NovelToon NovelToon
CEO DINGIN ITU MEMANJAKANKU

CEO DINGIN ITU MEMANJAKANKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Seiring Waktu / CEO
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nacha Adhi

Sejak usia sembilan tahun, Naura harus menelan pahitnya hidup. Setelah kedua orang tuanya meninggal, ia diasuh Paman Surya dan Bibi Rina yang tidak mampu namun terobsesi pada kemewahan. Naura sering disiksa dan dimanfaatkan, dipaksa bekerja keras demi menghidupi dirinya sendiri dan membiayai sekolah. Meski demikian, ia tumbuh menjadi gadis yang kuat, jujur, dan cerdas hingga berhasil lulus kuliah.

Bekerja di sebuah perusahaan swasta pun tidak membuat hidupnya lebih mudah. Atasan iri memfitnahnya, sementara paman dan bibinya terus memeras gaji dengan ancaman. Saat dipecat secara tidak adil dan berjalan dalam kesedihan, ia hampir tertabrak mobil mewah milik Aldo Pratama—CEO muda yang dingin, berwibawa, dan disegani banyak orang. Pertemuan tak terduga itu mengubah segalanya.

bagaimana kisah menarik selanjutnya... ???? lanjut bacanya sampai akhir yaa

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nacha Adhi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23: Menjaga Kelangsungan Bersama

Kabar penarikan diri mitra utama itu segera menjadi perbincangan hangat di kalangan tim manajemen. Di ruang rapat, suasana terasa tegang. Direktur Keuangan menyampaikan laporan dengan wajah serius: "Jika mereka menarik dana sebesar 30% dari total anggaran, kita akan mengalami kekurangan yang cukup besar. Proyek ini bisa terhenti di tengah jalan, dan semua hasil penelitian yang sudah dicapai bisa terbuang sia-sia."

Beberapa orang mulai mengusulkan untuk mengurangi skala penelitian, bahkan ada yang menyarankan untuk menghentikan sementara hingga menemukan pengganti. Namun, Aldo dan Naura tetap tenang. Mereka tahu bahwa berhenti sekarang berarti mengorbankan semua kerja keras selama dua tahun terakhir.

"Kita tidak akan berhenti," tegas Aldo. "Tapi kita harus mencari solusi yang cerdas. Kita tidak bisa hanya mengandalkan satu sumber pendanaan saja."

Naura menambahkan, "Selama ini kita telah membangun reputasi sebagai perusahaan yang jujur dan berkomitmen. Banyak pihak yang melihat keberhasilan awal proyek ini. Mungkin kita bisa membuka kesempatan bagi perusahaan lokal maupun lembaga lain yang memiliki visi yang sama untuk bergabung sebagai mitra baru."

Mereka segera menyusun strategi. Tim humas dan bisnis dikirim untuk menjelaskan secara rinci tentang manfaat jangka panjang proyek ini. Mereka menampilkan data hasil uji coba yang sukses, dampak positif bagi lingkungan, dan potensi pengembangan di masa depan.

Beberapa minggu kemudian, usaha mereka mulai membuahkan hasil. Sebuah yayasan lingkungan internasional dan tiga perusahaan besar dalam negeri menyatakan minat untuk bergabung. Mereka melihat bahwa proyek ini bukan hanya menguntungkan secara ekonomi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang luas.

Namun, sebelum kesepakatan baru diselesaikan, muncul tantangan lain. Salah satu pesaing bisnis yang selama ini iri dengan kemajuan Grup Pratama berusaha menghalangi. Mereka menyebarkan isu bahwa teknologi yang dikembangkan tidak aman dan berisiko menimbulkan kerusakan lingkungan, meski tidak ada bukti yang mendukung.

Berita bohong itu sempat membuat beberapa pihak menjadi ragu. Bahkan, ada perwakilan pemerintah yang meminta dilakukan peninjauan ulang secara ketat.

"Kita tidak perlu marah atau membalas dengan cara yang sama," kata Naura saat membahas hal ini. "Kita buktikan dengan fakta yang nyata. Mari kita buka pusat penelitian ini untuk umum, mengundang peneliti independen, wartawan, dan masyarakat untuk melihat langsung prosesnya."

Aldo setuju dengan usulan itu. Mereka mengadakan hari terbuka, di mana siapa saja bisa datang melihat langsung bagaimana teknologi itu bekerja, memeriksa hasil pengujian laboratorium, dan berbicara dengan para peneliti. Hasilnya, semua orang yang datang melihat sendiri bahwa tuduhan itu tidak berdasar. Teknologi itu terbukti aman, efisien, dan benar-benar ramah lingkungan.

Kepercayaan masyarakat justru semakin meningkat. Akhirnya, kesepakatan dengan mitra baru pun berhasil ditandatangani. Dana yang dibutuhkan terpenuhi bahkan melebihi target, sehingga proyek bisa dilanjutkan dengan skala yang lebih luas dari yang direncanakan semula.

Setelah melewati masa-masa sulit itu, penelitian berjalan semakin lancar. Dalam waktu satu tahun lagi, teknologi pengolahan limbah dan energi terbarukan itu resmi dipatenkan dan mulai diterapkan di beberapa pabrik milik Grup Pratama. Hasilnya sangat memuaskan—biaya operasional jangka panjang menjadi lebih murah, kualitas lingkungan di sekitar lokasi perusahaan membaik secara signifikan, dan bahkan menciptakan lapangan kerja baru bagi warga sekitar.

Keberhasilan ini menarik perhatian pemerintah pusat. Mereka mengundang Aldo dan Naura untuk menjadi narasumber dalam pertemuan nasional tentang industri hijau, dan meminta izin agar teknologi itu bisa diterapkan di seluruh perusahaan di Indonesia.

"Ini adalah anugerah terbesar," ujar Naura dengan mata berbinar saat mendengar kabar itu. "Apa yang kita bangun tidak hanya bermanfaat untuk perusahaan kita saja, tapi bisa digunakan oleh banyak orang."

Aldo tersenyum, merasa bangga sekaligus bersyukur. "Ini semua berkat kerja sama tim dan keyakinan kita pada prinsip yang benar. Kita tidak pernah berhenti meski banyak rintangan datang."

Beberapa bulan kemudian, pada hari peresmian penggunaan teknologi itu secara nasional, Aldo dan Naura hadir bersama Arka yang kini sudah berusia empat tahun. Di hadapan para pejabat, pengusaha, dan masyarakat, Aldo menyampaikan sambutannya.

"Kita sering berpikir bahwa bisnis dan lingkungan adalah dua hal yang bertentangan. Namun, pengalaman kami membuktikan bahwa keduanya bisa berjalan beriringan. Keuntungan yang diperoleh dengan cara merusak alam hanya akan bertahan sementara, sedangkan keberhasilan yang dibangun dengan tanggung jawab akan abadi dan bermanfaat bagi banyak generasi."

Saat acara selesai, Arka berlari mendekati mereka dan memegang tangan kedua orang tuanya. "Ayah, Ibu... nanti saya juga mau bikin bumi tetap bersih seperti ini," katanya dengan suara polos namun penuh keyakinan.

Perkataan anak itu membuat hati Aldo dan Naura terasa hangat. Mereka menyadari bahwa apa yang mereka lakukan bukan hanya untuk masa kini, tapi telah menanamkan nilai-nilai yang baik di hati generasi penerus.

Beberapa tahun pun berlalu. Grup Pratama terus berkembang menjadi perusahaan terkemuka yang dikenal tidak hanya karena keberhasilannya secara ekonomi, tetapi juga karena kepeduliannya terhadap lingkungan dan kesejahteraan masyarakat. Mereka mendirikan banyak sekolah, rumah sakit, dan pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat kurang mampu.

Suatu hari, saat mereka sedang duduk santai di teras rumah sambil melihat Arka yang kini sudah mulai bersekolah dan bermain dengan teman-temannya, asisten Aldo datang membawa sebuah surat undangan dari organisasi bisnis dunia.

"Ada undangan untuk menerima penghargaan internasional sebagai Perusahaan Paling Bertanggung Jawab Tahun Ini," lapor asisten itu dengan senyum bangga.

Aldo menerima surat itu, lalu menatap Naura. "Kita telah melewati perjalanan yang sangat panjang, bukan? Dari gadis sederhana yang hampir saya tabrak di jalan, hingga menjadi pasangan yang membangun sesuatu yang besar bersama."

Naura tertawa kecil sambil mengingat kenangan masa lalu. "Siapa sangka ya? Semua ini bermula dari pertemuan yang tidak terduga, dan berubah menjadi kisah yang penuh makna."

Mereka saling berpandangan, menyadari bahwa semua tantangan, kesedihan, dan kebahagiaan yang telah dilalui telah membentuk mereka menjadi pribadi yang lebih baik. Tidak ada lagi rahasia masa lalu yang mengganggu, tidak ada lagi dendam yang menyiksa—yang tersisa hanyalah kebahagiaan, kebersamaan, dan harapan yang cerah untuk masa depan.

Namun, meski hidup terasa begitu damai dan sempurna, takdir selalu memiliki kejutan tersendiri. Beberapa hari kemudian, sebuah surat lama yang dikirim dari luar negeri sampai di tangan mereka. Surat itu ditulis oleh seseorang yang mengaku memiliki informasi penting tentang seorang kerabat jauh yang selama ini dianggap telah tiada—informasi yang bisa membuka lembaran baru dari kisah keluarga mereka.

1
elfanaya 💞
kamu udh dpt gaji mending keluar dari rumah yg berasa seperti neraka itu
Kim Borahae
seru😍. semangat terus ya 💪

Btw, saya pun baru mula menulis novel kalau ada masa boleh tinggalkan komen. Tinggal tekan profile saja, terima kasih /Joyful/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!