NovelToon NovelToon
Lady In Waiting

Lady In Waiting

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:434.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: kumala Nainggolan

seandainya suara - suara semangat di ujung Telepon sana, bisa aku tukar dengan kata "Hallo " dari Ibuku,mungkin akulah wanita yang paling berbahagia didetik ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kumala Nainggolan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

NYONYA ROBERT

Ini adalah hari ke Empat belas Meilin pergi berangkat kerja dan membawa Motornyanya sendiri.

Sepertinya Meilin sudah mulai melupakan sedikit demi sedikit kesedihan atas pindahnya Yuyun bekerja ke Jakarta.

Ia sudah mulai membiasakan melakukannya semuanya sendiri.

Sama seperti ketika ia dulu masih bersama Orang Tuanya . Ia dituntut untuk mandiri dan melakukan hampir semua hal sendiri.

Ini kali pertama Meilin makan siang sejak Yuyun pergi.

Di hari yang lalu , sungguh Meilin tidak berselera untuk menyentuh makanan.

Heiiii Ibu Meilin....sudah lama Ibu tidak kelihatan makan siang disini ?" sapa seorang wanita , yang adalah Accounting Manager di Hotel itu.

Mari disini duduk bersama dengan saya ." pinta Ibu Vera lagi , Acconting Manager tersebut.

Meilin tersenyum dan menghampiri Vera , yang tampak tengah menikmati makan siangnya . Dan Meilin pun kemudian memesan menu makanan , yang akan menjadi makan siangnya.

Ibu Meilin , ada yang kirim salam tu ." kata Vera , dan memandang kearah seorang laki - laki yang duduk dilain meja dengan mereka.

Sepontan Meilin juga melihat kearah laki - laki tarsebut , yang tak lain adalah Manager Hotel tempat mereka bekerja.

Hmmm beliau kan sudah menikah ." kata Meilin , kembali menguyah makanannya .

Siapa ? " ucap Ibu Vera

Bukan kah yang kirim salam pada saya adalah Pak Manager ? " tanya Meilin.

Bukan..." kata Vera lagi.

Itu membuat Meilin tersenyum geli.

Ketika Ibu Vera berkata ada yang kirim salam , mata Ibu Vera melihat kearah Manager itu , Meilin sontak mengira yang kirim salam adalah Manager tersebut . 😂😂😂😂😂

Saya lebih dulu keruangan saya ya Bu Mel..." pamit Vera , setelah wanita itu selesai makan siang.

Baik Bu ." sahut Meilin , yang juga akan kembali pada ruangannya.

Baru saja Meilin sampai keruangannya , Robert meneleponnya.

Hallo selamat siang ." sapa Meilin.

Selamat siang ." sahut Robert juga dari ruangan sebelah.

Apakah bu Meilin sedang sibuk ? " tanya Robert.

Tidak Pak !" sahut Meilin.

Bisakah Ibu Meilin menemani saya untuk makan  siang diluar ? " tanya Robert.

Uuufsshh tumben.

Jarang - jarang Pak Robert ngajak makan siang diluar .Tidak enak juga jika saya menolak ." bathin Meilin.

Haloo....Ibu Meilin masih disana ? " tanya Robert , karena tidak ada jawapan dari Meilin.

Iya Pak...baik Pak ." sahut Meilin terbata - bata.

Baiklah kita jalan sekarang ya..." ucab Robert dan menutup Teleponnya.

---

Sesampainya mereka ke Restauran yang dituju , mereka turun dari Mobil.

Ayo Ibu Meilin ." pinta Robert pada Assistandnya itu , dan meminta Meilin berjalan terlebih dahulu darinya.

Meilin pun tersenyum dan mendahului Robert.

Bisakah kita jalan berdampingan ?" tanya Meilin , persis seperti yang Robert katakan , ketika Robert meminta Meilin berjalan disampingnya , bukan dibelakang.

Robert pun tersenyum dan mempercepat langkahnya , sehingga sekarang mereka berjalan sejajar , persis seperti sepasang kekasih.

Jika dilihat... mereka memang cocok menjadi sepasang kekasih , hanya saja mereka tidak bergandengan tangan.😊😊😊😊

Mereka sudah sampai di Restauran yang dituju . Meilin dan Robert masuk keruangan tersebut . Dari sudut ruangan tampak seseorang melambaikan tangan pada Robert , dan pria itu pun membalas lambaian tangannya tersebut .

Meilin sungguh tidak menduga , bahwa ternyata makan siang itu adalah makan siang bersama teman - temannya Robert.

Meilin dan Robert tampak menuju meja makan tersebut , dan

menyalami orang - orang yang ada dimeja makan bundar itu.

Apakah ini calon Nyonya Robert ? " tanya seseorang disana , ketika tengah menyalami Meilin.

Dukkk....Jantung Meilin berdebar kencang.

Bukan Pak , Ibu Meilin adalah Assistand saya ." ucap Robert dengan tertawa kecil.

Ouhh , maaf ... saya kira Ibu Meilin adalah calon Nyonya Robert ." sahut Pria itu lagi dengan terkekeh pelan .Terlihat usianya mungkin sudah lebih setengah abat , namun tetap masih terlihat gagah.

1
Leita Rauli Silaban
Sorry thor. agak bingung dgn alur cerita yg lompat lompat. Mgkn krn sy krg cerdas🙏
Leita Rauli Silaban
thor..agak gerah nich.....bnyk yg kata" nya nggak pas penulisannya. cthnya Ipen. high hell
Leita Rauli Silaban
td meilin kyknya ke mesjid. kok hbs itu ada Jesus nya. bingung🤫🙄
Leita Rauli Silaban
lanjut thor. btw gaya bahasanya fibuat lbh nyanrai dong thor. nggak kyk ad jarak gitu.
rayo78
jeleknya aku tuh... klo akhir g happy end, gak bakal aky baca tor😩
Sarmini Ujianto
kok yg like mkn sedikit sih
Sarmini Ujianto
ternyata aku sdh pernh membc novel ini ingatny wkt meilin d bali cm cm satu sahbt dan g duka sm hp
Sarmini Ujianto
biar bs komunikasi mk meilin hrs punya hp catuh
Sarmini Ujianto
sabar thor
Sarmini Ujianto
bahasa apa itu thor
Ida Martinah
knp harus mati thor.......apa rwncanamu thor
neng toyib: terima kasih sudah mampir dan memberi komen dari sentuhan kakk😂😂😂

Belum punya rencana apapun kak.
masih menikmati rencana Yang Tuhan kasih.

Silahkan mampir dinovel qu yg lainnya kak, judulnya EGP. hanya itu yg bisa Up setiap hari. walau cuma sedikit.

big love for you my reader
total 1 replies
velishya
😭😭😭😭😭😭
maria sutriyana
awal cerita yang menarik
Herlina Bio
suka. lanjut thor
Vera😘uziezi❤️💋
Aqu datang dan mampir untuk menyimak dulu
ka ,el
suka
catarina
bagus
nie rya
seru
najah robiah
begini dong novel, bukan hnya sekedar cerita, tp ada pesn yg terkandung. didalamnya
danu
banyak hal yg dipetik dr cerita ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!