hati gadis mana yang tak hancur ketika keadaan harus memaksanya menerima perjodohan yang di inginkan kedua orang tuanya ,dimana dia harus merelakan melepas pria yang begitu dicintai,mampu kah pernikahan keduanya berakhir bahagia ataukah berakhir dengan perpisahan?
mampukah Arga mendapatkan cinta istrinya?
akankah Selly bertahan dengan Arga ataukah Selly akan memilih kembali kepada Zaky cinta pertamanya ?
mampukah kebencian antara keduanya berakhir bahagia atau akan berakhir perpisahan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mis r, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 24
" gue gak salah denger" ucap Dino yang masih tak percaya dengan yang dia dengar
"ga gak lucu becanda Lo" sambung Herlan masih menyangka Arga mengerjai mereka
" Lo berdua pikir gue becanda" dengan nada tinggi Arga berkata sambil menatap kearah keduanya
seketika Dino serta Herlan terdiam mereka akhirnya percaya dengan perkataan Arga namun disisi lain mereka memikirkan Zaky walau bagaimana juga sahabat mereka juga
" bagaimana dengan Zaky" tanya Herlan mengingat dia adalah kekasih Selly
" gue gak tau,lagian bukan urusan gue" ucap Arga seraya memainkan cincin dijari nya
" tapi Lo gak bisa gitu ga,mau Lo marah atau benci sama dia tapi tetep Zaky sahabat kita" sambung Dino dia tau perselisihan Arga dan Zaky membuat Dino sedih persahabatan mereka rusak karena seorang cewek
"jangan bahas dia dihadapan gue,satu lagi jangan sampai ada yang tau siapapun termasuk Zaky tentang pernikahan gue" ancam Arga karena baginya pernikahan ini hanya sebatas perjodohan
Dino dan Herlan hanya terdiam mendengar ancaman Arga,mereka berharap agar Arga melunak dan mereka bisa berkumpul bersama lagi namun semua itu sepertinya sulit mengingat bagaimana kerasnya sikap Arga
Selly yang sudah rapih memakai seragam sekolah serta sepatu sneaker segera berjalan kearah meja rias untuk merapihkan penampilannya setelah dirasa sempurna dia berjalan keluar kamar menuruni anak tangga sesampainya dilantai bawah dia bergegas menuju ruang makan
" pagi semuanya" ucap Selly seraya menarik kursi segera mendudukan dirinya
" pagi sayang" ucap kedua orang tuanya secara bersamaan
" pagi cerewet" ucap byan seraya menoleh ke arah Selly yang berada disampingnya
Selly yang hanya terdiam mendengar perkataan byan dia malas untuk berdebat dengan kakaknya ditambah dia memikirkan Zaky,mereka segera sarapan seketika keheningan yang terjadi setelah menyelesaikan sarapannya Selly segera beranjak disusul byan
"sel tungguin kakak" pinta
byan yang tak biasanya melihat Selly pergi terlebih dulu,akhirnya byan bisa menyusul langkah Selly
" kamu kenapa sih" tanya byan seraya menghentikan langkah Selly
" aku gak apa- apa ka" jawab Selly dia berusaha menutupi kesedihannya dia tak mau membuat kakaknya khawatir
" kamu bohong" jawab byan dia sangat mengenal adiknya dia tau Selly berusaha menyembunyikan sesuatu darinya
" beneran kakak aku gak bohong" ucap Selly menyakinkan byan cukup dia saja yang merasakan semuanya dia tak mau melibatkan byan dalam masalah yang dia hadapi
Selly kembali berjalan meninggalkan byan karena Arga sudah menunggunya,sedangkan byan menatap punggung Selly yang semakin menghilang dia tau apa yang terjadi dengan adiknya namun dia tak bisa membantah keinginan orang tuanya
" lelet amat sih" ucap Arga yang berada di samping mobilnya mengingat dua puluh menit lagi jam masuk
Selly yang malas menjawab segera melewati Arga langsung masuk kedalam mobil,Arga yang melihat tingkah Selly hanya mengerutkan dahinya dia merasa aneh Selly yang biasanya cerewet menjadi pendiam namun dia tak mempedulikannya dia bergegas masuk dan melajukan mobilnya menuju sekolah
selama perjalan Selly menatap keluar jendela sesekali Arga melirik kearah Selly dan kembali fokus ke jalan mereka hampir sampai tiba di gerbang sekolah seketika suara Selly membuat Arga mengerem mobilnya mendadak
" berhenti disini" ucap dingin Selly
" Lo gila?bisa gak kalau ngomong tuh jangan mendadak gitu" kesal Arga sambil menoleh kearah Selly
Selly yang tak peduli dengan omongan Arga bergegas keluar karena dia tidak ingin ada yang melihat dia berangkat bareng Arga ditambah dia belum siap jika Zaky tau
" Lo mau kemana" Arga dibuat bingung saat Selly keluar tanpa berbicara sepatah kata pun
" gue turun disini" jawab singkat Selly seraya menutup pintu mobil Arga sedikit keras
" dasar cewek aneh" gerutu Arga seraya menjalankan kembali mobilnya ke dalam sekolah
Selly masuk kedalam sekolah dia menatap Zaky yang berdiri tidak jauh darinya dengan langkah cepat dia menghampiri Zaky yang menatapnya penuh tanya
" kamu kenapa jalan kaki" tanya Zaky bingung melihat Selly berjalan dari gerbang sekolah
" itu tadi bareng ka byan" bohong Selly dia tidak mungkin berkata bahwa dia berangkat bareng Arga
sedangkan Arga yang baru saja turun melihat pemandangan itu seketika mengepalkan tangannya ternyata Selly rela turun dari mobilnya agar bisa bertemu dengan Zaky,entah mengapa dia marah melihat itu
" dia ninggalin gue buat ketemu cowoknya" gerutu Arga sambil berjalan menuju ke kelas dengan perasaan kesal
Zaky segera mengangguk sebagai jawaban dia segera mengajak Selly menuju kelas,seperti biasa Zaky selalu mengantar Selly sampai depan kelas disisi lain Selly semakin merasa bersalah membohongi cowok didepannya