Binar Ayudhisa Daneswara harus terpisah dengan kekasih nya Kenzie Janardana, sepasang kekasih saling mencintai itu harus menjalani LDR karena Kenzie harus mengambil S2 di luar negeri.
Binar tidak tau jika kepergian Kenzie bersama dengan sahabatnya Mozza yang diam-diam mencintai Kenzie dan selalu merasa tau tentang Kenzie kebiasaannya dan hobbynya.
Di karenakan kesibukan mereka perpisahan yang seharusnya masih bisa membuat hubungan mereka tetap terjalin akhirnya tidak pernah kontak lagi, mereka terpisah oleh jarak dan waktu.
Malam sebelum mereka berpisah Binar telah menyerahkan miliknya yang berharga ke Kenzie kekasihnya itu.
Bagaimana kisah cinta segitiga Binar-Kenzie-Mozza.. yuk ikuti ceritanya..
Salam,
ariista
🩷
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ariista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kedatangan Clara ke Tanah Air
Clara yang sebelumnya tinggal dengan orangtuanya di London minta ke ayahnya agar ia bisa pindah ke Indonesia. Ia ingin dekat dengan tunangan yang sudah mencuri hatinya.
Clara sedang mondar mandir di apartemen mewahnya. Clara ingin bertemu dengan tunangannya tetapi tunangan tidak mau mengangkat telponnya, kemana dia.
Clara yang baru tiba di tanah air ingin segera menjumpai tunangan nya yang sudah sebulan berpisah dengannya.
Clara mencoba menelpon lagi tapi tetap saja tidak diangkat. Clara melempar ponselnya ke atas kasur.
"Sialan, kemana kau Kenzie, kenapa tidak mau angkat telpon aku," Clara sangat kesal ia menyesap rokoknya kuat-kuat.
Clara pemilik agency model akan membuka cabang di tanah air. Sebagai seorang model profesional dan pemilik agency model tentu saja Clara tidak akan sulit mendapatkan lelaki yang diinginkannya, tetapi untuk suami ia memang jatuh cinta kepada anak teman papanya.
Clara akan mengejar cinta Kenzie lelaki dingin dengan kemisteriusannya yang sulit di taklukkan. Bagi Clara untuk menggaet lelaki yang di inginkannya sangat mudah, rata-rata lelaki tersebut akan takluk dengan dirinya.
Clara baru kali ini merasa kesulitan mendapatkan cinta Kenzie, ia sudah berusaha menarik perhatian Kenzie tetapi tetap aja Kenzie seperti batu karang yang angkuh dan tak bisa ditaklukkan.
Clara pergi ke club untuk mengurangi kesuntukan di dirinya. Di sana Clara minum banyak minuman beralkohol. Ia sampai mabuk.
Seorang lelaki pelanggan club mendatangi Clara yang sedang mabuk. Lelaki tersebut membawa Clara keluar dari club dan membawanya ke apartemennya. Clara yang mabuk mengira yang menggendongnya adalah tunangannya.
Clara membiarkan saja bibirnya di lahap lelaki itu, ia menikmati nya. Tubuh Clara di bawa ke kamar lelaki tidak di kenal tersebut.
Dengan gairah nya yang sudah memuncak lelaki tersebut melucuti semua pakaian Clara.
Lelaki tersebut seperti mendapatkan jackpot malam ini ia melakukan keinginan tubuhnya ke Clara, dengan semangat lelaki tersebut sampai berulang-ulang melakukannya, Clara yang sedang mabuk juga menikmatinya.
Sayangnya lelaki tersebut tidak mendapatkan gadis yang masih suci. Clara ternyata sudah tidak virgin lagi tetapi lelaki tersebut tidak peduli. Ia melakukan berulang kali dan menanamkan benihnya di sana. Tubuh molek wanita di atas kausrnya sungguh mebuatnya tidak bisa berhenti.
Hampir subuh baru ia menyelesaikan kegiatannya. Lelaki tersebut memeluk erat tubuh ramping wanita di sampingnya ini. Ia terlelap dengan pulas.
Pagi menjelang cahaya matahari masuk menyinari kamar melalui sela-sela gorden yang tersingkap.
Clara merasa kepalanya pusing, tubuhnya seakan remuk ia membuka matanya alangkah kagetnya dirinya mendapati tubuh naked yang di peluk oleh lelaki tak dikenalnya.
Shiit, sialan, batin Clara.
Clara cepat-cepat bangun dari tidurnya. Ia akan pergi dari kamar ini. Si lelaki yang masih tertidur terbangun dan mendapati wanita di sebelah nya yang akan beranjak dari tempat tidur. Lelaki tersebut kembali memeluk tubuh wanita tersebut.
"Mau kemana? Disini aja, aku masih ingin bersamamu, cantik," serak suara lelaki tak dikenal itu.
"Brengsek! Siapa kau! Berani-beraninya kau meniduri aku!" teriak Clara tak terima.
"Tapi kau sangat menikmatinya, cantik desahanmu membuat aku ingin terus menghentak tubuhmu,"
"Sialan! Lepaskan aku! Aku mau pergi!"
"Tidak sebelum kau sebut siapa namamu, kau cantik sekali, tubuhmu sangat indah aku suka,"
"Pergi mati saja kau, awas aku mau peegi!"
"Tidak bisa cantik, aku akan mengantarkan mu nanti, siapa namamu? Aku Danish, CEO di perusahaan Buana Jaya, aku sedang mencari istri, maukah kau menjadi istriku?"
"Jangan gila, aku tidak mengenalmu, lepaskan kau sialan, aku harus pergi,"
"Aku akan lepaskan beritahu namamu dan nomor ponselmu,"
"Tidak mau,"
"Ya sudah kalo tidak mau kau akan terus di sini bersamaku,"
Clara mengepalkan tangannya dengan terpaksa ia mengikuti keinginan si pemaksa tersebut.
Sialan, apes aku hari ini, batin Clara.
Clara sudah memberi nomor telponnya, lelaki itu tak bodoh, di telponnya nomor Clara dan masuk, ponsel Clara di tasnya berbunyi.
"Bagus! Clara kau sangat manis aku akan melepaskan mu, jangan lupa kau tidak akan bisa menghindari ku, adegan tadi malam sudah aku simpan di ponselku,"
Clara membolakan matanya.
"Apa maksud mu?!"
"Kau tau maksudku, jangan pura-pura bodoh, desahan mu masih terdengar di dalam ponselku, aku akan mengirimkan kepadamu nanti,"
"Dasar kau brengsek, aku harus pergi lepaskan aku,"
"Oke, sekali lagi aku akan lepaskan kamu," lelaki tersebut bargaining ke Clara.
"Aku tidak mau!" Clara mencoba bangkit tetapi lelaki tersebut malah menarik tangannya dan meletakkannya di aset lelaki tersebut.
Clara membolakan matanya saat tangannya menyentuh benda keras di balik selimut. Lelaki itu manaik turunkan tangan Clara pada aset nya.
Clara seakan terbuai, ia tidak lagi menolaknya, ia malah menikmati setiap sentuhan lelaki yang tidak dikenalnya, dengan perasaan yang tak menentu akhirnya Clara dan lelaki asing itu melakukannya lagi.
Lelaki asing bernama Danish tersebut tersenyum, ternyata tidak sulit menaklukkan wanita di sampingnya ini.
***
Kenzie kedatangan tamu di ruangannya, tamu istimewa, papa Janardana akhirnya mendatangi putranya yang sangat sulit di temuinya dan dihubungi.
"Akhirnya papa bisa menemuimu disini, son,"
"Kenapa kau susah sekali dihubungi? Apa kau sudah bertemu dengan Clara?"
"Belum Pa, aku sibuk tak bisa bertemu dengannya jangan banyak alasan, papa tau apa yang kau lakukan,"
Kenzie menelan salivanya.
"Jangan kau kira papa tidak tau Son, kau harus tetap menikah dengan Clara,"
"Tidak Pa, Kenzie tidak mau menikah dengan Clara, kalau papa tau apa yang Kenzie lakukan tak mungkin Papa akan membiarkan Kenzie menikah dengan Clara,"
"Papa tidak setuju dengan pilihanmu! Titik! Nikahi Clara atau kau tinggalkan semua ini! Jangan kau pakai nama Janardana di belakang namamu,"
"Kalo itu mau Papa, Kenzie akan lepaskan Pa,"
"Kau menantang Papa?"
"Papa yang membuat Kenzie harus memilih!"
"Kau! Jangan coba-coba menantang papamu Ken,"
"Ken tidak menantang tapi papa yang menawarkan ke Ken, kasih tau mama kalo papa sudah membuang Ken dari kartu keluarga, Ken tidak apa-apa,"
Wajah Janardana memerah, rahangnya mengetat, putranya cerminan dirinya, sangat keras kepala seperti dirinya.
"Papa tidak bisa membuatmu tetap menjadi Janardana jika kau tidak mau menikahi Clara putri teman papa,"
"Kenzie tak apa-apa, jika itu bisa membuat papa senang, Kenzie juga tidak bisa terus menjadi boneka buat papa, Kenzie punya keinginan sendiri Pa! Jangan Papa egois dengan diri papa sendiri, tidak semua hal harus diukur dengan materi Papa, jika papa minta Ken melepas nama Janardana Ken akan lepaskan,"
Janardana masih emosi kepalanya tiba-tiba saja sakit ia memijit-mijit kepalanya.
"Papa sakit? Duduk dulu Pa," Kenzie ingin memapah tubuh papanya ke sofa.
"Tidak usah," Janardana pergi meninggalkan ruangan putra keras kepalanya itu.
Janardana yang hanya memiliki putra semata wayang tidak bisa membuat putranya mengikuti kemauannya, ia akan mendatangi istri putranya saat ada waktu yang tepat.
Janardana sudah tau semua yang di lakukan putranya dari para pengawal nya yang di mintanya untuk mengawasi putranya.
Janardana tidak bisa memaksa putranya tetapi ia akan mendatangi istri putranya. Ia ingin mengetahui wanita yang di cintai putra nya itu seperti apa.
emang murahan sih gituan sebelum nikah.. wajar menderita itu karma..
paling ha suka cerita ceweknya gampangan laki2nya pecundang dan cemen.. gimana bisa bertanggung jawab sama keluarga bertanggung jawab sama keputusan sendiri jg ga bisa.. jd males bacanya
maaf thor