NovelToon NovelToon
Sebening Dukamu

Sebening Dukamu

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Obsesi / Spiritual / One Night Stand / Tamat
Popularitas:321.1k
Nilai: 5
Nama Author: Alinatasya21

Tiara Chandani Putri terpaksa menikah dengan seorang pemuda yang tidak dicintai olehnya, lantaran terjebak cinta satu malam dengan seorang pemuda yang bernama Gala Abiseka Giyantara disebuah cafe ternama dikotanya. Ia dijebak oleh sahabatnya yang bernama Viola Arzeta. Viola yang sangat iri dengan ketenaran dan kecantikan serta pesona Tiara yang kerapkali menjadi momok menakutkan baginya, ia pun merasa kalah saing dengan Tiara yang selalu disanjung dan digandrungi oleh para lelaki dimana pun Tiara berpijak. Sehingga terbesitlah pikiran kotor Viola untuk menjebak Tiara lewat minuman yang telah dicampuri obat perangsang olehnya. Bagaimanakah Tiara mengatasi kemelut hidupnya? sedangkan ia sendiri sudah memiliki calon suami yang sangat dicintai olehnya, yakni Brama Adyaksa Kyswara. Sebelum ia sendiri terjebak bersama Gala Abiseka Giyantara? mari simak kisahnya dalam novel "SEBENING DUKA MU!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alinatasya21, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23. Nyaris Tak Bisa Menahan Diri

Shitttttt! tidak butuh waktu lama, sepuluh menit saja Gala sudah sampai di tempat tujuan. Ia pun turun dari kijang besinya dan membanting pintu mobil tersebut dengan sangat keras tepat di depan toko herbal milik Tiara.

Tiara yang sedang mendaras Qur'an pun segera menyudahi bacaannya. Ia sangat kaget ketika mendengar bunyi sesuatu yang sangat menggangu gendang telinganya dan hampir membuat dirinya spot jantung.

"Astaghfirullah, ada kejadian apa lagi? Bunyi tersebut terasa berada di depan toko ku." Tiara segera bangkit dari atas sajadahnya.

Gubrakkkk! bunyi etalase toko di dorong dengan kerasnya, membuat Tiara merasa spot jantungnya, ia pun tergesa-gesa membuka mukenanya dan hendak keluar melihat apa yang terjadi.

Namun, Gala Abiseka menerobos masuk ke dalam dan menutup kembali tirai pembatas etalase toko, sehingga tanpa sengaja ia bertubrukan dengan Tiara.

"Brukkk, aww!" Tiara histeris seketika, namun ... Gala dengan sigapnya menarik Tiara hingga terjatuh dalam dekapannya. Tubuh Tiara yang ramping hampir terpental ketika bertubrukan dengan tubuh kekar milik Gala Abiseka jika pemuda tersebut tidak segera menarik Tiara dalam dekapan dada bidangnya.

Seketika kedua anak manusia itu pun saling beradu pandang, "Tiara, betapa sempurnanya diri mu di ciptakan? andai halal diri mu untuk ku sentuh, ingin rasanya aku mengulangi hasrat satu malam yang pernah terjadi antara diriku dan dirimu."

Gala nyaris tidak bisa menahan dirinya ketika melihat bibir ranum milik Tiara, "Bibir mu indah dan merekah!" bathin Gala yang terus memandangi setiap pahatan yang indah dan sempurna dari wajah Tiara.

"Astaghfirullah, dia sangat mirip sekali seperti mas Bram. Aku pasti hanya berilusi," bathin Tiara ketika melihat Brama masih lengkap dengan baju koko dan sarung beserta peci yang dikenakannya.

Gala tidak menyadari jika kini dirinya masih mengenakan pakaian religius tersebut setelah selesai melaksanakan ibadah sholatnya yang telah bertahun-tahun ia tinggalkan.

"Lepaskan, dasar mesum! berani-beraninya kau masuk ke dalam area privasi toko ku. Keluar kau, aku tidak ingin orang-orang mengira jika kita sedang berbuat hal yang tidak senonoh!" bentak Tiara dengan mengusir Gala dari dalam ruang tengah yang telah di batasi tirai. Tiara hampir saja terpana, ia melihat Abiseka seolah-olah seperti dokter Brama calon suaminya.

"Aku tidak akan pergi sebelum kau memberikan penjelasan pada ku mengapa dirimu memblokir nomor ponsel ku?" tanya Gala sambil menatap lekat manik mata milik Tiara.

"Karena dirimu bukan apa-apa untuk ku!" tegas Tiara sambil memalingkan wajahnya dari Gala Abiseka.

Gala menjadi tertantang mendengar ucapan Tiara yang sangat menusuk jantung hatinya.

"Apa kata mu? ulangi sekali lagi!" timpal Gala dengan terus mendekati Tiara. Sehingga tanpa sadar Tiara telah menempelkan tubuhnya ditembok.

Gala semakin tertarik untuk mengerjai Tiara, ia menekan kedua tangannya di tembok seolah-olah mengukung Tiara dalam sangkar emas. Gala semakin mengikis jarak dengan Tiara.

"Mau apa kau?" pekik Tiara yang mulai terlihat gugup ketika hembusan nafas Gala semakin terasa dekat diwajahnya.

"Jadilah wanita ku, ku pastikan dirimu akan menjadi wanita yang paling bahagia!" bisik Gala Abiseka terdengar lembut tepat di daun telinga Tiara yang masih tertutup hijab. Sehingga jika ada orang yang melihat hal tersebut akan mengira posisi keduanya seperti sedang bercumbu mesra.

Tiara tampak memejamkan matanya, ia mengira Gala akan mengambil ciumannya. Namun, pemuda tersebut ternyata bisa menjaga dirinya. Setelah kejadian malam itu, Gala begitu sangat menghormati Tiara. Seujung kuku pun ia tidak ingin menyentuh Tiara kecuali tanpa sengaja.

Gala pun mundur perlahan dan menjaga jaraknya dengan Tiara, "Maafkan aku karena telah lancang masuk ke dalam area privasi mu. Aktifkan kembali nomor ponselku yang telah kau blokir, atau malam ini juga aku menemui kedua orang tua mu dan segera membawa penghulu di hadapan keduanya jika aku ingin segera menikahi mu. Aku akan jelaskan pada mereka jika dirimu sedang mengandung anak ku!" ancam Gala dengan senyuman khasnya.

"Jangan gila kau Gala Abiseka!" Tiara bergidik ngeri mendengar ancaman Gala, dirinya merasa jijik jika harus membayangkan menjadi istri seorang Gala Abiseka lelaki yang sama sekali tidak di sukai olehnya.

"Iya, aku memang gila. Gila karena dirimu Tiara Chandani Putri!" Gala menampakkan senyum termanisnya hingga membuat jantung Tiara berdegup kencang.

"Ya Allah, ia benar-benar mirip dengan Mas Bram. Kenapa ia harus berpenampilan seperti itu? ya Allah, jangan sampai aku termakan rayuannya. Cukup kejadian malam itu menjadi pelajaran berharga dalam hidupku!" Tiara terus berperang melawan hati dan pikirannya yang sedang kalut, ketika pesona Gala Abiseka seolah-olah menghipnotisnya.

"Kenapa diam? apakah kau mulai tertarik pada ku?" ucap Gala dengan rasa percaya diri yang tinggi.

"Jangan bermimpi, itu tidak akan pernah terjadi!" kilah Tiara dengan menutupi degup jantungnya yang berdetak dengan cepatnya.

"Baiklah, aku yakin cepat atau lambat kau akan menjadi istriku." Gala Abiseka terlihat percaya diri. Ia pun tanpa permisi mengambil ponsel Tiara yang terletak di meja televisi milik Tiara.

"Kau mau apa? Kembalikan ponsel ku!" teriak Tiara yang di bumbui rasa emosi melihat tingkah Gala yang berbuat semaunya.

"Mengaktifkan kembali nomor ponsel ku yang telah kau blokir, wahai calon istri ku!" ucap Gala yang masih dengan kejahilannya mengerjai Tiara.

"Ya Allah, kenapa wajahnya benar-benar mengingatkan ku dengan mas Brama, bedanya ia sangat menyebalkan. kalau mas Brama ku, dia lembut dan tidak arogan. Mas Brama sangat menghargaiku, ia tidak pernah memaksa kehendaknya padaku, bahkan ia selalu meratukanku." Tiara tampak merindukan sosok Brama calon suaminya.

"Aku pulang dulu Baby, secepatnya aku akan segera melamarmu!" pungkas Gala dengan rasa percaya dirinya, tak peduli Tiara menolaknya ribuan kali atau bahkan miliaran kali. Baginya Tiara adalah miliknya setelah peristiwa satu malam tersebut.

"Dasar laki-laki pemaksa, kalau dia menjadi suamiku sungguh aku bisa gila!" gumam Tiara yang masih terdengar oleh Gala. Namun, Gala seolah-olah buta dan tuli. Baginya Tiara harus tetap menjadi miliknya, tidak ada seorang pun yang bisa mengambilnya termasuk calon suaminya sendiri.

"Assalamu'alaikum, selamat malam. Tutup tokonya jangan terlalu larut, ingat ... Aku akan selalu mengawasi mu!" ucap Gala terdengar horor, membuat Tiara bergidik ngeri mendengar ancaman Gala.

"Wa'alaikumsaaa ... lam." Tiara menyahut salam Gala dengan terbata. Bagaimanapun sebagai seorang muslim ia wajib menjawab salam dari sesama muslim, kendati dirinya sangat tidak menyukai Gala.

Tiara memijit pelipisnya yang terasa pusing oleh tingkah absurd Gala Abiseka.

"Ya Allah, lama-lama aku bisa gila di buatnya. Kok ada ya makhluk hidup seperti dirinya berada di atas muka bumi ini. Ia sangat menakutkan!" Tiara kembali dengan aktivitas tokonya.

Customer mulai berkunjung ke toko herbal milik Tiara, mereka membeli obat-obatan yang dibutuhkan. Tiara begitu telaten melayani para customernya. Sehingga semua orang yang berbelanja di tokonya merasa tenang dengan pelayanan Tiara.

Sementara, Gala hanya senyam-senyum di dalam mobilnya. Membayangkan wajah Tiara yang tampak menggemaskan untuknya.

"Tiara, demi bumi yang berputar pada porosnya. Demi awan dan langit yang berputar pada garis orbitnya. Demi zat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya, aku akan segera mempersunting mu menjadi bidadari yang seutuhnya dalam hidup ku!" Gala terus menyemangati dirinya untuk bisa merebut hati Tiara meskipun harus setengah memaksa.

"Pantas saja, ia menatap ku aneh dan mengumpat ku tak punya akhlak. Rupanya, aku lupa melepaskan peci dan menggantikan pakaian sholat ku dengan pakaian yang lebih santai." Gala memperhatikan penampilannya yang masih terlihat religius.

"Tapi, tak mengapa setidaknya aku mulai belajar terapi mengenakan pakaian muslim sebelum aku benar-benar menjadi suami Tiara. Aku harus bisa mengimbanginya."

Gala terkekeh geli, melihat perubahan yang ada dalam dirinya yang begitu terlihat mencolok. Ia pun terus melajukan mobilnya menuju kediaman keluarga Gyantara.

"Untuk malam ini, terimakasih atas pertolongan-Mu ya Rabb. Aku bisa menahan diri ku dari berbuat hal yang tidak lazim padanya. Semoga setelah ini, semuanya akan terasa lebih indah!" do'a yang teruntai dari lisan Abiseka setelah sekian lama dirinya enggan berdo'a. Tiara seolah-olah menjadi lentera penerang dikegelapannya.

1
Shifa Burhan
kenapa novel selalu membuat pemeran utama wanita seolah wanita paling sempurna, paling baik, ibarat berlian, wanita sholeha, dibuat kayak lelaki yang mendapatkannya adalah lelaki paling beruntung
tapi fajta dalam cerita pemeran utama wanita adalah wanita yabgvpalong banyak melakukan kesalahan fatal dan munafik

contoh tiara seolah wanita paling sholeha, wanita paling baik, wanita paling sempurna, dan lelaki yang mendapatkan tiara adalah lelaki paling beruntung didunia

tapi ini fakta tentang tiara
*istri munafik marah besar karena suami nya ada wanita lain tapi tidak sadar diri kalau dia berkali berharap pada lelaki lain
*istri laknat berstatus istri tapi mengharapkan pria lain
*istri laknat berkali2 mengatakan cerai (dalam islam wanita yang mengatakan satu kali kata cerai saja udah dilaknat, apalagi berkali2, aku bawa agama soalnya author menggambarkan seolah2 tiara adalah wanita paling sholeha)
*istri laknat yang selalu membanggakan pria lain
*istri laknat yang pergi dari rumah
*istri laknat yang selalu meninggikan suara pada suami
*istri laknat selalu membangkang
*istri laknat selalu merendahkan harga diri suaminya
*istri laknat yang membuat suaminya diremehkan pria lain
*istri laknat yang tidak bisa menjaga harga diri suami dan rumah tangganya

wanita kayak gini yang kalian banggakan

miris pola pikir kalian yang menggambarkan wanita sholeha
Zayna Khanza
terlalu cpt abi berkata seperti itu,wajarlah istrimu masih mancintai mantan clon suamix krn bru beberapa waktu klian menikah,seandaix udah berbulan2 atau bertahun
Mommy QieS: Terimakasih, sudah mampir kemari Kak. Setelah hampir tiga bulan author Hiatus baru muncul lagi di sini.😊🙏🙏
total 1 replies
bunda syifa
Luar biasa
Mommy QieS: terima kasih, Kak
total 1 replies
wndanaomi
Luar biasa💗💗💗😇
Mommy QieS: terimakasih kak.😊😘
total 1 replies
Mommy QieS
I Like My Karya
Defan_12
viola, ente bener- bener ye, musuh dalam selimut /Facepalm/ wkwkwkwk
Satti Iyem
masa Alloh taa barokallah ngiri aku ☺☺☺
YuWie
sahabat kok mslah jadi musuh dalam selimut
Mommy QieS: iya kak, teman makan teman
total 1 replies
Lilik Juhariah
sediiiih banget bacanya
Mommy QieS: terimakasih sudah mampir kak
total 1 replies
Sena judifa
muara cinta kita hadir thor
Sena judifa
salah...karena km lah penyebab bram berpisah jika dia tau kekasihx terpaksa tdr bersama Gala
Deliz Diaz Dla FM B
Extra part dong
Sena judifa
muara cinta kita mampir thor
Sena judifa
oh viola ini suka sm Bram y
Sena judifa
jika bram bijak dia bisa menerima tiara
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Sena judifa
mAmpir thor
Sena judifa
teman macam apa itu
Deliz Diaz Dla FM B
Lanjutannnnnnn
Sena judifa
benar2 bs perang dunia nih...muara cinta kita mampir thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!