NovelToon NovelToon
Cintai Aku!

Cintai Aku!

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintamanis / Duniahiburan / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Yudhi Nita

Update santuy!!


Disarankan untuk membaca novel sebelumnya yang berjudul Terjebak Pernikahan, karena novel ini merupakan sequel dari novel tersebut.

Menceritakan keseruan Bianca dan Key dalam rumah tangga, mengasuh anak lelaki mereka, Kin Dhananjaya Bajra.

Sementara Felix dan Kimmy terlibat hubungan yang rumit.

Begitu pun kisah Susan, apakah dia berhasil dalam hidupnya?

Bagaimana kisah mereka? Ikuti yaa ....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yudhi Nita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terpaksa Menikah

Kimmy berjalan lemas menuju ke rumahnya, membawa sebuah plastik berisi baju pengantin. Keputusan dadakan yang dia buat untuk menyelamatkan adiknya. Namun, dari pada mengorbankan Vita yang pasti tak akan berani berbuat apa-apa saat pria botak itu mengancam atau bertindak padanya, dia memilih untuk menggantikan adik perempuannya itu.

Jalan desa lengang saat itu seolah ikut merasakan penderitaan si gadis bunga desa, Kimmy Anantari. Mereka pun merasa kasihan melihat keluarga yang biasanya ceria itu terlibat kesulitan dengan Tuan Burhan. Orang paling keji di desa mereka, tapi disegani karena hartanya.

Angin berembus menerpa tubuh Kimmy yang terasa gerah meski udara tak begitu panas saat pagi menjelang siang itu. Dia hanya berjalan lambat, berpikir dan berpikir, tak perduli keadaan sekitar. Besok ... ya, tak disangka tinggal besok masa lajangnya. Kecuali, keajaiban datang dari Tuhan. Namun, keajaiban itu pun terasa mustahil.

Urusan pekerjaan di Bos Nona dia pikirkan nanti, yang penting urusan penyelamatan adiknya dulu. Ini lebih penting. Dia lebih memilih menyelesaikan urusannya sendiri daripada bergantung pada bos nonanya. Tak enak hati rasanya. Walau uang dua ratus juta bagi nonanya itu hanya seujung jari wanita beranak satu itu, tapi Kimmy berpikir lama untuk mengembalikan uang itu. Ah, terlalu panjang pikirannya.

Apalagi, pria tua botak itu melakukan pemaksaan pernikahan demi membalas penolakan yang Kimmy lakukan pada Tio, hingga anak lelaki itu menjadi berubah sikapnya.

"Harusnya itu hakku menolaknya dan percobaan bunuh diri adalah kesalahan anaknya sendiri, si Kwetiau!" ujar Kimmy seraya menendangi batu kerikil yang dia temui di jalan. Kesabarannya selama ini habislah sudah. Sesabar apapun seseorang jika menghadapi orang yang mempersulit dan memaksa kehendak, kemungkinan besar akan habis kesabaran.

"Aku akan mencari kayu yang besar untuk menggetok kepala pria itu jika dia akan macam-macam!" tekad gadis itu.

Kimmy mulai mengedarkan pandang mencari sebuah kayu. Selama sepuluh menit, dia menemukan kayu yang cukup berat tapi bisa disimpan dalam tasnya.

"Ini cukup untuk senjataku di rumah itu," gumam gadis itu menenangkan diri. Pistol yang selalu dibawanya hanya boleh dipegang saat bekerja di rumah Tuan Key. Jadi, dia tak membawa senjata apapun saat pulang.

Sesampainya di rumah dengan menenteng plastik berisi baju pengantin dan sebuah kayu, Kimmy disambut oleh kedua orang tuanya. Mereka menanti dengan raut wajah cemas dan sedikit berbinar melihat anak gadis mereka pulang.

"Syukurlah, Kimmy! Kamu tidak diapa-apakan oleh mereka! Vita, bagaimana dengan Vita, Nak?" tanya Bu Amy.

"Aku tidak bisa bertemu Pita, Ma, tapi ... aku pastikan besok dia akan kembali ke rumah. Jika tidak, akan babak belur sudah pria itu!" Menepuk kayu yang dia bawa ke telapak tangan kirinya sembari berjalan masuk rumah dan duduk di kursi ruang tamu, disusul kedua orang tuanya.

"Aah ... Kimmy kesayanganku, bagaimana kamu bisa mengembalikan adikmu ke rumah, Nak?" Binar kebahagiaan terpancar dari mata keduanya.

Kimmy menghela napas, sesungguhnya dia tak ingin binar itu pudar jika mengatakan yang sebenarnya. Namun, semua harus dikatakan.

"Aku ... aku bertukar posisi dengan Pita, Pa, Ma," sahutnya lirih, menatap ke bawah.

"Ya Tuhan ... kenapa bisa begini ...." ratap Bu Amy kembali terisak.

Pak Luki hanya menggelengkan kepala menepuki dahinya, menyesali kejadian yang menimpa saat kecelakaan itu.

"Sudah, Pa, Ma. Ini urusanku. Aku sedang menyusun strategi untuk besok. Besok pernikahannya dilangsungkan! Biar aku berpikir dulu," kata Kimmy sembari beranjak membawa plastik itu memasuki kamarnya.

Kedua orang tua itu makin menangis, meratapi semua yang terjadi, tapi mereka pun tak dapat melawan juragan.

Berjam-jam dia berpikir hingga pagi, tapi tak ada keputusan yang bisa dipilih selain dengan kekerasan. Dia membulatkan tekad untuk nekat menggetok kepala pria botak itu saat malam pertama.

*

Seorang penata rias datang untuk mendandani Kimmy. Penata rias cukup terkenal di kampung itu.

"Aku tak mau tebal-tebal! Tipis saja! Kalau perlu, tak usah pakai bedak dan lipenstip!" pinta Kimmy.

Si perias memasang telinganya kembali mendengar kata lipenstip, lalu dia mengangguk-angguk saat Kimmy menunjuk ke alat pemerah bibir di depannya.

"Ooh, lipstik, tapi anda harus tampil cantik setidaknya agar tidak memalukan di depan orang banyak, Nona!" ujar si perias. Tentu saja dia tak ingin hasil riasannya jelek dan berakibat citra buruk juga nanti pada kelanjutan salonnya. Apalagi ini riasan untuk sang juragan tersohor, dia tak ingin mempertaruhkan nama baiknya.

"Oke, tapi tipis saja, jangan tebal-tebal! Natural, ya?" ujar Kimmy.

"Iya, baik, Nona."

Usai dirias, Kimmy mulai merasa resah, meski rancangan rencana sempurna dibuat di otaknya semalam. Namun, pagi ini dengan menggunakan kebaya putih dengan riasan sederhana, dia masih mondar-mandir di kamarnya. Satu jam lagi, pria itu akan datang dengan penghulu. Seketika dia merasa jijik, tapi ditepisnya mengingat adiknya juga akan dibawa kembali ke rumah.

"Sial sekali hidupku!"

Ponsel yang berada di atas nakas tak sempat dia lihat, pikirannya tak ke sana. Dia hanya berdoa pada Tuhan agar memberi jalan yang terbaik untuk dirinya dan keluarga.

"Semoga pembelaanku dimaklumi oleh Tuhan jika harus berlaku kekerasan!" gumamnya sendiri.

"Kimmy, rombongan pak juragan sudah datang, Nak!" isak Bu Amy yang terpaksa memakai baju rapi. Kalau boleh memilih, dia tak ingin semua ini terjadi. Namun, tekad Kimmy membuat wanita itu percaya akan apa yang dia lakukan.

Para tetangga telah bersiap di depan rumah. Juga makanan yang disajikan untuk para tamu sudah dipersiapkan entah darimana. Keluarga Kimmy tak mengurusi hal itu. Semua dipersiapkan oleh juragan Burhan.

Kimmy bergegas maju ke ruang tamu, menemui sang juragan, memastikan apakah dia benar-benar membawa adiknya atau tidak.

Ternyata benar. Namun, anak perempuan itu masih disekap di dalam mobil.

"Kenapa kamu tak melepasnya??" tanya Kimmy pada pria itu, membuang rasa hormatnya. Menghormati atau tidak, toh sama saja, meski beberapa orang yang membawa seserahan berada di belakangnya. Kimmy tak perduli adat kesopanan lagi, yang dia pikirkan hanya adiknya.

"Kamu pikir aku bodoh? Aku akan melepasnya jika kita sudah sah menjadi suami istri."

Senyum licik tergambar dari wajah pria itu.

Kedua orang tua Kimmy masih memohon pada pria itu. Namun, tak digubris.

"Pak penghulu, ayo lakukan saja tugasmu!" ujar juragan.

Persiapan itu membutuhkan waktu yang agak lama, karena menunggu semua masuk. Beberapa wanita menata tempat yang memang baru dipersiapkan. Para tetangga memandang iba pada Kimmy dan keluarganya. Hanya karena uang, mereka harus seperti ini.

Kimmy menenangkan kedua orang tuanya.

"Sudah, Pa, Ma. Tenang saja, aku punya rencana. Semoga rencanaku berjalan lancar," ujarnya mantap di hadapan keduanya, meski tak yakin.

Pria dan wanita paruh baya itu masih meratapi nasib anak gadis mereka. Seharusnya gadis itu menikah dengan pria yang baik. Namun, takdir berkata lain.

******

Plagiarisme melanggar Undang-undang No. 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.

1
ZHANG LINGHE 🥰🥰🥰
😁😁
Silvia Karundeng Manampiring
🤣🤣🤣🤣 ada ada saja kamu kk author.. hehehe
Fatma Arek Magetan
touge thor 🤣🤣🤣🤣
Fatma Arek Magetan
yaa Allah ngakak aq thor
Lisa Icha
aduh si Kimmy emang nekad ya.😂😂😂😂🤣🤣🤣🤣mula baca ayem puer from Indonesia bikin Aku ngakak sakit perut.Ya pastilah mas bule itu mikir kamu orang miskin gitu lalu diberi uang🤣🤣🤣🤣
Lisa Icha
aduh 🤣🤣🤣🤣🤣🤣😂😂😂😂😂si Felix Sama blo oon kayak si Kimmy.Nikah beneran dipikir main2
Lisa Icha
hahaha Felix ma Kimmy lagi perang Asmara ya kayak Tom n jerry 😂😂😂😂.
westi
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Khoerun Nisa
udah cari yg judul nya mas duda l love you tapi pas di baca GK sama alurnya SMA di cerita ini di atas kan Caca nmnya klu di sebelah nur orang betawi
Lia Rochmatuz
Ah kin, ngeganggu suasana yang lagi romantis ajh sih
Lia Rochmatuz
Kirain pistol beneran yang izinya peluru, ternyata malah pistol Air.. ngakak jamaah... lagi tegang2nya tapi masih saja melawak
Lia Rochmatuz
Belum tau dya sedang berhadapan dgn siapa... seenaknya jidatnya saja menghina orang.. kalau sudah tau ku nyakin dya bakal sujud d kaki Susan
Lia Rochmatuz
Yahhh, knp d situ ydk terdapat namaku sihh
Lia Rochmatuz
Wahhh kim kim tekdung ituh
Lia Rochmatuz
ayo dong d praktekin juga
Lia Rochmatuz
Wahh cantiknya Bidadari desa ini
Lia Rochmatuz
Dasarrrrr, Para suami Pencemburu akut
Lia Rochmatuz
Hareudang Hareudang,, Panas Panaas Panasssssss🤣🤣🤣
Lia Rochmatuz
Cieeeeeeee,, Romannya ada yang kesepian dan merindu ini...😂😂😂
Lia Rochmatuz
Karna kata Ngengggg, terus apa hubungannya dgn dokter yah...???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!