NovelToon NovelToon
Cinta Ini Aku Yang Salah

Cinta Ini Aku Yang Salah

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:150.5k
Nilai: 4.4
Nama Author: Ika Yuniati

Nura Kusuma, Gadis cantik 23 tahun. Ia anak yatim piatu dari seorang pembantu pasangan Anton Kusuma(almarhum) dan Santi ayu(almarhum).

Saat usia 2 tahun, Ia tinggal bersama Alex Rudiart. Yang tak lain adalah majikan dari orangtuanya.

Sampai suatu ketika Alex meninggal. Dan Nura yang membuat nya meninggal.
Hingga teman masa kecilnya Leon. Anak pertama Alex. Membenci dirinya setengah mati.

Leon dan Nura saling mencintai, Namun karena kejadian ini. Leon menyiksa Nura guna membalas kan dendam karena telah membunuh ayahnya.

Apakah Benar Nura tega membunuh Alex.
Lalu bagaimana dengan cinta mereka.

Simak novel ini ya teman-teman.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ika Yuniati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penjelasan penabrak

Angga duduk dan menyandarkan kepalanya di tembok. Melihat kearah langit-langit. Tak menyangka hal ini akan menimpa keluarga yang ia miliki.

"Tuan Angga ... minum dulu.."

Ucap Bi Tutik menawarkan segelas teh hangat.

"Oh terimakasih Bi.."

"Padahal pagi ini mereka (Nura dan Leon) sangat bahagia. Bibi juga dengar kalau mereka akan segera menikah"

"Menikah ...?"

Angga terkejut mendengar ucapan Bi Tutik.

"Iya... Tapi... pagi tadi Nona Nura sempat bicara pada tuan Leon supaya dia tidak kemana-mana dulu. Ternyata firasatnya itu terkadang benar. "

"Jadi begitu ?"

"Leon sudah melamar Nura dan Nura sudah bisa menerima nya. Baguslah... Baguslah kalau begitu. Aku akan bahagia melihat Nura bahagia"

"Baguslah bi "

"Bagus... ?"

"Eh... maksudku, Nura punya firasat yang kuat dengan Leon. Itu sangat bagus. Tapi ini semua sudah takdir. Apalah kita manusia yang tidak bisa melawan."

"Anda benar tuan Angga. Hidup kita memang sudah ada yang mengatur."

Pak Joni yang sedari tadi mendengar malah penasaran bagaiman kondisi tuannya .

"Lalu... bagaimana dengan kondisi tuan Leon sekarang tuan Angga..?"

Angga menghela nafas sejenak.

"Paman... Bibi... tolong jangan beritahu keadaan kak Leon yang sesungguh nya pada Nura. Aku takut, Nura malah semakin drop."

"Baik tuan Angga..kami mengerti"

****

"Silahkan duduk tuan !"

"Terimakasih dokter "

"Boleh saya tau hubungan anda dengan pasien"

"Saya adik kandung nya dok"

"Baik ! begini tuan..."

"Angga dok"

"Tuan Angga, pasien mengalami patah tulang pada kaki kanan dan kirinya, Akibat nya pasien tidak bisa berjalan. Tapi kami akan melakukan operasi agar tulang yang patah bisa normal kembali. Jadi pasien harus berjalan dengan kursi roda.

Beberapa tulang rusuk patah dan bagian kepala ada 14 jahitan.

Saat ini pasien sedang koma. Kami akan melakukan tugas kami semaksimal mungkin. Tapi ada satu hal yang kami para dokter hanya bisa mengandalkan semangat hidup pasien dan kuasa Tuhan. Kedua kaki pasien mengalami cedera yang parah, selain patah tulang beberapa saraf tidak berfungsi. Ini mengakibatkan pasien mengalami kelumpuhan."

Angga sampai tidak bisa berkata apapun. Penjelasan dokter bagaikan petir di siang bolong yang menyambar dirinya.

"Dokter... tapi kakak saya pasti akan sadar kan dok..?"

"Untuk itu kita harus banyak berdoa. Serahkan semua pada yang di atas. Kami hanya sebagai perantara, Tapi pasti akan melakukan yang terbaik. Semua tetap Tuhan yang menentukan!"

*****

"Sampai separah itukah tuan ?"

Ucap Bi Tutik yang tak percaya kejadian seburuk itu menimpa tuannya.

"Padahal ... tuan Leon sepertinya tau.....hah "

"Aku tidak boleh bicara, hampir saja keceplosan"

Bi Tutik memukul mulutnya yang hampir keceplosan.

"Tau apa bi ??"

"Eh ... itu tuan.. Tau kalau Nona Nura itu sangat mencintai nya, eh iya itu tuan "

Angga menghela ringan.

"Hah..... Nura memang sangat mencintai nya"

"Haduh.... hampir saja. Kalau sampai ketahuan, Tuan Leon belum sadar, semua rencana bisa berantakan. Dia sudah merancang dengan susah payah mencari tau pembunuhan tuan Alex. Jadi aku mohon bangunlah tuan... "

Ucap Bi Tutik mengepalkan tangan sambil berdoa.

"Bip....bip..... bip......"

Suara monitor detak jantung seakan menemani kesedihan Nura.

"Pembohong..... hiks....hiks...."

Nura memandang Leon dengan penuh rasa kecewa.

Kenapa tidak mengiyakan ucapannya. Kenapa bersikeras untuk pulang.

Coba kamu tidak pulang hari ini. Semuanya akan baik-baik saja.

"Kamu bilang kamu akan baik-baik saja. Kamu bilang kamu kuat. Cepat bangun..!!! Bangun Leon!!!"

Nura seakan bicara dengan mayat. Ia menangis diatas ranjang tempat Leon koma.

Menyembunyikan kepala diatas siku tangannya. Hanya menangis dan menangis.

"Apa....? bebas bersyarat...?"

Teriak Angga hingga membuat Nura keluar.

"Tuan, penabrak melakukan nya dengan tidak sengaja. Mereka adalah pasangan suami istri. Pengemudi mobil adalah istrinya yang baru saja bisa mengemudi. Jika pihak korban sudah tenang. Penabrak akan datang untuk meminta maaf atas kelalaiannya.

Kata polisi yang datang menjelaskan duduk perkara.

"Mana boleh...?"

Teriak Nura

"Pak polisi... Dia harus di penjara..! Dia pasti melakukannya dengan sengaja. Aku yakin...! Dia harus bertanggung jawab. Aku benci penabrak itu. Dia harus dipenjara"

Bi Tutik mencoba menenangkan Nura agar tidak memberontak.

"Nona Nura tenang ya .."

"Kalau begitu kami permisi dulu pak. Untuk penjelasan lebih lanjut bapak bisa mendatangi kantor polisi. "

"Pak polisi... kenapa kalian begitu kejam. Kenapa hukum bisa dibayar dengan uang. Ini tidak adil...hiks...hiks.. kami akan menikah... Tapi kalian menghancurkan semuanya.."

"Nona Nura tenang ya."

Bi Tutik terus mencoba menenangkan Nura.

Angga tak percaya Nura bisa se-putusasa ini. Dia mendekati Nura dan memeluk nya. Nura yang sedari tadi terduduk di lantai. dan menangis tak berdaya.

"Nura... tenang ya..."

"Angga ... mereka kejam sekali. .. Sudah mencelakai orang. Tapi masih bisa menyebut ini kelalaian. Mereka benar-benar tidak punya hati"

Angga mendekap tubuh Nura dan menyandarkan kepala Nura pada dada bidang milik ya.

"Nura... Kamu harus tenang. Jika kamu seperti ini. Kak Leon akan sedih melihat nya. Dia pasti ingin melihat Nura yang ceria dan bahagia."

Nura tiba-tiba teringat, Dirinya belum bertanya bagaimana kondisi Leon pada nya. Nura melepas pelukan Angga dan menatap wajahnya.

"Angga... kamu belum memberi tahu ku. Bagaimana kondisi Leon ? Kenapa dia masih belum sadar ?"

"Eh... Nura... Kak Leon akan segera sadar. Yang terpenting, kamu harus tetap sehat"

"Benarkah ? Kapan dia akan sadar?"

"Itu... kamu tunggu saja..."

"Aku akan menunggu selama apapun. Aku akan menunggu nya."

Angga mengangguk dan membiarkan Nura pergi kembali ke ruang ICU.

"Hah....Semoga kebohongan ku bisa membuat semuanya tetap tenang. Nura.... Begitu besarnya cinta mu dengan kak Leon. Kak.... Semoga kalian bahagia."

Angga malah berkaca-kaca meratapi nasibnya. Berusaha tetap kuat walaupun sebenarnya sakit harus rela melepas cintanya.

"Angga... Angga bagaimana keadaan Leon..?"

Tanya Clara pura-pura panik.

Setelah mengetahui Leon kecelakaan dia langsung ke rumah sakit.

"Bagaimana mama bisa tau kak Leon ada di sini ?"

"Itu ... mama tanya Pak Joni. Kamu sudah melarangnya tidak memberitahu masalah Nura kemarin. Sekarang masih melarang mau melarangnya lagi? Bagaimanapun juga kalian itu anak-anak mama. Keluarga...!"

Entah kenapa Angga lebih suka mamanya itu tidak tau. Pasalnya, Angga merasa mamanya itu selalu melebih-lebihkan situasi dan keadaan. Dia lebih suka menceritakan pada mamanya setelah kejadian dibanding sebelum.

"Kak Leon koma. Mama doain kak Leon supaya cepat sembuh."

Ucap Angga singkat.

"Apa....koma ?"

Batinnya tersenyum.

"Leon koma, Mama mau liat... Bagaimanapun Leon itu anak mama.."

"Hanya satu pengunjung yang boleh masuk ke dalam. Di dalam Nura. Biarkan Nura di dalam dulu."

"Nura.... oh... bagaimana sekarang keadaannya ?"

"Ma... udah jangan berisik. Mama mending sekarang pulang. Nanti kalo mau jenguk kak Leon, Biar Angga kabari"

"Terus aja pura-pura. Terus nikmati hidupmu yang sebentar lagi akan mendekam di penjara. Kalau tuan Leon udah sadar, waktumu sudah tamat."

Batin Bi Tutik kesal. Dan sambil melihat Pak Joni yang menunduk takut dengan pandangan Bu Tutik.

"Joni juga kenapa kasi tau wanita ular ini sih!"

Hai-hai readers...

Terus dukung Novel ini ya. Jangan lupa tinggalkan jejak like dan komennya. Vote novel ini agar author semangat berkarya.

1
Oh Dewi
Mampir ah...
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu, searchnya pakek tanda kurung biar gak melenceng yaa
Meliala Kolompoy
benerr2..sadiisssss...kayaknya ada kelainan niihh
🌟Putju🌟
jangan lama lama up-nya ya kk, ditunggu kelanjutannya kk
Meliala Kolompoy
astagaa..thoorr..thoorr udah UP nya lama..ceritanya msih mutrr2 di sekap mnyekap aja..knapa hidup nura dn leon ga habis2 nya dgn oenderitaan..dn air mata..aq aja baca smpe hati tercekat..apa ada di dunia nyata hidup sprti itu..balasdendam ga abis2..duuhh leon..leon yg sabar yaa..en buat nura kamu yg kuat sabar..yaaa...
buat thor tetap semangaattt buat alur cerita nyasemoga ga cape en pusing muter2...nya😂😅🤭😜🤣🤣💪💪✌✌
🌟Putju🌟
tetap semangat kk, ditunggu up selanjutnya
Umie Irbie
waduuuuh,. makin rame aja cetitanya

sempet lupa siiii sama alurnya,. 😀
Meliala Kolompoy
akhirnyaa..thor UP jga...
bnyakin UP nya doong thor..kan ydh lma ga UPnta..
Ika Yuniati: Hai kakak... terimakasih banyak masih setia sama novel ini🥺🥺. Author terharu banget. makasih udah kasi semangat sama author. Author akan terus berusaha 😁
total 1 replies
Lutfi Ivansah Kahtami
lanjut thoorr 😍💪
Meliala Kolompoy
haii yhor...mampir nengok kmu nih....apaka kabar lanjutannya...
UP doong
salam sehat buat mu thor
Amoy Aja
lanjutty
HIATUS
bagus thoor ceritanya 😍😍
mampir juga yuk ke karya aku, kita sama2 suport rating &like ❤
Julita
semangat ya Thor

aku udah 20 like mendarat. jangan lupa mampir balik👉cinta segitiga 👉love from instagram like dan vote nya ja
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak
Ai
next up! semangat nulisnya thorr🤗
.
.
.
salam dari "Diakah Jodohku, Jodohku dari Kakaku "☺
Jangan lupa tinggalkan jejak 😉
Meliala Kolompoy
up
Meliala Kolompoy
jenapa sih si Nura sllu begitu si thorr....ga sabaran ga intropeksi diri..kenapa aq pikir si nura egois yaa....
semangatt thorr...
coba pelan doing ajarain nura dewasaa dikiittt...
Meliala Kolompoy
lanjuutt thor
@M⃠ⁿꫝieʸᵃɴᵉᵉʰʜɪᴀᴛ𓆊🎯™☂⃝⃞⃟ᶜᶠ
salam kenal kakak

cinta pak bos hadir😘

semangat terusss💪
Nurdiana Tjotjona
lanjuuutt thor
Meliala Kolompoy
kasihan si angga ya thorr..dioeralat aja pdhal hatinya baikk...

.
.
.
.
semangatt thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!