NovelToon NovelToon
Truth Seeker

Truth Seeker

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:226.4k
Nilai: 4.7
Nama Author: Paradox

Novel dari Muhamad Agung Santoso

Berlatar kisah pada tahun 2020 di sebuah Kota di Negara Jepang. Lahirlah seorang pemuda yang memiliki bakat di atas rata-rata. Ia dapat melakukan segala hal semudah membalikan telapak tangan, tidak heran orang disekitarnya memberikan julukan si jenius muda. Namun, dibalik kelebihannya, dia memiliki kondisi tubuh yang lemah sehingga rentan terkena oleh penyakit. Kondisinya di perparah setelah dirinya positif mengidap kanker otak stadium akhir.

Sesaat pemuda itu sudah menemui ajalnya, ia mendapat kesempatan kedua untuk hidup kembali dengan menggunakan tubuh orang lain. Sebenanrya, kenapa si jenius tersebut bisa terlempar ke dunia yang berbeda? Adakah seseorang yang memanggilnya? Lalu, apakah pemuda tersebut memiliki hubungan dengan tubuh sebelumnya?

CHAPTER 1-20AN MERUPAKAN DASAR CERITA, JADI MEMANG JARANG ADA ADEGAN ACTIONNYA. KUHARAP BISA DIMENGERTI KARENA INI NOVEL JANGKA PANJANG. Selebihnya baca aja wk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Paradox, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23: Waktunya Kembali

Richard yang sebelumnya tersesat, akhirnya tiba di tempat Dom berada. Selain itu, pada saat menempuh perjalanan ia beberapa kali terkena serpihan ataupun atap yang runtuh akibat getaran yang hebat di dalam Dungeon.

Namun ... kedatangan Richard tidak mengubah apa-apa. Semua hal penting yang seharusnya dia lihat sudah lenyap. Yang tersisa di tempat tersebut hanyalah Dom seorang.

“DOM!!!” Richard berlari ke arah Dom untuk melihat keadaannya.

Tulang rusuk dan beberapa tulang lainnya patah, dia juga kehabisan darah, tapi kenapa detak jantungnya terlihat normal??

“Ah sekarang bukan waktunya memikirkan itu, aku harus segera membawanya ke rumah, bertahanlah Dom.” Richard kemudian menggendong tubuh Dom.

Ketika Richard hendak pergi, dia tersadar bahwa tempat yang sedang datanginya saat ini terlihat kacau balau. Ditambah lagi, saat melihat sebuah lubang yang terhubung langsung dengan area di luar Dungeon.

“Sebenarnya … apa yang sudah aku lewatkan??” tanya Richard yang mengelilingi tempat tersebut hingga lupa bahwa dia sedang membawa Dom.

“Bekas cakaran?? Tapi ... tidak mungkin monster bisa menghasilkan kekuatan sekuat ini, sebaiknya aku tanya Dom nanti.”

Meskipun masih penasaran dengan apa yang terjadi di tempat tersebut, Richard tetap memprioritaskan keselamatan Dom. Kemudian, mereka meninggalkan Dungeon.

Kejadian tersebut telah lama berlalu, namun Dom belum sadar juga. Beberapa hari setelahnya, Dom mulai membuka matanya perlahan. Namun ....

“Paman Naga??? Apa kau masih hidup?” tanya Dom dengan wajah gembira sekaligus penasaran.

Archiven hanya tersenyum mendengar ucapan dari Dom, banyak pertanyaan yang sebenarnya disampaikan oleh Dom. Hanya saja ... Archiven tidak menjawab semua pertanyaan tersebut dan hanya berkata.

“Hanya ini yang bisa aku berikan padamu nak, elemen ini berbeda dengan yang lainnya. Jadi kau harus berusaha lebih keras. Maaf aku tidak bisa melindungimu … kita akan bertemu lagi.” Archiven perlahan menghilang.

“Tapi paman-” ucapan Dom terhenti sudah waktunya ia bangun.

“Paman naga??!!!” teriak Dom yang baru terbangun dari tidur panjangnya.

“Hey tadi kau memanggilku apa bocah?! Apa kepalamu terbentur saat terjatuh??” tanya Richard yang dari tadi mendengar Dom memanggil Archiven dalam mimpinya.

Hanya mimpi?? Kenapa rasanya seperti nyata.

Setelah bangun, Dom melihat sekitar dan tersadar bahwa dia sudah berada di rumah Richard.

“Apa yang sebenarnya terjadi paman?” Dom bertanya sambil memegangi sebagian tubuhnya yang sakit.

“Kau pingsan sebelum aku menemukanmu, harusnya aku yang bertanya seperti itu."

Loh ... aku pingsan?

“Sebelum datang ke tempatmu, aku merasakan hawa keberadaan yang sangat kuat, sebenarnya apa itu?” tanya Richard yang melirik ke arah Dom dengan tatapan tajam.

Hawa keberadaan? Apakah itu dari paman naga? Ah ... sepertinya ingatanku masih belum pulih.

Karena ingatan Dom masih samar-samar, dia tidak menjawab pertanyaan Richard dan memilih untuk tidur kembali.

“Hey anak kecil, aku sedang bertanya!!!” teriak Richard yang merasa dihiraukan oleh Dom.

“Maaf paman tapi sepertinya aku masih mengantuk,” balas Dom yang ingin menyembunyikan sesuatu kepada Richard.

Tapi ... apakah paman naga benar-benar memberiku sebuah kekuatan baru?

Melihat gelagat yang tidak seperti biasanya, membuat Richard menaruh perasaan curiga kepada Dom.

Hoh ... bocah ini sudah berani menyimpan rahasia terhadapku, kalau begitu.

Richard mengeluarkan jurus terlarangnya dengan menusukan jarinya kepada pantat Dom sehingga membuat Dom terpental dari tempat tidur.

“AWW SAKITTT!!! Apa kau tidak lihat tulang rusukku masih patah-” Dom tidak sadar bahwa luka-luka di tubuhnya sudah sembuh.

Heh ... Kenapa lukaku?? Apa yang terjadi sebenarnya??

“Hey paman ngomong-ngomong, aku sudah tertidur selama berapa hari?” tanya Dom.

“Kau tidur hampir sepuluh hari. Kukira kau akan mati, jadi aku sudah menyiapkan sebuah kuburan di depan,” jawab Richard sambil menghidangkan masakan kepada Dom.

“Sepuluh … sepuluh hari??!! Dan lagi apa maksudmu sudah menyiapkan makam untukku kakek tua!!”

“Hah??!! Umurku masih 30 tahun dan kau sudah berani menyebutku kakek anak nakal?!.” Richard mulai mengeluarkan sihir apinya.

Sepertinya dia ingin meledakanku.

“Hey ayolah, aku baru saja sembuh,” balas Dom yang sebenarnya sudah was-was.

Karena tidak tega, Richard mulai memadamkan apinya. Setelahnya, ia mengajak Dom untuk sarapan mengingat dia sudah tertidur cukup lama sehingga tubuhnya menjadi tidak berisi.

“Dalam beberapa hari kedepan aku ada urusan, jadi kau akan berlatih dengan Octo. Saat aku kembali nanti, kita akan menguji dirimu lagi, semoga saja kali ini kekuatanmu bisa bangkit,” ujar Richard sambil menyantap daging monster kesukaannya.

Menguji kekuatan ya?? Tunggu … kalau kekuatanku bangkit, lalu disaat yang bersamaan kekuatan yang diberikan oleh paman naga tiba-tiba beraksi. Bukankah berarti, aku berhasil membangkitkan dua elemen sekaligus?

“Hey paman, apa yang terjadi jika dalam tubuh manusia terdapat dua elemen?” tanya Dom dengan wajah penasaran.

“Kenapa kau bertanya seperti itu??” tanya Richard sambil mengunyah sehingga pelafalannya tidak terlalu jelas.

Kenapa orang tua ini selalu saja makan sambil bicara.

“Yah tiba-tiba saja aku terfikirkan oleh hal tersebut.”

“Manusia pada umumnya hanya memiliki satu elemen, tapi pada orang-orang tertentu mereka dapat menguasai dua elemen sekaligus.

“Dan tentunya rata-rata dari mereka adalah orang yang sangat kuat, dan salah satunya ada di depanmu ini,” ujar Richard yang menunjukan wajah mantapnya dan mulai menyombongkan diri.

Cih aku paling benci ketika jiwa sombongnya sudah merasuk ke dalam pikirannya, tapi … tunggu ….

“Kau bilang salah satunya dirimu, apa maksudnya?”

“Yah aku juga termasuk orang yang bisa menguasai dua jenis elemen yang berbeda.”

“Jadi begitu, loh … EHHH??!!”

Bersambung ...

 

 

1
Gatot Suharyono
chapternya pendek banget !?
IKAT PINGGANG NYA KIM DOKJA
semangat buat author
Zhen
apa masih berlanjut kah??????
nofi_0611🌹
sedih aku..😭..ceritanya terlalu menjiwai
abcde
brtpanya udahan dulu Thor, tak tunggu up ini ...
😅
Rian Cappuchino
Hadir kak.....
udah ku like

mampi ya
fake smile
kereeen...
fake smile
nyimak..
Xander Krow(Shadow_Monarch)
hmm menarik
Alice(*˘︶˘*).。.:*♡
hiks
Alice(*˘︶˘*).。.:*♡
haha.😅
pembacasetia
bangun lagi jenior kecilku
pembacasetia
sediiihhhh
pembacasetia
nasipmu nakkk
pembacasetia
pasti saya like . mm hailus itu apa sih ? banyak bangat novel hailus
Fixx
up up up up!!!
lanjutt kak, keren ceritanya
Mohd Faissham Faizal
lanjut
Pendekar
Zero marah besar
Pendekar
terkenang cerita gurunya
Pendekar
Dom keluarkan ilmu pedang kuno
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!