NovelToon NovelToon
Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Seketaris Mungil Milik Tuan Muda 2

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:441.2k
Nilai: 4.6
Nama Author: mardalena

sebelum membaca ceritanya biar kalian tidak bingung alurnya sebaiknya baca dulu season pertama,karena di novel ini akan menceritakan perjalanan cerita cinta anak anak mereka.

penasaran....?😉😉😉intif yuk pasti kamu akan suka~~~~~~>>>>>

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mardalena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

24

Di Negara B.

Bareil dan sofia terus saja berdebat jika bertemu.

"Tuan muda Tunggu!!,kita akan metting sebentar lagi,anda mau kemana." ucap sofia melihat Bareil berjalan menuju keluar ruangannya,dengan cepat sofia menarik jas milik Bareil membuat wajah mereka lansung bertemu.

"Apa kau mau ikut aku,kalau begitu ayo" ucap Bareil dengan seringaiannya lalu menarik Sofia menuju kamar mandi di ruangan sofie karena ruangan pribadi milik Bareil sedang di renovasi.

"Le..lepas Tuan.." ucap Sofie Gugup.

"kenapa?? Kau tidak mau ikut aku masuk.ayo." sofia menahan tangan Bareil.

"Maaf Tuan saya kira anda mau pergi keluar" jawab sofia,melihat itu Bareil menunjuk kening sofie.

"Otak kau ini perlu di cuci supaya pikiran kau itu tidak diisi dengan prasangka buruk."

Tak..Bareil lansung menutup pintu Wc tersebut dengan sangat keras membuat Sofia sangat terkejut. Sofia pun meninggalkan tempat itu menunggu Bareil di luar.

"Wanita sialan" Gerutu Bareil..

"Akan aku buat kau tidak betah bekerja disini,lihat saja nanti." ucap Bareil dengan mengeratkan kepalan tangannya.

Di luar mamanya Bareil datang mencari Bareil keruangannya.

"Sofi dimana Bareil? Tanya maora.

"Tuan muda sedang di kamar mandi Nyonya."

"Katakan padanya segeralah menuju ruangan metting papanya sudah menunggu." jelas maora.

"Baik Nyonya." ucap Sofia namun tidak lama Bareil datang.

"B..Ayoo sudah di tunggu papa kamu." ucap maora.

"Iya ma" Bareil mengambil jasnya kemudian berjalan beriringan dengan mamanya dengan sofia berjalan di belakang mereka.

mereka sudah sampai di dalam ruangan metting itu,Metting pun di mulai dengan Bareil yang memimpinnya, dengan bangga papanya melihat putranya begitu tegas dan teliti memimpin metting tersebut.

"Papa bangga kamu bisa menyelesaikan metting ini dengan baik B." puji papanya benar benar senang.

"Ini semua berkat papa juga." jawab Bareil dengan wajah datarnya sama dengan juandra yang jarang menampilkan senyumnya itu.

"Dalam satu Bulan kedepan jika kamu sudah memahami semuanya,papa akan menyerahkan sepenuhnya tanggung jawab perusahaan ini kepada kamu,

karena papa akan memegang anak perusahaan milik kakekmu disini." ucap papanya memberitahu Bareil mengenai dirinya akan mengantikan posisi papanya nantinya.

"Baik pa.." jawab Bareil tidak menolak sama sekali.

Setelah itu mereka kembali keruangan masing masing.

****

Di Negara C.

Juandra Sudah mengudara menuju Negara A,akan menghadiri acara pertemuan besok disana mengantikan papanya. Juandra trus melihat ponselnya karena tadi sempat menghubungi keyra namun tidak di angkatnya bahkan pesannya tidak juga di buka keyra.

Sebaiknya tunggu sampai nanti aku menghubunginya lagi.

Batin juandra bicara,kemudian dia memejamkan matanya untuk tidur sejenak.

Di rumah keyra,dia baru saja keluar dari ruangannya,karena merasa lengket tubuhnya Keyra memilih lansung menuju kamar mandi untuk mengelap tubuhnya, untuk mandi dia belum bisa karena lukanya masih belum kering. Keyra sudah mengetahui penyebab dia tertembak, awalnya keyra sangat marah namun kemudian dia mengerti dari kejadian itu keyra baru mengetahui jika Ayura sangat mencintai Juandra namun cintanya tidak terbalas.

Kerya baru saja selesai mengelap tubuh dan juga menganti perban di lukanya juga pakaiannya. Dia pun duduk menyandar di tempat tidurnya lalu mengambil ponselnya

"Kak juan.." Guman keyra melihat tiga panggilan tak terjawab dari juandra dan satu buah pesan masuk dari juandra yang kemudian lansung keyra buka.

Saat kau membuka pesanku,aku sudah menuju Negara A mengurus pekerjaanku, aku harap kau baik baik saja.

setelah membaca pesan juandra,keyra kembali meletakan ponselnya di meja tampa membalas pesan tersebut. Perlahan keyra bangun lalu berjalan menuju kearah pintu kamarnya,dia ingin turun kebawah untuk mencari makanan yang bisa mengisi perutnya.

"Nona kenapa turun..?,kalau nona butuh sesuatu kan bisa menyuruh bibik kesana non.." ucap bibik lalu membantu kerya berjalan menuju meja makan untuk duduk disana.

"Nggak apa apa bik lagian lukanya nggak terlalu sakit lagi kok,Bik buatkan bubur ayam bik,tiba tiba keyra pengen makannya." ucap keyra.

"sebentar ya non bibik ambilkan,

kebetulan bibik sudah membuatnya untuk nona." ucap bibik lalu berjalan mengambil bubur ayam untuk keyra.

"papa sama mama belum pulang ya bik?" tanya keyra melihat hari sudah sore.

"Belum Non..mungkin sebentar lagi. Ini buburnya." ucap bibik lalu menyimpan semangkuk bubur ayam di depan keyra, keyra pun perlahan mulai memakan bubur itu sampai habis namun dia kembali menyuruh bibik mengambilnya lagi. keyra sangat menyukai bubur ayam buatan bibik pelayan rumah mereka.

"Bik setelah ini antar keyra jalan ketaman yok bik,keyra mau lihat bunga mawar keyra bik.." ucap keyra sambil menyuap buburnya.

"iya non.." jawab bibik

Setelah selesai makan keyra membawa bibiknya berjalan jalan menuju kebun bunga mawar putihnya yang terawat itu.

Hmmm..."Aku merasa tenang berada disini bik" ucap keyra sambil menghirup bunga mawarnya.

"Iya Non..bunga bunganya cantik tapi lebih cantikan Nona.." Goda bibik itu membuat keyra tersenyum,tidak terasa hari sudah mulai gelap tapi keyra dan bibik masih disana,keyra belum mau di ajak masuk kedalam rumah.

"Keyra kemana?" Guman papanya,tadi Dio datang memanggil bibiknya namun tidak melihat bibik di dapur,dia lansung menuju kamar putrinnya.

"sepertinya keyra di tempat pavoritnya" ucap Dio ingin keluar dari kamar putrinya namun terhenti karena mendengar deringan ponsel milik keyra, Dio berjalan kearah ponsel itu terlihat Juandra yang saat itu menghubungi keyra.

"Apa kau sudah membaca pesanku?" terdengar suara juandra dari sana.

"Juan ini om" mendengar Suara pamannya,juandra sedikit terkejut.

"Om,keyra dimana om?" tanya juandra.

"keyra sepertinya sedang di taman,

ponselnya ketingalan di kamarnya.apa mau om panggilkan?" ucap Dio.

"Tidak perlu om,sampaikan saja kalau aku ada menghubunginya,kalau begitu saya tutup dulu om." ucap juandra ingin mengahkiri obrolan mereka berdua.

"Iya juan.." juandra mematikan sambungan telepon itu,Dio mengukir senyumannya tidak tau apa yang membuat dio tersenyum,dio keluar dari kamar putrinya menuju kamarnya.

"Loh papa baru datang,,bukannya sudah lama bilang mama pulang tadi..?" Tanya elisa saat suaminya masuk kedalam kamar mereka.

"Papa sudah setengah jam lalu pulang,

melihat di depan sepi papa lansung naik menemui keyra,tapi dia nggak ada disana,sepertinya keyra sedang di taman bersama bibik,mau turun kesini juandra menelpon ke nomor keyra,ya sudah papa angkat...setelah selesai ngobrol dengan juan,baru papa turun kesini."jelas Dio kepada istrinya.

"juan nelepon keyra,ngobrol apa sama papa?" tanya elisa penasaran.

"hanya menanyakan keyra kemana,papa lansung bilang sama juan kalau keyra lagi berada di taman belakang ponselnya ketingalan..hanya itu saja ma.." ucap Dio.

"Calon mantu papa.." Goda elisa kepada suaminya.

"Amin,kalau nggak ya berarti bukan jodoh anak kita.perasaan anak nggak bisa kita paksakan.." ucap Dio mengusap pipi istrinya lalu berjalan menuju kamar mandi membersihkan tubuhnya.

1
fatin Rahman
pasti hamil keyra /Drool/
Mesri Sihaloho
ceritain dong thor kematian kyara
EembuL
seharusnya Juan sama Ayura saja lebih cocok. Juan yg dingin, kaku dan Yura yg bar2. tpi jgn Yura jd jahat. biarkan Yura ngejar2 Juan sampai Yura berhenti ngejar Juan lgi. nah disitulah si Juan mulai rasa ada yg berbeda semenjak Yura jadi bersikap biasa sama Juan. dan mulai ada rasa ke Yura. biarkan nanti Bariel sama Keyra sja.
tpi krna si Thornya bikin karakter Yura jdi jahat lgsg tak blacklist dari daftar perpus 😱😪😪😪😪😪
EembuL
Juandra & Ayura saja
Atiah arini
good
Rita Murlina Sirait
o
Jami
kasi ceria s yura napa thor biar ada kbr jangan s juan terus
Jami
sadar yurah jdi la orng sukses lebi sukses dari juan bukitan klw kmu bisa beruba lebi baik
Ap
semoga kayra masih hidup??knpa bisa mati coba kasian kan juandra trpukul banget hatinya😔😔😔
Nour Aulia
Kecewa
*~W¥^ Al~*
jangan jangan Dion nih
Nia Zidane
👍
Maura
sayang blm ada visualnya thor
Maura
visual thor
Kiki Marsela
iya kayanya si Roby nih yg nyulik
Atik Kiswati
mksh buat critanya thor...
Nitnot
dr. roby yg dulu suka ngajak maksi keyra nih kayaknya
Alejandra
Biasanya meskipun ingatan seseorang hilang tapi hatinya pasti merasakan ada gataran yang tak biasa...
Alejandra
Kenapa dia sangat marah seperti itu, seharusnya dia menerima dengan ikhlas sikap Juan seperti itu, bukankah yang dialami Juan, Keyra, bahkan Bareil lebih parah daripada yang dialami Ayura saat ini. Seharusnya dulu Juan membiarkan saja Ayura dan Gerath mati. Ihhh, kesel aku...
Alejandra
Kok aku nggak senang ya Ayura mendapat suami yang lebih dari Juandra. Seharusnya dia cukup mendapat suami yang baik aja, jangan lebih karena dia sangat jahat walaupun udah taubat...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!