NovelToon NovelToon
Mafia Girls

Mafia Girls

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Misteri / Mafia
Popularitas:208.6k
Nilai: 5
Nama Author: Alletta prin

Jangan lupa follow ig Author.
Ig : Alletta Prin.


Alletta Prin Queena Aziskia Delson adalah putri bungsu keluarga Aziskia dan Delson. Alletta anak yang hangat, ramah, ceria dan baik hati. Tapi semua itu langsung berubah saat kejadian 7 tahun lalu menimpanya. kejadian yang merubah hidup alletta menjadi kelam.

Malvino Ditama Nelson, Putra tunggal keluarga Nelson. Malvin mendirikan mafianya sendiri yang ia beri nama White Tiger. ia sangat sayang kepada adik dan sepupu perempuannya. tapi ia membenci adiknya karna suatu alasan.

Naoki Miki, putri bungsu keluarga Nelson. ia dulu amat disayang oleh keluarga besar Nelson. sebelum kejadian buruk itu menimpa dirinya.

Bukan hanya menceritakan tentang balas dendam Alletta. tapi juga menceritakan perjalanan cinta tokoh yang sangat seru dan menyimpan banyak misteri.

Pertemanan, balas dendam, permusuhun, patah hati dirangkum jadi satu dinovel ini.

Gimana kelanjutan ceritanya ? Cuss kepoin!
Hay makasih udah mampir baca karya author dan ini karya pertama author jadi maaf jika ada typo.

SELAMAT MEMBACA

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alletta prin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MG EP 23

13:00

Eline sudah sadar, tapi ia tak diijinkan untuk ikut kegiatan hari ini.

Semua anak-anak sebelas berkumpul dan mengerjakan yang ditugaskan oleh guru. mereka selesai mengerjakan pukul 16:00.

Mereka membersihkan diri berebutan, ada yang disungai ,ada yang menggunakan toilet yang sudah disediakan.

Eline sudah selesai mandi dan ia tengah melamun di dalam tenda. ia memikirkan kejadian tadi, dimana Azka menggendongnya. jujur ia sudah lama menyukai Azka tapi ia lebih memilih diam. ia tau jika Azka sudah mencintai orang lain.

Lama ia melamun sampai tak menyadari jika Alletta sudah didalam tenda. Alletta menatap lekat Eline. Alletta dapat melihat jika Eline menyembunyikan kesedihannya. jika tak dilihat secara detail, maka orang-orang mengira jika Eline itu cuek. padahal nggak!! ia menyembunyikan kesedihannya dengan rapi.

Aletta berpikir jika teman-temannya itu banyak menyembunyikan kesedihan mereka. Aza yang ceria tapi menyimpan banyak luka, Sofa yang polos tapi menyimpan trauma besar, Eline yang cuek tapi menyimpan banyak kesedihan, Stepanie yang dingin tapi menyimpan rahasia besar dihidupnya.

Alletta menghembuskan nafas gusar, menurutnya ia dan temannya tak jauh berbeda. Alletta memilih untuk keluar, ia tau jika Eline butuh waktu sendiri. Eline tanpa sadar meneteskan air matanya. sakit rasanya melihat orang yang ia sukai diam-diam memperhatikan orang yang disukainya.

"Eline mana?" Tanya Aza pada Alletta. sedangkan yang lainnya mereka pada duduk didepan tenda beralaskan tikar.

"Ditenda, biarin dia sendiri dulu" Jawab Alletta dingin, sontak mereka mengerutkan dahinya.

"Eline kenapa?" Tanya Arsha bingung.

"Nggak papa, dia pengen sendiri dulu" Ucap Alletta.

"Eline bisa galau juga ya, gue kira anaknya emang cuek" Ujar Arsha.

"Nggak semua orang yang cuek, dingin, ceria nggak menyimpan luka. mereka terlalu pintar menyembunyikan lukanya dengan tingkah laku dan raut wajahnya. sampai-sampai orang yang melihat itu tak tau jika mereka punya masalahnya sendiri" Terang Aza dewasa, mereka terdiam. pasalnya apa yang dikatakan oleh Aza memang benar. nggak semua orang terlihat baik-baik saja.

"Pacar aku udah gede ternyata" Ucap Gavin mencubit gemas pipi Aza.

"Aku emang udah gede ya" Ucap Aza mengerucutkan bibirnya. Gavin terkekeh.

"Busett, pacaran liat tempat oyy" Ucap Arsha melempar kerikil kecil pada Gavin.

"Iri ya, kalo iri tinggal tembak aja tuh si Panie" Ejek Aza menunjuk Stepanie dengan dagunya.

"Ogah banget gue pacaran sama si jerapah" Tolak Arsha, Stepanie melotot.

"Enak aja lo, emang gue mau gitu pacaran sama lo? ogah ya" Ucap Stepanie berkacak pinggang.

"Idih gue juga ogah ya pacaran ama elu" Ucap Arsha tak mau kalah. mereka menggelengkan kepalanya.

"Ntar kalo jodoh juga nggak akan kemana" Celetuk Azka mendapat tatapan horor Arsha dan Stepanie.

"Amit-amit" Jawab keduanya, mereka tertawa mendengar jawaban kompak Arsha dan Stepanie.

"Tuh kan, tinggal tunggu tanggal resminya aja" Ucap Aza sembari tertawa.

Eline tersenyum mendengar obrolan didepannya. Eline menghapus air matanya dan keluar dari tenda. mereka mengalihkan pandangannya pada Eline. Eline berjalan santai dan duduk disebelah Alletta.

"Udah me timenya?" Tanya Aza diangguki Eline.

"Gue mau masak aja, laper soalnya" Ucap Sofa berdiri dan berjalan kearah bekas ia memasak tadi siang.

"Gue juga" Ucap Aza berlari kecil.

"Al?" Panggil Gavin, Alletta menoleh.

"Lo adiknya Aza kan?" Tanya Gavin, Alletta mengangguk.

"Kenapa?" Tanya balik Alletta.

"Gue mau nanya soal orang tua Aza" Jawab Gavin serius, karna dari Aza kelas X sampai Xl Orang tuanya tak pernah datang jika mendapat surat panggilan. Aza tak pernah memberikan surat itu pada Awan, Aza juga tak pernah bercerita tentang orang tuanya.

"Kenapa lo pengen tau?" Alih-alih menjawab, Alletta malah memberikan pertanyaan.

"Karna kalo Aza dapet surat panggilan orang tuanya nggak pernah dateng dan Aza juga nggak pernah mau kasih tau tentang orang tuanya" Jelas Gavin, diangguki yang lain.

"Iya, udah dari dulu gue temenan sama Aza, tapi nggak pernah tu Aza ngizinin kita main kerumahnya dan nggak pernah cerita soal orang tuanya" Sahut Stepanie yang juga penasaran dengan orang tua Aza.

"Terlalu sakit buat diingat" Empat kata yang keluar dari mulut Alletta membuat mereka mengerutkan dahinya, Alletta bangkit dan pergi menyusul Aza.

"Maksudnya apaan sih" Geram Arsha yang tak tau maksud dari perkataan Alletta. ia sedari tadi mengulang-ulang ucapan Alletta tapi tetap ia tak mengerti.

"Gue juga nggak tau" Sahut Azka yang juga geram.

"Kalo emang mereka belum mau cerita, jangan dipaksain" Ucap Malvin datar. mereka mengangguk. Eline melirik Azka yang tengah menatap seseorang dengan senyum yang melekat diwajahnya. Eline tersenyum pedih, Eline bangkit dan berjalan pergi tanpa mengucapkan sepatah katapun.

Stepanie juga ikut bangkit dan menyusul Eline.

20:00

Semua murid berkumpul disamping api unggun, mereka bercerita, tertawa bersama. Tak lama ketua osis berdiri dan berkata.

"Ok, tim osis udah mutusin buat kalian. untuk mengungkapkan rasa sayang kalian dengan seseorang dan direkam, untuk dikirim sama orang yang kalian sayangi" Ucap ketua osis sebut aja Rama mendapat sorakan meriah dari para murid.

"Dari kelas Xl Mipa 1, Aza Saputra" Ucap Rama. Aza maju dan memberikan ponselnya pada Rama.

"Buat orang yang udah ngasih warna kedalam hidup gue, muncul saat gue mau menyerah. gue sayang dan cinta sama lo Gavin" Ucap Aza tulus menatap Gavin. ia tersenyum dan dibalas oleh Gavin. Aza mengambil ponselnya dan duduk disebelah Gavin. Gavin merangkul bahu Aza membuat murid-murid berbisik.

"Wow, apa kalian pacaran?" Tanya Rama kepo dibalas anggukan oleh keduanya. Monika mengepalkan tangannya kuat.

"Selamat ya, dan kita lanjut Arsha Giovano" Ucap Rama, Arsha maju.

"Buat orang yang ngeselinnya minta ampun, gue sayang banget sama lo. tapi gue nggak berani buat ngomong langsung ke lo" Ucap Arsha menatap Stepanie, Stepanie yang ditatappun membeku.

"Udah" Ucap Arsha menyerobot ponselnya dan duduk disamping Azka.

"Azka Diptuna Nugraha" Panggil Rama.

"Buat lo, gue udah suka sama lo dari kelas X. gue selalu perhatiin lo diem-diem. gue juga tau kebaikan yang lo lakuin. gue sayang lo Lily Anugrah" Ucap Azka menatap mata Lily, LilY mematung saat mendengar itu. ia juga menyukai Azka dari dulu tapi ia tak berani untuk mengungkapkannya. Azka mengambil ponselnya dan duduk.

mereka masih diam karna kaget mendengar penuturan Azka. Eline tak terlalu terkejut sebab ia sudah tau dari dulu. Eline merasakan sesak didadanya saat Azka yang mengungkapkan perasaannya didepan murid-murid.

"Kennath Gilbert" Ucap Rama yang tersadar dari lamunannya.

"Gue mau lo ngomong, gue harus berjuang kayak gimana lagi buat ngeluluhin hati lo Sofa Reece" Ucap Kennath menatap Sofa. Kennath duduk disebelah Malvin.

"Sofa Reece" Ucap Rama.

"Gue mau ngucapin terimakasih buat lo, karna lo udah mau merjuangin gue. gue juga suka sama lo Kennath Gilbert" Ucap Sofa jujur, ia sudah tak sanggup jika harus berpura-pura lagi. Sofa mengambil ponselnya dan duduk disebelah Eline. Sofa menyembunyikan wajahnya di punggung Eline.

"Ciee, yang udah suka nih jadian aja kuy" Goda Arsha. Sofa semakin menyembunyikan wajahnya yang memerah. Kennath tersenyum mendengar ucapan Sofa.

"Stepanie Raid" Ucap Rama.

"Gue suka saat lo ngejek gue, gue berharap lo juga suka sama gue" Ucap Stepanie melirik sejenak kearah Arsha.

"Eline Fakira Pratama" Ucap Rama.

"Gue sebenarnya udah lama suka sama lo, tapi gue nggak mau kalo lo sampai pacaran sama gue. gue harap lo cepet jadian sama orang yang lo suka" Ucap Eline tulus. ia sudah merelakan jika Azka berpacaran dengan Lily. para temannya mengernyitkan dahinya saat mendengar ucappan Eline. mereka tak tau jika Eline selama ini menyukai seseorang.

"Malvino Ditama Nelson" Panggil Rama.

"Gue nggak tau ini rasa suka atau nggak. tapi kalo gue cemburu saat orang lain deket sama lo" Ucap Malvin dingin menatap ponselnya. Sontak para murid-murid berbisik. mereka penasaran dengan orang yang dimaksud oleh Malvin.

"Alletta" Ucap Rama.

"Buat mommy dan daddy, makasih udah besarin dan menyayangi Alletta dengan tulus. buat kedua abang kesayangan Alletta. Alletta juga sayang sama kalian seperti Alletta sayang sama mommy dan daddy. Alletta kangen kita main bareng, tertawa bersama. Alletta sedih saat kalian duluan ninggalin Alletta untuk selamanya secara bersamaan. Alletta kuat karna ada Aza yang selalu ngelindungin dan bela Alletta" Ucap Alletta dingin, tapi mereka dapat merasakan kesedihan didalam diri Alletta. Aza menunduk dan menangis terisak. ia tau betapa terpukulnya Alletta saat ia kehilangam keluarganya. ia tau jika Alletta sering menangis diam-diam. dada Aza terasa sangat sakit jika melihat Alletta menangis.

Gavin yang disamping Aza memeluk tubuh Aza. ia baru tau jika Aza sudah tak memiliki orang tua, karna yang ia tau jika Alletta dan Aza itu saudara kandung. mereka yang disanapun terdiam mendengar ucapan Alletta.

Para gurupun ikut terkejut saat Alletta berkata jika sudah tak punya orang tua. itu berarti Aza juga sama. para guru jadi memikirkan bagaimana perasaan Aza saat mereka memberi surat panggilan untuk orang tuanya. mereka kompak menatap Aza yang tengah menangis dipelukkan Aza. kecuali Sofa, ia tau jika Aza dan Alletta bukan saudara kandung. ia terkejut mengetahui orang tua Alletta sudah meninggal. Sofa, Eline dan Stepanie menunduk dan menangis dalam diam. Eline dan Stepanie juga merutuk dirinya karna tak tau jika Aza dan Alletta tak mempunyai orang tua. Arsha, Malvin, Azka, Kennath dan Gavin juga merutuk diri mereka. mereka berpikir bagaimana sakitnya saat mereka terus bertanya tentang orang tua. mereka jadi tau kenapa Aza tak pernah membicarakan orang tuanya.

yang lainpun sama, banyak yang menangis. bu Tata dan guru lainnya juga meneteskan air matanya.

.

.

.

.

Hayy!

Jangan lupa Like, Komen dan Vote.😘

Stay Healthy.

Happy Reading.

1
Iin Wahyuni
br baca tahun ini tp yah kisahnya ngegantung jd bikin penasaran,nggk d lanjutin lagi yah thor💪
Siti Aniah
wah pisau lipat sangat cantik
Siti Aniah
bianca tak tahu diri dah ditolong dan ditampung malah mao bunuh
Siti Aniah
apakah bianca orang yg akan merusak keharmonisan keluarga alletha
Alinzah Syaputra
semangat teruss
Shelvia Amanda Dika
kecerobohan alletta padahal waktu nyerang marksa albert kn bisa dibawa juga tu albert dan bininya
Shelvia Amanda Dika
jgn2 Gema kembali utk menculik Sofa
ririn
semangt upnya thor
Erlina Gita
kenapa Miki dibenci Thor?
Mia Azzura Kusmiati04545
thor
Mia Azzura Kusmiati04545
lanjut yhor
Rizkia Azzahra
lanjut thor
Rizwan Wulan
Up thor
Mocca
hhmm
Mia Azzura Kusmiati04545
up thor
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
next Thor
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
mengandung banyak bawang merah 😭😭😭😭😭
😘😍 fans girl RAP LINE 😍😘
keren thor critanya aing suka, 👍👍👍
Ťitiñ
plis thor up😢
almira henna ART
kok lama banget si up nya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!