"Tinggalkan aku sendiri, tidak mudah bagiku menerima pembohong dan pengkhianat seperti dirimu Iqbal. Aku bukan malaikat yang sabar dan ikhlas menerima semuanya dengan lapang dada. Aku cuma manusia biasa, perasaanku halus Iqbal, mendengar pengakuanmu hatiku terkoyak koyak, sakit sekali Iqbal. Butuh proses menerima pengakuanmu ini, dan proses itu hasilnya pun bisa baik atau tidak baik dan kita harus menghargai keputusanku nanti." ucap Gendis pelan.

"Aku tidak mau putus Gendis, aku tidak mau, aku mohon Gendis maafkan aku dan kesalahanku Gendis." ucap Iqbal.

"Beri aku waktu, pergi Iqbal. Masih ada hari esok untuk membahas ini lagi. Aku lelah mau istirahat." ucap Gendis lirih.

"Aku temani Gendis sampai kamu tertidur, setelah itu aku pulang." ucap Iqbal.

Gendis pun mulai memejamkan matanya, hatinya perih dan sedih. Sungguh tak pernah dibayangkan ia menjadi orang ketiga bagi rumah tangga orang lain.

Iqbal yang keluar dari kamar mandi, berlari menanyakan sesuatu yang ia temukan di dalam kamar mandi.

"Ini milikmu Gendis, benar ini milikmu? jawab aku Gendis?" ucap Iqbal menatap lembut ke arah Gendis.

Gendis terdiam. Ia sampai lupa meninggalkan sesuatu yang penting itu di kamar mandi, dan sekarang Iqbal mengetahuinya, apa yang harus dijelaskan. Baru saja menghadapi masalah, ini muncul masalah baru.

"Iya Iqbal, itu milikku, kenapa? kamu kecewa?" ucap Gendis menantang Iqbal dengan sorot mata yang tajam.

"Gendis......." ucap Iqbal.

------------------------------------++++-----------

TERIMA KASIH SUDAH MELIPIR BACA

JAZAKALLAH KHAIRAN

💚💚💚💚💚

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!