NovelToon NovelToon
Suami Brondong Posesif

Suami Brondong Posesif

Status: sedang berlangsung
Genre:Berondong / Janda / Beda Usia / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa
Popularitas:164.1k
Nilai: 5
Nama Author: Herfika Safitri

Pesan terakhir dari sang kakak membuatnya terpaksa menikahi mantan kakak iparnya yang tak lain adalah istri dari Almarhum sang kakak.

Tidak mudah memang untuk mengikhlaskan seseorang yang sudah lama bertahta di hatinya begitu juga halnya dengan menerima sebuah kenyataan baru dalam hidupnya menjadi istri dari adik iparnya sendiri.


Bagaimana mereka mampu bertahan dengan pernikahan yang dipaksakan ataukah mereka akan mencari jalan masing-masing dan mengabaikan pesan terakhir orang yang mereka sayangi.

Baca yuk cerita mereka 😉🤍

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Herfika Safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ryans'Cafetarian

****************

................

****************

Sinar matahari pagi ini adalah pertanda dari awal kehidupan rumah tangga Ryan dan Rania. Sepasang kekasih yang sudah halal itu masih bergelung di dalam selimut.

Setelah sholat subuh mereka kembali melakukan aktifitas panas di ranjang cinta penuh kehangatan. Ya pemuda brondong mantan perjaka itu seakan candu karena sudah merasakan nikmatnya surga dunia bersama sang istri.

Rania juga pasrah saja karena ia juga sangat menikmati setiap sentuhan yang diberikan suami brondongnya itu begitu memabukkan.

Dan sekarang mereka berdua masih terlelap di bawah selimut padahal matahari sudah tinggi. Dan teriknya tidak sedikitpun menganggu sepasang suami istri yang masih larut dalam selimut itu.

Tepat pukul 09.00 pagi Rania yang merasa perutnya lapar dan tenggorokannya terasa kering. Rania membuka matanya ia menoleh ke samping dia melihat wajah tenang sang suami yang menghadap padanya.

Tangan sang suami masih setia memeluk pinggangnya, Rania menatap lekat pria remaja mantan perjaka yang ternyata bisa membuatnya jatuh cinta.

"Hmm kenapa dilihatin aja bee nggak adakah morning kiss untuk suami tampanmu ini" dengan mata terpejam Ryan mengoda istrinya.

"Ih Abang ternyata udah bagun dari tadi" Rania yang tertangkap basah memandangi wajah sang suami.

Ryan membuka matanya menatap indahnya wajah sang istri yang begitu membuatnya jatuh cinta kepada sang istri.

Krrruuuuukkk...kruuukkk

Suara perut sang istri membuat Ryan tergelak,Ryan segera bangun dan mengangkat sang istri ke kamar mandi.

"Ayo mandi dulu bee itu cacing di perut sudah mendemo ingin di isi" Ucap Ryan sambil mencium kening sang istri.

Setelah selesai dengan drama pagi Ryan dan Rania ingin sarapan yang sudah kesiangan itu di suatu tempat yang mungkin menjadi kejutan oleh Rania.

"Memangnya mau sarapan dan makan siang dimana bang hari ini kita ada janji ketemu klien butik bang" Tanya Rania sembari mengingatkan janji temunya.

"Kliennya cowok apa cewek bee" Tanya Ryan yang mulai keluar keposesifannya pada sang istri.

"Yang selama ini menghubungi ku namanya mbak Hana bang tapi kata mbak Hana itu yang akan menemuiku nanti itu CEO dan asisstennya ibu bella dan Pak Alvin" jawab Rania jujur.

"Jadi ada cowok juga, ya sudah nanti abang masuk ya nggak mau abang sampai kamu di lirik sama cowok lain bee" Rania mengulum senyumnya ia suka suami brondongnya mulai posesif begini artinya suami brondongnya itu cinta padanya.

"Iya Abang sayang,jadi kita mau kemana" Kembali lagi Rania bertanya sembari mengelus rahang sang suami.

"Ke cafe Abang aja kita bisa sarapan dan makan siang disana bee sekalian abang kenalin sama anak-anak di cafe kalau kamu istri Abang" ucap Ryan santai

"Cafe Abang, abang punya cafe" Rania shock dan tak menyangka suami brondongnya yang notabennya baru lulus SMA sudah memiliki cafe.

Ryan yang paham akan keterkejutan sang istri lalu ia rangkul sang istri duduk di sofa ruang tamu lalu menjelaskan kepada sang istri tentang cafenya.

"Benar bee, cafe itu masih baru baru jalan 8 bulan lalu abang kasih tahu itu karena kamu sekarang istri abang jadi kamu wajib tahu semua mengenai Abang bee"

"Apakah ibu bapak dan Rina tahu akan hal itu bang soalnya aku nggak pernah dengar bapak dan ibu bicara tentang cafe abang"

"Mereka tidak ada yang tahu akan hal itu bee yang tahu hanya Abang, Kevin, Adit dan Andre" Dan mantan suami kamu yang tak lain adalah kakak kandungku yang sudah tiada ucap Ryan dalam hati.

"Kenapa bang"

"Ada alasan abang nggak cerita dengan Ibu,Bapak dan Rina sekali pun. Maafkan keluarga abang yang selalu saja memanfaatkan mu abang rasanya malu bee"

"Nggak bang, abang nggak boleh begitu bagaimana pun ibu, bapak dan Rina adalah keluargaku juga tidak masalah bang selagi ada aku akan tetap membantu"

"Kamu terlalu baik bee, sudah yaa kalau ibu minta-minta uang jangan di kasih yaa aku nggak mau ngajarin ibu keterusan boros dan minta-minta begitu" ucap Ryan.

"Iya Abang, aku nurut perintah suami"

"Ya sudah katanya udah lapar ayo kita jalan, pakai mobil kamu saja bee ini udah siang dan nanti ada janji juga kan kalau pakai motor panas bee kasihan wanita cantikku ini kepanasan" Ucap Ryan sambil mengedipkan matanya pada Rania.

Ryan sudah memanaskan mesin mobil sport BMW M4 Coupe Competition berwarna putih itu segera memajukan mobil keluar pagar. Ia sudah berpesan pada sang istri akan menunggu di luar setelah sang istri memasukan beberapa sampel desian miliknya mengunci garasi dan pintu rumah.

Ketika semua tidak ada yang kelewatan Rania kemudian masuk kedalam mobil dengan sang suami yang sudah duduk di kursi kemudi.

Tak menunggu lama ternyata cafe milik sang suami tidak jauh dari kediaman mereka hanya memakan waktu 20 menit mereka sudah sampai di bangunan cafe dua lantai dengan suasana Bohemian.

Ryans'Cafetarian itulah tulisan yang terpampang jelas saat memasuki cafe tersebut.

"Ayo bee masuk" Ryan mengandeng tangan sang istri tanpa malu ia sangat nyaman bersama sang istri.

Saat masuk mereka di sambut oleh seorang pelayan yang membukakan pintu dengan ramah menyapa mereka berdua.

Setelah memilih meja di pojokan yang dekat dengan jendela seseorang menghampiri mereka berdua.

"Selamat pagi bos, tumben sekali mampir ke cafe bos" Sapa Liam yang merupakan orang kepercayaan Ryan di cafe ini.

"Ya aku dan istri ku ingin makan disini tolong siapkan Liam menu spesial untuk istriku" Jawab Ryan dengan wajah dingin dan datarnya.

"Wah siap bos, ternyata bos datang dengan bu boss toh di tunggu yaa bos pesanan segera tiba" sahut Liam antusias.

"Dia siapa bang kok kelihatan akrab banget sama abang" Tanya Rania ketika Liam sudah hilang dari hadapan mereka berdua.

"Namanya William tapi panggilannya Liam dia anak yatim piatu Bee umurnya kurang lebih sama dengan abang dia kerja sambil sekolah dulunya abang ketemu dia di jalanan"

"Lalu abang percaya begitu saja dengan orang asing bang sampai memberikannya pekerjaan" Rania ingin tahu karena suaminya itu terlalu baik menurutnya.

"Abang paling susah percaya dengan orang lain bee, dia kenapa bisa abang percaya karena memang anaknya tulus dan pekerja keras selama dua bulan dia siap nggak di gaji asalkan cafe ini bisa berjalan"

"Masud abang dia rela nggak di gaji gitu" Di balas anggukan kepala oleh sang suami.

"Saat awal cafe ini berjalan dia lah yang banyak membantu untuk promosi dan lain-lain dia itu terkenal di sosial media bee" jawab Sang suami.

Tak terasa makanan mereka datang dengan lahap pasangan suami istri itu melahap dengah tuntas.

Setelahnya Ryan memperkenalkan sang istri pada semua pegawainya, mereka juga senang boss mereka sudah menikah dan mendapatkan wanita yang baik.

Singkat cerita mereka sudah meninggalkan cafe milik Ryan dan mereka meluncur ke salah satu resto terkenal di ibu kota. Tempat dimana Rania berjanji temu dengan pemilik butik.

Saat masuk Rania dan Ryan sudah di arahkan oleh seorang pelayan yang mengantarkan mereka ke meja reservasi atas nama tuan Alvin.

Ryan dan Rania duduk sambil mengamati ruangan VIP tersebut. Sepertinya akan ada badai besar yang akan datang firasat Rania yang hanya gumamkan di dalam hatinya saja.

Cklek...

Pintu ruangan VIP itu dibuka oleh seorang pemuda dengan setelan jas dan di belakangnya ada sosok yang sangat membekas di hatinya, sosok wanita paruh baya yang terlihat berkelas sekali.

"Apa itu bunda bang"bisiknya seraya menggenggam tangan sang suami.

"Mana bunda bee" Ryan pun menoleh pada sang istri yang menatap kedatangan dua orang beda usia itu.

"Maaf menunggu lama nona Rania, saya Alvin" ucap Alvin mengulurkan tangan pada Rania.

Ryan yang melihat itu tentu saja tidak mau sang istri bersentuhan dengan pria lain segera ia meraih tangan Alvin seraya berkata.

"Tidak masalah tuan Alvin, saya Ryan suami dari Rania" sahut Ryan sopan. Rania senang sang suami pengertian sekali, karena Rania memang tidak nyaman dengan kehadiran pria lain disini.

"Perkenalkan ini Bu Bella pemilik butik Bellas boutique" Lanjut Alvin memperkenalkan Bella.

"Vin kami bisa keluar sekarang" titah Bella pada sang asisten

Bella menghadap kembali kepada Rania sambil membuka kacamata hitam yang bertengger di hidungnya itu.

Deg

"Rania" sapa Bella dengan gugup

"Bunda"ucapan Rania sembari mata yang sudah berkaca-kaca.

"Bukan nak, ini tante Bella nak saudara kembar bunda kamu" Ucap bella sontak membuat Ryan dan Rania kaget, ketika sang empu berdiri di sebelahnya lalu bersujud di hadapan Rania.

"Maafkan tante yang lalai dan ego yang terlalu tinggi membuat Bellia tiada" ucap Bella Lirih

Deg

...****************...

......................

...****************...

1
Qaisaa Nazarudin
Heran aja aku di mana2 novel gampang banget sicewek tidur dimana2 aja,Apa lagi dlm mobil,mending kalo lagi sama suami,lha ini kadang sama pacar atau sahabat,gak takut tuh kalo terjadi apa2,Bisa aja kan kalo lelaki khilaf..ckk
Qaisaa Nazarudin
Semoga Ressa bukan duri dlm daging dalam RT Rania dan Ryan ya..
Qaisaa Nazarudin
Oh i see.. ternyata keluarga Rania tho..ku pikir siapa tadi..
Qaisaa Nazarudin
GILA..Hanya karena seorang lelaki yg belum tentu setia,seorang anak sanggup mengorbankan Ortu dan darah daging sendiri..ckck..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwkwk gak kebayang aku,Hubungan mereka ini seperti apa, Biasanya ku baca jarak umur dari jarak yg dekat sampai jarak umur yg paling jauh,belasan tahun,tapi biasanya cowoknya ketuaan,duda tanpa anak sampai lah duda beranak pinak,lha ini baru pertama ku baca yg beda wanitanya yg terlalu jauh,biasanya beda 3-4 tahun aja gitu..lha ini belasan tahun ya,Rania 29 tahun,Ryan 17 tahun..aduh..🤭🤭
Qaisaa Nazarudin
Astaga ribet banget sih..
Qaisaa Nazarudin
Ini bawak motor apa mobil sih 40km/jam??? Mobil sport lagi 😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Jangan gitu gampang lunasinnya,Harusnya ada hitam atas putih sebagai bukti lho..
Qaisaa Nazarudin
Astaga,Kenapa seolah Rania yg jadi tulang punggung mereka??
Qaisaa Nazarudin
Pacaran setelah menikah,Ala anak abegeh..🤣🤣😜
Qaisaa Nazarudin
Rania 29 tahun?? ku kira masih 23-24 tahun gitu,Rehan kan 28 tahun..
Qaisaa Nazarudin
Woooww pantesan Keluarga Rehan gak mau lepasin Rania, Ternyata Rania kaya lho..😄
Qaisaa Nazarudin
Kenapa harus Terkejut?? Apa saat nikah dengan Rehan,Rehan ngelakuin seperti yg Ryan lakuin ya?? 🤔🤔
Qaisaa Nazarudin
Bagus,Aku suka sikap TEGAS nya Ryan,Gak bertele-tele..👍👍
Qaisaa Nazarudin
Ku pikir sikapnya Ryan kayak Remaja nakal pada umumnya..Eh ternyata aku salah,Semoga aja Ryan emang bisa nerima Rania dgn baik dan Tulus..
Qaisaa Nazarudin
Baru baca Alur novel yang bukan kisah dan Drama SULTAN..
Qaisaa Nazarudin
Alhamdulillah mereka menerima dengan tangan terbuka..
Qaisaa Nazarudin
Jauh dari Ekspektasi aku, Untung langsung videonya,kupikir amanat cuman melalui kata-kata,Takutnya mereka gak percaya apa gimana gitu..
Qaisaa Nazarudin
Duh aku yg ikut deg degan nih,Apa keluarga nya setuju, Terutama Rania?
Qaisaa Nazarudin
Pasti kakaknya menyuruh Ryan buat Nikahin Rania kan,Duhh harus ya gitu banget,Padahal Ryan juga masih abegeh banget,Perjalanan hidupnya masih panjang,Rania juga pasti bisa mencari lelaki yg tulus bisa menerima keadaannya,jadi Kenapa dengan Ryan??
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!