Diculik dan dijadikan tawanan oleh seorang pria asing tanpa alasan yang jelas!
Itulah yang dialami oleh gadis mungil bernama Kyla Roselani, wanita berusia 18 tahun itu harus menerima nasib naas dan diculik oleh seseorang yang tak ia kenali. Kejadian itu membuat Kyla harus hidup dalam lubang penderitaan yang amat besar, ia ditahan dan dijadikan pelampiasan gairah oleh seorang pria tua bernama Arsen.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon patrickgansuwu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 23. Menyesal?
"Eengghh ah ahh..."
Lenguhan panjang itu mengakhiri pergumulan panas yang dilakukan antara Arsen dan Kyla saat ini di rumah baru mereka, ya baik Arsen maupun Kyla sama-sama tergeletak lemas di atas ranjang setelah permainan yang cukup lama mereka lakukan itu. Bahkan, Arsen tak memberi jeda bagi Kyla untuk beristirahat dan terus menggempur gadis itu sampai malam seperti ini.
"Haaaahh haaaahh..." dengan cepat Kyla mengatur nafasnya, berusaha tenang walau tubuhnya sudah sangat lemas.
"Kyla, kamu enak banget! Saya makin candu sama punya kamu yang sempit dan legit itu, sepertinya saya gak mungkin bisa lepaskan kamu gitu aja. Saya mau kamu jadi milik saya," batin Arsen.
Tanpa sadar, Arsen menggerakkan tangannya untuk mengusap puncak kepala sang gadis. Ia juga menyeka keringat di dahi Kyla yang saat ini terbaring tepat di sebelahnya, Arsen memang sering bermain dengan wanita, tetapi baru kali ini ia menemukan sosok wanita seperti Kyla yang begitu menggoda.
"Dad, aku capek. Boleh ya aku istirahat dulu sebentar? Kita kan udah lakuin ini daritadi, aku gak kuat lagi kalau harus ngelayanin daddy nanti," ucap Kyla lirih.
Arsen tersenyum dibuatnya, "It's okay baby, kita istirahat sekarang!" singkatnya.
Kyla sangat senang mendengarnya, akhirnya setelah sekian lama ia dapat beristirahat dengan tenang tanpa diganggu oleh Arsen. Sontak Kyla langsung saja memejamkan matanya kali ini, karena rasa kantuk yang sudah begitu menyerangnya akibat permainan liar sang daddy.
Arsen sendiri hanya terdiam mengamati wajah Kyla yang terpejam di dekatnya itu, ia meneruskan usapan lembutnya pada puncak kepala Kyla seolah tengah menidurkan putrinya. Arsen sama sekali tak menyangka, kalau ia akan menjadi pria yang begitu bejat dengan menyandra seorang gadis kecil seperti Kyla.
Tetes air mata mengalir membasahi pipinya, entah mengapa ia menyesal karena telah menculik dan menyekap Kyla disana. Padahal, ia tahu sekali kalau Kyla masih kecil dan tidak pantas untuk dijadikan gadis mainannya seperti para wanita lain.
"Maafkan saya, Kyla! Saya udah bikin masa depan kamu hancur dengan melakukan ini sama kamu, tapi saya gak mungkin bisa lepaskan kamu kali ini!" batinnya.
Arsen lalu mendekat dan mengecup kening Kyla dengan hangat, cukup lama ia menempelkan bibirnya disana sembari mengusap lembut puncak kepalanya sebagai tanda bahwa ia begitu menyayangi Kyla.
Cup!
Setelahnya, Arsen bangkit dan menaikkan selimut menutupi tubuh polos gadisnya. Ya Kyla tertidur dalam keadaan seperti itu, karena tenaganya sudah habis dan begitu lelah akibat permainan panas tadi. Arsen pun tak mempermasalahkan itu, lagipula ia sudah terpuaskan olehnya.
"Selamat tidur Kyla, mimpi indah ya!" ucap Arsen lirih seraya memakai semula seluruh pakaiannya disana.
Ia berjalan keluar kali ini dari kamar wanita itu, tak lupa ia mematikan lampu dan juga menutup pintu kamar tersebut agar Kyla bisa lebih leluasa beristirahat.
Kini Arsen meneruskan langkahnya menuruni tangga menuju lantai dasar rumah barunya itu, ia menemui seorang pelayan disana yang ia tugaskan untuk menjaga Kyla dan memastikan wanita itu dalam keadaan baik-baik saja selama ia tidak disana.
"Bik Kinar, tolong bibik jaga Kyla dengan baik ya! Dia lagi tidur sekarang, jangan sampai dia kabur dari sini!" titah Arsen.
"Ba-baik tuan Arsen, saya akan jaga nona Kyla dengan baik!" ucap Kinar patuh.
"Bagus, kalo gitu saya mau pergi dulu. Kalau Kyla bangun nanti, bilang aja saya lagi ada urusan sebentar di luar. Ingat ya bik, jaga Kyla baik-baik!" ucap Arsen.
"Siap tuan!"
Arsen pun percaya pada pelayannya itu, ia langsung memilih pergi dari sana untuk kembali ke rumah lamanya. Ya hari sudah larut, tak mungkin jika Arsen menetap disana karena pasti akan membuat mamanya curiga nanti.
...~Bersambung~...
...JANGAN LUPA LIKE+KOMEN YA GES YA!!!...
lanjut part 2 ya Thor ❤️ untuk mi