NovelToon NovelToon
Desa Pinggir Sungai

Desa Pinggir Sungai

Status: tamat
Genre:Roh Supernatural / Horor / Tamat
Popularitas:361.1k
Nilai: 5
Nama Author: Jejet Utami

Jangan plagiat.. Kalau plagiat aku doakan kehidupanmu selalu didatangi makhluk gaib seperti yang ada dalam cerita, kalau tidak kamu, maka anak keturunanmu..!!! Sebuah desa yang berada di pinggir Sungai. Desa ini tak masuk dalam peta dan merupakan desa yang sangat terpencil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jejet Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terbuka pelan-pelan

Maap pembacaku, aku sibuk buanget kemarin rapat di tempat kerja, jadi janjiku up baru sekarang, jangan marah ya muach

Subhan mulai merasa aneh dengan ucapan sang kakek yang seakan ingin membuka suatu misteri yang dirinya juga penasaran.

"Kek, apa yang kau maksud?" Aku kehilangan siapa?" Aku tak sanggup jika harus kehilangan orang yang aku sayang" ucap Subhan pada sang kakek.

"Termasuk Sutikno?" tanya sang kakek pada Subhan. Pertanyaan sang kakek membuat Subhan makin terkejut.

"Kek, kenapa kakek bilang begitu?" emangnya apa yang akan terjadi pada Sutikno?" tanya Subhan sambil melihat Sutikno yang masih terduduk di belakang sang kakek. Tampak nya Sutikno tak mendengar pembicaraan antara sang kakek dan Subhan karena Sutikno hanya diam diam saja seakan tak peduli dengan apa yang dibicarakan antara sang kakek dan Subhan.

Kakek tua itupun sejenak menghentikan aksinya. Dia melihat Subhan dengan tatapan sayu. Setelah menatap Subhan dengan cukup lama, sang kakek tua meletakkan bungkusan itu di bawah telapak kakinya

"Subhan, aku ingin memperlihatkan mu tentang sesuatu" ucap sang kakek sambil membuka telapak tangannya dan mengarahkannya pada Subhan.

"Subhan, lihatlah di dalam telapak tanganku ini, kau akan mendapatkan gambaran yang itu semua akan membuka alam pikiran mu selama ini" ucap sang kakek pada Subhan.

Subhan segera melihat isi dari gambaran yang ada di telapak tangan sang kakek tua. Terlihat gambaran desa teluk meriang, desa yang selama ini dia tempati bersama Sutikno maupun kakek dan neneknya.

Terlihat dalam gambaran itu, desa itu tampak kosong tak berpenghuni, sehingga membuat Subhan tak mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Sesekali, Subhan melihat ke arah Sutikno, dan terlihat Sutikno terduduk lesu dengan tatapan kosong nya.

"Kakek, kenapa desaku jadi kosong tak berpenghuni?" kemana kakek dan nenek ku?” Biasanya dia berada di rumah bersama kakek ku?" Apa karena aku meninggalkan merrka berlayar ke desa sebelah, jadinya mereka sekarang mereka menyusul ku?" tanya Subhan kebingungan. Air mata Subhan mulai menetes karena dirinya merasa bersalah telah meninggalkan kakek dan nenek nya tertinggal di desa itu.

Sementara itu, sambil terus mengamati gambaran yang ada di telapak tangan sang kakek, Subhan mulai memanggil Sutikno yang sejak tadi duduk diam di belakang sang kakek.

"Sutikno, berdirilah, ayo lihatlah, apa yang terjadi di desa kita?" mengapa desa kita menjadi kosong tak berpenghuni?" tanya Subhan sambil menarik tangan Sutikno. Namun sutikno tak bergeming dengan ajakannya seakan tak memperdulikan apa yang ada di gambaran tangan sang kakek tua

Hingga sang kakek tua mulai menutup tangannya kembali. Melihat sang kakek tua menutup tangannya, Subhan mencoba meraih tangan kakek tua namun kakek tua itu menghindari Subhan.

"Kenapa kek?" aku belum selesai melihat apa yang terjadi di desaku" ucaolp Subhan memohon sang kakek untuk memperlihatkan tangannya kembali.

"Sudahlah Subhan, penjelasan ku sudah sangat jelas" Kau harus bisa berpikir sendiri mulai sekarang.

Kakek tua itu lalu mengambil bungkusan hitam yang ada di bawah telapak kakinya dan mengaitkan bungkusan itu di jubahnya

"Subhan, sementara waktu, aku akan membawa bungkusan ini, nanti kita akan bertemu di tepi sungai" ucap kakek tua

Kakek tua itupun berniat pergi meninggalkan rakit, namun sebelum meninggalkan rakit Subhan, Kakek tua itupun tampak mengambil sesuatu yang ada di dalam bajunya. Keluar semacam jubah putih yang terlipat rapi.

"Tapi, kek

1
Ayla Anindiyafarisa
masih penasaran siapakah mereka berdua, aneh aja apakah masih hidup apa udh mati ni mereka berdua
Ayla Anindiyafarisa
aku mampir lah thor
Achmad Zubaidi
bikin penasaran aja...
Nia jeje: wkwkkwk nasib mu joo ayok baca lainnya
total 1 replies
𝖓𝕯o🕷
Kata2 yg membuat sesek nafas"TAMAT "😭😭😭
Mamake Nayla
Luar biasa
Mirabel
ohhh seperti itu
Lita Pujiastuti
jangan tragis ah....Ini gara² Subhan minta balik ke desanya sih ..
Lita Pujiastuti
siapa sbnry ust Sholeh, dan apa yg terjadi dg Subhan yg seakan hny ust Sholeh yg tahu. Mengaoa ust Sholeh terpental saat didekati Subhan
Lita Pujiastuti
ustad gitu Lohh..
Lita Pujiastuti
waduh...ada apa itu
Lita Pujiastuti
Rasa ingin tahu Subhan yg besar membust dia ceroboh dan menganaikan pesan ust Sholeh. mlh jd menyusahkan saja
Lita Pujiastuti
ingin tahu akhirnya bgmn
Lita Pujiastuti
ada apa lagi ini dg permintaan Sutikno
Lita Pujiastuti
ada rasa haru thd Sutikno
Lita Pujiastuti
Selama ini Subhan hanya tinggal snfirian di desa itu. untung sutikno sahabat yg baik walau beda alam. ikhkas memgantar Subhan kembali ke dunianya
Lita Pujiastuti
mendebarkan. .
Lita Pujiastuti
sepertinya Subhan cepet tanggao dg hal² di sekitarnya
Lita Pujiastuti
sutikno lebih bijak drpd nenek nya. Dia rela mengantar Subhan kembali ke dunianya, mlh neneknya yg keberatan
Lita Pujiastuti
tuh kan bener...desa goib. dan ortu subhan pasti tdk tahu jika anaknya selamat dr bencana 10 th yg lalu
Lita Pujiastuti
pasti itu kampung goib...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!