NovelToon NovelToon
Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Istri Tak Dianggap Tuan Satya

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:12.7M
Nilai: 5
Nama Author: Enni Chaka

Satya Hadian Biantara adalah seorang pengusaha muda yang boleh dibilang sukses dalam karir karena diusianya yang masih 27 tahun dia sudah menjadi seorang presdir disebuah perusahaan raksasa yang memiliki banyak cabang dimana mana, tapi kesuksesan karirnya sangat kontras dengan perjalanan rumah tangganya yang sudah memasuki tahun ke2.

Sitti Rubi Alya Pramana yang kemudian dipertemukan secara tidak sengaja dengan satya disebuah club malam dikota M.

Satya yang tidak tau sudah dijebak sama rekan bisnisnya akhirnya melewati malam bersama ruby disebuah apartemen ternama dikota itu. Satya baru sadar saat membuka mata paginya dan melihat keadaan dirinya yang sudah tidak memakai sehelai benangpun.

Bagaimana kelanjutan kisah selanjutnya? Apa yang akan dilakukan Satya terhadap ruby sementara dia sangat mencintai istrinya Rania.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Enni Chaka, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

USG

Sudah hampir sebulan kepulangan Ruby dari desa Lila.kandungannya sudah berusia lima bulan.Satya dua kali dalam seminggu datang keapartemen tapi ia belum pernah tidur seranjang dengan Ruby.Ia selalu tidur disofa ruang tamu.Selama itu tidak ada masalah yang cukup berarti.Rania pun belum tau keberadaan Ruby,Ruby semakin berusaha menyadari posisinya sehingga ia bisa menjalani hidupnya dengan baik.Kalau Satya datang keapartemennya,ia menerimanya dengan tangan terbuka tapi kalau tidak,iapun tidak menuntutnya untuk datang.Grandma dan bu Rita selalu ada buat Ruby,hampir tiap hari mereka datang memastikan keadaan Ruby.

Seperti hari ini bu Rita datang keapartemen berniat membawa Ruby chek up ketempat praktek dokter Anna.

"sayang,habis sarapan kita langsung ketempat Anna yah,dia pagi ini ada ditempat prakteknya,ibu sudah telfon dia tadi",ucap ibu Rita yang datang sejak tadi.

"Hari ini biar saya saja yang antar bu,Rania sedang keluar kota sama Aya,jadi mungkin saya bisa seminggu disini",kata Satya yang baru saja keluar dari kamar sambil mengancing lengan kemejanya.Ruby tidak tau apa ia harus senang atau sedih mendengar Satya akan tinggal lebih lama bersamanya,ia merasa seperti seorang pelarian,tapi ia kembali menguasai dirinya,ia sudah berjanji tidak akan mengikuti arus perasaannya.

"Itu lebih bagus Sat,jadi kamu bisa tau bagaimana perkembangan anak kamu sekarang",bu Rita terlihat bersemangat.

"Kalau begitu kamu siap-siap By,sebentar lagi kita berangkat",Rubypun segera berdiri untuk bersiap,hubungan dia dengan Satya memang sudah lebih baik,meskipun belum seperti pasangan pada umumnya,tapi Satya sekarang lebih memperhatikan Ruby.

Ruby tampak cantik mengenakan overal berwarna mocca,sesekali Satya melirik kearah Ruby saat mereka didalam mobil,Satya mengemudikan sendiri mobilnya.Tidak begitu lama akhirnya mereka sampai juga ditempat praktek dokter Anna.

"Hai By,kamu apa kabar,kamu makin cantik aja",sapa dokter Anna sambil mencium pipi kiri dan kanan Ruby saat mereka sudah duduk didalam ruangan dokter Anna.

"Alhamdulillah baik kak,kakak juga makin cantik",ucapnya balas memuji dokter Anna yang dibalas dengan senyum manisnya.

"Kamu apa kabar Sat,tumben kamu yang nganterin Ruby,biasanya juga tante Rita",dokter Anna beralih ke Satya.

"Aku kebetulan ada meeting dekat sini Na,jadi bisa nganterin Ruby dulu",jawab Satya.

"Ooooo begitu,ayo By kamu baring disana,kita periksa kandungan kamu dulu yah",kata dokter Anna sambil menuntun Ruby ketempat tidur diruangan itu.

"Maaf yah By,bajunya dinaikin dulu",lanjutnya,bidan asisten dokter Anna lalu mengoleskan gel kepermukaan perut Ruby,kemudian dokter Anna mulai menggerak gerakkan transduser maju mundur sambil melihat kelayar usg,Satya terlihat memperhatikan dengan seksama setiap pergerakan dari transduser tersebut.

"Sat apa kamu bisa melihat dengan jelas anak kamu didalam sana?,nah itu dia sat,dia bergerak,sepertinya anakmu ini calon jagoan,tapi aku belum bisa memastikan karena belum terlalu jelas kelihatan,

"Benarkah Na?",Satya seolah tidak percaya dengan apa yang dilihatnya sekarang,didalam rahim Ruby ada sebuah kehidupan baru dan itu darah dagingnya sendiri,ia benar-benar akan jadi seorang ayah.

Dugdugdug.....dugdugdug

"Nah itu bunyi detak jantung calon anakmu",Satya merasakan kehangatan menjalar diseluruh tubuhnya yang belum pernah dirasakan sebelumnya bahkan saat bersama Rania,ia pertama kalinya mengecup kening Ruby dengan mata berkaca-kaca,

"Makasih By untuk kebahagiaan yang sudah kamu berikan",ucapnya.Ruby hanya tersenyum.Dokter Anna yang melihat itu merasa ikut bahagia.

"Semuanya normal,beratnya juga sudah mencapai 340 gram,sejauh ini semuanya baik-baik saja,tidak ada yang perlu dikhawatirkan",lanjut dokter Anna sambil mematikan layar usg.

"Sekarang calon anakmu sudah bisa mendengar,jadi sesering mungkin kamu ajaklah ia bicara atau kasi dengarkan ia dengan musik-musik klasik,dan yang paling penting ibunya jangan sampai stres karena calon anakmu sudah bisa merasakan apa yang kamu rasakan",ucap dokter Anna pada Ruby dan Satya.

"Iya Na,saya akan melakukan yang terbaik untuk anak saya",sahut Satya sangat bersemangat.Ia benar-benar sangat bahagia.

"Saya hanya akan memberimu beberapa vitamin dan penambah darah By",ucapnya kemudian sambil menyerahkan resep obat pada Ruby.

"Makasih kak,kalau begitu kami pamit yah",Ruby mencium pipi kanan dan kiri dokter Anna.Sementara Satya hanya menyalaminya.

"Bagaimana kabar Nata,Na?,dia benar-benar menepati janjinya untuk tidak mengusik rumah tanggaku bersama Ruby,tapi it bukan berarti dia harus menjauhi saya kan?",tanya Satya sebelum berlalu keluar dari ruangan dokter Anna.Ruby diam saja mendengar Satya menanyakan dokter Nata meski sebenarnya ia juga ingin tahu kabarnya,tapi ia takut Satya akan salah faham lagi.

"Dia gak menjauhi kamu Sat,cuma memang sekarang Nata lagi berada diJerman,ia menggantikan dokter Reza disana selama tiga bulan",Satya hanya menaikkan alisnya.

"Oke...,kalau gitu aku pulang yah",sahutnya sambil berlalu dari ruangan dokter Anna.Setelah menebus obat,ia mengantar Ruby pulang keapartemen dan ia sendiri kembali kekantor.

***

Hari itu Satya pulang dari kantor lebih awal,ia ingin makan malam diapartemen Ruby.Saat Satya masuk kedalam kamar,ia melihat Ruby sedang duduk dibalkon sambil menikmati senja yang sebentar lagi akan berganti malam.

"Kamu lagi ngapain?",tanya Satya saat sudah berada didekat Ruby,bukannya menjawab Ruby malah balik bertanya,

"Mas Satya kog cepet pulang?",

"Iya,kerjaan hari ini cepat kelar jadi bisa cepet pulang",Satya duduk disamping Ruby.

"By,boleh aku pegang perut kamu?",Ruby menoleh kearah perutnya lalu ia mengangguk tanda mengiyakan.

"By,dia bergerak by",Satya terlihat sangat antusias.

"Iya mas,tadi saya abis makan siomai,biasanya ia akan bergerak kalau saya baru saja makan",

"Mas bersih-bersih dulu yah terus kita makan malam sama-sama",Ruby selalu ingin berdamai dengan keadaan,ia tidak ingin membuat dirinya stres yang bisa berakibat fatal untuk calon anaknya.

"Rendra mana By?",tanya Satya saat tidak mendengar suara-suara ribut Rendra.

"Dia tadi ikut sama ibu kerumah utama,Lila juga",Satyapun berlalu kekamar mandi untuk membersihkan dirinya,sementara Ruby menuju dapur menyiapkan makan malam.

Setelah makan malam,Ruby bersantai sambil nonton drakor,Satya sebenarnya tidak mengerti film drakor tapi daripada ia sendiri dikamar,lebih baik ia nemenin Ruby saja.Lagi asyik-asyiknya nonton tiba-tiba lampu padam.Ruby yang memang dasarnya penakut nyaris berteriak kalau saja Satya tidak cepat memegang tangannya.

"Sial,ini apartemen mewah bisa-bisanya kena pemadaman lampu',maki Satya.

"Mas,kamu jangan jauh-jauh yah dari sini",Satya semakin mempererat pegangan tangannya seolah ingin berkata ia akan tetap berada disitu.

Menjelang tengah malam,lampu belum juga menyala,Ruby sudah tertidur dibahu Satya.Melihat Ruby sepertinya agak kesulitan tidur seperti itu,Satya lalu mengangkatnya perlahan menuju kamar,Ruby sama sekali tidak terbangun,ia hanya menggeliat sebentar lalu kemudian tidur lagi.

"Ternyata Ruby berat juga,tidurnya sudah kayak kebo saja",sahutnya ngos-ngosan sambil merebahkan Ruby pelan ketempat tidur,ia hendak berlalu keluar kamar tapi kemudian ia ingat kalau Ruby takut ditinggal sendiri saat mati lampu,iapun akhirnya ikut merebahkan dirinya disamping Ruby.Baru saja ia berniat untuk membalikkan badan,tiba-tiba tangan Ruby sudah berada diatas perutnya,Satya tersenyum kearah Ruby yang pastinya tidak menyadari sama sekali kelakuannya sekarang,

"Maafkan saya By,tapi ini kemauan kamu duluan",ucapnya sambil membalas pelukan Ruby,ada gemuruh didada Satya saat ia tidur satu ranjang dengan Ruby dalam keadaan sadar.Ia dapat merasakan hembusan nafas Ruby sangat dekat.Mulai ada perasaan aneh dalam dirinya,tapi ia belum bisa memastikan perasaan seperti apa itu,yang ia tau ia selalu ingin berada didekat Ruby lebih lama.

😘🤗cerita ini masih akan up jadi uthor minta tolong kalau tidak berkenan dengan cerita ini,boleh dilewati tapi jangan kasi down dong.Readers2ku sayang tetap semangatin author yah🤗🤩

1
Agatha cute📴
mampir ya Thor....
itu aku
yang salah jelas dari awal si Ruby,dah tau orang mabok malah diikutin sampai masuk ke apartemen orang.akhirnya yg harusnya ga terjadi,malah terjadi
sarinah najwa
kasian dokter nata,, ruby gak peka😔
sarinah najwa
gmn dengan pekerjaan Ruby yh..🤔 ASN kn gak bisa ambil cuti lama kecuali melahirkan.. atau sudah keluar dari pekerjaannya kh🤔
Capricorns Grels
alah ending nya udah ketebak pasti menyesal, memaafkan dan balik lgi kan gitu terus setiap novel pokoknya intinya yg menyakitinyg menang
senja indah
ini kumaha ya ampun...g di terusin
Rini Fernawati
ceritanya keren,tapi sayang ngga sampai tuntas😭😭😭
Sekar Anggraini Indrawati
bagus thors, silahkan lanjut
Eka Wati
Bagus Ceritanya tp sdh 1 tahun gak up lagi,, apa pindah lapak lain... Kak?
Lina Chelsea
kapan up nya mommy udh lama ak nggu
Elok Rozikin
di tunggu kisah doktr nata semangat
E ika Kurnia
👍
Dedek Afrida
next
Dedek Afrida
up
Xyylva Xyylva
kak ada kelanjutan kisah dr ana dana dr nata...penasaran dengan jalan cerita mereka
perjuangan ✅
di sini peran nya Ruby egois hanya mementingkan dirinya dan orang terdekat satya, yaitu Rania,TDK pernah bepikir dgn adanya anak dan mertua dan nenek dari Satya,,
Ocih Waabun
lanjut ceritanya bagus
Yeni Eyen
lanjut
N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧
bawa kabur aja dok ruby nya,,, biar satya kalang kabut
N⃟ʲᵃᵃ࿐DHE-DHE"OFF🎤🎧
aku mampir kak,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!