NovelToon NovelToon
Tale Of The Sleeping Emperor

Tale Of The Sleeping Emperor

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Petualangan / Contest / Barat / Tamat
Popularitas:62.7k
Nilai: 5
Nama Author: Loserpryyy01

Hanya membangunkan sang kaisar yang tertidur akibat sihir, hidupmu akan berubah drastis dalam sekejap.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Loserpryyy01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Alice

Saat ini sudah pukul tiga dini hari. Jonathan bersikeras untuk berangkat ke kota seberang, sekarang juga. Padahal dia sendiri yang bilang kalau perjalanannya bisa memakan waktu kurang lebih lima jam, yang tandanya kemungkinan mereka sampai di kita sebelah pada pukul delapan. Jika menyelinap di pagi hari pasti sangat mudah ketahuan.

Alice menyarankan pergi esok hari saja, namun bantahan dari si lelaki membuatnya tak bisa berkata-kata lagi, Jonathan bilang bagaimana kalau keduanya kembali diteror dan bisa saja semakin parah dari sebelum-sebelumnya.

"Bagaimana kita akan menyelinap menuju kota sebelah nanti? Tidak mungkin kan, kita berdandan seperti maling, tapi beraksi pagi-pagi," Alice berceletuk sembari memasang tas di kedua sisi badan kuda yang akan dinaiki. Setelah perdebatan panjang, mereka berdua sepakat menaiki kuda masing-masing untuk menghindari hal yang tak diinginkan, sekaligus berjaga-jaga.

Sementara Jonathan sudah duduk bertengger di punggung binatang berkaki empat tersebut, ia tak membawa apapun, jadi tak ada persiapan sama sekali, "Kalau begitu kita beristirahat di perbatasan dulu sambil menunggu malam hari tiba. Aku tahu ada banyak penginapan di sana."

"Tapi, bagaimana kalau terornya datang lagi nanti?"

"Ku rasa, sebelum kita menyelesaikan semua ini, terornya juga tidak akan usai. Entah apa yang akan terjadi di perjalanan nanti, aku yakin itu tidak akan mulus," balas Jonathan seraya menatap lurus ke depan, seolah sedang menerawang apa yang akan terjadi.

"Benar juga," Alice selesai dengan kegiatannya, ia pun langsung menaiki kuda dan memacunya sedikit. Namun kemudian ia melirik ke belakang sebentar, "Kenapa masih diam saja? Kau yang tahu jalannya jadi kau yang berjalan di depan."

"Bahaya kalau kau di belakang, begini saja, kau di depan dan akan ku arahkan kemana kita harus pergi. Supaya aku bisa terus melihat keadaanmu."

Alice sontak memalingkan wajah, perkataan Jonathan mungkin terkesan sederhana dan hanya bermaksud untuk membuatnya tetap dalam pengawasan, sayang sekali Alice mengartikannya dalam hal lain, terlebih saat mengucapkannya tadi, Jonathan tampak menunjukkan raut teduh, 'Haduh, rasanya berdebar-debar sangat kencang! Bukan, bukan, tidak boleh ada apa-apa.'

...---...

Pagi hari, pukul delapan lebih, Alice dan Jonathan sampai di berbatasan. Selama perjalanan, mereka tak melakukan sepatah pembicaraan pun. Karena sebenarnya Alice sangat mengantuk, tentu saja, mana mungkin dia kuat semalaman penuh tidak tidur sama sekali. Sementara Jonathan menghindari obrolan untuk membuat teman gadisnya bisa menikmati waktu ketenangan. Padahal seharusnya dia banyak omong untuk membuat Alice tidak lagi mengantuk.

Sampai di salah satu penginapan terbaik, Alice segera merebahkan diri sambil menutup mata. Tanpa mencuci kaki ataupun melepas coat dan sepatu yang dia pakai.

"Alice, lepas sepatumu dulu. Kau ini kotor sekali," komentar Jonathan saat tak sengaja melihat gadis itu sudah berbaring telungkup masih dengan pakaian lengkap. Padahal baru saja ditinggal menurunkan barang bawaan dari kuda.

Merasa diacuhkan, Jonathan pun berlalu dengan malas usai menutup pintu kamar inap Alice yang mungkin lupa tak di tutup. Lelaki itu menyampirkan jaket dan melepas sepatu, setelahnya mencuci kaki, lantas bersiap tidur. Iya, Jonathan sebenarnya juga sangat mengantuk, tapi ia sudah terlalu sering begadang untuk menyelesaikan pekerjaan, jadi hal ini bukan apa-apa untuknya.

Baru saja satu detik memejamkan kelopak mata, Jonathan kembali bangkit terduduk. Pikirannya memerintah untuk pergi ke kamar yang di tempati Alice.

Sesampainya di sana, gadis itu tampak masih dengan posisi tidur yang sama seperti tadi. Jonathan perlahan melepas sepatu dan kaos kaki yang dipakainya, lalu mengelap kakinya menggunakan handuk kecil basah yang disediakan oleh penginapan.

Selesai dengan kaki, ia perlahan melepaskan coat coklat muda yang Alice kenakan tanpai dikancing. Sehingga lebih mudah melepaskannya, tapi Alice tak sengaja terbangun, gadis itu merubah posisi jadi telentang. Awalnya Jonathan pikir dia membuka mata, rupanya kedua indra penglihatan gadis itu masih tertutup rapat.

Jonathan kemudian membenarkan posisinya dengan menaruh bantal di bawah kepala dan menyelimuti tubuh gadis tersebut. Selesai dengan kegiatannya, lelaki itu pun kembali ke kamarnya sendiri. Melihat Alice secara langsung begini bisa-bisa ia kerasukan setan mesum lagi.

Sementara itu, setelah Jonathan menutup pintu kamar, Alice sontak membuka mata selebar mungkin seraya menepuki kedua pipinya, "Tidak... dia hanya berniat membantu, tidak boleh begini!"

...---...

Edmud kebingungan dengan rumah gadis desa yang dimaksud Duke Roberto. Ia sudah menemukan desanya, yang ternyata terletak di tepi hutan. Meski begitu pemukiman cukup padat.

Beruntung Edmund tidak gegabah dan datang sendirian, dia bersama tiga pengawal kastil yang paling terpercaya. Adik kandung Kaisar Enrique itu pun langsung memerintahkan mereka untuk menanyai satu-per satu warga desa yang punya anak gadis.

Kendati demikian, Edmund sendiri sedang berada di rumah kepala desa, sambil menanyai rumah-rumah mana yang memiliki anak gadis dan pernah didatangi secara langsung oleh putra tunggal Duke Roberto.

"Ada banyak gadis muda yang tinggal di desa ini, apa anda tahu kisaran usianya? Mungkin saya bisa mencarikan di daftar penduduk desa," tawar kepala desa dengan nada sopan. Sebab ia tahu siapa yang mendatanginya secara tiba-tiba begini, dia adik dari Kaisar Enrique.

Awalnya pak kepala desa berpikir, Edmund sedang mencari kekasihnya, tapi setelah menyadari tatapan yang diberikan sejak tadi berupa tatapan kemarahan, dia menampik.

"Cari saja yang usianya sekitar tujuh belas sampai dua puluh tahun-an. Dan ada seorang pria mendatanginya, pria itu putra Duke Roberto."

"Anda bisa mendatangi rumah mereka semua kalau begitu, karena jika saya hanya menunjukkan nama, itu rasanya tidak efektif sama sekali," sang kepala desa berusia sekitar setengah abad itu memberi saran.

Edmund mengangguk, "Memang sejak tadi aku sudah menyuruh para pengawalku untuk berkeliling mencari gadis itu. Ah, dan dia bukan berasal dari kalangan berada, dia orang miskin," jelasnya lagi, setelah mengingat-ingat ucapan Duke Roberto.

"Tetap akan sulit kalau hanya memakai tingkatan kasta, di sini adalah perkampungan. Hampir seluruh penduduknya bekerja sebagai petani atau peternak, tidak banyak yang kaya."

Edmund kemudian bangkit dari duduk, tatapannya tajam namun sopan, ia bahkan sempat membungkuk sebentar untuk menghormati kepala desa, "Baiklah, terima kasih kalau begitu. Aku akan mencarinya sendiri dengan mendatangi runah mereka satu-per satu. Aku butuh bantuan agar kau menyuruh semua orang untuk jujur dan tidak menyembunyikan salah satu anggota keluarganya."

Keluar dari kediaman sang kepala desa, Edmund kembali menaiki kuda miliknya untuk menyusul para pengawal yang dia tugaskan mencari gadis yang bersama Jonathan.

Baru akan pergi, salah satu pengawal menghampirinya, "Ada, namanya Alice."

...Tale of The Sleeping Emperor...

1
*********
baca prolog kayaknya bagus nih q lnhsung unduh... semoga bgus..
indah_kajoL
boleh juga😁
Ririn Santi
Ha ha....
Putri Adilamyska
ya benar cinta butuh pengorbanan
nagis aja gak akan ada hasil
Putri Adilamyska
mampir ya kak tetep semangattt😍😍😍
Armex Armex
seru banget arwah2 pada ikutan ngamplop kagak nih,,
Adinda Kinanty
sihir macam apa itu ya.....???bikin tambah penasaran aja
Adinda Kinanty
maksud jo apa ya..??jd penasaran???
Adinda Kinanty
alice wanita tangguh!!! suka thoor
Adinda Kinanty
🧚‍♀-🧚‍♀🧚‍♀🧚‍♀🧚‍♀
Adinda Kinanty
bikin penasaran???????
要钱💸
keren sekali
要钱💸
uwuuuu
要钱💸
mantappp
要钱💸
kerennn kakk
박지민 black and devil😈👿@ARMY💜
eh bntr deh Thor ni cerita nya begimn si ko aku blm paham ke inti nya yh😌 biasanya aku tuh kalau baca novel yg begini langsung paham gitu Niman ko masih bingung
Linaa
😍
rujakan"Rh.'S😎
terima kasih thor cerita yg bagus
ada lanjutnya ga thor
rujakan"Rh.'S😎: ya terima kasih thor
total 2 replies
Ririn Santi
beh yg ada ntar tamu undangannya pd lari ketakutan😁
Ririn Santi
kasian Jonathan, rupanya anak yg tertekan jg oleh ambisi orangtuanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!