NovelToon NovelToon
Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Antara Janji Suci Dengan Kode Etik

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Dokter / Diam-Diam Cinta
Popularitas:13.2k
Nilai: 5
Nama Author: Tientien AQuariuzz Girllzz

Novel ini kelanjutan dari Novel. " Cinta Gadis Tangguh Dari Desa."

Luna Haifa Adhitama putri sulung dari Kavindra Adhitama dengan Freya Pratiwi Adhitama. Luna mempunyai adik kembar yang bernama Aryan Zaidan Adhitama dan Aryana Zaidah Adhitama.

Luna seorang Dokter spesialis Anak. Karena pembawaannya yang lembut dan ramah. Dia menjadi Dokter yang diidolakan sama semua pasiennya.

Pada saat dia pergi ke rumah kumuh yang sudah menjadi kebiasaannya satu bulan sekali. Membantu orang-orang yang disana untuk memberikan perobatan gratis disana.

Dia bertemu dengan anggota TNI yang juga lagi membantu menyalurkan bantuannya ke orang-orang yang ditinggal di bawah Jembatan.

Akankah Luna mengenali salah satu dari anggota TNI tersebut.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tientien AQuariuzz Girllzz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

SELAMAT MEMBACA !!!

Hari ini rencana pembagian nasi kotak untuk pertama kalinya. Mobil box yang mengantarkan nasi sudah terparkir di halaman Kodam Jaya.

"Selamat pagi untuk semua rekan-rekan Kodam Jaya, hari ini kita akan memulai kegiatan pertama kita, untuk membagikan nasi kotak ke warga sekitar dan membagikan ke warga yang berada di sekitar jembatan yang kemarin kita targetkan pembagian nasi kotak. Sebelum kita mulai kegiatan ini sebaiknya kita berdoa dulu, menurut kepercayaan masing-masing. Semoga kegiatan pertama kali ini berjalan dengan lancar tanpa ada halangan sekecil apapun. Kita berdoa dulu menurut kepercayaan masing-masing, berdoa mulai!" perintah Kapten William memimpin doa pagi ini. Semua prajurit yang bergabung menundukkan kepala sejenak untuk berdoa.

"Berdoa selesai!" seru Kapten William lagi untuk mengakhiri doanya.

"Nanti saya yang bertugas menyapa para warga dan akan dibantu oleh Sertu Dimas. Dan tugas kalian membantu membagikan kepada warga yang sudah masuk ke dalam halaman Kodam. Kalian mengerti?!" tanya Kapten William dengan tegas tapi masih sopan.

"Mengerti, Kapten!" jawab serempak mereka semua.

Mereka menuju ke tugas masing-masing, ada yang mengatur barisan warga yang akan datang dan mengarahkan ke pintu keluar yang beda dengan pintu masuk, agar tidak bertabrakan.

"Selamat pagi, ibu-ibu pada ngapain nih?" tanya sopan Kapten William kepada mereka yang sedang berkumpul membeli sayuran keliling.

"Bu, kami ada jumat berkah, bersediakah ibu-ibu mengambilnya ke dalam halaman Kodam, Bu. Jangan khawatir saya Kapten William pemimpin baru di Kodam Jaya, berjanji akan melindungi warga sini. Saya pindahan dari Kodam yang di Bali ibu-ibu, silakan yang mau ambil Jumat berkah," ucap Kapten William dengan tersenyum ramah.

Sedangkan ibu-ibu itu saling menatap, seakan-akan meminta pertimbangan dengan yang lain.

"Silahkan ibu mampir saja. Saya jamin aman kok dan kami berjanji akan melindungi kalian dari segala kejahatan," ucapnya meyakinkan dengan nada bicara yang tenang dan tegas.

Ibu-ibu itu berusaha untuk percaya kepada pimpinan Kodam Jaya yang baru. Perlahan mereka berbondong-bondong masuk ke halaman markas Kodam Jaya.

Setelah kepergian rombongan itu, Kapten William menghela napas panjang dengan penuh kelegaan, akhirnya warga mau menerima program Jumat Berkah ini. Hal yang sama dirasakan Sertu Dimas, ia sempat kesusahan meyakinkan mereka, namun sedikit demi sedikit keraguan luruh dan warga berkenan mendatangi halaman Kodam Jaya.

Dalam hatinya Sertu Dimas berkata, "Ya Allah semoga dengan program jumat berkah ini, berkah semua buat jajaran TNI. Masyrakat dapat percaya lagi dengan kami ya Allah."

Kapten William menepuk pelan pundak Sertu Dimas yang masih menatap para warga yang masuk ke dalam halaman markasnya.

"Kerja bagus Sertu Dimas. Saya tau nggak mudah menembus kepercayaan mereka," ucapnya pelan dan tegas.

"Hari ini langkah awal, tapi karena kalian sabar dan nggak berhenti mendekati mereka, akhirnya mereka mau melangkahkan kakinya menuju ke markas kita," ucap Kapten William lagi.

Sertu Dimas menegakkan punggung sedikit, napasnya masih terasa lega bercampur lelah. "Siap, Kapten! Memang berat di awal, Kapten. Sering dihindari, dicurigai. Tapi begitu satu‑dua ibu berani maju, yang lain ikut menyusul perlahan."

Kapten William mengangguk menatap halaman yang mulai lengang. "Nanti setelah sholat Jumat, Kita atur ke titik pembagian lagi, ke rusun dekat jembatan dan kolong jembatan seperti usulan Serma Yoga. Ingat, Jumat Berkah ini bukan sekadar bagi‑bagi makanan. Tapi ini cara kita perlahan merajut kembali kepercayaan yang sempat diragukan dan sempat putus," ucap Kapten Willian kembali.

"Siap, Laksanakan Kapten William!" jawab Sertu Dimas mantap, senyum tipis tak bisa disembunyikan lagi dari wajahnya.

                     *********

Di tempat lain tepatnya di Perusahaan Adhitama, Arya dan Irfan sudah menemukan bukti-bukti kecurangan para bawahannya yang menganggap Arya bocah kemarin sore, sehingga pikir mereka gampang dimanipulasi laporan keuangannya.

"Mau sekarang kita bergerak atau mau kapan Tuan?" tanya Irfan yang sudah nggak sabar ingin menumpas kecurangan di Perusahaan tempatnya bekerja.

Arya diam memikirkan ucapannya Irfan apa sebaiknya hari ini saja, kalau dibiarkan kelamaan mereka akan semakin banyak mengambil uang perusahaan.

"Panggil Divisi perencanaan dulu suruh mereka berkumpul langsung ke ruang rapat Fan. Kita lakukan dari bawah dulu, aku ingin tau kejujuran mereka. Dari hasil penyelidikan kita kan Divisi Perencanaan nggak ada yang terlibat konspirasi ini. Setelah mereka bicara, langsung panggil semua Divisi keuangan bersama dengan Direktur Keuangan!" perintah Arya dengan wajah yang merah menahan amarahnya yang ingin meledak-ledak.

"Baik, Tuan. Sekarang akan saya lakukan, lima menit ke depan kita menuju ke ruang rapat, Tuan," jawab Irfan nggak kalah emosi.

Arya menganggukan kepala dan memejamkan matanya, untuk mengurangi rasa emosi yang sedang menguasai tubuhnya.

"Tamat riwayat kalian hari ini," ucap lirih Arya setelah bisa menguasai tubuhnya.

Arya berdiri dari kursi kebesarannya lalu berjalan keluar ruangan langsung menuju ke Aula Perusahaan.

Pintu dibuka oleh Arya, di dalam ruang rapat semua anggota Divisi Perencanaan semua hadir di ruang rapat.

"Selamat siang, maaf mengganggu pekerjaan kalian." ucap Arya ketika masuk ke dalam ruang rapat.

"Pak Gilang, anda Manager Perencanaan bukan?" tanya Arya langsung ke pointnya.

"Benar, Tuan Arya. Apa ada yang salah dengan Divisi Perencanaan, Tuan?" tanya Gilang yang bingung kenapa tiba-tiba Divisinya di kumpulkan di ruang rapat.

"Kalian ada yang bawa hape?" tanya Irfan kepada semua orang yang berada di ruang rapat.

Mereka menggelengkan kepalanya bahwa mereka nggak membawa hape dan Gilang juga disuruh membawa laptop. Dalam hatinya ada apa ini.

"Bagus! Pak Gilang, coba kamu buka file dokumen perencanaan acara ulang tahun perusahaan kemarin!" perintah Irfan.

Gilang yang diperintah oleh asisten Bosnya, segera membuka laptopnya lalu mencari file yang biasanya digunakan untuk persiapan kayak begini. Apalagi pihak Divisi Keuangan selalu ingin menyeret mereka dalam konspirasi entahlah, Gilang sendiri selalu menghindar.

"Sudah ketemu, Pak Gilang?" tanya Irfan lagi. Gilang menganggukan kepalanya.

Irfan langsung menyambungkan ke proyektor dan dia juga akan menyambungkan hasil laporan yang dibawa oleh Bu Salma dari Divisi Keuangan.

"Mohon kalian semua lihat, antara laporan asli dari Divisi Perencanaan dan hasil laporan yang diberikan dari Divisi Keuangan!" perintah Irfan, Arya hanya diam saja mengamati wajah-wajah dari Divisi Perencanaan.

"Astagfirullah ya Allah, kenapa selisihnya bisa jauh banget dari hasil yang kita laporkan!" seru mereka sambil melototkan matanya mulut sedikit terbuka. Mereka nggak percaya dengan yang mereka lihat.

"Ini sungguh keterlaluan banget! Oh jadi ini yang sering Bu Salma katakan untuk ikut konspirasi. Saya sendiri nggak tau kalau yang dimaksud Bu Salma konspirasi korupsi uang Perusahaan!" seru Gilang nggak percaya dengan teman sesama Manager Perusahaan.

Anak-anak dari Divisi Perencanaan menggeleng-gelengkan kepalanya masih nggak percaya.

"Fan, segara panggil anak-anak dari Divisi Keuangan dan Direktur Keuangan. Suruh Bu Salma dan Asistennya membawa laptopnya ke sini!" perintah tegas Arya kepasa Asistennya.

1
Ariany Sudjana
lagi seru, kok langsung di putus di sini?
Sri Supriatin
siapakah dia? 🤭🤭🤭bikin penasaran nich Thor 🤣🤣
pojok_kulon: Siapa ya Kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
tok tok.. ayah kavindra datang
pojok_kulon: Hehehehe
total 1 replies
david 123
mantap ...suka banget dg skenario ceritax...semangat Thor....
pojok_kulon: Terima kasih Kak David
total 1 replies
Sri Supriatin
semoga usaha bang Nathan n Arya selalu dibawah lindungan Nya.🙏🙏🙏🙏
pojok_kulon: Amin ya robbal'alamin
total 1 replies
kaylla salsabella
ah mau main " mereka🤭🤭🤭
pojok_kulon: Betul itu kak Kaylla
total 1 replies
Ariany Sudjana
tamat riwayatnya kalian semua pencoleng
pojok_kulon: Hehehe
total 1 replies
Ariany Sudjana
selalu senang membaca novel kehidupan anggota TNI, jadi ingat masa kecil
pojok_kulon: Hehehee pasti menyenangkan ya Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
iyaa tetep bintang kecil pdhl sdh bisa operatie yah bentar lgi operatie hati Nathan 🤭lanjuut Thor...kepo nich 🤣🤣🤣
Ariany Sudjana
sayang sekali yah, Bu dokter Luna ga ikut ketemu dengan calon suaminya 😄😄
pojok_kulon: Hehehe Iya Kak Ariany
total 1 replies
kaylla salsabella
cie.. cie..... abang ku lagi nyari bintang kecil ya... 🤣🤣🤭🤭
pojok_kulon: Hahaha kangen Kak
total 1 replies
Sri Supriatin
Bintang kecilmu sdh g kecil lagi bang, 🤭🤭🤭
pojok_kulon: Hehehe mungkin bagi Nathan tetap kecil Kak Sri 🤭🤭🤭
total 1 replies
kaylla salsabella
cantik gak mom🤭🤭🤭
pojok_kulon: Kak Kaylla pasti cantik
total 1 replies
Sri Supriatin
cantiiiknya n ikut seneng😍😍😍
pojok_kulon: Terima kasih Kak Sri
total 1 replies
kaylla salsabella
ayo... siapa yang mau daftar buat ibu persit bang nathan🤣🤣🤭🤭
pojok_kulon: Kak Kaylla mau nggak?
total 1 replies
Sri Supriatin
putuku lanang baru umur 15th, sayang banget 🤣🤣🤭...lanjut thor kereen ceritanya 🙏🙏🙏😍😍😍
pojok_kulon: Waduh jauh banget Kak Sri
total 1 replies
david 123
Up yg banyak Thor....he..he...he..ceritax sangat keren...dan termotivasi buat pembaca.
pojok_kulon: Iya Kak David
total 1 replies
Sri Supriatin
Semangat kapten William 🙏🙏🙏 sayang cucuku laki klu peremppuan ta daftarin ibu persit 🤭🤭🤣🤣
pojok_kulon: Hehehe boleh sini Kak Sri
total 1 replies
Sri Supriatin
Lanjuuut thor 💪💪💪
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
kaylla salsabella
semangat bang nathan😍😍😍
pojok_kulon: Siap Kak Kaylla
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!