Hari ini adalah hari dimana aku memulai kehidupan palsu ku bersama dengan Samuel, sang Bodyguard yg sengaja di utus oleh Papaku untuk selalu bersamamu dan melindungi ku.
" bagaimana saksi SAH? " ucap Pak Penghulu.
" SAH....! "ucap 2 orang saksi yg sengaja di hadirkan untuk menjadi saksi di pernikahan kontrak ku.
Semua bermula saat Papaku Alexander Betl, ingin menjodohkan ku dengan anak rekan bisnisnya bernama William. saat itu aku masih belum ingin menikah. hingga akhirnya aku dipaksa untuk menikah dengan William karena urusan bisnis bukan atas dasar cinta.
aku pun akhirnya kabur dari rumah dengan di bantu oleh Bodyguard ku bernama Samuel, aku biasa memanggilnya dengan panggilan Samy.
" bagaimana jika kita nikah kontrak? " tiba-tiba ide gila itu muncul di pikiran ku, sebab aku tak mungkin tinggal bersama dengan Samy tanpa ikatan, aku tak ingin ada fitnah dari para tetangga ku. Samy nampak bingung dengan ideku tadi. sampai akhir nya dia pun menyetujui nya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rhey_vita33, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 24.
Seseorang tengah duduk di kursi sambil menghisap rokok nya, dia baru saja mendapatkan informasi tentang seseorang dari salah satu anak buahnya.
"Jadi dia sudah menikah? " tanyanya.
"Betul, dan sekarang dia sudah kembali memegang perusahaan pak Broto, seperti nya kita harus bergerak cepat sebelum dia mulai menyerang kita" ucap anak buahnya yg bernama Roberto.
"Jangan dulu, kita tak boleh gegabah. Aku sudah punya rencana sendiri tapi sebelum itu kita harus main main dulu dengan nya" ujar orang tersebut sambil menghembuskan asap rokok nya.
"Sampai kapan? Aku sudah tak sabar ingin menyiksa nya? Apalagi istrinya yg cantik itu, aku ingin sekali bermain dengan tubuh molek nya" ucap Roberto sambil menggigit bibirnya.
"Kau hanya tau wanita saja, awasi mereka terus, ingat jangan berani melakukan hal tanpa seijin ku. Paham! " bentak orang tersebut kepada Roberto.
Roberto berdecak kesal lalu dia pun segera pergi dari tempat itu.
"Broto susilo, aku akan membuat kau segera bertemu dengan anak kesayangan mu itu. Siapa suruh kah merebut orang yg paling aku cintai, sekarang kau lihat bagaimana aku membalasmu" ancam nya sambil memegang sebuah foto.
.
.
.
Aku terbangun sambil mengerjapkan mataku, ternyata aku tertidur di kamar rahasia milik Samy,saat aku berbalik ku lihat Samy sudah berada di belakang ku dan dia sedang tersenyum ke arahku.
"Sudah bangun? " tanyanya.
"Maaf aku ketiduran" jawabku.
"Tak apa, aku juga sering ketiduran disini. Tempat nya nyaman kan? "
"Hmm... Jam berapa sekarang? " tanyaku.
"Jam 5 sore" jawabnya singkat.
"Hah jam 5? Kok kamu ngga bangunin aku? " gerutuku.
"Aku ngga tega liat kamu pulas banget tidurnya, aku juga sempat ikut tidur tadi" ucapnya sambil mengusap usap pipiku.
"Ya sudah ayo kita pulang" ajakku,saat aku ingin bangun tiba-tiba tangan Samy menahan ku.
"Kamu mau apa? " tanyaku bingung.
"Aku mau kamu" jawabnya lalu dia segera menindih ku dan ******* bibirku. Dan akhirnya kita melakukan hal itu di kamar tersebut.
Clark masuk ke dalam ruangan untuk mencari Samy, akan tetapi samar samar dia mendengar suara ******* kami dari balik lemari.
"Hemm dasar pengantin baru, ngga menghargai gue yg jomblo malah dia begituan di kantor, apess! " gerutu Clark lalu dia segera pergi meninggalkan ruangan itu.
Clark keluar dengan muka yg di tekuk,Reya yg baru tiba merasa heran melihat wajah Clark.
"Lo kenapa muka di tekuk gitu? " tanyanya.
"Noh temen lu lagi oho oho di ruang kerjanya, ngga mikirin gue yg jones" gerutunya.
Reya terkekeh lalu menyenggol Clark.
"Biarin aja sih, mereka kan lagi bucin. Kenapa lo yg iri" ledek Reya.
"Au ahh lu samanya" rengek Clark.
"Makanya cepetan cari pacar, biar bisa kayak Samy" ucap Reya.
"Ama lu aja gimana? " ucap Clark sambil menaikan alisnya.
"Dih ogah" tolak Reya lalu pergi meninggalkan Clark.
"Rey, plis nikah ama gue ya. Punya gue gede kok berurat lagi, lo pasti puas. Aduhh! " saat Clark sedang teriak tiba-tiba Reya melemparkan sepatu ke arah Clark.
"Nikah tuh sama sepatu, klo ngomong ngga di filter" bentak Reya lalu dia pergi.
"Cewek galak banget ya, pantes jones mulu, ehh gue juga jones ya" gumam Clark lalu dia memungut sepatu milik Reya dan menaruhnya di rak sepatu.
Emang enak kena sambit sepatu 🤣