NovelToon NovelToon
Kuberikan Anakku Ke Ayah Kandungnya

Kuberikan Anakku Ke Ayah Kandungnya

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Lari Saat Hamil / Single Mom / Tamat
Popularitas:261.7k
Nilai: 5
Nama Author: Adinasya mahila

Akibat kenakalan di masa remajanya, Shanum sampai hamil di luar nikah. Wanita itu menyembunyikan kehamilannya dari Aska—kekasihnya kala itu, dan yang Aska tahu Shanum sudah menggugurkan kandungan.

Hingga Enam tahun kemudian, Shanum bertemu Aska yang baru saja menikah dengan seorang wanita bernama Zara.
Shanum ingin putranya yang dia beri nama Laskar, mendapat kehidupan yang baik karena papa kandungnya menjadi orang sukses. Namun, akankah Aska akan menerima Laskar dengan tangan terbuka? Lalu bagaimana dengan Zara? Sanggupkah wanita itu menerima masa lalu sang suami?

Shanum, alasan apa yang membuatnya sampai dengan tega memberikan anaknya? Apa benar hanya karena Aska kaya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Adinasya mahila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 : Berhenti Bekerja

“Apa menurutmu sikap mama keterlaluan?” Sekar memandang Arsila yang sedang duduk bersamanya.

Sekar menceritakan apa yang terjadi, termasuk Shanum yang ternyata hamil dan melahirkan anak Aska. Dia masih terus memikirkan soal ucapan Zara, meski di hadapan menantunya itu sempat merasa kesal dan marah.

“Mama juga tidak tahu masalah itu, jadi bukan salah mama juga. Menurutku tidak keterlaluan, yang keterlaluan mas Aska, dia tahu nggak pacarnya hamil waktu itu.” Arsila mengemukakan pendapatnya.

“Tapi tetap saja, mengetahui kalau Shanum ternyata selama ini membesarkan anak Aska, membuat mama tiba-tiba merasa bersalah,” ucap Sekar kemudian.

Arsila menghela napas kasar, hingga kemudian berkata, “Gini aja, kalau memang Mama merasa bersalah, kenapa tidak datangi saja dia dan temuin mba Shanum langsung. Bukankah Mama juga sedikit ragu kalau anak itu, anaknya Mas Aska. Mungkin dengan bertemu, bisa sedikit meringankan beban Mama.”

Sekar terlihat berpikir, haruskah dia melakukan saran yang diberikan Arsila. Bagaimana kalau Shanum malah berpura-pura tidak mengenalnya dan berakhir mempermalukan dirinya sendiri.

“Ah … Mama galau,”kata Sekar.

***

Pagi itu, setelah kondisinya dirasa lebih baik. Shanum datang ke perusahaan untuk memberikan surat pengunduran dirinya dari perusahaan. Dia sudah yakin untuk tidak bekerja, demi fokus ke kesehatannya. Shanum berpikir bisa kembali bekerja dari rumah seperti dulu, menjadi translator atau pekerjaan apapun yang bisa dia lakukan dari rumah.

“Apa sakitmu parah?” tanya salah satu teman Shanum yang baru saja tahu jika Shanum ingin mengundurkan diri.

Shanum pun tersenyum menanggapi pertanyaan temannya, hingga kemudian menjawab, “Tidak. Hanya saja memang aku butuh banyak istirahat. Jika sudah lebih baik, aku pasti akan kembali bekerja, semoga masih ada kesempatan kembali ke sini.”

Shanum tidak mungkin mengatakan yang sejujurnya kepada teman-temannya, hal ini membuat Shanum akhirnya memilih berbohong agar teman-temannya itu tidak cemas.

“Semoga lekas sembuh dan bisa kembali kumpul sama kita.”

Teman-teman Shanum pun satu persatu mengucapkan salam perpisahan dan mendoakan agar Shanum segera sembuh dari sakitnya.

Shanum sendiri berusaha menahan air mata, entah kenapa rasanya begitu berat. Dia sadar jika keputusannya ini yang terbaik, tapi tetap saja ada sesuatu yang mengganjal di hati. Mungkin karena Shanum takut jika tidak pernah bisa kembali ke tempat itu lagi.

Shanum pun mengemasi barang-barangnya, dia berjalan menyusuri koridor untuk benar-benar pergi dari sana sambil melamun, hingga sebuah tangan meraih barang bawaannya, Shanum menoleh kaget mendapati Aska kini berjalan mensejajari langkahnya.

“Bukankah orang yang baru saja operasi tidak boleh mengangkat barang berat-berat,”kata Aska.

Shanum yang masih kaget hanya diam, sampai pria itu menghentikan langkah dan menoleh ke arahnya.

“Kenapa hanya diam saja, apa masih ada barangmu yang ketinggalan?”tanya Aska.

“Kemarin Zara menemuiku.”

Aska tak memberikan reaksi yang berlebihan, dia hanya membentuk huruf O dengan bibir setelah itu bertanya,” Apa kalian membicarakan soal Laskar?”

“Hem … sepertinya Laskar sangat beruntung karena Zara wanita baik, dia akan menjadi ibu sambung yang baik untuk Laskar saat aku sudah pergi nanti.”

“Jangan bicara seperti itu! kamu akan sembuh, jangan pesimis!” Aska mencoba menguatkan, meski dia tahu Shanum pasti tidak butuh kalimat menghibur semacam itu.

“Aku berencana akan mulai memberitahu Laskar, dan aku juga ingin segera memberikannya padamu, berjanjilah satu hal padaku, sayangi dia, bagaimanapun juga dia anak kandungmu,”ucap Shanum. Air mata meleleh dari matanya dan dia pun buru-buru menghapusnya.

“Shanum!” lirih Aska, hatinya terasa ngilu melihat cinta pertamanya itu serapuh ini.

1
Risty_Antiq
kali ini bener bener nangis.. bukan cuman mewek bentar...
recommended...
bahkan setelah baca ini . bakalan banyak bersyukur
Agus Siswahyudi
sangat menarik banyak pelajaran yg bsa di ambil dari cerita ini, untuk penulis 💪💪💪
Jessica
Luar biasa
qira
cerita ye sedih.penhujung ye tergantung MCM ada sambungan lgi..
Evy
pemeran utama kok meninggal sih... pasti banyak yang kecewa..
Susilawati
sedihhhhh 😭😭😭😭😭😭😭😭
Susilawati
pelajaran buat ibu2, kalo lagi ngegosip atau mengghibah jangan di depan anak2, kasian otak nya yg masih polos jadi terkontaminasi.
Susilawati
benar2 cerita yg menguras airmata 😭😭😭
Susilawati
kamu salah Aska kalo hanya minta maaf kepada istrimu, seharusnya maaf itu kamu ucapkan utk shanum, disini shanum lah yg paling menderita. harus hamil di luar nikah, ngurus anak nya sendirian tanpa keluarga. benci banget sama si Aska, dia hanya fokus sama perasaan istri nya tapi nggak peduli sama perasaan shanum waktu dulu.
Aska kamu berhutang permohonan maaf yg sangat besar ke shanum.
Susilawati
jgn jadi pengecut kamu Aska, jgn hanya mikirin diri kamu dan kebahagiaan kamu aja. dulu kamu sdh merusak masa depan nya shanum, sekarang lah waktunya kamu bertanggung jawab.
Susilawati
sedih banget 😭😭😭😭😭😭
Laskar harus kuat ya nak 💪
Sweet Girl
huuuuaaaa....sesek tau Tor ...😭😭😭😭😭
Sweet Girl
😭😭😭😭😭
Sweet Girl
😭😭😭😭😭jahat kali kamu Tor...
bikin anak kehilangan ibuknya...😭😭😭😭😭
Sweet Girl
Sedih.... huhuhuuuuuu
Sweet Girl
Perih tau Tor... hati ini...😭😭😭😭😭
Sweet Girl
Yaa Allah...😭😭😭😭
Sweet Girl
huhuhuuuuuu😭😭😭
Sweet Girl
ih sedih...😭😭😭
Sweet Girl
Laskar... kamu masih kecil... JD berfikir seperti anak kecil aja... jangan JD dewasa...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!