ig : ellen.ok
GUYS NOVEL BARU : Dylanadea dan Devano
Season 2 udah ada ya guys✨ langsung cek profil!!
'IZZALASKA'
- Dia bukan yg pertama, tapi kuharap dia adalah yg terakhir -
•izza2020
kisah dua kembar sengklek tak identik. Rafiandra Reza Alexander dan Refiandra Izza Alexander.
kembara kembar nakal yg sering berantem dan adu pendapat, tapi tetap saling sayang, kompak, dan saling melindungi satu sama lain.
novel ini juga akan membawamu kembali merasakan indahnya masa-masa SMA dengan sahabat yg kocak, nyeleneh dan seru abis. tak hanya persahabatan saja, novel ini juga mengisahkan kehidupan cinta izza dan Refan, sahabat baik reza. yg awalnya berpandangan kalau cinta hanya akan merusak ketenangannya, akan membuat otaknya kacau, dan yg pasti akan berakhir tragis. namun semuanya berubah setelah dia bertemu dengan kembaran reza, yaitu izza. cewek bar-bar yg jutek dan dingin yg berani menegur bahkan melawan semua tingkah nakalnya disekolah. and then, akankah izza yg datang di GARUDA
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ellen.ok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
24. rooftop again
"lo sama darrel udah jalan berapa lama ndra?" tanya refan dingin.
'bisa mati kedinginan gue disini. dingin amat dah' batin izza.
"emm... udah satu tahun. tepat pas anniv itu gue putus sama dia kul" jawab izza tersenyum kecut.
"kenapa bisa putus?" tanya refan memandang izza disampingnya. izza menunduk, melihat izza yg nampak murung membuat refan merasa bersalah karena mengungkit luka itu.
"sorry ndra, gua gak ada maksud buat bikin lo sedih. kalo lo gak bisa cerita gua gak papa kok. balik ke kelas aja yuk" ajak refan yg sudah berdiri dari sofa itu.
"eh-mau kemana?" ucap izza yg refleks meraih tangan refan hingga ia menoleh dan kembali duduk disamping izza.
"ya ke kelas lah... kan pelajaran masih lanjut" jawab refan.
"najiss sok rajin!! biasanya bolos pun kerjaan kau" cibir izza terkekeh. sementara refan menggaruk tengkuknya yg tidak gatal.
"gua bolos dimarahin, mau rajin dihujat juga" keluh refan. izza malah tertawa ngakak.
"ya sorry kul.. lu lucu kalo gini hahahh"
"kita balik aja lah.. serem kalo lu sama gua disini. takut kelepasan ndra sumpah dah" ucap refan memelas.
"kelepasan? apaan sih gak paham gua" tanya izza polos.
"kita cuma berdua disini, lu gak takut gua terkam?" goda refan.
"ishh apaan sih kull ah... heran gua sama cowok, ambigu mulu otaknya" sungut izza kesal.
"hahahahhh lo lebih lucu kalo lagi ngambek ndra... gue bercanda kali. gue bisa ngontrol diri kali aelah percaya amat orang cuma bercanda juga" ucap refan menoel hidung mancung izza.
"gak lucu"
"lo beneran mantan itu cowok? kok bisa lo jatuh cinta sama tampang fuckboy gitu?" tanya refan dengan tatapan mengintimidasi.
"gue khilaf" jawab izza menghembuskan nafas kasar.
"btw lo juga fucekboy kali" cibir izza.
"wahhh parah lu... orang cuek cool kek gini dikata fuckboy" kata refan dengan gaya sok kerennya, tapi emang keren sih ya:'v
"lo gak liat dibelakang lo banyak cabe ngikutin setiap gerak lo hah?" tanya izza mengejek.
"sorry nih ya.. itu mah mereka aja yg terpikat sama kegantengan gue ndra.. kalo gue sih B aja sama mereka" oke, refan sombong mode on.
"pedenya jadi pengen nampol" ucap izza dar namun dgn tersenyum.
"tampol aja terserah, asal jangan nancepin pisau ke muka gue" sindir refan terkikik, izza menggaruk tengkuknya.
"sindir teross dah, ya maap kali kul..kan refi bukan gue" ucap izza cengengesan.
"gue maafin tapi ada syaratnya"
"apaan tuh?"
"cium dulu dongg" ucap refan menunjuk pipinya dgn jari telunjuk. izza merona namun segera menetralkannya dengan mode datar andalannya.
"lo beneran mau gue tampol?" tanya izza dingin.
"buset dingin amat kek tadi pas lu ngomong sama darrel" cibir refan.
"huftttt... gue putus sama darrel gara-gara dia selingkuh" ucap izza tiba-tiba yg membuat refan menatap lekat manik mata izza. terlihat guratan dendam dan sakit disana. refan menenangkan izza dengan menepuk pundaknya lembut.
"tepat dihari anniv gue sama dia, gue rencananya mau ke apartemen dia buat ngasih kejutan.. eh bukannya gue ngasih kejutan buat darrel, malah gue yg dapet kejutan dari dia karena selingkuh hiks hiks... dia ngelakuin hal diluar batas kul, bahkan akal sehat gue aja masih gak bisa ngerti sampek sekarang hiks hikss... " ucap izza terbata karena air matanya jatuh tanpa diminta.
"kalo lo gak siap cerita sekarang gapapa kok ndra.. jangan nginget masalalu yg nyakitin, itu cuma bakal ngehambat jalan lo menuju masadepan" ucap refan tulus mengusap air mata izza. tatapan mereka bertemu, dan keduanya sama-sama tersenyum hangat.
'gak bisa dipungkiri, gue udah jatuh hati sama lo kul' batin izza.
'gue gak tau ini perasaan apa, tapi yg jelas gue gak bakal biarin siapapun ngrebut lo dari sisi gue ndra' batin refan.
"gue udah lupa sama perasaan gue ke darrel, cuman gue gak bisa lupa sama luka itu. setiap gue liat muka darrel.. gue selalu inget gimana sakitnya gue waktu itu. dunia gue berasa hancur kul.. sampe akhirnya bang rendy yg minta aku balik kesini biar aku bisa lupa sama itu cucu firaun" ucap izza berkaca-kaca lagi, dengan sigap 45 refan membawa izza kepelukannya. anehnya, izza menurut. ia seperti tak bisa menolak perlakuan refan padanya.
"gue bersyukur karena gue tau siapa darrel, emang dasar itu cucu firaun gak ada akhlak" maki izza kesal dengan posisi masih memeluk erat refan.
"gue gak tau ini perasaan apa, tapi yg jelas gue nyaman sama elu kul" ucap izza lirih namun bisa didengar oleh refan. refan tersenyum tipis mendengar penuturan polos izza.
'gue juga sayang sama lo ndra'
"ndra" panggil refan.
"hm?" tanya izza mendongak, karena pelukan itu masih belum terlepas.
"tadi lu bilang darrel siapa?"
"cucu firaun" jawab izza enteng.
"lah kok?" tanya refan heran.
"pantes aja gitu, apa sekalian disebut anak dakjal kali yak" ucap izza kemudian dia nampak seperti berfikir. refan terus memperhatikan ciptaan tuhan didepannya ini.
"ahha iya tuh.. anak dakjal lebih enak kali ya" tanya izza menatap refan. hiyaaaa refan ketauhan lagi mandengin anak orang:'v
'ishh ngapa ini kulkas makin ganteng si dari deket gini' batin izza terpesona dgn ketampanan seorang Refan Alaska.
"ekhemmm... jgn dipandangin teruss, jatuh cinta beneran baru kapok lu" sindir refan.
"dihh... amit-amit gue jatuh cinta sama kulkas berjalan" jawab izza sewot.
'masih aja ngelak emang dasar ndrajal' ucap refan menyeringai.
"terus mau sampe kapan lo meluk gue hm?" tanya refan menaik turunkan alisnya. izza kaget dan refleks langsung melepas tangannya yg melingkari pinggang refan.
"sorry kelupaan" jawab izza kikuk.
"gue bercanda" ucap refan tersenyum lalu kembali menarik izza masuk kedalam dekapannya.
"gak usah lagi mikirin darrel ya ndra, lupain dia. gue gak suka itu" ucap refan mengelus puncak kepala izza.
"ma-maksudnya?" tanya izza cengoh.
"gue sayang sama lo" ucap refan spontan yg membuat hati izza berdesir.
'uwuuwuu cinta gue gak bertepuk sebelah tangan dongg' batin izza senang.
'tapi tenang izza. lo harus tetap stay di mode kalem. image seorang Refiandra Izza tinggi dong' ucap refi.
'tenang ref. gue paling jago buat jaim gini' batin izza menyeringai.
"jangan pergi dari gue ndra, se-nyebelin apapun gue" sambungnya.
"gue juga" jawab izza yg membuat refan membungkukkan pandangannya memandang wajah cantik didepannya itu.
"tapi boong wleeee" ucap izza menjulurkan lidahnya dan ngakak.
"gak lucu andraaaaa" sungut refan manyun.
"aaaa ututututuuu sayangg kulkul.. ngambekan mulu lu kek perawan" goda izza mencubit pipi refan gemas.
"gue jantan andra.. bukan betina" jawab refan semakin kesal.
"iya iya sama aja kali udahlah kuyy balek ke kelas... gue mau ikutan pelajaran kimia ini" kata izza langsung menarik tangan refan untuk pergi dari rooftop.
"IPS gak ada kimia dong ogeb" kesal refan ngegass menjitak pelan kepala izza.
"nah gitu dong ngegass" ucap izza semangat.
"dasar andrajal" maki refan.
"bodoamat terserah lu ngatain gue apa!! udah ayo balik ihh" ucap izza bodoamat langsung menarik tangan refan dan masuk ke kelasnya.
-11 ips 3-
"eh woii reja" panggil diva menggebrak meja reza dibelakangnya.
"berisik!!" sungut zaki rafi kennath bebarengan. mereka sedang mabar papji.
"sewot amat!!! gue ngomong sama reza bukan anak dakjal macam klean" kesal diva ngegass.
"paan div" tanya reza sambil mengotak ngatik instagramnya.
"lo yakin ngebiarin izza berdua sama refan?" tanya diva. yg membuat tania ikut nimbrung menghadap bangku reza. sementara ajeng dan salma? mereka sedang keluar dari tadi, pamitnya mau ke koperasi.. padahal mah lagi grepek-grepek dede emesh. kerjaannya sama nih kek author kalo lagi gabut:'v
"lah emang ngapa?" tanya reza heran.
"ya lo gak takut mereka kilap apa yak... heran gue izza punya abang seselow ini" maki tania kesal karena kelemotan reza kambuh.
"enggak.. meskipun refan bengis nakal kek gitu dia juga tau batesannya kali. apalagi dia itu anti cewek dari dulu, selain sama almh. nadia dan izza... jadi yakin lah gue" jawab reza santai.
"oh" ucap diva tania.
"lu nething mulu sama refan! gue aduin tau rasa lu" ucap zaki setelah mereka bertiga selesai mabar. kennath dan rafi kembali ke bangkunya.
"ngaduan ae lu kek perawan" cibir tania.
"tumben toa masjid diem, sariawan lu mbak?" ledek zaki sementara diva mengendikkan bahunya acuh.
"atur semerdeka lo aja lah jak" jawab diva acuh.
BRAKKK.....
Refan menendang pintu kelasnya seperti biasanya.
"EH GOBL*K!! gak ada akhlak kau yaa!! ini jantung gue mau copot woyy bikin kaget ae lu kagak ada otak emang" maki izza kesal karena kaget.
"dih ngegass ae mbak" cibir refan santai.
"gue sumpahin lo dapet karma habis ini!!" maki izza kesal.
"awww awww aduh sakit anj*ngg!!" umpat refan karena tersandung meja didepannya.
"bwhahahahh mampuss lo kul mampuss!!!" tawa izza mengundang seluruh penghuni kelas menertawakan refan.
"KARMA IS REAL" teriak diva ngegass.
"diem lu toa" sungut refan berjalan kearah bangkunya. izza sudah lebih dulu duduk.
"udah kapok atau masih mau lagi?" tanya izza mengejek.
"mau lo aja deh" ucap refan tersenyum jahil.
"jijik kul" ucap izza bergidik ngeri.
"jadian kalian?" tanya reza memutar tubuhnya.
"KEPO!!" jawab izza refan bersamaan.
"WOHOOO DUO KULKAS KELAS JADIAN CUYYY" teriak zaki heboh.
Darrel yg sedang berada dipojokan diam menyimak dan mengepalkan tangannya geram.
'gue gak akan biarin lo lepas dari gue za. gue mau lo!!' batin darrel menyeringai.
Jangan lupa tinggalin like dan komen ya😚🙏
mᥲᥒ𝗍ᥲᥒ ᥲȷᥲ ᑲᥲᥒggᥲ 🤣🤣🤣🤣🤣
mabar