NovelToon NovelToon
Titip Istriku

Titip Istriku

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi / Tamat
Popularitas:358.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Fenitri Azzukhruf

Namanya Aisha ia adalah seorang istri dari Hanafi.

Keadaan yang tidak bisa di tebak, Hanafi sering merasakan sakit kepala tetapi dia tidak tahu penyebab sakit kepalanya itu.

Dokter menyarankan untuk ronsen ke rumah sakit besar. Di karena kan di desa saat ini alatnya tidak komplit.

Seperti di sambar petir dokter memvonis penyakit Hanafi sudah stadium empat, sakit kanker otak. Dokter yang biasanya, harus pergi ke luar negeri untuk adakan seminar selama satu bulan, akhirnya di gantikan dokter lain.

Tak di sangka dokter tersebut adalah sahabat Hanafi waktu SMA. Hanafi berpesan kepada istrinya Aisha selepas ia pergi Aisha harus janji bahwa dia harus menikah lagi.

Hanafi pun menitipkan istrinya kepada dokter Azzam sahabatnya tersebut. Azzam bingung dengan permintaan Hanafi, setelah ia bertugas di rumah sakit yang sedang merawat Hanafi ia pamit untuk pergi melanjutkan pendidikan nya. setelah dua tahun kepergian Hanafi, Azzam menyelesaikan kuliahnya ia pulang.

ikuti kisahny

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fenitri Azzukhruf, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanafi kembali dari rumah sakit

Ada sekitar satu Minggu Hanafi di rawat di rumah sakit, saatnya dokter memperbolehkan pulang untuk rawat jalan. Dan dokter menyarankan untuk segera melakukan kemoterapi, agar akar penyakit tidak semakin menyebar.

" Alhamdulillah, akhirnya sudah sampai rumah juga." Aisha menghembuskan nafas lembut menghirup udara segar yang ada di sekitaran rumah mertuanya.

Kamar Hanafi selalu di bersihkan setiap hari, jadi masih terlihat rapi dan bersih. hanya saja suasana lebih beda, terasa dingin saat dimasuki sudah beberapa waktu tidak di tempati.

" Kakak istirahat ya Hamdan harus ke kantor " ucap hamdan saat membawakan koper milik kakaknya diantarkan ke kamarnya.

Hanafi tersenyum dan mengangguk ia merasa melihat Hamdan yang sekarang terlihat dewasa. Hamdan pergi karena hari ini ada pertemuan dengan kliennya. Abah sudah menyerahkan semua ke Hamdan, sesekali saja Abah pergi ke kantor. Abah ingin Hamdan terbiasa dengan dunianya yang sekarang, menjadi mahasiswa dan pekerja.

" Mas istirahat dulu saja, Aisha kebawah". Aisha akan meletakkan baju kotor yang tadi belum sempat ia cuci saat dirumah sakit. Hanafi bersandar di kepala ranjang memandangi seisi kamarnya belum ingin merebahkan tubuhnya...

" kamu memang wanita yang kuat Aisha, semoga kebahagiaan selalu menyertai mu.

batin Hamdan saat melihat foto pernikahan nya yang menempel di dinding kamar.

ceklek.

" mas kok belum istirahat " Aisha merapikan bantal menepuk-nepuk agar suaminya segera istirahat.

" Aisha, terimakasih" Aisha mendekat mengelus pipi suaminya yang tampak kurus itu dan tersenyum.

" Trimakasih untuk apa mas, Aisha hanya menjalankan kewajiban Aisha mas ngga perlu berterima kasih. Balaslah setiap apa yang Aisha lakukan dengan semangat mu untuk segera sembuh. Semua merindukan mu mas Aisha juga umma, Abah dan Hamdan" Aisha membaringkan tubuh suaminya dengan sangat pelan lalu mengecup kening suaminya.

" istirahat lah " Karena efek obat yang di minum Hanafi tak lama kemudian tertidur.

Aisha segera merapikan semua bawaan yang ia bawa selama beberapa hari di rumah sakit.

***

Hamdan melajukan motor kesayangannya pergi ke kantor, Zidan sudah menunggunya karena berkas semuanya sudah siap dan mereka akan pergi ke sebuah restoran di mana ada janji bersama kliennya.

Hamdan dan zidan pergi, dengan Zidan sebagai supir bos mudanya. Dari tadi Hamdan hanya diam saja mengingat kejadian di rumah sakit di mana Zidan bersama adiknya yang di ketahui Hamdan adalah istrinya.

" astaghfirullah kenapa aku pikirin istri orang " batin Hamdan seraya beristighfar.

" Pak kita sudah sampai...pak..." Hamdan masih berada dalam lamunannya hingga mobil berhenti dan ada yang memanggilnya pun ia tidak dengar.

" pak Hamdan.." Hamdan terlihat kaget mendengar suara Zidan yang memanggil sedikit keras.

" eh iya Zidan..ada apa"

" kita sudah sampai".

Kedua nya lalu turun menuju meja di mana sudah ada yang menunggu di sana.

" selamat siang pak Hamdan senang bertemu denganmu" Mereka berjabat tangan langsung membahas rencana bekerja sama.

Setelah selesai akhirnya Hamdan langsung pamit ia tidak bisa berlama-lama mengobrol hal yang tidak penting, karena Hamdan harus membagi waktunya antara kuliah dan kerja nya.

" Baiklah pak terimakasih atas kerjasamanya saya pamit, maaf tidak bisa lama menemani anda untuk ngopi disini" pamit Hamdan.

" Saya senang sekali bisa bekerja sama dengan anda, anda masih muda tapi luar biasa perusahaan anda saya yakin akan berkembang pesat"

" aamiin trimakasih pak, semua ini tak lain atas izin Allah juga asisten saya yang luar biasa ini" Hamdan menepuk pundak zidan.

Hamdan dan zidan langsung keluar dari restauran bergegas kembali ke kantor. Di ujung sebuah kafe Zidan melihat Zakia berdiri di depan kafe seperti menunggu sesuatu, akhirnya Zidan memberhentikan mobilnya.

" Maaf pak sebentar saya keluar dulu" Hamdan mengiyakan ia mendongak ke depan ternyata ada Zakia yang sedang berdiri.

Tak lama Zidan masuk dan ingin langsung melesat kan mobilnya.

" Zidan kenapa dia kamu tinggal"

" Maaf pak biarkan saja sedang menunggu taksi lewat, saya sedang bekerja tak ingin korupsi waktu pak" Zidan mestarter mobilnya.

" Tunggu Zidan antarkan pulang dulu, baru kita ke kantor" ucap Hamdan.

Entah kenapa hatinya peduli akan wanita yang ia anggap istrinya Zidan padahal seharusnya cemburu.

" tapi pak..." Hamdan hanya mendelik mengisyaratkan bahwa Zidan harus melaksanakan perintah nya.

Zidan akhirnya keluar dan berbicara kepada Zakia, masuk kedalam mobil dengan mengucapkan salam. Hamdan menjawabnya dengan jantung yang tak karuan berdetak..

Mobil dilajukan lagi yang masih dikemudikan oleh zidan, Zakia duduk di belakang. tak ada kata-kata yang keluar karena Zidan sedang fokus menyetir dan Hamdan fokus dengan pikirannya. Suara Zakia begitu lembut saat mengucapkan salam membuat hati Hamdan yang langsung berdesir.

tak perlu waktu lama mobil tiba di depan rumah yang sangat sederhana. Zakia turun dan berpamitan tak lupa ia mencium tangan kakaknya.

" permisi pak terimakasih atas tumpangannya, assalamu'alaikum.." Hamdan menjawab salam. Dari dalam mobil Hamdan melihat sosok wanita istimewa itu baginya.

mobil melaju lagi menuju kantor dengan kecepatan sedang.

" Zidan kamu tinggal disini"

" iya pak saya pindah waktu itu alhamdulilah menemukan kontrakan ini, lumayan pak bisa untuk orang tua juga"..

" Jadi kamu tinggal dengan orang tuamu juga, kenapa tidak ke tempat yang lebih layak lagi kasihan keluarga mu".

" ini sudah cukup layak untuk kami pak, alhamdulilah kami bersyukur sekali. Dan Alhamdulillah pak Wahyu menerima saya bekerja di perusahaan beliau, saya bisa membawa ayah saya untuk berobat".

" Tinggallah di tempat yang lebih layak kasihan ayahmu yang sedang sakit, akan lebih nyaman jika di tempat yang lebih baik"

" insyaallah doakan saya bisa nabung lebih banyak lagi untuk membahagiakan orang tua saya" Hamdan terenyuh dengan Zidan ia mempunyai istri tapi masih ingin membahagiakan orang tuanya juga.

Sesampainya di kantor Hamdan langsung masuk ke ruangan nya. Tampak ia langsung menelepon seseorang.

" Bagaimana ada tidak rumahnya saya ingin membeli nya"

" ada Hamdan nanti saya kirimkan alamat dan foto rumahnya kamu bisa langsung cek"

" okey setelah saya pulang dari kantor saya langsung kesana" Hamdan melanjutkan pekerjaan nya hingga sampai jam 16.30.

" Zidan sebelum pulang kamu ikut saya dulu ya"

" baik pak," begitulah Zidan selalu menuruti perintah atasannya tanpa harus bertanya terlebih dahulu.

Hamdan membawa motor gedenya diikuti Zidan dengan motor maticnya yang ia beli beberapa hari yang lalu.

Mengikuti arah kemana bosnya pergi, begitupun Hamdan yang masih terus mencari alamat itu.

Sekitar 30 menit mereka sampai, di komplek rumah minimalis tapi cukup besar dengan tiga kamar, ruang tamu,ruang keluarga, dapur, depan ada teras dan garasinya. Hamdan masuk lalu melihat-lihat, pemilik rumah itu menunjukkan semuanya hingga kebelakang.

" Zidan bagaimana dengan rumah ini"

" Bagus Hamdan komplit tempat nya strategis dan ruangannya cukup memadai"

" Kamu suka"

" suka, kamu mau beli rumah ini"

tanpa menjawab Hamdan langsung membicarakan harga rumah kepada pemiliknya, tanpa harus lama Hamdan mentransfer dari harga kesepakatan.

" Zidan ambil ini, besok ajaklah keluarga mu pindah dirumah ini" Hamdan memberikan kunci rumah langsung kepada Zidan.

" Apa maksudmu, saya tak sanggup membayar kontrakan nya"

” tempati lah tak perlu membayar kontrakan, pakailah uangmu untuk menyembuhkan ayahmu dan untuk keluarga mu. Jangan menolak ini perintah atasan" Hamdan menggunakan kekuasaannya agar Zidan tidak menolak.

" Tapi saya... kalian baik kepada saya memberikan pekerjaan dengan gaji yang bisa dibilang lebih dari cukup sekarang malah memberikan tempat tinggal. Ayah pasti sangat senang" Zidan menitikkan air matanya.

" Sudah jangan sedih, saya memberi reward kamu karena kamu memang pantas. kamu bekerja dengan baik walaupun tak ada saya dan Abah kamu menjalankan perusahaan dengan baik juga. Saya yang sangat berterima kasih Zidan, kamu sangat jujur semoga selalu ada pekerja lain seperti mu" jelas Hamdan.

" Terimakasih pak Hamdan"

" Tetap panggil saya Hamdan, ,,, baiklah saya mau pulang duluan, segera ajak keluarga mu pindah. besok kamu boleh ambil cuti untuk pindahan dulu." Hamdan memeluk Zidan tanda persahabatan mereka.

Akhirnya Hamdan pulang dan Zidan masih berdiri tak percaya dengan yang ada di depan mata ini.

1
Surati
bagus
Jetva
Luar biasa
Jetva
ortu Monica adalah ortu yg tidak becus mendidik anak...jelas"anak melakukan kejahatan...eee masih berusaha mau mengelyarkan dr penjara...mau minta ditarik laporanx...klo korban kejahatan Monica meninggal...apa hanya permintaan maaf lalu nyawa korban kembali..??..
Gina Safitri
Luar biasa
Diah Ratna
Kiran m Zidan aja
Umi Maryam
ini teh kumaha. sih ? pa bambang yudoyono teh abah nya hanafi kalau pa wahyu abi nya zidan ko jadi ketuker ,tifo nya banyak nih ,tolong yg teliti atuh jadi lieur macana pabeulit .🙏🙏😂😂
Hadyan Ghauzan
Luar biasa
Farida Deka
luar biasa
Tri Yuli
Luar biasa
Sulaiman Efendy
TERNYATA HAMDAN SUDAH PERNAH LIAT WAJAH ZAKIA WKTU SMP, SAAT ITU ZAKIA MNGKIN BLM BRCADAR..
Sulaiman Efendy
EMANGNYA HABIS OPERASI STELAH 40 HARI LGSUNG BISA, AKU SAJA PAS ISTRI LAHIRKN ANAK KAMI KMBAR SEPASANG, TEPATNYA ANAK KEDUA & KETIGA, MLALUI CESAR, DN HMPIR 3 BLN BRU AKU BRHUBUNGN SUAMI ISTRI KEMBALI... ANAK PERTAMA STELAH 2 BLN. BGIKU 40 HARI MSH BLM BNR2 BRSIH.. DN PSTI MSH PERIH DI ISTRI.. APALAGI BKAS LUKA AKIBAT CESAR.. LUKA LUAR & DN LUKA DALAM AKIBAT DIBEDAH..
ALHAMDULILLAH, DGN OLAHRAGA DN PUASA, AKU BISA NAHAN HASRAT.. DN JUGA DIBAWA SIBUK KERJA..
Sulaiman Efendy
BAGUSLH KIRAN MNDENGAR PMBICARAAN HAMDAN SAMA ZIDAN, STIDAKNYA DIA TDK MNGHARAP LBH KE HAMDAN.. KRN KIRAN JODOHNYA ZIDAN...
Sulaiman Efendy
DI KISAH KHANSA, LO MUNCUL LAGI, DIKISAH ORTUNYA KHANSA, YAITU USTADZ BARRA DN ALIRA, LO BRDUA TRSEMPIL JUGA... DI KISAH HAMDAN DN KIA, LO BRDUA JUGA MSH NONGOL..
Sulaiman Efendy
SAMA THOR, MLS KLO BACA NOVEL ADA PELAKOR ATAU PEBINOR, TRUTAMA PEBINOR. KRN PEBINOR AKU CERAI DGN MNTAN ISTRI PERTAMA, DN KRN PEBINOR AKU JDI NAPI SLAMA 3 THN, KRN AKU BUAT TU PEBINOR KOMA 1 BLN, DN CACAT SEUMUR HIDUP..
Sulaiman Efendy
MKANYA LO TURUTI UMMA LO UNTUK BRTEMU ZAKIA, AGAR LO GK SALAH FAHAM TERUS..
Sulaiman Efendy
MMG SI HAMDAN GOBLOK, CBA LO BRTEMU DLU SKALI DGN CALON PILIHAN UMMA LO, PSTI LO AKN TRKEJUT STENGAH MATI HINGGA MIMISAN..
Sulaiman Efendy
MMAAFKN BOLEH, TPI SBNARNYA HUKUM TTP HRS BRJALAN, BYANGKN KLO AISHA & BAYINYA TDK SLAMAT.. RASULULLAH SEORANG RASUL PILIHAN, SDGKN KITA HNY MANUSIA BIASA.. KITA MMBRIKAN MONICA HUKUMAN BKN KRN DENDAM, TPI KRN MMG HUKUM HRS DITEGAKKN, BIAR MONICA JERA DN TOBAT, BIAR DINDING PENJARA MMBUATNYA MRENUNG DN MNYADARI KSALAHANNYA
Sulaiman Efendy
HAMDAN2, GOBLOK BANGET, CBA LO CARI TAU DLU KBENARANNYA SBLM MMPUNYAI DUGAAN SPRTI.. KLO LO GK CARI TAU KBENARAN TTG ZAKIA & ZIDAN, SELAMANYA LO AKN TRSIKSA DGN PRASAAN LO..
Sulaiman Efendy
DAN AZZAM ALAMI SERUPA KDUA KALI DLM HIDUPNYA, YAITU SAAT AMAAR ANAKNYA TRTABRAK.. TPI TAKDIR BRKATA LAIN, SBLM MNDAPATKN PRTOLONGN DI RS, DLM PRJALANAN MNUJU RS, AMAAR TELAH BRPULANG.. AZZAM YG DOKTER, DN AMEER ADIK AMAAR JUGA DOKTER, TK SANGGUP MLIHATNYA
Sulaiman Efendy
MALAH MR.JACK YG BANTU LACAK MONICA
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!