NovelToon NovelToon
Cinta Untuk Elmira

Cinta Untuk Elmira

Status: tamat
Genre:Romansa / Selingkuh / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:335.8k
Nilai: 5
Nama Author: Vita Zhao

Elmira Revalina Putri. Dia merasa sangat bahagia karena bisa menikah dengan laki-laki yang sangat dia cintai. Meskipun laki-laki tersebut tidak pernah mencintai dirinya, dan hanya mencintai wanita pilihannya.

Edgar Emilliano Addison. Demi kedua orang tuanya, ia terpaksa harus menikahi gadis yang sama sekali tidak ia cintai. Dalam pernikahan itu, Edgar memperlakukan Elmira dengan sangat buruk. Elmira selalu sabar dalam menghadapi sikap Edgar.

Akan tetapi, ada kalanya hati Elmira merasa lelah dengan sikap Edgar yang terlalu semena-mena terhadapnya, dan tidak pernah menganggap dirinya ada.

Akankah Elmira bertahan dengan sikap Edgar? Atau memilih berpisah dengan laki-laki yang sangat ia cintai itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vita Zhao, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24. Terbongkar.

Happy Reading🥰

Edgar membuka ruang VVIP tempat Elmira di rawat. Setelah cukup lama berpikir akhirnya Edgar memutuskan untuk menemui Elmira. Ia akan menerima konsekuensi atas perbuatannya. Edgar tidak ingin menjadi laki-laki pengecut, ia ingin mengahadapi Elvaro walaupun nanti dia akan mendapatkan bogeman menatah lagi darinya.

Bahkan wajah Edgar sekarang sudah babak belur. Pertama dia di hajar habis-habisan oleh Addison. Yang kedua Edgar mendapatkan satu pukulan ringan dari Elvaro yang mengenai bekas pukulan sang papa. Nanti kalau dia masih mendapatkan bogeman lagi dari Elvaro tanpa melawan, maka Edgar akan mati di tempat.

Klek!

Elmira menatap pintu kamar yang terbuka, ia tersenyum, dan mengira yang datang adalah Elvaro. Namun saat melihat seseorang yang muncul dari balik pintu, senyuman Elmira langsung hilang. Bergantikan dengan tatapan yang sulit di artikan.

Edgar tersenyum manis dan menatap lembut ke arah sang istri. "Hai, bagaimana keadaan kamu?" tanya Edgar bersungguh-sungguh.

Elmira tersenyum kecut saat mendengar pertanyaan Edgar yang menurutnya sangat basih. "Saya baik-baik saja, Tuan. Anda tidak perlu khawatir, dan repot-repot datang kemari," ucap Elmira sambil tersenyum.

"Elmira! Tolong berhenti bersikap seolah-olah kita ini adalah orang asing."

"Maaf, Tuan. Saya cuma menuruti perintah anda."

"Elmira, aku tahu aku ini salah. Tapi aku mohon tolong maafkan aku, dan bersikaplah seperti awal pertama kita bertemu."

"Dulu, sikap saya selalu Anda abaikan. Lalu kenapa sekarang Anda ingin saya seperti dulu lagi? Maaf, saya tidak bisa."

"Apa yang harus aku lakukan agar kamu mau memaafkan aku, Elmira."

"Saya sudah memaafkan kesalahan Anda, Tuan. Jika tidak ada lagi yang ingin Anda bahas, tolong silahkan keluar, saya ingin istirahat. Oiya satu lagi, besok surat gugatan cerai dari saya akan segera sampai di tangan Anda, jadi tolong segera di tanda tangani. Saya ingin segera terbebas dari hubungan toxic ini, Tuan. Anda juga bebas berhubungan dengan kekasih Anda."

Edgar tercengang mendengar penurutan Elmira yang panjang-lebar. Ia tidak menyangka bahwa Elmira akan serius dengan ucapannya yang ingin bercerai. Edgar tidak rela jika harus bercerai dengan wanita sebaik Elmira. Apalagi setelah melihat rekaman video yang dikirimkan oleh orang asing ke nomor handphone-nya.

Edgar jadi ragu dengan ketulusan cinta Alexa, dan juga ia merasa curiga kalau ternyata selama ini Alexa selingkuh di belakangnya. Jika dugaannya itu benar, maka Edgar akan menyesal seumur hidup, karena sudah percaya kepada Alexa.

"Tapi, Elmira. Aku tidak mau bercerai dengan kamu!" Edgar berusaha menggenggam tangan Elmira, namun langsung ditepis oleh Elmira.

"Keputusan saya sudah bulat, Tuan. Jika Anda takut bercerai dengan saya hanya karena sebuah harta warisan, Anda tenang saja saya tidak ingin mengungkapkan kejahatan Anda. Saya hanya ingin bercerai dengan cara yang baik."

"Bukan karena warisan aku tidak ingin bercerai dengan kamu, Elmira. Tapi karena aku akan belajar mencintai kamu."

Elmira menatap manik mata Edgar dengan dalam. Ia ingin melihat kebohongan di sana, namun Elmira tidak menemukan itu. Apa mungkin Edgar mengatakannya dengan sungguh-sungguh? Namun Elmira tidak ingin kembali bodoh hanya karena cinta. Ia tidak akan lagi terperdaya dengan bualan Edgar. Jadi, Elmira akan tetap pada keputusannya.

"Saya tidak butuh ucapan, yang saya butuhkan adalah bukti, Tuan. Tolong silahkan keluar sebelum saya panggilkan petugas keamanan di rumah sakit ini!"

Terpaksa Edgar keluar dari ruangan itu, bukan karena ia takut dengan ancaman Elmira yang akan memanggil petugas keamanan. Namun ia hanya ingin memberikan waktu untuk Elmira berfikir. Ia tidak ingin memaksa Elmira agar menggagalkan gugatan cerainya.

Sepeninggalan Edgar, Elmira menangis sejadi-jadinya. Hatinya begitu hancur, mengingatkan nasib rumah tangganya yang sangat miris. Bahkan hanya bertahan selama 1 bulan. Elmira tidak bisa lagi mempertahankan pernikahannya itu. Ia akan mundur demi kebahagiaan Edgar.

Elmira memang mencintai Edgar, namun jika Edgar tidak bahagia hidup bersamanya, lalu untuk apa Elmira mempertahankan rumah tangganya. Cinta tidak harus memiliki, cukup melihat orang yang kita cintai hidup bahagia bersama dengan pasangannya, maka kita juga akan merasakan bahagia.

Akan tetapi, sanggupkah Elmira melihat Edgar bahagia bersama pasangannya? Sedangkan hanya mendengar Edgar menyebut nama wanita lain di hadapannya, membuat hati Elmira begitu sakit. Apalagi melihat secara langsung Edgar bersanding dengan wanita lain di atas pelaminan. Pasti hati Elmira akan terasa di sayat-sayat.

Elmira tidak hanya memikirkan perasaannya yang masih mencintai Edgar. Ia juga mulai mengingat perilaku buruk yang Edgar lakukan untuk dijadikan penguat di hatinya, agar tetap bercerai dengan Edgar. Yang paling membuat Elmira kecewa adalah, saat Edgar menamparnya dengan begitu kuat, hingga membuatnya terluka.

Elmira pikir, Edgar tidak akan berani bermain tangan dengan wanita, namun ternyata dugaannya salah. Edgar tanpa ragu menamparnya, bahkan setelah itu Edgar berkata tidak sengaja. Rasanya Elmira ingin tertawa, ya lebih tepatnya menertawakan dirinya yang terasa di permainan oleh Edgar.

Elvaro yang melihat itu sangat marah. Ya, sedari tadi ia tengah mengintip dari dekat pintu. Saat akan memasuki ruangan VVIP, Elvaro mendengar ada seseorang di dalam yang tengah berbincang dengan sang adik. Ternyata yang datang adalah Edgar. Elvaro memilih bersembunyi di dekat dinding untuk mendengarkan apa yang Elmira dan Edgar bicarakan.

Dada Elvaro bergemuruh ketika mendengar semua penuturan Elmira terhadap Edgar. Ternyata dugaannya benar, bahwa rumah tangga Elmira sedang tidak baik-baik saja. Bahkan sang adik di perlakuan sangat buruk oleh suaminya.

Elvaro merasa gagal menjadi seorang kakak yang baik dan siaga untuk Elmira. Hingga ia tidak tahu kesulitan apa yang dialami oleh Elmira. Namun Edgar juga merasa senang, sebab Elmira sudah menggugat cerai si Edgar itu.

Elvaro tidak ingin adiknya hidup bersama seorang suami yang jahat. Sebagai seorang kakak, Elvaro menginginkan adiknya hidup bahagia bersama dengan pasangannya. Bukannya malah hidup menderita. Edgar diam-diam juga merekam percakapan Elmira dan Edgar, untuk dijadikan bukti bahwa Elmira tidak salah dalam hal ini.

Elvaro juga akan memberitahukan kebenaran itu kepada kedua orang tuanya. Mereka telah salah mencarikan calon suami untuk Elmira. Elvaro merasa bahwa orang tuanya terlalu egois. Sebab yang mereka pikirkan selalu kerjasama yang menguntungkan bagi perusaan Winata.

Sama sekali tidak memikirkan kebahagiaan Elmira. Kekayaan tidak menjamin hidup seseorang bahagia. Seperti yang di alami oleh Elmira, hati Elvaro seperti di cabik-cabik saat mendengar tangisan pilu sang adik.

"Kenapa hatimu sangat lembut dan baik, Elmira? Di saat kamu tersakiti pun, kamu tetap berusaha tersenyum, dan menutupi kejahatan suami kamu! Edgar benar-benar bodoh! Istri sebaik kamu malah di sia-siakan. Awas saja, aku akan membuat perhitungan terhadapnya dan membuat dia menyesal sudah menyakiti kamu!" batin Elvaro penuh amarah. Ia mengepalkan tangannya dengan mata memerah.

1
Ran Aulia
terima kasih kak, ceritanya bagus 👍👍👍
Nok Denok
mampir baca,,tp kayaknya kebanyakan POV othor,,
Niken Hapsari
nanti klo emosi di pukul lagi tuh bini
Niken Hapsari
jgn mau balik
jane m pandelaki
Elmira jangan mau , rugi, , iiii tinggalin aja edgarnya.
jane m pandelaki
Ayo Emma ganti aja si Edgar yang galak sama Evan.He he.
Fay
mampir baca
Rin Manuk
sangat tertarik
Rin Manuk
sangat bagus
Rin Manuk
ceritanya bagus
Rin Manuk
bagus.
Enung Samsiah
tom &jeri kompak dulu lah napa demi utun, wkwkwk
Enung Samsiah
d rumah pda nunggu eehhh,,, pasutri bucin mlh main tusuktusukan d mobil,,, saking nggk kuat nahaannn hadeeh,,, wkwkwk
Enung Samsiah
aduh tor gontaganti nama (tanam-tanaman skrg renang-renangan)
Enung Samsiah
cara jitu menyelesaikan masalah ( jleb bercinta)
Enung Samsiah
waduuuhhh,,ada gempa pagi nih smpi getaran ke 2
Enung Samsiah
Elmura bodoh +lemah, masa di katain jalang diam aja tampar ke' tuh siegar
Ririn Nursisminingsih
syukurin edgar
Ririn Nursisminingsih
ceo kok bodoh bangett☹️☹️
Lilis Fiska
elmira mending edgar di cuekin aj biar taw rasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!