NovelToon NovelToon
Urban Deity;The Sorvergein'S Return

Urban Deity;The Sorvergein'S Return

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Reinkarnasi / Balas Dendam
Popularitas:240
Nilai: 5
Nama Author: EAGLE EZ

​Di dalam sebuah kamar sewaan yang sempit dan berbau lembap, seorang pemuda tiba-tiba tersentak bangun. Napasnya memburu, matanya yang tajam memancarkan kilatan cahaya keemasan sebelum akhirnya meredup dan berubah menjadi hitam pekat.

​"Ini... di mana?"

​Fang Yuan melihat kedua telapak tangannya. Halus, kurus, dan tidak ada bekas luka. Ini bukan tubuh kedagingan seorang Sovereign yang bisa menghancurkan galaksi dengan satu pukulan.

​Dia menoleh ke meja belajar. Sebuah ponsel jadul menunjukkan tanggal: 20 Juni 2016.

​Fang Yuan tertegun, lalu tawa pelan keluar dari tenggorokannya. Tawa itu semakin lama semakin keras, menggema di dalam kamar sempit tersebut.

​"Hahaha! Kesengsaraan Surgawi sembilan warna ternyata tidak menghancurkanku! Aku, Fang Yuan, Sang Penguasa Surgawi Cangqiong, justru kembali ke masa usiaku delapan belas tahun?!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EAGLE EZ, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7.formasi Pengumpul Qi

Malam pun tiba melingkupi Gunung Jiangnan. Kota di bawah sana tampak seperti hamparan permata yang berkilauan oleh lampu-lampu jalan, namun di puncak gunung, suasana begitu sunyi dan mistis.

Fang Yuan duduk bersila di titik tengah halaman *Vila Naga Langit*. Di sekelilingnya, serpihan batu giok murni yang dia minta dari Su Tianhai sebelum pria tua itu pergi tadi siang, telah tertanam di delapan penjuru mata angin. Ini adalah dasar dari **Formasi Pengumpul Qi Sembilan Penjuru**.

"Saatnya dimulai," gumam Fang Yuan.

Dia menyatukan kedua telapak tangannya di depan dada. *Sutra Pembalik Langit Sembilan Jiwa* di dalam tubuhnya berputar dengan kecepatan penuh. Sepasang mata Fang Yuan terbuka lebar, dan dalam kegelapan malam, mata kirinya memancarkan cahaya emas yang menyala-nyala, sementara mata kanannya sedalam samudra biru.

*Wusssss!*

Delapan batu giok yang tertanam di tanah mendadak bersinar redup. Udara di sekitar vila berguncang hebat. Kabut putih yang tebal—yang sebenarnya adalah manifestasi dari energi spiritual murni dari urat bumi Gunung Jiangnan—mulai tertarik dari segala arah, berputar membentuk pusaran raksasa tepat di atas kepala Fang Yuan.

Pori-pori di tubuh berseragam sekolahnya—yang kini kancing atasnya sengaja dia buka—menyerap kabut tersebut dengan rakus. Aliran energi murni mengalir masuk ke dalam pembuluh darahnya, meremajakan sel-free tubuhnya dan memperkuat fondasi jiwanya.

*Kultivasi Tahap Pengumpulan Qi: Tingkat Dua!*

*Tingkat Tiga!*

Hanya dalam waktu tiga jam, Fang Yuan berhasil menembus dua tingkat sekaligus. Sensasi kekuatan yang meluap-luap membuat rambut biru keputih-putihannya berdiri sedikit, memancarkan aura tekanan yang sanggup membuat binatang buas di dalam hutan gunung tersebut gemetar ketakutan dan bersembunyi.

"Dengan tingkat tiga, panca inderaku kini bisa mencakup radius satu kilometer," Fang Yuan berdiri, merenggangkan tubuhnya. Senyum nakal yang dingin terukir di wajah tampannya. "Dan sepertinya... kita kedatangan beberapa tikus got yang tidak sabar untuk mati."

Telinga tajam Fang Yuan menangkap suara gesekan rumput dan langkah kaki yang sangat pelan dari arah pagar luar vila. Ada sekitar sepuluh orang, bergerak dengan formasi taktis khas tentara bayaran atau pembunuh bayaran profesional.

Di balik semak-semak luar pagar, sepuluh pria berpakaian hitam ketat dengan topeng kain sedang memegang belati beracun dan pistol berperedam suara. Pemimpin mereka, seorang pria kekar dengan bekas luka segaris di matanya, memberi isyarat tangan.

"Target adalah seorang bocah SMA bernama Fang Yuan. Tuan Muda Gao Yang membayar kita tiga juta yuan untuk membawa kepala bocah ini dan membuangnya ke jurang. Ingat, lakukan dengan cepat dan rapi!" bisik si pemimpin lewat *earpiece*.

Gao Yang ternyata tidak bisa menerima penghinaan tadi pagi. Menggunakan koneksi ayahnya di dunia bawah tanah, dia menyewa **Geng Harimau Hitam** untuk menghabisi Fang Yuan malam ini juga.

"Bos, gerbangnya terkunci, tapi tidak ada penjaga dari Keluarga Su di sekitar sini. Bocah itu benar-benar sendirian," lapor salah satu anak buahnya.

"Bagus. Masuk dan bantai dia!"

Namun, baru saja mereka hendak melompati pagar besi setinggi tiga meter itu, sebuah suara pemuda yang sangat tenang dan dingin terdengar tepat di belakang mereka.

"Mencari aku?"

*DEG!*

Sepuluh pembunuh bayaran itu tersentak hebat. Mereka adalah profesional yang terlatih, bagaimana mungkin ada seseorang yang bisa mendekati mereka tanpa terdeteksi oleh radar sensor murni insting mereka?

Mereka serentak berbalik dan langsung menatap seorang pemuda tampan yang sedang bersandar santai di tiang pagar. Pakaian sekolahnya sedikit terbuka di bagian dada, dan rambut biru keputih-putihannya bergerak lembut ditiup angin malam. Dia menatap sepuluh pria bersenjata itu seolah-olah mereka hanyalah rombongan semut yang tersesat.

"Berengsek! Sejak kapan kamu di situ?!" bentak sang pemimpin, langsung mengarahkan pistol berperedamnya ke dada Fang Yuan. "Tembak dia!"

*PUK! PUK! PUK!*

Tiga tembakan dilesatkan dalam jarak dekat. Peluru-peluru timah melesat membelah angin malam, mengincar titik vital Fang Yuan.

Namun, pemandangan berikutnya membuat sepuluh pembunuh bayaran itu hampir jantungan di tempat.

Fang Yuan tidak menghindar. Dia hanya mengangkat tangan kanannya dengan santai, menggerakkan dua jarinya seperti sedang memetik dawai gitar di udara.

*Ting! Ting! Ting!*

Tiga peluru tajam itu mendadak berhenti di udara, tepat sepuluh sentimeter di depan ujung jari Fang Yuan, tertahan oleh dinding energi transparan yang tak kasat mata. Dengan satu sentikan jari yang malas dari Fang Yuan, ketiga peluru itu justru berbalik arah dengan kecepatan dua kali lipat!

*JLEB! JLEB! JLEB!*

"AAAGHH!"

Tiga penembak tadi langsung ambruk ke tanah dengan dahi berlubang, tewas seketika bahkan sebelum mereka sempat menyadari apa yang terjadi.

"K-Kekuatan supernatural?! Dia bukan manusia! Dia penyihir!" teriak salah satu anggota geng yang tersisa, nyalinya menciut drastis melihat tiga rekannya tewas dalam satu detik tanpa menyentuh target.

Sang pemimpin pembunuh bayaran gemetar hebat. Jam terbangnya yang tinggi di dunia hitam seketika tidak berguna di hadapan fenomena mistis ini. "Mundur! Cepat mundur dan lapor pada Tuan Besar Gao!"

"Mundur?" Fang Yuan melangkah maju, aura dingin dari tubuhnya seketika mengunci pergerakan mereka semua. Bumi di bawah kaki mereka seolah menghimpit pertahanan mental mereka hingga hancur lebur.

"Panggung sudah disiapkan, dan kalian sudah masuk ke wilayah kekuasaanku. Penguasa Surgawi... tidak pernah membiarkan mangsanya pulang hidup-hidup."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!