NovelToon NovelToon
Titip Dia Yaa Allah

Titip Dia Yaa Allah

Status: tamat
Genre:Petualangan / Tamat
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: Dede Dewi

Kisah yang menceritakan tentang seorang gadis desa yang sangat sederhana. Dia berjuang untuk bisa mengangkat derajat orang tuanya dengan bersekolah hingga lulus kuliah. Suatu ketika, dalam sebuah kegiatan bakti sosial Gadis ini dipertemukan dengan sosok ketua pemuda yang bijaksana. Karena pisau dapur ibu si gadis hilang saat bakti sosial, dari situlah awal mula kisah cinta mereka bermula.
Semoga kisah ini menginspirasi kita anak muda dalam menyikapi jaman yang semakin menggila.
baarokallahufik

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dede Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rencana Rihlah

Pagi yang cerah, Suara burung yang saling bersautan, suara kokok ayam dan ayam jago yang menambah nuansa pagi di kampung tempat Maryam tinggal. Pagi itu, seperti biasa, Maryam sudah bersiap untuk pergi mengajar setelah sejak tadi subuh membantu ibunya si dapur. Maryam mengaktifkan kembali ponselnya yang selamam sempat off karena kehabisan batrei. Maryam membuka ponsel, berharap ada pesan singkat dari orang yang jauh di kota Lombok sana.

"Mas Toni?" Gumam Maryam saat mengetahui ada pesan singkat dari laki-laki yang mengantarnya pulang tadi malam. Diapun membaca pesan itu lalu membalasnya.

Maryam: ("Alhamdulillah.") jawaban Maryam singkat. Tanpa menunggu banyak waktu, Toni sudah mengiriminya pesan singkat.

Toni: ("Akhirnya dibalas juga pesanku. Tadi malem adek kecapekan ya, sampe ga bales pesan mas.")

Maryam: ("Iya. Maaf.")

Maryampun segera bersiap dengan Srikandi (Sepeda mininya) untul berangkat mengajar ke Taman Pendidikan Anak Usia Dini.

Sesampainya di sekolahan, Maryam menyambut anak-anak didiknya dengan suka cita, Maryam menemani bermain anak-anak itu dan mengajarinya beberapa pelajaran ilmu agama dan ilmu pengetahuan dasar.

Saat jam istirahat, Maryam membuka ponselnya yang sempat terasa bergetar tanda ada pesan masuk, lagi-lagi hatinya berharap ada peaan dari seberang, dari pulau Lombok.

Namun lagi-lagi harapannya kandas, justru itu pesan dari sahabat lamanya saat di Madrasah,

Ugi: ("Assalamu'alaikum sobatku yang cantik.😍")

"Iiih, Ugi ni, lama ga nongol, sekalinya nongol bikin baper aja." gerutu Maryam.

Maryam: ("Wa'alaikumussalam. Ada apa mas bos? Tumben kirim pesan?"

Ugi: ("Nanti ke Perpus yuk. Udah lama kita ga ketemu. Kangen nih. Hehehe.")

Maryam: ("Ehm... Gimana ya???")

Ugi: ("Ayolah Ra, kamu ga kangen sama aku ya?")

"Dasar Ugi, udah punya pacar juga masih aja ngegombalin aku." batin Maryam.

Maryam: ("Idih... kangen. Sorry, engga. Lagian kamu kan udah punya pacar, entar pacar kamu cemburu lagi.")

Ugi: ("Ya iti dia Ma, aku mau cerita. Please, nanti ketemu di perpus ya. pokoknya aku tunggu.")

Maryam: ("Hem, ya. InshaaAllah. Tapu nanti ba'da dzuhur ya, sepulang dari ngajar.")

Ugi: ("Okey Manis. Siap.")

"Idih, Ugi ni kesambet apa sih, kata-katanya kok jadi ngeri gitu sih? Heran deh." gumam Maryam.

"Ehem, siapa bunda?" tanya seorang teman mengajar Maryam.

"Eh, Engga kok bun. Temen, dia ngajak main ke perpustakaan nanti pulang sekolah. Mau ikut?" tawar Maryam pada bunda Hayati, salah seorang teman mengajarnya yang juga masih singgel seperti Maryam.

"Kayaknya engga deh, aku capek banget hari ini, lagi males pergi kemana-mana." kata Hayati.

"Ow, ya udah." kata Maryam.

Tapi nanti kalau ada novel baru, aku dipinjemin ya Bun." kaya Hayati.

"Ya, nanti gampanglah Bun."

***

Jam kerja telah habis, Maryam segera meluncur ke tengah kota bersama srikandinya menuju kantor perpustakaan, tempat janjian dia dengan Ugi.

"Assalamu'alaikum Gi. Maaf nunggu lama ya?" sapa Maryam pada Ugi. Ugi yang sejak tadi menekuri sebuah buku tebal menoleh ke sumber suara. Betapa terkejutnya dia melihat sosok sahabat cantiknya kini tampil bagai bidadari, dengam gamisnya yang berwarna pink dusty dipadukan dengan jilbab lebar berwarna senada. Menambah aura cantik pada diri gadis dihadapannya.

"Wa'alaikumussalam." jawab Ugi masih dengan tatapan terpesonanya, Ugi menatap gadis itu tanpa berkedip, setelah enam bulan lamanya mereka tidak berjumpa, gadis itu berubah bagai bidadari.

"Ghodul bashor!" kata Maryam sambil memukulkan sebuah buku yang dia bawa pada wajah Ugi. Ugi dan Maryam sudah sangat akrab sejak di Aliyah, sehingga mereka tidak saling canggung.

"Eh, sorry sayang."

"Apa kamu bilang Gi?" tanya Asmara memastikan. Berharap itu hanya candaan dari Ugi.

"Hehe, Sayang. Kenapa emangnya?" Ugi memperjelas kata-katanya.

"Ini mau?" tanya Maryam mengepalkan tangan kanannya didepan wajah Ugi. Ugi yang sudah kenal dengan sifat sahabatnya yang begitu menjaga, sudah paham dengan maksud itu.

"Ya, ya. Sorry deh sorry. Abisnya kamu cantik bangey sih, pangling aku. Kaya bidadari turun dari kahyangan." canda Ugi lagi.

"Aku pulang ya." kata Maryam mulai ga betah dengan candaan Ugi yang mulai membuatnya tidak nyaman.

"Eh, jangan dong Ma." kata Ugi yang refleks tangannya menarik tangan Maryam, Hingga Maryam hampir jatuh kepelukan Ugi, jarak mereka sangat dekat, dengan seketika mata mereka sempat saling menatap. Namun dengan cepat, Maryam segera berdiri pada posisi semula. Dia melihat ke sekeliling, untungnya masih sepi, sehingga tidak banyak orang melihat adegan memalukan itu.

"Kamu tu Gi, kebiasaan. Jangan pegang tanganku!" Omel Maryam dengan muka marahnya.

"Eh, sorry Ma, refleks." kata Ugi memelas, sambil menelingkupkan kedua tangannya di dada.

"Oya Ma, kamu dah tau belum rencananya FAHRIS mau ngadain reuni sekaligus Rihlah. Kamu ikut ya." kata Ugi memberi informasi yang ternyata Maryam belum tau.

"Oya? Belum tu. Kapan?" tanya Maryam antusias.

"Kemungkinan dua minggu lagi. Kemarin kan ada rapat kecil, katanya kamu pas ada jam kuliah, jadi ga bisa ikut rapat." kata Ugi menyampaikan hasil rapat koordinasi FAHRIS.

"Ow, hari apa Gi?" tanya Maryam.

"Minggu."

"Duh, kok minggu sih? Aku kan ada jam kuliah." kata Maryam mulai ada kerutan kekecewaan.

"Bolos lah sekali-kali." bujuk Ugi.

"Hem... ya liat nanti aja lah." kata Maryam.

"Tapi belum pasti juga lho Ma, karena kebanyakan kalo hari minggu juga pada ada acara sendiri-sendiri."

"Ya kalau bisa, selain hari minggu ya. InshaaAllah aku usahain."

"Okey Ma."

"Ma, aku mau cerita."

Apa?

"Aku putus sama Restu Ma." kata Ugi lesu membuat Mara terkejut.

"Lho? sejak kapan?"

"Sejak kita mulai LDRan, dia ga betah. Trus dia milih orang lain."

"Ow, ya yang sabar. InshaaAllah akan ada yang lebih baik kok." Kata Maryam mencoba memberi semangat.

1
Amin Srgfoo
bagus ceritanya sederhana banget
Dede Dewi: terimakasih kak Amin....😍
total 1 replies
Shila Ibnuhasan
sangat menarik
Hera sasuwe
👍🏻👍🏻👍🏻
Dede Dewi
bagus
ari pudyastuti
cerita yg menarik dn penuh makna yg tersirat dr cerita inii
buat author semngt💪💪💪 teruslah berkarya
Dede Dewi: akhirnya mampir juga dan terimakasih atas dukungannya😍😘
total 2 replies
Hera sasuwe
nyimaak yuup
Dede Dewi: terimakasih atas boom like nya kak... semoga kakak senang dengan cerita ini
total 1 replies
Farida Azizah
So Sweet ka' ceritanya...semangattt buat karya baru lagi yaa...
Dede Dewi: kak,saya sudah buat novel baru lho...
total 2 replies
Farida Azizah
like ka'
Dede Dewi: terimakasih kak... simak novel dede yg lain ya
total 1 replies
ptr_25
up lagi kk.
semangattt berkarya 💪🥰🥰
ptr_25
Yuk semangattt 🥰
ptr_25
uuwww tambah seru thor😘😘

- My Teacher Is Mine-
ptr_25
tambah seru thor😍😍
next

- My Teacher Is Mine-
Dede Dewi
maasyaaAllah terimakasih kak
Dede Dewi
maasyaaAllah. terimakasih kak
ptr_25
triple like
ptr_25
My Teacher Is Mine mampir lagi disini bawa 👍merah thor😍😍
semangattt next 💪💪
ptr_25
semangattt up kk💪💪
My Teacher Is Mine selalu mendukungmu 🥰
Dede Dewi: terimakasih kak...
total 1 replies
ptr_25
hadir kk
next💪💪

- My Teacher Is Mine-
ptr_25
next kk
ptr_25
Ijin promo ya kak. 🥰

yuk mampir di karya aku yang berjudul " My Teacher Is Mine" menceritakan kisah cinta murid dan gurunya.

tinggalkan jejak ya kk🥰🥰💙💙💙
pasti aku feedback 😇😇😇
Dede Dewi: inshaaAllah kak
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!