NovelToon NovelToon
SEPASANG MATA DEWA

SEPASANG MATA DEWA

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Mengubah Takdir / Dokter Genius
Popularitas:4.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agus budianto

Tembus pandang, ahli pengobatan, dan kekuatan tiada tara adalah sepasang mata dewa.
Menjadi buta demi membangkitkan kekuatan mata dewa membuat Ivan begitu menderita.
Namun semuanya terbayar setelah Ivan mendapatkan mata dewa yang sinarnya menembus kegelapan.
Gadis-gadis cantik perlahan jatuh hati kepadanya.
Bagaimana kelanjutannya dapat di baca, semoga terhibur!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agus budianto, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 23 MIRANDA SI RATU DADU

Sementara itu di tempat lain, Ivan sedang berada di ruang tamu sambil menonton tv. Film yang di tonton Ivan adalah film romantis yang banyak adegan bermesraannya. Sebotol anggur mahal juga ivan minum untuk menikmati menonton film.

Ivan saat ini sudah menjadi orang kaya setelah mendapatkan uang dari kompetisi giok. Kini di rekeningnya sudah ada uang senilai 1,5 triliun lebih. Semua itu dia dapatkan hanya dalam waktu beberapa hari saja berkat kekuatan mata dewa.

"Sialan, pemeran wanita cantik sekali, aku tidak tega dia berciuman dengan aktor pria itu," ucap Ivan terbawa suasana.

"Tok... tok..." pintu rumah Ivan di gedor dari luar.

"Siapa malam-malam begini datang bertamu?" ucap Ivan.

Ivan juga bangkit dari tempatnya untuk membukakan pintu rumahnya. Ketika pintu rumah terbuka, Ivan tampak terkejut ternyata yang datang adalah Dania.

Dania datang dengan berdandan sangat cantik. Bibirnya begitu merah, sehingga sangat menggoda. Dania juga menggunakan baju sedikit terbuka, sehingga memperlihatkan bahunya yang begitu putih dan sedikit belahan dadanya.

"Kenapa malah bengong, bukankah kamu yang memintaku malam ini untuk datang?" ujar Dania.

Memang dirinyalah yang meminta Dania untuk datang, tapi Ivan tidak menyangka, ternyata Dania benar-benar datang, pikirnya.

"Ayo masuk!" ajak Ivan.

Dania juga masuk ke rumah Ivan. Ivan juga kemudian mempersilahkan Dania untuk duduk.

Dania juga melihat tv yang lagi menyala dan mendapati pemain di dalamnya sedang melakukan adegan mesra. Adegan berciuman di atas ranjang. Dania juga mendapati sebotol anggur yang telah terbuka di atas meja.

"Tontonanmu seperti ini?" ujar Dania kepada Ivan.

"Kebetulan siarannya hanya ini," balas Ivan.

"Siarannya hanya ini, tidak mask akal, memang dasarnya kamu pasti pria mesum," ucap Dania dalam hati.

"Itu mengapa kamu memintaku datang, dandan dan memakai pakaian seksi," sambung Dania dalam hati.

"Kamu mau minum apa, biar aku ambilkan?" tawar Ivan.

"Tidak perlu," balas Diana.

"Langsung saja pada intinya, aku wanita yang menepati janji, kamu mau apa memintaku datang kemari?" tanya Dania.

"Jika kamu berpikir untuk hal mesum, aku bukan wanita murahan," sambung Dania duduk sambil menyilangkan kakinya.

"Sebelumnya bukannya kamu yang mengatakannya sendiri, jika aku menang, aku boleh melakukan apapun kepadamu," balas Ivan.

"Kenapa sekarang malah berubah pikiran?" sambung Ivan.

"Tapi..." Dania tidak bisa berkata-kata.

Pada waktu itu dirinya begitu yakin akan menang, sehingga berani bertaruh seperti itu. Tidak di sangka yang terjadi malah sebaliknya, dirinya justru kalah taruhan.

"Bagaimana jika tadi aku yang kalah, pasti saat ini aku sedang di rawat di rumah sakit karena kedua kakiku patah, karena ternyata aku yang menang, kamu adalah milikku malam ini," ujar Ivan.

Ivan memandangi Dania yang terlihat begitu cantik. Dania tampak tertunduk sambil meremas bajunya.

"Wanita ini lucu juga, padahal sebelumnya begitu angkuh dan galak, tidak ada salahnya aku menggodanya," pikir Ivan.

"Kamu sekarang sudah kaya raya, bahkan lebih kaya dari keluarga ku, jika kamu menginginkan hal itu, kamu bisa mencarinya di klub malam," ujar Dania.

"Wanita di club malam tidak ada yang secantik dirimu, di tambah lagi aku tidak perlu mengeluarkan uang, bukankah kamu gratis?" balas Ivan.

"Dasar brengsek," maki Dania dengan wajah yang memerah.

Kembali lagi di Star casino di mana Miranda sudah memenangkan banyak uang yang jumlahnya sudah lebih dari 500 milyar. Semua itu Miranda dapatkan kurang dari setengah jam saja.

Sedangkan pria kurus, wanita berkacamata, dan juga pria gemuk telah kehabisan modal karena kalah.

"Habis sudah, uang gadai sertifikat rumah sudah habis, istriku pasti akan menceraikan ku," ujar pria kurus memegangi kepalanya yang begitu sakit.

"Uang hasil jual rumah 2 milyar sudah habis, ini adalah hari kesialanku seumur hidup ku, boro-boro beli mobil baru, sekarang aku tidak tahu harus tinggal di mana?" ujar wanita berkacamata.

"Rasa mau gila, aku sudah habis lebih dari 1 milyar, coba saja aku berhenti lebih awal tadi, mungkin tidak seperti sekarang," ujar pria gemuk.

Ketiga orang tersebut tampak menyesal sekali saat ini. Awalnya mereka begitu bernafsu, di beri kemenangan sedikit, membuatnya semakin bernafsu, hingga pada akhirnya habis tidak tersisa.

Kemenangan yang sesungguhnya adalah berhenti bermain judi karena penyesalan datangnya selalu di akhir.

Terlihat tumpukan gepokan uang yang sangat banyak sekali milik dari Miranda. Selama bermain dadu, tebakan Miranda selalu benar tanpa salah sekalipun.

"Aku penasaran, sebenarnya siapa wanita ini?" ujar salah seorang di sana.

"Kemampuannya dalam menebak dadu sangat luar biasa, seolah dia mampu melihat isi dadu di dalamnya," ujar orang yang lain.

"Kalau dia bermain seperti ini terus, aku yakin malam ini bisa-bisa Star casino ini akan tutup karena kehabisan modal," ujar orang yang lain lagi.

Semua begitu penasaran dengan sosok Miranda yang sebenarnya. Hingga kemudian Miranda mulai membuka topi yang di kenakannya. Sekita rambut yang lurus langsung terurai dan memperlihatkan sosok wanita yang begitu cantik.

"Bukankah dia nona Miranda dari ibukota, wanita cantik yang di juluki sebagai ratu dadu karena kemampuannya yang sangat luar biasa, pantas saja dari tadi main selalu menang," ujar salah seorang di sana yang mengenali Miranda.

"Aku juga pernah dengar bahwa nona Miranda adalah master dadu yang tidak terkalahkan, sudah sangat banyak casino yang di buat bangkrut olehnya, apa jangan-jangan nona Miranda juga menargetkan Star casino ini," ujar orang yang lain.

"Sebelumnya Leo si tangan hantu juga datang ke tempat ini, kini ratu dadu nona Miranda juga datang, sebenarnya apa yang mereka inginkan di sini," ujar orang yang lain lagi.

Miranda ternyata begitu terkenal sampai ke kota Neo ini. Miranda adalah ahli dadu yang sangat hebat, selama ini belum ada satupun orang yang pernah mengalahkannya dalam bermain dadu.

Tujuan Miranda datang ke star casino ini karena ingin bertemu dengan orang yang telah berhasil mengalahkan Leo si tangan hantu. Miranda begitu penasaran dan ingin mencoba bertanding dengannya.

Mengetahui identitas dari Miranda, seorang pelayan dengan panik juga langsung pergi melaporkan hal ini kepada Yola.

"Bos, begitu lah ceritanya, uang casino kita juga sudah terkuras di buatnya," ujar pelayan kepada Yola.

"Apa..." Yola juga langsung terkejut.

"Miranda si ratu dadu, jauh-jauh dia datang dari ibukota, sebenarnya apa yang dia inginkan?" ucap Yola dengan tanda tanya.

Yola juga segera pergi untuk menemui Miranda. Sampai di sana Yola juga langsung duduk berhadapan dengan Miranda.

"Ratu dadu yang begitu terkenal, aku tidak menyangka nona akan datang ke tempatku ini," ujar Yola kepada Miranda.

"Kamu pemilik casino ini?" balas Miranda bertanya.

"Casino ini adalah bisnisku," jawab Yola.

"Jika tujuan anda untuk main, kami star casino juga akan layani sampai akhir, tapi aku merasa anda memiliki tujuan lain bukan?" sambung Yola.

"Kamu memang pantas di kenal sebagai bos casino yang memiliki paras cantik dan otak pintar, aku jauh-jauh datang memang memiliki tujuan," jawab Miranda.

"Aku mau menantang ahli di tempatmu yang bernama Ivan," sambung Miranda.

"Ivan..." Yola tampak terkejut mendengarnya.

Tampaknya pertandingan sebelumnya di mana Ivan berhasil mengalahkan tangan hantu juga telah menyebar di kalangan ahli judi. Sehingga kini Miranda si ratu dadu datang untuk menantangnya.

"Ivan yang nona cari sudah tidak bekerja di sini lagi," ujar Yola.

"Hubungi dia, suruh dia datang, atau aku acak-acak tempat ini," ujar Miranda.

1
Agus Bautista
mana lanjutan nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!