Kisah ini adalah lanjutan dari PERNIKAHAN DADAKAN. disini akan lebih fokus pada cerita Andi/Farel dan Monik. Untuk anda yang menjadi pembaca baru, saya sarankan untuk membaca PERNIKAHAN DADAKAN terlebih dahulu agar lebih paham dengan alur ceritanya. Saya mengusahakan agar pembaca baru bisa menikmati ceritanya meskipun belum membaca cerita sebelumnya.
Ringkasan Cerita.
M.Farel Indrayani adalah adik dari Farhana Indrayani yang mengalami kecelakaan dan diculik saat dia sedang koma. Karena kecelakaan itu, dia mengalami amnesia. Alberto Sanjaya, lelaki yang telah menculiknya mengaku kalau dia adalah ayahnya dan memberi dia nama Andi Albert Sanjaya. Saat dia menggantikan Berto memimpin perusahaan Sanjaya, dia dipertemukan dengan cinta masalalunya. Monik Indira yang menjadi sekretarisnya. DAri situlah kisah mereka kembali dimulai.
Simak terus cerita mereka, semoga readers menikmati sajian ini.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zainuri I, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
PART 22
Masih lanjut di markas Sanjaya.
Setelah rasa bahagia dengan kabar kehamilan Siska, mereka kembali serius dengan tujuan awal.
“Sepertinya kita harus berakting untuk mengikuti permainan mereka selama tidak membahayakan nyawa” usul Boy.
“Maksud mas, kita pura pura terprovokasi saat mereka mulai beraksi?” jelas Hani.
“Seperti itu. Dan diantara kita, jika ada yang tidak dilibatkan, maka harus berpura pura untuk tidak mengetahui apapun” tambah Dika.
“Setuju. Jangan berbicara apapun mengenai hal ini di sembarang tempat. Masalah ini hanya boleh kita bahas ketika kita berada di markas ataupun di rumah. Dengan syarat, tidak ada orang lain selain kita di ruangan sekalipun itu asisten rumah tangga” tegas Hana.
“Kita akan menggunakan kata sandi yang harus diucapkan secara berbisik. Tanpa kata sandi itu, jangan pernah katakan apapun tentang hal ini” kata Berto.
“Mengapa harus berbisik?” tanya Monik.
“Agar penyusup yang masuk tidak mengetahui kata sandi kita. Jika ada penyusup dan kata sandi tidak dilakukan dengan berbisik, maka dia akan mendengar dan dapat membeberkan kepada anggotanya” jelas Berto lagi.
“Kenapa tidak membuat icon seperti scorpio?” tanya Alvin.
“Pertama, kita bearasal dari kelompok yang berbeda. Kedua, icon seperti itu akan mudah ditiru seperti Krisna yang meniru icon tersebut. Ketiga, agama kita melarang umatnya untuk membuat icon dalam bentuk apapun di tubuhnya, maksudnya membuat tato” jelas David.
“suamiku memang pintar kalau soal agama” puji Hana dengan senyum manisnya.
“Terima kasih sayang” balas David dan mengecup puncak kepala Hana.
“Masih romantis aja orangtua tiga anak ini” ledek Hani.
“Harus tetap roamntia dong mbak. Cinta kita itu tak lekang oleh waktu” umbar Hana sombong.
“Huuuu, sombongnya. Percaya deh!” sorak Karin yang tak kalah romantis sebenarnya, namun, Karin dan Dika masih merasa malu untuk mengumbar kemesraan mereka.
“Ho oh. Pengantin baru aja kalah romantis tuh!” ledek Alvin dengan melirik ke arah ndi dan Monik.
“Enak aja. Kita juga romantis tahu!” kata Andi tak terima. Dia meraih pinggang Monik posesif dan mengecup keningnya dengan sangat lama. Monik hanya pasrah dengan kelakuan suaminya. Meskipun demikian, dia merasa senang karena Andi menunjukkan cintanya. Andi melepas ciumannya, namun matanya kini menatap mata Monik. Monik tersenyum dan berjinjit. Dia mengecup sekilas bibir suaminya kemudian menenggelamkan wajahnya ke dada bidang Andi.
“Cie cie, Monik mulai berani nih ye!” goda Hana dengan tertawa.
“Mulai nakal tuh Monik. Kamu mengajarkan hal yang sesat Ndi” ledek Boy dengan tangan melipat ke dada.
Andi yang mendapat perlakuan kilat istrinya dan ledekan keluarganya hanya tertawa dengan mengusap usap rambut Monik yang masih setia menyembunyikan rona merah pipinya di dada suaminya. Andi sangat gemas dengan wajah malu malu Monik.
“Kenapa kamu begitu menggemaskan hm?” batin Andi.
“Awas saja, aku tidak akan membiarkanmu tidur nyenyak malam ini” tekad Andi dalam hati.
“Maaf tuan tuan dan nyonya nyonya. Adegan pamer keromantisannya bisa ditunda?” Krisna menyela ledekan ledekan yang dilontarkan untuk pengantin baru.
“hem... baiklah” jawab mereka kompak.
“Sepertinya, rencana kita selesai di tahap ini. Untuk selanjutnya, kita adakan pertemuan dengan seluruh anggota. Tuan David, tuan Andra, dan tuan Boy, mohon siapkan anggota untuk berkumpul lusa. Kita adakan pembagian tugas. Mulai dari pengawalan hingga tim bayangan” jelas Krisna dan diangguki oleh ketiganya.
“Om, Levin dan Raya harus benar benar dijaga lho! Terlebih Andika, harus lebih diperketat” Hana mengingatkan Andra.
“Iya Na. Om tidak akan gegabah menarik seluruh anggota. Kamu tenang saja. anggota dari London hanya untuk menambah saja jika anggota yang ada di sini kurang” terang Andra.
“Baiklah. Saya rasa pertemuan ini kita sudahi. Anak anak juga waktunya pulang sekolah kan?” kata Berto mengakhiri pertemuan mereka.
“Baiklah. Aku juga harus kembali ke kantor” kata David.
Semuanya telah kembali ke tujuan masing masing. Hanya Siska yang ditemani pengawal. Mereka akan menjemput Dedi di sekolah play group.
........
Andi dan Monik memutuskan untuk ke kantor sepulang dari markas Sanjaya. Meskipun mereka masih cuti, namun karena sudah tidak ada agenda lagi, mereka memutuskan untuk mengunjungi kantor dan memberi kabar bahwa mereka akan mulai masuk besok. Mobil Andi dan Monik memasuki halaman parkir perusahan Sanjaya. Satpam yang mengetahui bos besarnya mengunjungi perusahaan, langsung mengabarkan pada Hari, orang kepercayaan Berto yang menggantikan Andi sementara. Dengan segera, Hari turun dan menyambut tuan mudanya itu.
“Selamat datang tuan muda, nyonya muda” sapa hari ramah. Andi dan Monik tersenyum membalas sapaan Hari.
“Terimakasih pak Hari. Bagaimana kabar pak Hari?” tanya Andi
“Alhamdulillah, saya baik tuan. Apa yang bisa saya bantu tuan?”
“Kita bicara di dalam saja”
Andi dan Monik memasuki lobi dan diikuti oleh Hari. Pasangan itu menyapa semua karyawannya dengan ramah. Meskipun Andi tidak di tempat, mereka tetap bekerja dengan baik. Mereka sangat paham dengan sifat bosnya tersebut. Meskipun ramah pada semua karyawan, namun Andi sangat kejam dengan karyawan yang melakukan kesalahan. Jika kesalahan yang dilakukan lumayan fatal, masih lumayan lho ini, dia tidak segan untuk langsung memecatnya. Bahkan Andi tidak segan segan untuk langsung memberi SP 1 pada karyawan yang melakukan kesalahan kecil. Tidak heran jika karyawan di Sanjaya Group ini sangat disiplin.
Andi dan Monik kini sedang berada di ruang CEO dengan Hari. Hari melaporkan semuakegiatan perusahaan selama ditinggalkan oleh Andi. Beberapa proyek juga ditangani oleh Berto, papa Andi.
“Baiklah pak. Terimakasih atas kerja keras Pak Hari selama saya dan Monik berlibur” ucap Andi tulus.
“Sama sama tuan. Bila tuan ada yang masih diperlukan dari saya, jangan sungkan untuk meminta saya datanag. Dengan senang hati saya akan berkunjung” jawab Hari dengan senyum khasnya.
“Sekali lagi terima kasih pak. Mulai besok anda bisa menikmati masa pensiun anda kembali”
Hari pamit undur diri. Kini tinggal Andi dan Monik yang saling diam. Monik masih memikirkan percakapan di markas Sanjaya, sedangkan Andi memikirkan Monik yang sedari tadi diam tanpa banyak bicara. Tidak seperti biasanya yang cerewet dan rewel. Andi meraih tangan istrinya dan mengecupnya. Monik yang kurang fokus tersentak kaget dengan gerakan Andi yang tiba tiba. Tak lama kemudian, Monik tersenyum tulus setelah Andi mengecup tangannya.
“Kenapa hem? Kenapa dari tadi diam?” tanya Andi lembut.
“Aku masih kepikiran soal tadi mas” jawab Monik jujur dan menghela nafas berat.
“Soal apa yang menjadi beban pikiranmu sayang?” tanya Andi lagi. Andi membelai lembut pipi Monik.
“Rafa dan ibu Fatimah. Firasatku mengatakan kalau mereka juga akan terlibat dengan kelompok scorpio” jawab Monik lirih.
“Aku sangat ingat dengan ucapan kak Krisna yang mengatakan kalau kelompokitu merekrut anggota para preman” kata Monik lagi. Kali ini air matanya lolos. Andi merengkuh tubuh istrinya dan menenangkannya.
“Kenapa kita harus mengalami hal ini mas? Bahkan disaat usia pernikahan kita masih sangat dini” keluh Monik dalam dekapan Andi. Isak tangis yang sedari awal dia tahan telah lolos semakin deras.
“Maafkan mas sayang. Maafkan mas. Sampai saat ini, mas masih belum bisa membahagiakan kamu. Bahkan kamu harus berada dalam bahaya karena mas” Andi mendekap Monik semakin erat. Monik menggeleng gelengkan kepalanya. Isakannya semakin dalam membuat Andi merasa nyeri di dadanya. Bahkan sekarang, dia dan keluarganya tidak sebebas dulu.
“Kita makan dulu, lalu kita ke kantor mas David. Kita bicarakan ini dengan mas David. Aku yakin, mas David akan punya solusi yang lebih baik dari yang papa utarakan. Aku sangat percaya dengan mas David” Andi mencoba membuat Monik tenang.
“Baiklah. Tapi kita makan yang ringan saja, aku sedang tidak selera” jawab Monik pelan. Andi hanya mengangguk tanpa mendebat permintaan istrinya walaupun dia ingin Monik tidak hanya makan makanan ringan.
“Suasana hatinya sedang sangat buruk. Aku tidak ingin manambah kesedihannya dengan tak menurutinya. Walaupun sebenarnya aku juga tidak nafsu makan karena hal ini” batin Andi bermonolog.
Baru saja Andi dan Monik merasakan indahnya menjalin hubungan dalam ikatan perkawinan, kini justru menghadapi masalah yang sangat rumit. Masalah masalalu yang sepertinya belum juga usai. Bahkan setelah kakaknya Hana menjalani pernikahannya selama enam tahun. Masalah kini juga menerpa rumah tangga kakaknya tentunya.
.........
NEXT
.........
JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK DENGAN LIKE, KOMENTAR DAN VOTE YAH? JANGAN LUPA JUGA UNTUK KASIH RATINGNYA LIMA BINTANG YAH?
👀👀👀karya asyik wisnu arca dalam kisah preman jalanan putra konglomerat☝☝☝☝
tpii yg lain juga sihh, smua ajj deh klo gitu...
sukses trusss
mau donggg 😘😘😘😍😍😍
cpettt sadarr yaa kasian monik, lbih kasian lgii hana...
smoga gx ada luka yg serius
apa david punya altar ego ?
lnjutt kn thorr