meyla yg jadi bunda dadakan aira gadis kecil yg akan berujung cinta dan jodoh pada papi nya sendiri
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kemping
Vikka dan Meyla masih belum beranjak dari tempat mereka duduk.
" Mey aku cuma mau kasih kamu saran aja. kenapa kamu gk coba kasih Tuan Andra kesempatan dan juga memaafkan nya" kata Vikka.
" Entahlah vikk. Aku hanya ingin menjaga hatiku. Aku takut tak bisa menahan perasaanku padanya. Aku takut akan terluka lagi. Aku takut.. " Meyla tk kuasa lagi menahan air matanya.
Bukan hal mudah bagi meyla yg harus memndam rasa cinta nya. Tapi apalah daya Dia gk bisa berbuat apa apa.. Dia terlalu kecewa.
Vikka yg melihat Meyla menangis langsung memeluknya.. Vikka tau betul apa yg dirasakan sahabatnya itu. Dia juga tau bagaimana Meyla melewati rintangan hidup yg tk mudah..
"Mey. kamu gk usah takut. kamu dengerin apa kata hatimu.. apa kamu rela kalau nanti Tuan Andra malah memilih wanita lain" Vikka mulai memprovokasi Meyla. Walau Vikka tau yg dikatakan nya tak mungkin terjadi. Karna menurut cerita dari kekasihnya Andra adalah tipe org setia. Bahkan untuk bisa berpaling dari almarhum istrinya saja butuh waktu 6 tahun. Dan hanya Meyla yg bisa membuat Andra berpaling.
Meyla diam Dia bingung harus berbuat apa. Di satu sisi Meyla sangat mencintai Andra. Tapi disisi lain Dia sangat kecewa dengan semua yg Andra lakukan.
" kamu fikrkan baik baik. sebelum mengambil keputusan " ucap Vikka menasehati..
..................
Setelah pembicaraan nya dengan Vikka waktu itu Meyla jadi pendiam dan tertutup.. Entah apa yg sedang di fikirkan nya. hanya Dia yg tau.
Hari ini seperti biasa Meyla selalu menunggu Aira di depan gerbang sekolahnya sebelum meyla pergi ke kampus.
Tak berapa lama datang mobil mewah milik Andra. Hari ini Aira kembali di antarkan papi nya karna supir nya belum kembali..
Aira segera berlari langsung memeluk Meyla yg telah berjongkok untuk mensejajari tubuh Aira.
"Gimana PR nya sayang udah kamu kerjakan?" tanya Meyla lembut
" sudah dong Bunda. Aira kan rajin. lagian bentar lagi Aira masuk SD lho Bunda" jawab Aira menggemaskan
"hahaha... kamu ini lucu sekali. iya anak Bunda kan emang yg paling hebat " kata Meyla sambil mengacungkan jempol nya. Aira dan Meyla tertawa bersama..
Andra yg melihat adegan mereka hanya bisa tersenyum..
'Betapa bodoh nya aku yg udah menyia nyia kan wanita seperti Meyla yg bisa tulus menyayangi putri ku. Wanita secantik dan sebaik Meyla seharusnya aku bahagiakan bukan aku kecewakan.. Pokoknya aku berjanji akan membuat kamu bahagia Meyla. Aku akan menebus semua kesalahan ku selama ini ' Andra berbicara dalam hati.
Setelah Aira masuk ke kelas Meyla segera beranjak pergi ke kampus nya..
"Mey biar aku antar ya" kata Andra yg mencoba mensejajari langkah Meyla..
" Tidak usah. kampus ku dekat tuh dari sini aja keliatan. Dan aku bisa jalan sendiri" ucap Meyla acuh seraya telunjuknya menunjukan ke arah kampusnga yg terlihat dari sana.
Andra diam tapi masih terus mengikuti langkah Meyla. Rupanya Dia belum menyerah meskipun Meyla acuh padanya.
"kenapa anda masih mengikuti saya Tuan? saya bisa jalan sendiri tak perlu anda temani" kata Meyla kesal
"Aku tidak mengikuti mu. Aku juga ingin kesana. apa kamu lupa aku adalah pemilik kampus itu" jawab Andra santai
" Tapi anda kan bisa pakai mobil anda tk perlu jalan kaki. kenapa mobil anda malah ditinggalkan di sana" Meyla sudah mulai emosi.
'kalau kamu terus terusan ada di dekat aku bagaimana aku bisa lupakan kamu. ' batin meyla frustasi
" Aku hanya ingin sedikit olah raga saja jalan jalan pagi kan sehat " jawab Andra tersenyum manis.
"TERSERAH" ucap Meyla dengan nada sedikit meninggi dan segera mempercepat langkah nya mendahului Andra.
'aduh pliss jangan tersenyum seperti itu padaku. jantungku juga kenapa kamu harus berdebar debar hanya meliahat senyumnya saja. Akhhh. ' Meyla membatin frustasi.
Andra tak mau menyerah dia terus menyusul Meyla sampai ke kampus nya. Dia juga lupa kalau Dia harus ke kantor. Untung Dia bos nya jadi bebas 😂😂.
Sesampainya di kampus Meyla yg ingin segera masuk ke kelasnya di kagetkan dengan suara nyaring yg memanggil namanya.
" Meylaaaaa" teriak Lidya
Meyla menoleh ke belakang terlihat Lidya yg tengah berlari ke aranya.
"Ada apa teriak teriak. Berisik tau" Meyla sewot saat Lidya sudah ada di depan nya.
"ini aku mau ngasih brosur ini. kampus kita mau ngadain kemping. kamu mau ikut gak?" tanya Ldya yg masih ngos ngosan karna berlari.
Meyla mengambil brosur yg di tangan Lidya dan membaca nya. Meyla sangat antusias saat mendengar kata 'kemping'. Karna Dia selalu suka dengan keadaan yg sejuk dan tenang.
" oke aku mau ikut. aku juga mau ajak Vikka biar ada temennya" jawab meyla riang sambil mengembalikan brosur itu padan Lidya.
" oke kalau kamu ikut aku juga mau ikut. jadi kita bisa setenda" jawab Lidya tk kalah riang..
Akhirnya mereka berjalan menuju kelas mereka..
Andra hanya tersenyum jahil mendengar apa yg di bicarakan mereka. Entah apa yg Dia rencanakan. hanya dia yg tau.
lanjutkan ceritanya dong
ngak seru ngak ada kelanjutannya 🥵🥵🥵