NovelToon NovelToon
Girls First Love

Girls First Love

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Romansa / Ibu Tiri / Tamat
Popularitas:48.6k
Nilai: 5
Nama Author: dlbtstae_

“ Girls first love”
(Cinta pertama anak perempuan)

Novel ke dua, Girl’s first love - Batista Dela Sale…
Follow instagram : @coretandella_

Mengisahkan tentang dua anak perempuan yang mencari sosok cinta pertamanya.

Dania Rayanza (17) dan Rania Rayanza (4) Keduanya hidup bertiga dengan sang ibu yang kini sakit-sakitan. Hidup yang sulit membuat ibu Rianti tidak bisa berobat dengan baik.

Suatu hari, ibu Rianti tiba-tiba saja mengalami penurunan. Sebelum dirinya pergi meninggalkan kedua putrinya, Ibu Rianti berpesan kepada putri sulungnya untuk pergi mencari keberadaan ayahnya yang diketahui merantau di kota J.

“Dania, tolong jaga adikmu Rania… Pergilah kalian ke kota J. Carilah ayahmu yang pergi merantau disana, temui dia dan hiduplah bersama ayah dan adikmu. Bunda sudah tidak kuat lagi, tolong jaga Rania… “ ucapnya tersendat.

“Rania… putri bunda, maaf bunda tidak bisa menjagamu hingga dewasa. Bunda sayang Rania, bunda sayang Dania… jaga diri kalian baik-baik… “

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dlbtstae_, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kepanikan Dania

Malam harinya, Gama mendatangi rumah mendiang orang tuanya. Wajahnya yang kusut tidak mengurangi ketampanannya. 

Saat menutup pintu mobil, Gama melihat siluet bocah yang melihatnya dari rumah. Gama menoleh, senyum terbit menghiasi wajahnya yang kusut. 

“Daddy… . “ panggilan hangat dari sang putra membuat Gama tak sabar ingin memeluk putra satu-satunya. 

Dibelakang putranya ada Gaga dan Rania yang memegang piring masing-masing. 

“Kalian kenapa keluar ? Ayo masuk, makan lagi ! “ ucap Gama hangat. 

“Ku kila tadi ciapa, tauna  bapakna gales. Lania juga pengen lasana menyambut bapak pulang kelja tapi sayangna bapakna Lania udah nda ada di dunia, “ ucapnya lirih sambil menyendokkan makanan ke dalam mulutnya. 

uhuk ! uhuk ! 

Dania yang mendengar ucapan Rania tersedak  membuat Nella menyodorkan air minum kepada putri angkatnya. 

“Minum dulu nak, “ ucapnya pelan. 

Dania menegakkan minumannya hingga tandas. “terima kasih ma, “

Nella tersenyum “Ayo makan lagi, “. Dania mengangguk, kini mereka melanjutkan makan malamnya. 

Sedangkan di rumah Gama, orang tua Resti sedang menunggu kepulangan Gama. Keduanya baru saja selesai makan malam yang sudah disiapkan oleh asisten rumah tangga. 

“Kemana Gama ? Sudah dua jam kita menunggu disini, dia belum pulang juga ! “ keluh Ibu Mega. 

“Sabar bu, sebentar lagi ! Atau kita cari map yang disembunyikan Resti di ruang kerja Gama ?! “ cetus Bapak Roni. 

Ibu Mega yang tadinya cemberut mendadak sumringah, “ bener pak, ibu hampir lupa tujuan kita datang kemari ! “.

“Ayo, “

Keduanya bergegas bangun dan berjalan ke lantai dua dimana ruang kerja Gama berada. Suasana rumah yang sepi memudahkan kedua suami istri untuk melakukan aksinya. 

“Resti benar-benar ceroboh, menyimpan berkas sepenting itu di ruang kerja suaminya.  Apa dia tidak takut berkas itu akan ditemukan oleh Gama, “ gerutu Ibu Mega. 

Kini keduanya sampai di depan pintu kerja Gama. Bapak Roni dengan tak sabar memegang handle pintu. 

Ceklek ! 

“Nggak dikunci ! “ bisik Bapak Roni. 

“Ayo pak, langsung masuk ! “ ajak Ibu Mega tak sabar. 

Perlahan keduanya masuk ke dalam ruangan kerja Gama. Mata Ibu Mega berbinar saat melihat matanya menatap rak penyimpanan map-map penting. 

“Ayo bu, segera cari map nya ! “ titah Bapak Roni. 

Ibu Mega mengangguk, satu persatu map ia buka namun tak menemukan apa yang ia cari. 

“CK ! Dimana sih Resti nyembunyiin ! “ gerutunya kesal. 

Hingga suara suaminya mengalihkan pandangannya. 

“IBUUUU !! INI ! INI TEMUKAN MAP MILIK RESTI !! “ teriaknya. 

“Mana pak, mana ! Berikan pada ibu, ibu mau lihat !! “ seru Ibu Mega menghampiri suaminya. 

Keduanya membaca surat tes DNA itu, lalu mengangguk puas. “Ayo pak, kita keluar ! “

Pasangan suami istri itu keluar dari ruang kerja menantunya dengan tangan yang menyembunyikan map berisi tes DNA. 

“Akhirnya pak ! Kita dapat surat penting ini !! “ seru Ibu Mega saat keduanya sudah masuk ke dalam kamar. 

“Menantu kita itu sangat bodoh ! “ ucapnya menjelek-jelekan Gama menantunya. 

“Eh, kenapa kita nggak sekalian ambil surat-surat berharga lainnya bu, lumayan untung besar kita malam ini ! “ ucap Bapak Roni. 

“Bapak benar ! Mumpung menantu kita belum pulang, “ ujar Ibu Mega membenarkan ucapan sang suami. 

“Tumben bapak pintar ! “ ucapnya lagi. 

Keduanya kembali bergegas masuk ke dalam ruang kerja Gama. Map yang masih berantakan menjadi sangat berantakan. 

“Ck ! Dimana berkasnya ! Kenapa satupun tidak kita temukan ! “ ucap Ibu Mega berkacak pinggang. 

“Mending kita balik aja ke kamar ! “ ujar Bapak Roni meninggalkan ruang kerja menantunya yang berantakan. 

Ibu Mega menghela nafasnya kesal dan turut mengikuti suaminya. 

Sedangkan di sisi lain, seseorang tertawa terbahak-bahak menonton  sesuatu di ipadnya. 

*

*

*

*

*

*

Tak seperti biasa, sarapan pagi ini dihiasi oleh suara tiga bocah cadel yang mengenakan seragam masing-masing. 

Hari ini Gama akan menyekolahkan Gares ditempat dimana Rania sekolah maka dari itu Rania akan berangkat bersama Gama dan Gares. 

“Rania, hari ini berangkatnya sama Daddy dan Gares ya ! “ ucap Gama. 

Rania yang masih mengunyah makanannya menatap sosok pria yang kini ia panggil  daddy. 

“Siap Daddy ! “ ucapnya belepotan. 

“Telus Gaga belangkat baleng siapa ? “ tanya Gaga  menatap Gama polos. 

“Sama om ! “ sahut Gio. 

Gaga menoleh menatap om bungsunya itu. “Pake motol ? “ tanya Gaga. 

“Terus mau pake apa ? Bajaj ? “ ucap Gio heran. 

Gaga menggeleng ribut, “ nda lah kalau pakai bajaj nda kelen, “.

“ Sudah-sudah, lanjut sarapan kalian ! “ tegur Nella mengelus perutnya yang terasa keram. 

“Mama kenapa ? “ tanya Dania saat melihat wajah Nella yang sesekali terlihat meringis. 

Nella menggeleng namun perutnya kembali merasa mulas. Gio yang melihat istrinya meringis segera mengelus perut istrinya. 

“Sayang, .. “ usapan lembut Gio meredakan kram diperut Nella. 

“Huftttt… “ hela nafas Nella merasakan perutnya yang mulai mereda. 

Tak lama setelah kepergian suaminya, ipar dan anak-anak, kini Nella hanya berdua dengan Dania yang hari ini masuk kuliah siang.  Sehingga pagi ini, Dania bisa menemaninya di rumah. 

“Auhh… “ ringis Nella menyandarkan dirinya di meja kasir. 

“uhhhh, sakit… “ ucapnya lirih. 

Dania yang sedang melayani ibu-ibu pembeli pun menghampiri Nella. 

“Mama kenapa ? Perutnya sakit lagi ? “ tanya Dania panik. 

“Akhhh… shhh” ringis Nell kembali terdengar kali ini Nella mengusap perutnya yang terasa kencang. Bulir keringat membasahi wajah Nella. 

“Bu Nella, sepertinya kontraksi. Apa sudah sering merasakan kontraksi seperti sekarang ini ? “ tanya Bu RT yang kebetulan akan membayar belanjaannya namun, saat melihat wajah pucat Nella, ia segera menghampiri. 

Nella mengangguk sesekali meringis. “ ssshh, sakit ! “.

“AAAA KELUAR !! AAA TURUNNN ! “ pekik Nell tiba-tiba. 

“A–apa yang keluar dan turun ? “ tanya Dania bingung dan panik. 

Iya tak tahu apa yang terjadi, karena waktu bundanya melahirkan adiknya Rania. Dania tengah berada di sekolah. 

“Dann, sepertinya ibu angkat kamu akan segera melahirkan ! “ seru Mama Riza. 

Bu Rt dan Dania menjadi panik, ibu-ibu yang berbelanja langsung mencarikan taksi namun kedatangan Reva membuat Bu RT meminta tolong. 

“Reva tolong anterin Nell ke rumah sakit ! Nella mau melahirkan !! “ ucapnya panik membuat Reva ikut panik. 

Reva segera mengambil mobilnya, sedangkan ibu-ibu yang lain membantu membopong tubuh Nella, Dania berlari masuk kedalam rumah mengambil perlengkapan bayi yang sudah disiapkan jauh-jauh hari. 

“AKKKKHHH SAKITT !! “ teriak Nella mencekram lengan putrinya. Dania meringis perih saat lengannya dicengkram kuat oleh Nella. 

“Aaaaaaaa sakit !! “

“Reva, cepat ! “ ujar Bu RT yang ikut bersama pergi ke rumah sakit untuk mendampingi Nella. 

“AAAAAAAAAAAAA KELUARRRRKANN !! “ teriak Nella panjang bersamaan dengan teriakan heboh Dania. 

“AAAAAAAAA JANINNYA KELUAR !!! “ teriak Dania heboh menahan sakit dilengannya. 

“AAA MASUK DULU !!! MASUKK ! !! NANTI KELUARNYAAA !!! TAHAAAAANNNN !! “ teriak Reva panik saat mendengar teriakan kedua wanita beda usia. Ia menginjak pedal gas agar cepat sampai tujuan. 

“BAYINYA LAHIRRRR SATU DI MOBIL !! “ teriak Ibu RT saat mobil masuk di pelataran rumah sakit. 

“TOLONG !!! “ teriak Bu RT panik setelah turun dari mobil.

Beberapa perawat dan dokter datang membawa brankar. Mereka langsung bergegas menghampiri mobil Reva dan segera memindahkan Nella dan bayinya yang sudah dulu lahir di dalam mobil. 

Baru saja memindahkan Nella di atas brankar. Kepanikan heboh kembali terjadi. Bayi kedua Nella lahir disaat Nella sudah berada di atas brankar. 

“Aaa janinnya keluar ! tolong selamatkan janinnya jangan sampai nggak jadi bayi !! “ teriak Dania panik tanpa tahu ucapannya membuat beberapa perawat dan dokter menahan tawa. 

...***...

Jangan lupa dukungannya.🥰

1
Lilik Lailiyah
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Nunik Andariyani
Buruk
sendy kiki
ko karya sebelumnya hilang y . malah ganti cerita baru..

Kaka cerita Rania ga di lanjut sih??🤔 konsisten dunk KA.
sendy kiki
ko cerita y ga lanjut?malah buka lapak baru ...beresin ini dulu Kaka..nungguin sekian lama
sendy kiki
up kaka,,bocil Gaga dan gares kemana ni??apa masih tinggal dengan Rania kah?Gaga kan ortu di penjara.. gares mungkin mansion papa gama dan mommy Reva.
A R
🤣🤣🤣🤣
sendy kiki
akhirnya nunggu beberapa bulan. di lanjut seneng baca y lanjut Kaka kang3n comel cadel Rania,Gaga,,para bocil Laen y.
sendy kiki: ya KA yang penting di lanjut cerita Rania dkk y.
total 2 replies
ilyas Baihaqi
Luar biasa
Kiki
ka,ko tiba tiba tamat sih ..perasaan cerita gantung ..mohon dunk ka di lanjut
Meryska Putry Ibrahim Dako
up bxk2 dong
A R
akhirnya dania sadar jg 😭
A R
😂😅
Kiki
ka cerita Rania ko ga di lanjut knp???
sendy kiki
gimana ni Kaka ko ga dilanjut sih??katanya kan mau beresin Rania gemoyi dkk tamat. ayo dunk Kaka?
A R
itu yg nyelakain dania si gadis kan ya. napa jahat bgt sih
☘️💮Jasmine 🌸🍀
lnjut thor
☘️💮Jasmine 🌸🍀
gemes banget ni boch ...lope" dech aku
Kiki
up selalu Kaka 🌹🌹🌹 tenang favorit
DISTYA ANGGRA MELANI
Kok blm ada di karya kakak???
DISTYA ANGGRA MELANI: Owalh tak tunggu " dri kmrin kok gak muncul"
total 2 replies
ovi
lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!