NovelToon NovelToon
The Extraordinary Twins

The Extraordinary Twins

Status: tamat
Genre:Single Mom / Anak Genius / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:44.2k
Nilai: 5
Nama Author: Auraliv

Karena ingin mendapatkan uang yang banyak, Brian nekat menculik bayi kembar crazy rich seorang janda bernama Diva. Brian sendiri tak tahu kalau bayi kembar yang diculiknya adalah anaknya sendiri atas hasil kesalahan semalam.

Awalnya Brian mengira semuanya bisa dilakukan dengan mudah, tetapi pada kenyataannya tidak. Bayi kembar Aron dan Alan bukanlah bayi biasa. Meski baru berusia 9 bulan, mereka sudah sangat pintar dan membuat Brian kewalahan.

Siapa yang menduga? Penculikan yang dilakukan Brian justru membawanya lebih dekat dengan si kembar sekaligus ibu mereka. Bagaimana kelanjutan kisah mereka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auraliv, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 - Tertembak

...༻⎚༺...

"Ba-bagaimana ini?" bisik Diva yang tergagap.

"Tenanglah. Sepertinya aku punya ide," sahut Brian.

"Apa?" Diva kembali bertanya.

"Kau akan tahu nanti," tanggap Brian. Dia dan Diva segera di giring keluar kamar. Mereka di kumpulkan di ruang tengah.

Hening menyelimuti suasana. Para anak buah Jax Jones berusaha mengambil Alan dan Aron.

"Serahkan anak itu pada kami! Atau kalian semua kami bunuh!" ancam salah satu anak buah Jax Jones. Namanya adalah Felix.

"Atas dasar apa kalian mau mengambil kedua anak kembar ini? Apa kalian pikir mereka adalah anaknya Jax Jones?" Brian segera angkat suara.

"Ya! Dia adalah anak Jax Jones dan Clara! Beraninya kalian mengambil kedua anak itu!" balas Felix.

"Ada kesalahpahaman di sini. Karena si kembar bukanlah anak Jax Jones dan Clara. Justru merekalah yang sudah menculik si kembar dari orang tua kandungnya sendiri!" tegas Brian.

"Omong kosong! Kau pikir aku percaya?! Cepat serahkan kedua bayinya pada kami!" Felix menyuruh rekannya untuk merampas Alan dari gendongan Diva.

"Tidak! Jangan ambil anakku!" Diva mempererat pegangannya. Dia tak akan membiarkan orang-orang jahat itu mengambil anaknya lagi.

Karena keributan yang terjadi, bayi Alan dan Aron sontak menangis. Mereka bahkan membalas memegang erat orang yang menggendong. Alan memegang erat Diva, sementara Aron berpegang erat pada Brian.

"Jika kau ingin membawanya, maka aku juga harus ikut!" ujar Diva bertekad.

"Kau mau ikut? Tentu saja boleh. Kami akan dapat banyak uang jika menjual wanita sepertimu! Haha!" tanggap Felix sambil berkacak pinggang.

"Kurang ajar!" umpat Brian. Entah kenapa dia marah sekali mendengar harga diri Diva diremehkan oleh Felix.

Karena tersungut amarah, Brian layangkan tendangan ke arah dua orang yang mencoba mengambil Alan dari Diva. Brian melakukannya sambil masih menggendong Aron di satu tangannya. Dengan cepat dia rebut sebuah pistol dari salah satu anak buah Jax Jones.

Dor!

Dor!

Dor!

Brian layangkan tembakan bertubi-tubi pada semua anak buah Jax Jones. Semua orang segera berlarian dan berlindung di tempat tertutup.

"Aaarkh!" Sementara Diva dan para pelayannya reflek berteriak. Karena sangat ketakutan, Diva akhirnya memutuskan menelepon polisi.

Akibat keberanian Brian, serangan anak buah Jax Jones jadi kacau balau. Felix yang merupakan pimpinan dari kelompok itu sangat marah. Dia tidak berhenti mencoba menembak ke arah Brian.

Sementara Brian, dia berusaha menghindar dan melindungi Aron sebisa mungkin. Jujur saja, tembakan tak terduganya tadi sukses menumbangkan hampir semua para anak buah Jax Jones.

Felix dan dua rekannya yang tersisa, masih mencoba bertahan. Namun mereka harus menyerah saat terdengar suara sirine mobil polisi dari luar.

"Awas kau! Aku akan mengingat semua ini! Jax Jones tidak akan melepaskan kalian!" itulah kalimat yang diucapkan Felix sebelum melarikan diri.

Brian mendengus lega. Dia segera menyerahkan Aron pada salah satu baby sitter.

"Papa!" seru Aron dengan wajah sedihnya ketika Brian menyerahkannya.

Brian meringiskan wajah. Dia menyentuh area perutnya. Dirinya merasakan nyeri yang teramat kuat di sana.

"Brian!" Diva bergegas menghampiri Brian. Bagaimana tidak? Perut Brian terlihat mengeluarkan darah banyak sekali.

Kala itu para polisi sudah masuk ke rumah dan melakukan pengamanan sebisa mungkin. Termasuk membantu Diva untuk membawa Brian ke rumah sakit. Lelaki itu ternyata terkena tembakan di area perutnya.

...***...

Kini Diva berada di rumah sakit. Dia menunggu proses operasi Brian di unit gawat darurat. Sedangkan Alan dan Aron dirinya titipkan ke rumah orang tuanya.

Diva cemas sekali. Untuk kedua kalinya, Brian mempertaruhkan nyawanya demi Alan dan Aron.

"Aku tidak seharusnya menghina dia. Ternyata dia lelaki yang bertanggung jawab," gumam Diva.

Setelah tiga jam menanti, akhirnya operasi Brian selesai. Untung saja operasi tersebut berjalan dengan baik. Sementara Brian akan dipindahkan ke salah satu kamar yang sudah dipesankan Diva.

Keadaan Brian masih belum sadarkan diri. Dia ditemani oleh Diva yang sejak tadi terus bersamanya.

Karena mengantuk, Diva tak sengaja tertidur di samping Brian. Beberapa saat setelah itu, Brian pun terbangun.

Atensi Brian tentu langsung tertuju ke arah Diva. Ia sempat kaget. Namun meskipun begitu, entah kenapa Brian merasa senang melihat Diva yang terasa peduli kepadanya.

"Aku pasti membuatnya cemas lagi," ucap Brian seraya tersenyum tipis. Dia memandangi wajah Diva lamat-lamat.

Brian terkesiap. Jantungnya bahkan memberikan sensasi debaran yang tak pernah dirinya rasakan sebelumnya.

Perlahan atensi Brian mulai tertuju ke bibir merah Diva. Bibir indah dan semerah buah cerry itu membuatnya tergoda. Entah kenapa Brian terdorong ingin mencium bibir Diva.

Brian mulai mendekatkan wajahnya ke wajah Diva. Dia melakukannya dengan pelan.

1
Diana Susanti
mantab
Diana Susanti
tapi Aron mungkin bakat dr Brian
Diana Susanti
lanjut kak mantab 👍👍👍👍👍
Diana Susanti
hahahaha 😝😝😝
Diana Susanti
nah Bram asli GIMANA kabarnya
Diana Susanti
makasih juga kak,,, semangat terus yaa 💪💪💪💪💪💪💪💪
dian
please lanjut
Alya Yuni
Ala prmpuan ko mabok mkanya jngn mnm mabok mcm orng gila
Diana Susanti
sapa yaaa
Diana Susanti
grazy up nya kak
dian
keren ceritanya
dian
keren
Diana Susanti
iya kak gpp semangat terus
dian
ayo dong up author keren bukunya
Diana Susanti
diva jng egois doong
dian
keren lanjutkan
Diana Susanti
kamu bukan saja menciumi bibir diva tapi sampai membuat bayi diperut diva Brian
Diana Susanti
hahahaha 😝😝😝 Ok kak,,, kutunggu semangat terus yaa 💪💪💪💪
dian
ceritanya bagus tolong sering up
dian
lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!